Keterampilan Mengajar: Pengertian, Keterampilan Dasar, dan Alasan Harus Menguasainya 

Keterampilan mengajar menjadi salah satu jenis keterampilan yang tidak mudah untuk dikuasai. Sebab keterampilan ini butuh penguasaan sejumlah keterampilan lainnya. Sehingga kegiatan mengajar menjadi lebih efektif. 

Kegiatan mengajar disebut efektif ketika seorang pendidik mampu menjelaskan materi yang bisa dan mudah dipahami. Sehingga peserta didik bisa memahami dan menguasai materi tersebut. Lantas, keterampilan apa saja yang menunjang keterampilan pendidik dalam mengajar? Berikut informasinya. 

Pengertian Keterampilan Mengajar 

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), keterampilan adalah kecakapan untuk menyelesaikan tugas. Sedangkan, mengajar dalam konteks kegiatan pembelajaran adalah memberikan pelajaran. Sehingga kemampuan mengajar adalah kecakapan untuk menyelesaikan tugas memberikan pelajaran. 

Sementara itu, dikutip melalui Repository Universitas Islam Riau (UIR), keterampilan mengajar adalah kemampuan seorang guru dalam menyampaikan materi pelajaran. Keterampilan ini mencakup kemampuan guru dalam memahami materi dan menentukan metode yang tepat untuk menyampaikan materi tersebut. 

Keterampilan ini tentu saja wajib dikuasai tidak hanya oleh guru, akan tetapi juga para pendidik lainnya. Misalnya dikuasai oleh dosen, guru mengaji, dan profesi lain yang berkaitan dengan kegiatan transfer ilmu dan keterampilan. 

Keterampilan Dasar Mengajar yang Harus Dikuasai

Seorang guru dan dosen memiliki kebutuhan dan kewajiban untuk menguasai keterampilan mengajar. Dimana keterampilan ini akan menunjang tugas pendidik tersebut dalam menyampaikan materi secara efektif, efisien, dan juga profesional. 

Dikutip melalui Binus University, terdapat 8 keterampilan dasar yang harus dikuasai para pendidik agar terampil dalam mengajar. Berikut penjelasannya: 

1. Keterampilan Bertanya 

    Keterampilan dasar pertama yang harus dikuasai pendidik agar bisa mengajar dengan efektif, efisien, dan profesional adalah keterampilan bertanya. Sesuai namanya, keterampilan ini adalah kemampuan seorang pendidik mengajukan pertanyaan. 

    Keterampilan ini penting, agar seorang guru maupun dosen bisa mengajukan pertanyaan kepada peserta didiknya. Dimana pertanyaan ini akan menggugah minat mereka, mendapatkan fokus dan perhatian mereka, serta mendorong mereka mencari jawaban yang paling tepat. 

    Ebook Bisnis

    Mengajukan pertanyaan sebelum, selama proses, dan setelah mengajar membantu mendorong peserta didik berpikir kreatif dan inovatif. Sehingga mereka akan berusaha mencari jawaban terbaik dengan cepat. Hal ini meningkatkan motivasi untuk belajar dulu sebelum pembelajaran dimulai. 

    Namun, dalam mengajukan pertanyaan kepada peserta didik terdapat beberapa bentuk pertanyaan yang perlu dihindari. Diantaranya adalah: 

    • Menjawab pertanyaan sendiri, 
    • Mengulang jawaban siswa, 
    • Mengulang pertanyaan yang sama, 
    • Mengajukan pertanyaan dengan jawaban serentak, 
    • Menentukan siswa yang harus menjawab sebelum bertanya, dan 
    • Mengajukan pertanyaan ganda. 

    2. Keterampilan Memberikan Penguatan

      Keterampilan mengajar yang kedua yang harus dikuasai pendidik adalah keterampilan memberi penguatan. Keterampilan memberi penguatan adalah keterampilan pendidik dalam memberikan respon positif terhadap perilaku, ucapan, atau hasil belajar siswa agar perilaku tersebut dapat dipertahankan atau ditingkatkan di masa mendatang.

      Namun, secara umum keterampilan dasar ini sendiri terbagi menjadi dua. Yakni penguatan positif dan penguatan negatif. Penguatan positif memberi respon positif. Sebaliknya, penguatan negatif memberi respon negatif. 

      Sebab ada kalanya, peserta didik menunjukan perilaku, ucapan, hasil belajar, dan sebagainya yang kurang baik. Sehingga para pendidik juga harus memberi respon negatif untuk memberi pemahaman bahwa perilaku tersebut keliru dan perlu dihindari atau dicegah agar tidak terulang. 

      program afiliasi

      3. Keterampilan Membuat Variasi Stimulus

        Keterampilan membuat variasi stimulus adalah kemampuan seorang pendidik atau pengajar dalam menggunakan berbagai cara, alat, atau aktivitas secara bergantian untuk mempertahankan perhatian dan minat siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.

        Keterampilan ini penting, karena selama proses belajar mengajar perhatian peserta didik bisa saja terbagi. Bahkan ada yang merasa lelah atau bosan, kemudian tidak  sengaja memperlihatkan hal tersebut. 

        Misalnya banyak siswa atau mahasiswa di kelas menguap di tengah pemaparan materi, ada yang menengok smartphone, ada yang melihat selain ke buku atau arah depan, dan sejenisnya. 

        4. Keterampilan Menjelaskan

          Keterampilan mengajar selanjutnya adalah keterampilan menjelaskan. Keterampilan menjelaskan adalah kemampuan seorang pengajar dalam menyampaikan informasi atau materi pelajaran secara lisan dengan jelas, sistematis, dan mudah dipahami oleh peserta didik. 

          Dalam kegiatan mengajar, ada materi yang harus disampaikan di hadapan peserta didik. Baik itu secara tatap muka maupun secara jarak jauh (pembelajaran online). Dalam penyampaian ini, pengajar perlu menguasai keterampilan menjelaskan. 

          Ebook Bisnis

          Penguasaan keterampilan ini ditunjukan dengan penjelasan materi secara runtut, memakai kosakata yang tepat dan umum digunakan, penyampaian jelas dengan intonasi yang tegas dan konsisten, dan sebagainya. Sehingga materi yang dijelaskan tersebut bisa dipahami oleh seluruh peserta didik. 

          5. Keterampilan Membuka dan Menutup Pelajaran

            Berikutnya adalah keterampilan membuka dan menutup pelajaran. Yaitu kemampuan seorang pengajar dalam menciptakan kesiapan mental dan perhatian siswa agar mereka siap mengikuti kegiatan belajar serta mampu menutup kegiatan pembelajaran tersebut. 

            Dalam memulai kegiatan pembelajaran, seorang guru maupun dosen butuh keterampilan membuka pelajaran. Misalnya dengan menyapa peserta didik dulu, mengajukan pertanyaan terkait materi sebelumnya, menjelaskan suatu peristiwa yang nantinya berkaitan dengan materi yang akan dijelaskan, dll. 

            6. Keterampilan Membimbing Diskusi Kelompok Kecil

              Keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil adalah kemampuan pengajar dalam merencanakan, memimpin, dan mengarahkan kegiatan diskusi dalam kelompok kecil peserta didik. 

              Keterampilan ini wajib dikuasai agar peserta dapat saling bertukar pendapat, memecahkan masalah, serta mencapai tujuan belajar bersama secara efektif. Melalui keterampilan ini, guru dan dosen bisa menjadi pembimbing selama pembelajaran berlangsung. 

              Mulai dari mengatur ketertiban kelas, membangun suasana yang kondusif, mengajak diskusi dengan membentuk kelompok presentasi, dan sebagainya. Tanpa keterampilan ini, maka penerapan jenis model pembelajaran yang variatif akan sulit dilakukan. 

              7. Keterampilan Mengelola Kelas

                Keterampilan mengelola kelas adalah keterampilan seorang pengajar dalam menciptakan dan memelihara suasana belajar yang kondusif, tertib, dan menyenangkan sehingga mendukung kegiatan pembelajaran. 

                Tanpa keterampilan ini, para pengajar akan kesulitan dalam menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif. Bisa saja peserta didik sibuk sendiri, kehilangan fokus, dan penyampaian materi tidak bisa dilakukan dengan maksimal. 

                Keterampilan dalam mengelola kelas sendiri termasuk keterampilan mengajar yang kompleks. Pasalnya ada banyak sekali hal yang harus dilakukan agar keterampilan ini bisa dikuasai dan diterapkan dengan baik. 

                8. Keterampilan Mengajar Kelompok Kecil dan Perseorangan

                  Terakhir, adalah keterampilan mengajar kelompok kecil dan perseorangan. Yaitu kemampuan seorang pengajar dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar kepada sejumlah kecil peserta didik atau secara individu. 

                  Contohnya, ketika seorang pengajar membuka jasa les privat. Maka peserta didik yang didampingi proses belajarnya adalah secara individu. Misalnya hanya mengajar 1 orang siswa, dan fokus pada mata pelajaran tertentu dan pada materi tertentu. 

                  Meskipun seorang guru dan dosen tidak mengajar les privat, keterampilan ini tetap penting untuk dikuasai. Tujuannya, agar pengajar bisa memperhatikan seorang peserta didik yang dinilai “istimewa”. 

                  Baca Juga: Ketahui 6 Sintak Model Problem Based Learning

                  Alasan Harus Belajar Keterampilan Mengajar

                  Adanya 8 keterampilan dasar yang mendukung penguasaan keterampilan mengajar seorang pendidik (guru dan dosen). Tentu bisa dipahami bahwa keterampilan ini tidak mudah dan butuh waktu untuk dikuasai dan diterapkan dengan baik. 

                  Jika bertanya-tanya kenapa keterampilan yang sulit ini penting untuk dikuasai seorang pengajar. Maka berikut beberapa alasannya: 

                  1. Menciptakan Lingkungan Belajar yang Menarik bagi Peserta Didik 

                    Mengutip dari salah satu artikel ilmiah yang terbit di jurnal Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan, menjelaskan salah satu manfaat menguasai keterampilan dalam mengajar adalah pengajar mampu menciptakan lingkungan belajar yang menarik. 

                    Hal ini tentu penting, karena kegiatan belajar dinilai sebagai kegiatan yang berat, memusingkan, dan kadang bisa menjadi momok bagi peserta didik. Apalagi untuk mata pelajaran atau mata kuliah sulit dan masuk ke materi yang sulit juga. 

                    2. Memudahkan Tercapainya Tujuan Pembelajaran 

                      Setiap kegiatan pembelajaran tentu ada tujuan untuk dicapai. Tujuan ini akan dicantumkan di dalam silabus (guru) maupun RPS (bagi dosen). Tujuan ini tentu perlu diusahakan oleh guru dan dosen agar tercapai. 

                      Misalnya, peserta didik menguasai materi apa saja, memiliki keterampilan apa, menghasilkan proyek yang bagaimana, dan sebagainya. Tujuan pembelajaran ini bisa lebih mudah dicapai dengan pengajar yang menguasai keterampilan dasar mengajar. 

                      3. Membantu Peserta Didik Memahami Materi 

                        Alasan ketiga kenapa keterampilan dalam mengajar perlu dikuasai adalah membantu meningkatkan pemahaman materi. Kemampuan guru dan dosen dalam menciptakan lingkungan kelas kondusif, menerapkan metode pembelajaran yang tepat, dan sebagainya. 

                        Bisa membantu peserta didik memahami materi yang disampaikan. Selain mengingat, juga bisa menerapkan langsung materi tersebut. Sehingga ilmu pengetahuan, wawasan, dan keterampilan peserta didik bisa bekembang baik serta sesuai harapan. Selain itu, akan meningkatkan nilai ujian para peserta didik. 

                        4. Memotivasi Peserta Didik dalam Belajar 

                          Alasan yang keempat adalah agar pengajar mampu memberikan motivasi kepada peserta didik dalam belajar. Sebab mengandalkan keaktifan dan foku mereka selama pembelajaran saja tentu tidak cukup. 

                          Pemahaman pada materi pembelajaran akan lebih efektif ketika peserta didik belajar mandiri. Salah satunya belajar ulang materi yang disampaikan setelah pulang ke rumah. 

                          5. Melatih Peserta Didik Berpikir Kreatif dan Inovatif 

                            Pengajar yang terampil dalam mengajukan pertanyaan, menjelaskan materi pembelajaran, terampil dalam membuka dan menutup kelas, dan sebagainya. Maka akan mendorong peserta didik lebih kreatif dan inovatif. 

                            Hal ini dapat terjadi, karena mereka merasa mendapat pengajar terbaik. Sehingga mereka menikmati proses belajar dengan dampingan pengajar tersebut. Kemudian bisa lebih kreatif dan inovatif dalam mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan, menggunakan berbagai media pembelajaran, dan sebagainya. 

                            6. Peserta Didik Tetap Fokus dan Tidak Bosan 

                              Alasan selanjutnya, adalah untuk memastikan peserta didik tetap fokus, tidak mudah bosan selama pembelajaran, dan bisa memahami materi yang dijelaskan. Sebab dengan terampil menjelaskan materi serta keterampilan dasar lain dalam mengajar. 

                              Maka peserta didik akan selalu menjaga fokus dan perhatian selama pembelajaran berlangsung. Mereka bisa mendapatkan kegiatan pembelajaran yang seru, menyenangkan, dan tetap bisa memahami materi dengan baik. 

                              7. Membantu Menikmati Kegiatan Mengajar 

                                Tak hanya berdampak positif bagi peserta didik, seorang guru atau dosen yang menguasai keterampilan dasar mengajar juga mendapat manfaat. Salah satunya bisa lebih menikmati kegiatan mengajar yang dilakukan. 

                                Sebab semakin terampil dalam mengajar, para guru dan dosen juga akan lebih mudah melaksanakan kegiatan mengajar tersebut. Tidak merasa menjadi beban, proses mengajar menyenangkan, dan tentunya bisa dijalankan dengan baik agar merasa puas. 

                                8. Meningkatkan Kemampuan Pengajar

                                  Keterampilan dalam mengajar juga penting untuk dikuasai karena meningkatkan kemampuan menerapkan berbagai metode pembelajaran. Baik dalam bentuk diskusi kelompok, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis kasus, dll. Sehingga ada kemudahan bagi pengajar dalam memanfaatkan teknologi dan berbagai bahan ajar. 

                                  Itulah artikel dari Deepublish Store tentang keterampilan mengajar. Berbagai alasan tersebut, tentu memberi motivasi untuk lebih gigih dalam menguasai keterampilan mengajar. Sebab ketika keterampilan ini dikuasai dan diterapkan dengan baik. Maka tentu akan menikmati proses mengajar dan bisa menjadi pengajar profesional. 

                                  Referensi:

                                  Universitas Islam Riau. (n.d). Bab II Kerangka Teoritis.

                                  Binus University. (n.d). Keterampilan Mengajar. Diakses pada 12 November 2025

                                  Kejarcita. (2021). 7 Alasan Mengapa Guru Harus Memiliki Banyak Keterampilan. Diakses pada 12 November 2025

                                    Damanik, A. S., Rangkuti, L. A., Zulkarnain, I., Fransiska, W., & Mawaddah, S. (2024). Pentingnya keterampilan dasar mengajar bagi mahasiswa magang Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 10(1), 58-64.

                                    Luqman Hakim

                                    Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.

                                    Tinggalkan komentar