{"id":47497,"date":"2022-11-25T08:03:00","date_gmt":"2022-11-25T01:03:00","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/?post_type=materi&#038;p=47497"},"modified":"2023-05-11T15:36:20","modified_gmt":"2023-05-11T08:36:20","slug":"pengertian-hukum","status":"publish","type":"materi","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/","title":{"rendered":"Pengertian Hukum: Tujuan, Fungsi, Unsur dan Macam [Materi A-Z]"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Pengertian Hukum, Tujuan, Fungsi, Unsur dan Macamnya<\/strong> &#8211; Kalian pasti sudah kenal dengan istilah hukum bukan? Apa yang ada di pikiran kalian ketika mendengar kata \u201chukum\u201d? Keadilan? Penertiban sosial? Pasti bermacam-macam. <\/p>\n\n\n\n<p>Di beberapa media pemberitaan, istilah hukum seringkali berkaitan dengan aksi-aksi yang membuat suatu individu hingga sekelompok orang harus mengikuti sebuah proses peradilan. <\/p>\n\n\n\n<p>Kalian sendiri sering mendengar juga kan, kalau Indonesia, berdasar pada pasal 1 ayat 3 UUD 1945 merupakan negara hukum. Memangnya apa <em>sih<\/em> \u201chukum\u201d itu?<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, di antara kalian pasti ada kan yang tertarik untuk mempelajari serba-serbi mengenai hukum. Atau mungkin ada dari kalian yang tertarik untuk nantinya dapat belajar mengenai hukum langsung di bangku perkuliahan? Banyak cara untuk kalian dapat mempelajari hukum. Hal paling utama tentunya adalah dengan membaca banyak bacaan mengenai hukum mulai dari buku, artikel, hingga sumber bacaan lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Mempelajari hukum seharusnya bisa dilakukan oleh semua orang. Tidak hanya pada orang yang ingin masuk fakultas hukum saja. Karena bagaimanapun hukum merupakan bagian dari kehidupan sosial yang sangat dekat dengan kita. <\/p>\n\n\n\n<p>Jadi penting bagi kita untuk bisa mempelajari hal mendasar mengenai hukum. Nah, artikel kali ini akan membahas mengenai hal mendasar tersebut, mulai dari pengertiannya, unsur-unsurnya, tujuan dibuatnya, hingga jenis-jenis hukum yang berlaku. Yuk langsung saja, kalian simak di bawah ini, ya.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d34f9e2da6b\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d34f9e2da6b\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#Pengertian_Hukum\" >Pengertian Hukum<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#1_Pengertian_Hukum_Menurut_Berbagai_Ahli\" >1. Pengertian Hukum Menurut Berbagai Ahli<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#2_Pengertian_Hukum_Menurut_KBBI\" >2. Pengertian Hukum Menurut KBBI<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#3_Pengertian_Hukum_Secara_Umum\" >3. Pengertian Hukum Secara Umum<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#Tujuan_dan_Fungsi_Hukum\" >Tujuan dan Fungsi Hukum<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#Unsur-unsur_Hukum\" >Unsur-unsur Hukum<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#Jenis-jenis_Hukum\" >Jenis-jenis Hukum<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#1_Hukum_Publik\" >1. Hukum Publik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#2_Hukum_Privat\" >2. Hukum Privat<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#Dasar_Pembagian_Jenis-jenis_Hukum\" >Dasar Pembagian Jenis-jenis Hukum<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#1_Macam_Hukum_Menurut_Sumbernya\" >1. Macam Hukum Menurut Sumbernya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#2_Jenis_Hukum_Menurut_Bentuknya\" >2. Jenis Hukum Menurut Bentuknya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#3_Jenis_Hukum_Menurut_Tempat_Berlakunya\" >3. Jenis Hukum Menurut Tempat Berlakunya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#4_Jenis_Hukum_Menurut_Waktu_Berlakunya\" >4. Jenis Hukum Menurut Waktu Berlakunya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#4_Jenis_Hukum_Menurut_Sifatnya\" >4. Jenis Hukum Menurut Sifatnya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#5_Jenis_Hukum_Menurut_Wujudnya\" >5. Jenis Hukum Menurut Wujudnya<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#Buku-buku_Tentang_Hukum\" >Buku-buku Tentang Hukum<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Hukum\"><\/span>Pengertian Hukum <span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pengertian_Hukum_Menurut_Berbagai_Ahli\"><\/span>1. Pengertian Hukum Menurut Berbagai Ahli<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ada banyak definisi untuk menjelaskan arti hukum melihat dari berbagai sumber yang mendefinisikannya. Perlu kalian tahu, <em>nih<\/em> banyak para ahli yang memiliki definisi berbeda mengenai hukum <em>lho. <\/em>Ya, jadi sebenarnya pengertian hukum itu bisa bermacam-macam karena hingga kini masih belum ada kesepahaman antar para ahli mengenai definisi sebenarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Beragamnya definisi ini mengingat sifat hukum itu sendiri yang memiliki banyak dimensi sehingga bisa dilihat dari berbagai macam sudut pandang. Abdul Manan, seorang profesor ilmu hukum dari Indonesia menuliskan dalam bukunya \u201cAspek-aspek Pengubah Hukum\u201d bahwa:<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPara ahli hukum tidak sependapat dalam memberikan definisi tentang hukum, bahkan sebagian ahli hukum mengatakan bahwa hukum itu tidak dapat didefinisikan karena luas sekali ruang cakupannya dan meliputi semua bidang kehidupan masyarakat yang selalu mengalami perkembangan dan perubahan. Jika hendak membuat definisi hukum, hendaknya harus dilihat dari berbagai segi dan sudut pandangan.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>C.S.T. Kansil juga pernah menyebut bahwa pembatasan tentang hukum yang dikemukakan oleh para ahli belum bisa memberikan definisi mengenai hukum secara pasti. Setiap dari memiliki pendapatnya sendiri mengenai apakah yang dimaksud dengan hukum.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">a. E. Utrecht<\/h4>\n\n\n\n<p>Definisi yang tidak jelas mengenai hukum pun membuat batasan mengenainya sulit untuk ditentukan. Meski begitu, E. Utrecht pun berupaya untuk membuat batasan tentang hukum sehingga dapat membantu memberikan gambaran mengenai arti hukum bagi mereka yang mau mempelajarinya. <\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Utrecht, hukum merujuk pada himpunan petunjuk hidup yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat dan harus ditaati oleh anggota masyarakat yang bersangkutan. Pelanggaran terhadap petunjuk hidup tersebut dapat menimbulkan tindakan dari pemerintah atau masyarakat bersangkutan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">b.&nbsp; SM. Amin<\/h4>\n\n\n\n<p>Menurut SM. Amin, hukum adalah kumpulan peraturan-peraturan yang terdiri dari norma dan sanksi-sanksi yang mana tujuan dari peraturan ini adalah untuk mengadakan ketertiban dalam pergaulan manusia sehingga keamanan dan ketertiban menjadi terpelihara.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">c. Sunaryati Hartono<\/h4>\n\n\n\n<p>Sunaryati Hartono memberikan definisi mengenai Pengertian Hukum yaitu hukum itu tidak menyangkut kehidupan pribadi seseorang, akan tetapi jika mengatur berbagai aktivitas manusia dalam hubungannya dengan manusia lainnya, atau dengan kata lain hukum mengatur berbagai aktivitas manusia di dalam hidup bermasyarakat.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">d. Sudikno Mertokusumo<\/h4>\n\n\n\n<p>Mertokusumo mendefinisikan hukum sebagai kumpulan peraturan atau kaidah dalam suatu kehidupan bersama, keseluruhan peraturan tentang tingkah laku yang berlaku dalam kehidupan bersama yang dapat dipaksakan pelaksanaannya dengan suatu sanksi. <\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya lagi, hukum sebagai kumpulan peraturan atau kaidah memiliki isi yang bersifat umum dan normatif. Umum karena berlaku bagi setiap orang dan normatif karena menentukan apa yang seyogyanya dilakukan,<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">e. EM. Mayers<\/h4>\n\n\n\n<p>Pengertian hukum menurut Mayers adalah semua aturan yang mengandung pertimbangan kesusilaan yang ditujukan kepada tingkah laku manusia dalam masyarakat sebagai pedoman bagi penguasa negara dalam melaksanakan tugasnya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">F. Immanuel Kant<\/h4>\n\n\n\n<p>Kant menyebut hukum sebagai keseluruhan syarat-syarat. Dengan syarat-syarat tersebut kehendak bebas dari orang yang satu dapat menyesuaikan diri dengan kehendak bebas orang lain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pengertian_Hukum_Menurut_KBBI\"><\/span>2. Pengertian Hukum Menurut KBBI<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) juga memiliki definisinya sendiri mengenai hukum. KBBI menuliskan empat definisi hukum, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Peraturan atau adat yang secara resmi dianggap mengikat dan dikukuhkan oleh penguasa pemerintah atau otoritas<\/li><li>Undang-undang, peraturan dan sebagainya untuk mengatur kehidupan masyarakat<\/li><li>Patokan (kaidah, ketentuan)<\/li><li>Keputusan (pertimbangan) yang ditentukan oleh hakim dalam pengadilan vonis.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<style>\n.bg-bookproduct {\n      border-radius: 4px;\n      border: 1px dashed;\n      padding: 20px;\n      background-color:#F7F8E0;}\n    }\n<\/style>\n<div class=\"bg-bookproduct\"><b><p>Rekomendasi Buku Hukum<\/p><\/b><br>\n<table>\n<tbody><tr>\n   <td align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/ASAS-ASAS-HUKUM-PIDANA_Lukman-Hakim-80gr-Convert-Depan-scaled-300x400.jpg\" alt=\"Buku Hukum Pidana\" height=\"200\" width=\"150\">\n   <\/td><td align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/Hukum-Perlindungan-Konsumen-Abdul-Atsar-rev-1.0-Convert-Depan-scaled-300x400.jpg\" alt=\"Buku Hukum Perlindungan Konsumen\" height=\"200\" width=\"150\">\n   <\/td>\n   <td align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/Advokasi-Korban-Kekerasan-La-Jamaa-Convert-depan1-300x400.jpg\" alt=\"Buku Hukum Korban Kekerasan\" height=\"200\" width=\"150\">\n   <\/td>\n<\/tr>\n<tr align=\"center\">\n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-asas-asas-hukum\/?utm_medium=product_ad&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Asas-Asas Hukum Pidana<\/a><\/b><\/td>\n   \n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-ajar-hukum-3\/?utm_medium=product_ad&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Ajar Hukum Perlindungan Konsumen<\/a><\/b><\/td>\n   \n<td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-advokasi-korban-kekerasan\/?utm_medium=product_ad&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Advokasi Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga<\/a><\/b><\/td>\n   \n<\/tr>\n<\/tbody><\/table><br>\n<p>Dapatkan Buku-Buku Hukum Terbaik di <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/product-tag\/hukum\/\"><b>Buku Hukum<\/b><\/a><\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pengertian_Hukum_Secara_Umum\"><\/span>3. Pengertian Hukum Secara Umum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Melihat definisi beragam mengenai hukum tersebut jangan membuat kalian tambah bingung dengan pengertian hukum, ya. Karena dari berbagai definisi tersebut sebenarnya kalian bisa mengambil beberapa kesamaan untuk mendapatkan definisi hukum secara umum. Lantas, apakah kesamaan yang bisa kita ambil dari beberapa definisi di atas?<\/p>\n\n\n\n<p>Kesamaan mengenai hukum yang bisa kalian temukan di antaranya adalah:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>&nbsp;Adanya seperangkat atau kumpulan aturan.<\/li><li>Seperangkat aturan tersebut mengatur tingkah laku manusia dalam bermasyarakat<\/li><li>Adanya keharusan bagi masyarakat untuk mentaati aturan tersebut.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Jadi bisa kita simpulkan <em>nih<\/em>, hukum secara umum berarti dapat diartikan sebagai suatu norma yang berlaku dan dibuat oleh pejabat berwenang dan memiliki fungsi mengatur tata cara bermasyarakat demi terciptanya ketertiban bersama serta memiliki sanksi bagi yang tidak menaati norma tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, sebagaimana yang <em>udah <\/em>disinggung sebelumnya, Indonesia merupakan salah satu negara hukum. Hal ini disebutkan bahkan dalam Undang-undang Dasar 1945, sebagai dasar hukum negara ini, tepatnya pada pasal 1 ayat 3. <\/p>\n\n\n\n<p>Indonesia sebagai negara hukum berarti negara menganggap hukum sebagai sistem terpenting dalam pelaksanaan rangkaian kekuasaan dan kelembagaan negara. Indonesia sebagai negara hukum juga berarti bahwa seluruh warga negara memiliki kewajiban untuk mematuhi hukum serta aturan yang berlaku di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Hukum di Indonesia sendiri diatur melalui undang-undang, peraturan, dan sebagainya sebagai sistem yang mengatur segala kegiatan dalam kehidupan masyarakat. Sanksi yang bisa didapatkan kepada setiap warga negara yang melanggar aturan tersebut juga sudah diatur bentuknya bisa berupa sanksi denda hingga sanksi penjara.<\/p>\n\n\n\n<p>Di Indonesia terdapat aturan yang jelas mengenai hukum bahwa negara memiliki kewajiban untuk menjamin adanya kepastian hukum bagi seluruh masyarakat. Hal ini berarti setiap warga negara memiliki hak yang sama di mata hukum.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tujuan_dan_Fungsi_Hukum\"><\/span>Tujuan dan Fungsi Hukum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Mungkin dari kalian ada yang bertanya-tanya kenapa kemudian hukum harus berlaku dalam suatu negara? Setiap negara memiliki dasar hukum dan sistem hukum yang berbeda-beda. Tetapi secara umum setiap negara di dunia memiliki hukum yang berlaku dalam sistem negaranya sebagai bentuk<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini juga yang disampaikan oleh berbagai ahli hukum dalam mengemukakan tujuan serta fungsi hukum. Di antaranya adalah menurut:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Gustav Radbruch<\/strong> yang menyebut bahwa tujuan hukum adalah guna mencapai keadilan, kepastian dan kemanfaatan dalam kehidupan bernegara.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sunaryati Hartono<\/strong> menuliskan bahwa hukum merupakan alat, sarana, serta langkah yang dapat dilakukan pemerintah dalam menciptakan sistem hukum nasional. Menurutnya, suatu negara pasti memiliki tujuan yang harus dicapai dan hukum dapat membantu negara mencapai tujuan serta cita-cita tersebut. Hukum dapat diartikan sebagai alat pemberlakuan atau penindak berlakunya hukum-hukum yang ada dalam masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Teguh Prasetyo<\/strong> menyebutkan terdapat empat fungsi hukum, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><em>To provide subsistence <\/em>(fungsi memberi penghidupan)<\/li><li><em>To provide abundance <\/em>(fungsi memberi kelimpahan)<\/li><li><em>To provide security <\/em>(fungsi menyediakan perlindungan atau keamanan)<\/li><li><em>To attain equity <\/em>(fungsi mencapai kebersamaan)<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Mochtar Kusumaatmadja <\/strong>mengatakan bahwa tujuan hukum adalah terpelihara dan terjaminnya keteraturan (kepastian) dan ketertiban. Menurutnya, tanpa keteraturan dan ketertiban, kehidupan manusia yang wajar dan seharusnya menjadi tidak mungkin. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kehidupan yang tidak teratur, seseorang tidak akan mengembangkan bakatnya. Oleh karenanya, demi mewujudkan kehidupan yang wajar, di mana seseorang dapat mengembangkan bakatnya, hukum harus ditegakkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Melihat dari berbagai pendapat para ahli tentang tujuan serta fungsi hukum di atas kalian bisa paham, kan, seberapa penting hukum itu ada bagi suatu negara. Mudahnya kalian bisa coba uraikan tujuan hukum dalam suatu negara, diantaranya sebagaimana yang ada dalam poin-poin di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Menciptakan kesejahteraan, ketenteraman, dan kenyamanan dalam kehidupan<\/li><li>Menjaga agar tidak terjadi aksi-aksi kurang terpuji dalam kehidupan bermasyarakat<\/li><li>Menjadi petunjuk atau pedoman masyarakat dalam berlaku<\/li><li>Melindungi hak asasi setiap manusia<\/li><li>Menciptakan serta mewujudkan sila keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Melihat dari poin-poin tersebut, kalian bisa tahu bahwa singkatnya, hukum diperlukan untuk mewujudkan kehidupan bernegara yang ideal. Nah, tidak cukup bagi hukum hanya sekadar ada dan berlaku di suatu negara. Mengingat keberadaannya yang sangat dibutuhkan dalam suatu negara, hukum juga harus ditegakkan oleh penegak hukum yang baik dan memegang teguh moralitas serta menjalankannya dengan prinsip etis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Unsur-unsur_Hukum\"><\/span>Unsur-unsur Hukum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Lantas apa saja sih yang harus termuat dalam hukum sehingga tujuan dari hukum tadi dapat terwujud? Terdapat empat unsur hukum yang bisa kalian pahami dalam perumusan suatu hukum, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Hukum mengatur tingkah laku atau tindakan manusia dalam kehidupan bermasyarakat<\/li><li>Peraturan dalam hukum ditetapkan oleh lembaga atau badan yang berwenang dan tidak boleh dibuat oleh masyarakat biasa<\/li><li>Penegakkan aturan hukum harus bersifat memaksa dan mengikat masyarakat luas yang mana peraturannya bukan untuk dilanggar melainkan harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat<\/li><li>Dalam pelaksanaannya, hukum harus memiliki sanksi yang tegas bagi siapa saja yang melanggar aturan hukum tersebut.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-jenis_Hukum\"><\/span>Jenis-jenis Hukum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mempelajari tentang pengertian, tujuan hingga unsurnya, kalian pasti sempat bertanya-tanya: memangnya ada berapa banyak <em>sih <\/em>hukum yang berlaku di Indonesia? Nah, ternyata terdapat beragam jenis hukum yang berlaku di Indonesia. <\/p>\n\n\n\n<p>Beragam jenis hukum ini terbagi menurut beberapa dasar pembagi. Meski begitu secara umum, jenis hukum di Indonesia terbagi menjadi dua, yaitu hukum publik dan hukum privat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Hukum_Publik\"><\/span>1. Hukum Publik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hukum publik adalah peraturan hukum yang mengatur tentang hubungan antara warga negara dengan negara yang menyangkut kepentingan umum.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu bagian dari jenis hukum publik adalah hukum pidana. Kalian pasti sudah familiar dengan istilah hukum pidana, kan? Hukum pidana merujuk pada hukum yang mengatur hubungan antar individu dengan masyarakat dan biasanya mengatur hal-hal mengenai kejahatan dan pelanggaran terhadap kepentingan umum. Contoh seperti tindakan pembunuhan, pencurian, penipuan, pemalsuan, korupsi, dsb adalah tindakan yang diatur dalam hukum pidana.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain hukum pidana, jenis hukum lain yang termasuk pada hukum publik adalah hukum tata negara dan hukum administrasi negara.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Hukum_Privat\"><\/span>2. <strong>Hukum Privat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sesuai namanya, hukum ini merupakan hukum yang mengatur hubungan antar sesama manusia antara satu orang dengan orang lainnya dan menyangkut kepentingan perorangan. Hukum lain yang termasuk dalam hukum privat adalah hukum sipil, hukum dagang, dan hukum perdata<\/p>\n\n\n\n<p>Hukum perdata merupakan rangkaian peraturan atau hukum yang mengatur hal satu dengan lainnya. Dalam hukum perdata, asas pokok otonomi warga negara merupakan milik sendiri sehingga setiap individu berhak mempertahankan kehendak mereka sendiri dengan tetap mengikuti prosedur yang ditetapkan pemerintah. Contoh hal-hal yang diatur dalam hukum perdata adalah mengenai warisan, perceraian, pencemaran nama baik, dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<style>\n.bg-bookproduct {\n      border-radius: 4px;\n      border: 1px dashed;\n      padding: 20px;\n      background-color:#F7F8E0;}\n    }\n<\/style>\n<div class=\"bg-bookproduct\"><b><p>Rekomendasi Buku Hukum<\/p><\/b><br>\n<table>\n<tbody><tr>\n   <td align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/Hukum-Perbankan-dan-Surat-Berharga_Rani-Apriani-depan-scaled-300x400.jpg\" alt=\"Buku Hukum Berbankan\" height=\"200\" width=\"150\">\n   <\/td><td align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Hukum-Perkawinan-dan-Waris_DJUARIAHdkk-70gr-Convert-Depan-300x400.jpg\" alt=\"Buku Hukum Perkawinan\" height=\"200\" width=\"150\">\n   <\/td>\n   <td align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/hukum-perlindungan-1-300x400.png\" alt=\"Buku Hukum Perlindungan\" height=\"200\" width=\"150\">\n   <\/td>\n<\/tr>\n<tr align=\"center\">\n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-hukum-perbankan\/?utm_medium=product_ad&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Hukum Perbankan dan Surat Berharga<\/a><\/b><\/td>\n   \n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-ajar-hukum-5\/?utm_medium=product_ad&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Ajar Hukum Perkawinan dan Waris<\/a><\/b><\/td>\n   \n<td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-hukum-perlindungan-2\/?utm_medium=product_ad&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Hukum Perlindungan Perempuan dan Anak<\/a><\/b><\/td>\n   \n<\/tr>\n<\/tbody><\/table><br>\n<p>Dapatkan Buku-Buku Hukum Terbaik di <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/product-tag\/hukum\/\"><b>Buku Hukum<\/b><\/a><\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dasar_Pembagian_Jenis-jenis_Hukum\"><\/span>Dasar Pembagian Jenis-jenis Hukum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Nah, tidak cuma sampai di situ, ternyata hukum masih dapat terbagi-bagi lagi tergantung dari dasar pembagiannya seperti sumbernya, tempat berlakunya, sifatnya, dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Macam_Hukum_Menurut_Sumbernya\"><\/span>1. Macam Hukum <strong>Menurut Sumbernya<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis hukum juga bisa dilihat dari sumber atau asal hukum diciptakan. Hal ini mengingat bahwa hukum yang berlaku dalam suatu negara tidak begitu saja lahir, ada dan berlaku. Beberapa jenis hukum berdasarkan sumbernya di antaranya adalah:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><strong>Undang-undan<\/strong>g. Undang-undang adalah peraturan yang dibuat oleh perangkat negara berwenang atas dasar-dasar tertentu dan memiliki sifat yang mengikat.<\/li><li><strong>Kebiasaan (<em>custom<\/em>).<\/strong> Bisa juga disebut dengan adat adalah perbuatan yang dilakukan masyarakat secara berulang sehingga terbentuk menjadi hukum yang berlaku di masyarakat tersebut.<\/li><li><strong>Yurisprudensi. <\/strong>Yurisprudensi adalah sumber hukum yang berasal dari keputusan pengadilan atau putusan hakim terdahulu yang dianggap tepat sehingga diikuti oleh pengadilan setelahnya.<\/li><li><strong>Traktat.<\/strong> Merujuk pada perjanjian antar negara. Jenis hukum ini lahir atas adanya perjanjian antar negara yang telah disahkan dan berlaku mengikat negara bersangkutan serta setiap warga negaranya.<\/li><li><strong>Doktrin.<\/strong> Jenis hukum ini berasal dari pendapat para ahli atau ilmuwan hukum yang dianggap memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan hukum.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Jenis_Hukum_Menurut_Bentuknya\"><\/span>2. Jenis Hukum Menurut Bentuknya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><strong>Hukum tertulis,<\/strong> yakni hukum yang dituliskan dan tercantum pada berbagai perundangan. Contohnya seperti Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, KUHP, dan lain-lain.<\/li><li><strong>Hukum tidak tertulis,<\/strong> yakni kebiasaan yang masih hidup dalam keyakinan masyarakat. Meski hukum ini tidak tertulis, ia memiliki sifat yang juga mengikat dan wajib untuk ditaati oleh masyarakatnya. Contohnya adalah hukum adat.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Jenis_Hukum_Menurut_Tempat_Berlakunya\"><\/span>3. Jenis Hukum Menurut Tempat Berlakunya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><strong>Hukum nasional<\/strong> adalah hukum yang berlaku dalam suatu negara. Contohnya seperti UUD 1945 di Indonesia.<\/li><li><strong>Hukum internasional <\/strong>adalah hukum yang mengatur hubungan hukum dalam dunia internasional atau secara global. Contohnya seperti Konvensi Hukum Laut yang dicetuskan pada tahun 1982 melalui PBB. Konvensi ini mengatur penggunaan laut di dunia bagi negara-negara global.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Jenis_Hukum_Menurut_Waktu_Berlakunya\"><\/span>4. Jenis Hukum <strong>Menurut Waktu Berlakunya<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><strong>Ius Constitutum (hukum positif).<\/strong> Jenis hukum yang berlaku sekarang atau saat ini bagi suatu masyarakat dalam suatu negara tertentu.<\/li><li><strong>Ius Constituendum<\/strong>. Jenis hukum yang diharapkan ada dan akan berlaku pada masa yang akan datang.<\/li><li><strong>Ius Naturale (hukum asasi).<\/strong> Jenis hukum ini bersifat abadi yang artinya dapat berlaku selama-lamanya terhadap siapapun dan di seluruh tempat. Contohnya hukum yang mengatur tentang Hak Asasi Manusia (HAM)<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Jenis_Hukum_Menurut_Sifatnya\"><\/span>4. Jenis Hukum Menurut Sifatnya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><strong>Hukum yang memaksa. <\/strong>Sesuai namanya jenis hukum ini memiliki ketentuan-ketentuan hukum yang memaksa dan memiliki sanksi tegas bagi siapapun yang melanggarnya. Contohnya adalah hukum pidana.<\/li><li><strong>Hukum yang mengatur.<\/strong> Sementara hukum mengatur berarti hukum yang sifatnya sebatas mengatur dan tidak memiliki sanksi tegas apabila terdapat ketentuan yang tidak dijalankan. Contohnya adalah hukum perdata.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Jenis_Hukum_Menurut_Wujudnya\"><\/span>5. Jenis Hukum Menurut Wujudnya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><strong>Hukum objektif,<\/strong> yaitu hukum yang berlaku secara umum bagi seluruh masyarakat. Contohnya hukum pidana, perdata, dagang, dan lain-lain.<\/li><li><strong>Hukum Subjektif <\/strong>yaitu hukum yang timbul sebagai reaksi dari hukum objektif\u00a0 dan berlaku bagi orang tertentu sehingga menciptakan adanya hak serta kewajiban dari orang tertentu tersebut. Contohnya seperti dalam hubungan antara pembeli dan penjual.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Nah, itulah penjelasan lengkap mengenai hukum dan fungsinya di Indonesia. Baca juga materi Hukum Lainnya sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/materi\/hukum-pidana\/\">Hukum Pidana<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/materi\/pengertian-hukum-perdata\/\">Hukum Perdata<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/materi\/pengertian-hukum-islam\/\">Hukum Islam<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/materi\/pengertian-hukum-internasional\/\">Pengertian Hukum Internasional Menurut Para Ahli<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/materi\/pengertian-hukum\/\">Pengertian Hukum<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/materi\/pengertian-ham\/\">Pengertian HAM<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/sumber-hukum-islam\/\">Sumber Hukum Islam<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/contoh-hukum-perdata\/\">Contoh Hukum Perdata<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/pengertian-hukum-pidana-dan-perdata\/\">Perbedaan Hukum Pidana &amp; Perdata<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/pengertian-hukum-pidana-materiil-dan-formil\/\">Hukum Pidana Materiil<\/a><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Pertanyaan Umum Mengenai Hukum<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"schema-faq wp-block-yoast-faq-block\"><div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1669362405432\"><strong class=\"schema-faq-question\">Apa fungsi hukum di Indonesia?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Hukum di Indonesia memiliki banyak peran penting, yaitu sebagai sarana untuk mengadakan perubahan pada masyarakat, sebagai alat ketertiban dan keteraturan masyarakat, sebagai sarana dalam mewujudkan keadilan sosial dan juga bisa sebagai sarana dalam pergerakan pembangunan.<\/p> <\/div> <div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1669362475811\"><strong class=\"schema-faq-question\">Apa saja yang termasuk fungsi hukum?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Secara umum, ada 3 fungsi hukum, yaitu fungsi\u00a0perlindungan,\u00a0fungsi\u00a0keadilan, dan\u00a0fungsi\u00a0pembangunan.<\/p> <\/div> <div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1669362542374\"><strong class=\"schema-faq-question\">Apa itu hukum?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Menurut SM. Amin, hukum adalah kumpulan peraturan-peraturan yang terdiri dari norma dan sanksi-sanksi yang mana tujuan dari peraturan ini adalah untuk mengadakan ketertiban dalam pergaulan manusia sehingga keamanan dan ketertiban menjadi terpelihara.<\/p> <\/div> <\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Buku-buku_Tentang_Hukum\"><\/span>Buku-buku Tentang Hukum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-horizontal is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-core-buttons-is-layout-499968f5 wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link has-light-green-cyan-to-vivid-green-cyan-gradient-background has-background\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/product-tag\/hukum\/\">BUKU HUKUM LAINNYA<\/a><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Hukum, Tujuan, Fungsi, Unsur dan Macamnya &#8211; Kalian pasti sudah kenal dengan istilah hukum bukan? Apa yang ada di pikiran kalian ketika mendengar kata \u201chukum\u201d? Keadilan? Penertiban sosial? Pasti bermacam-macam. Di beberapa media pemberitaan, istilah hukum seringkali berkaitan dengan aksi-aksi yang membuat suatu individu hingga sekelompok orang harus mengikuti sebuah proses peradilan. Kalian sendiri &#8230; <a title=\"Pengertian Hukum: Tujuan, Fungsi, Unsur dan Macam [Materi A-Z]\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Pengertian Hukum: Tujuan, Fungsi, Unsur dan Macam [Materi A-Z]\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":47499,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","format":"standard","belajar":[944],"class_list":["post-47497","materi","type-materi","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","belajar-hukum"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pengertian Hukum: Tujuan, Fungsi, Unsur dan Macam [Materi A-Z]<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu hukum? Pahami tentang pengertian hukum, tujuan hukum, fungsi hukum, unsur hukum dan macam-macam hukum yang ada di Indonesia ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Hukum: Tujuan, Fungsi, Unsur dan Macam [Materi A-Z]\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu hukum? Pahami tentang pengertian hukum, tujuan hukum, fungsi hukum, unsur hukum dan macam-macam hukum yang ada di Indonesia ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-05-11T08:36:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/pengertian-hukum.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"852\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"15 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Hukum: Tujuan, Fungsi, Unsur dan Macam [Materi A-Z]","description":"Apa itu hukum? Pahami tentang pengertian hukum, tujuan hukum, fungsi hukum, unsur hukum dan macam-macam hukum yang ada di Indonesia ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pengertian Hukum: Tujuan, Fungsi, Unsur dan Macam [Materi A-Z]","og_description":"Apa itu hukum? Pahami tentang pengertian hukum, tujuan hukum, fungsi hukum, unsur hukum dan macam-macam hukum yang ada di Indonesia ini.","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_modified_time":"2023-05-11T08:36:20+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":852,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/pengertian-hukum.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"15 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/"},"author":{"name":"Deepublish Store","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/ea30dc82445da6c9d4a22249072cc594"},"headline":"Pengertian Hukum: Tujuan, Fungsi, Unsur dan Macam [Materi A-Z]","datePublished":"2022-11-25T01:03:00+00:00","dateModified":"2023-05-11T08:36:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/"},"wordCount":2357,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/pengertian-hukum.jpg","inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","FAQPage"],"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/","name":"Pengertian Hukum: Tujuan, Fungsi, Unsur dan Macam [Materi A-Z]","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/pengertian-hukum.jpg","datePublished":"2022-11-25T01:03:00+00:00","dateModified":"2023-05-11T08:36:20+00:00","description":"Apa itu hukum? Pahami tentang pengertian hukum, tujuan hukum, fungsi hukum, unsur hukum dan macam-macam hukum yang ada di Indonesia ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#breadcrumb"},"mainEntity":[{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#faq-question-1669362405432"},{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#faq-question-1669362475811"},{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#faq-question-1669362542374"}],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/pengertian-hukum.jpg","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/pengertian-hukum.jpg","width":1200,"height":852,"caption":"pengertian hukum"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Materi","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hukum","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/belajar\/hukum\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Pengertian Hukum: Tujuan, Fungsi, Unsur dan Macam [Materi A-Z]"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/ea30dc82445da6c9d4a22249072cc594","name":"Deepublish Store","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/92a4725fc1612da5d0858a187ae015241fd1e8aabf804cb2cf0536fc1da6a609?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/92a4725fc1612da5d0858a187ae015241fd1e8aabf804cb2cf0536fc1da6a609?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/92a4725fc1612da5d0858a187ae015241fd1e8aabf804cb2cf0536fc1da6a609?s=96&d=mm&r=g","caption":"Deepublish Store"},"sameAs":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/admin\/"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#faq-question-1669362405432","position":1,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#faq-question-1669362405432","name":"Apa fungsi hukum di Indonesia?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Hukum di Indonesia memiliki banyak peran penting, yaitu sebagai sarana untuk mengadakan perubahan pada masyarakat, sebagai alat ketertiban dan keteraturan masyarakat, sebagai sarana dalam mewujudkan keadilan sosial dan juga bisa sebagai sarana dalam pergerakan pembangunan.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#faq-question-1669362475811","position":2,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#faq-question-1669362475811","name":"Apa saja yang termasuk fungsi hukum?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Secara umum, ada 3 fungsi hukum, yaitu fungsi\u00a0perlindungan,\u00a0fungsi\u00a0keadilan, dan\u00a0fungsi\u00a0pembangunan.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#faq-question-1669362542374","position":3,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum\/#faq-question-1669362542374","name":"Apa itu hukum?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Menurut SM. Amin, hukum adalah kumpulan peraturan-peraturan yang terdiri dari norma dan sanksi-sanksi yang mana tujuan dari peraturan ini adalah untuk mengadakan ketertiban dalam pergaulan manusia sehingga keamanan dan ketertiban menjadi terpelihara.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi\/47497","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/materi"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47497"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi\/47497\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":88152,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi\/47497\/revisions\/88152"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47499"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47497"}],"wp:term":[{"taxonomy":"belajar","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/belajar?post=47497"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}