{"id":47828,"date":"2023-09-10T13:23:12","date_gmt":"2023-09-10T06:23:12","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/?post_type=materi&#038;p=47828"},"modified":"2023-10-07T22:22:11","modified_gmt":"2023-10-07T15:22:11","slug":"pengertian-resesi-ekonomi","status":"publish","type":"materi","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/","title":{"rendered":"Pengertian Resesi Ekonomi: Arti, Penyebab dan Dampak"},"content":{"rendered":"\n<div class=\"wp-block-group is-nowrap is-layout-flex wp-container-core-group-is-layout-ad2f72ca wp-block-group-is-layout-flex\"><div class=\"wp-block-post-date\"><time datetime=\"2023-09-10T13:23:12+07:00\">10 September 2023<\/time><\/div>\n\n<div class=\"wp-block-post-author-name\">Deepublish Store<\/div><\/div>\n\n\n\n<p><em>Apa pengertian  resesi ekonomi?<\/em> Meski bukan mahasiswa atau ahli ekonomi, sebagai masyarakat awam kita juga perlu memahami istilah ekonomi yang sering diperbincangkan baik di media atau ditempat tongkrongan. Supaya tidak terlalu lama, mari kita ulas satu persatu tentang resesi ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e420a59f03e\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e420a59f03e\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/#Apa_itu_Resesi_Ekonomi\" >Apa itu Resesi Ekonomi?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/#Faktor_Penyebab_Resesi_Ekonomi\" >Faktor Penyebab Resesi Ekonomi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/#Dampak_Resesi_Ekonomi\" >Dampak Resesi Ekonomi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/#Fenomena_Umum_Penyebab_Resesi\" >Fenomena Umum Penyebab Resesi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/#Kesimpulan_Pengertian_Resesi_Ekonomi\" >Kesimpulan Pengertian Resesi Ekonomi<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_Resesi_Ekonomi\"><\/span>Apa itu Resesi Ekonomi?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Secara sederhana resesi ekonomi dapat dipahami sebagai kelesuan ekonomi<\/em>. <\/p>\n\n\n\n<p>Sesuai dengan namanya yang berarti kelesuan atau kemerosotan, resesi mengakibatkan penurunan secara simultan pada setiap aktivitas di sektor ekonomi. Sebut saja lapangan kerja, investasi, dan juga keuntungan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengutip dari <em>Wikipedia<\/em> : <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p> resesi diartikan sebagai kondisi di mana produk domestik bruto (GDP) mengalami penurunan atau pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal secara berturut-turut atau lebih dari satu tahun.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Terjadinya resesi ekonomi menimbulkan efek domino pada masing-masing kegiatan ekonomi tersebut. Ketika investasi mengalami penurunan, maka tingkat produksi atas produk atau komoditas juga akan menurun.<\/p>\n\n\n\n<p>Dampaknya akan terjadi banyak pengangguran akibat pemutusan hubungan kerja. Secara lebih lanjut, kondisi tersebut mengakibatkan daya beli masyarakat menurun yang berimbas pada turunnya keuntungan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Terjadinya resesi ekonomi sering kali diindikasikan dengan menurunnya harga-harga yang disebut dengan deflasi, atau sebaliknya inflasi di mana harga-harga produk atau komoditas dalam negeri mengalami peningkatan secara tajam.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika tak segera diatasi, resesi akan berlangsung dalam jangka waktu lama sehingga menjadi depresi ekonomi, yang bisa berakibat pada kebangkrutan ekonomi atau ekonomi kolaps. Jika ekonomi suatu negara sudah sampai pada tahap ini, maka pemulihan ekonomi akan lebih sulit dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Resesi dianggap sebagai bagian tak terhindarkan dari siklus <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/product-tag\/bisnis\/\">bisnis<\/a> yang terjadi dalam perekonomian suatu negara.<\/p>\n\n\n\n<b><p>Rekomendasi Buku Ekonomi<\/p><\/b>\n<table>\n<tr>\n   <td align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Belajar-Microsoft-Office-2019-_Johnie-Swanda-rev-2.0-Convert-Depan-scaled.jpg\" height=\"200\" width=\"150\" \/>\n   <td align=\"center\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/dasar-dasar-akutansi-Convert-dpn.jpg\"height=\"200\" width=\"150\"\/>\n   <\/td>\n   <td align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/Cara-Mudah-Menyusun-Business-Plan-Gema-rev-1.0-Convert-depan.jpg\" height=\"200\" width=\"150\"\/>\n   <\/td>\n<\/tr>\n<tr align=\"center\">\n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-belajar-microsoft\/?utm_medium=product_ad&#038;utm_source=seo&#038;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Belajar Microsoft Office (Word, Excel, Powerpoint) 2019<\/a><\/b><\/td>\n   <\/td>\n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-ajar-dasar-dasar-akuntansi\/?utm_medium=product_ad&#038;utm_source=seo&#038;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Ajar Dasar Dasar Akuntansi<\/a><\/b><\/td>\n   <\/td>\n<td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-cara-mudah-2\/?utm_medium=product_ad&#038;utm_source=seo&#038;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Cara Mudah menyusun business plan<\/a><\/b><\/td>\n   <\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Faktor_Penyebab_Resesi_Ekonomi\"><\/span>Faktor Penyebab Resesi Ekonomi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dari pengertian Resesi Ekonomi diatas kita lanjutkan dengan membahas penyebab dari kelesuan itu pada Suatu negara dikatakan masuk masa resesi, apabila dmuncul beberapa indikator berikut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Terjadi ketidakseimbangan antara produksi dengan konsumsi<\/h3>\n\n\n\n<p>Ekonomi tak jauh-jauh dari produksi dan konsumsi. Keseimbangan diantara keduanya menjadi dasar pertumbuhan ekonomi. Di saat produksi dan konsumsi tidak seimbang, maka akan terjadi masalah dalam siklus ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<p>Apabila tingginya produksi tidak diikuti dengan tingginya konsumsi, akan berakibat pada penumpukan stok persediaan barang. Sebaliknya, jika produksi rendah sedang konsumsi tinggi maka kebutuhan dalam negeri tidak akan mencukupi sehingga harus dilakukan impor. Hal ini akan berakibat pada penurunan laba perusahaan sehingga berpengaruh pada lemahnya pasar modal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pertumbuhan ekonomi lambat bahkan merosot selama dua kuartal terturut-turut<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam perekonomian global, pertumbuhan ekonomi digunakan sebagai ukuran untuk menentukan baik buruknya kondisi ekonomi suatu negara. Jika pertumbuhan ekonomi suatu mengalami kenaikan secara signifikan, artinya negara tersebut dalam kondisi ekonomi yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<p>Demikian pula sebaliknya. Nah, pertumbuhan ekonomi ini menggunakan acuan produk domestik bruto yang merupakan hasil penjumlahan dari konsumsi, pengeluaran pemerintah, investasi dan ekspor yang dikurangi impor. Jika produk domestik bruto mengalami penurunan dari tahun ke tahun, dapat dipastikan bahwa pertumbuhan ekonomi negara yang bersangkutan mengalami kelesuan atau resesi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Nilai impor jauh lebih besar dibandingkan nilai ekspor<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam perdagangan internasional, kegiatan impor dan ekspor sangatlah wajar. Selain untuk menjalin kerja sama ekonomi, tujuan dari impor dan ekspor salah satunya adalah untuk memenuhi kebutuhan penduduk di kedua negara.<\/p>\n\n\n\n<p>Negara yang kekurangan komoditas karena tidak bisa memproduksi sendiri, bisa mengimpor dari negara lain. Sebaliknya, negara yang memiliki kelebihan produksi bisa mengekspor ke negara yang membutuhkan komoditas tersebut. Namun, jika impor dengan ekspor tidak stabil bisa berdampak pada perekonomian negara. Nilai impor yang jauh lebih besar dibandingkan nilai ekspor berisiko pada defisit anggaran negara.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Terjadi inflasi atau deflasi yang tinggi<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk alasan dan kepentingan tertentu, inflasi memang diperlukan. Namun, inflasi yang terlalu tinggi justru mempersulit kondisi ekonomi, karena harga-harga komoditas melonjak sehingga tak bisa dijangkau oleh semua kalangan masyarakat, utamanya yang kelas ekonominya menengah ke bawah.<\/p>\n\n\n\n<p>Kondisi ekonomi akan semakin parah apabila inflasi tidak diikuti dengan daya beli masyarakat yang tinggi. Tak hanya inflasi yang berdampak pada resesi, tetapi juga deflasi. Harga-harga komoditas yang menurun drastis bisa mempengaruhi tingkat pendapatan dan laba perusahaan yang rendah. Akibatnya, biaya produksi tidak tertutup sehingga volume produksi rendah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Tingkat pengangguran tinggi<\/h3>\n\n\n\n<p>Tenaga kerja menjadi salah satu faktor produksi yang memiliki peranan penting dalam menggerakkan perekonomian. Jika suatu negara tidak mampu menciptakan lapangan kerja bagi tenaga kerja lokal, maka tingkat penggangguran di negara tersebut jelas akan tinggi. Risikonya, daya beli rendah bahkan memicu tindak kriminal guna memenuhi kebutuhan hidup.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dampak_Resesi_Ekonomi\"><\/span>Dampak Resesi Ekonomi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Apabila terjadi resesi ekonomi, maka yang akan terjadi secara simultan adalah angka pengangguran akan naik, kebiasaan belanja berubah, penjualan retail melambat, dan peluang ekonomi berkurang. Akibatnya, inflasi akan semakin naik.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, dengan adanya resesi ini, pengangguran yang naik disebabkan oleh investasi yang rendah dan akibatnya produsen tidak punya modal untuk mengelola perusahaannya dan juga karyawannya. Apalagi, penjualan menurun drastis pemasukan juga akan membebani perusahaan itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fenomena_Umum_Penyebab_Resesi\"><\/span>Fenomena Umum Penyebab Resesi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Resesi disebabkan oleh banyak hal mulai dari guncangan ekonomi secara tiba-tiba hingga inflasi yang tidak terkendali. Berikut fenomena umum yang menyebabkan terjadinya resesi:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Guncangan Ekonomi Secara Tiba-Tiba<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"402\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/resesi-ekonomi.jpg\" alt=\"resesi ekonomi\" class=\"wp-image-47832\" title=\"resesi ekonomi\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Maksudnya, masalah kejutan yang menimbulkan kerusakan finansial yang serius. Salah satu contohnya wabah virus Covid-19 yang mematikan ekonomi di seluruh dunia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Hutang yang Berlebihan<\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika individu atau bisnis memiliki terlalu banyak hutang, biaya untuk membayar hutang dapat meningkat ke titik dimana mereka tidak dapat membayar tagihan mereka. Meningkatnya hutang dan kebangkrutan kemudian dapat membalikkan perekonomian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Gelembung Aset<\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika keputusan investasi di dorong oleh emosi, hasil ekonomi yang buruk akan segera terjadi. Investor bisa menjadi terlalu optimis jika perekonomian kuat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Inflasi Terlalu Tinggi<\/h3>\n\n\n\n<p>Inflasi adalah tren harga yang stabil dan naik dari waktu ke waktu. Inflasi bukanlah hal yang buruk, tetapi inflasi yang berlebihan adalah fenomena yang berbahaya. Bank Central AS bisa mengendalikan inflasi dengan menaikkan suku bunga, dan suku bunga yang lebih tinggi menekan aktivitas ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Deflasi Berlebihan<\/h3>\n\n\n\n<p>Meskipun inflasi yang tak terkendali dapat menyebabkan resesi, deflasi bisa menjadi lebih buruk. Deflasi adalah saat harga turun dari waktu ke waktu, yang menyebabkan upah menyusut, yang selanjutnya menekan harga. Ketika lingkaran umpan balik deflasi lepas kendali, orang dan bisnis berhenti mengeluarkan uang sehingga merusak ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Perubahan Teknologi<\/h3>\n\n\n\n<p>Penemuan baru dapat meningkatkan produktivitas dan membantu perekonomian dalam jangka panjang. Namun, kemungkinan ada periode penyesuaian jangka pendek untuk terobosan teknologi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan_Pengertian_Resesi_Ekonomi\"><\/span>Kesimpulan Pengertian Resesi Ekonomi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Memang, penjelasan mengenai Resesi Ekonomi tak cukup sampai disini saja, banyak arti dan faktor lain yang belum kami sebutkan. Dan jika kamu masih ingin mencari tahu materi kuliah yang berkaitan mengenai kelesuan ekenomi suatu negara, mungkin beberapa rekomendasi buku dibawah ini dapat membantu mu untuk lebih memahami.<\/p>\n\n\n\n<b><p>Rekomendasi Buku Ekonomi<\/p><\/b>\n<table>\n<tr>\n   <td align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/24-Ekonomi-Pembangunan_.jpg\" height=\"200\" width=\"150\" \/>\n   <td align=\"center\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Ekonomi-Lingkungan_Yunhendri-Danhas-Rev-2.0_70gr_Convert_Depan-300x400.jpg\"height=\"200\" width=\"150\"\/>\n   <\/td>\n   <td align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/Ekonomi-Mikro-Misriah-revisi-pasca-cetak-5.0-Convert-depan-scaled-300x400.jpg\" height=\"200\" width=\"150\"\/>\n   <\/td>\n<\/tr>\n<tr align=\"center\">\n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-referensi-ekonomi\/?utm_medium=product_ad2&#038;utm_source=seo&#038;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Ekonomi Pembangunan (Teori dan&#8230;<\/a><\/b><\/td>\n   <\/td>\n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-referensi-ekonomi-lingkungan\/?utm_medium=product_ad2&#038;utm_source=seo&#038;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Ekonomi Lingkungan<\/a><\/b><\/td>\n   <\/td>\n<td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-ekonomi-mikro-analisis-dan-pendekatan-praktis\/?utm_medium=product_ad2&#038;utm_source=seo&#038;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Ekonomi Mikro Analisis dan Pendekatan Praktis<\/a><\/b><\/td>\n   <\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa pengertian resesi ekonomi? Meski bukan mahasiswa atau ahli ekonomi, sebagai masyarakat awam kita juga perlu memahami istilah ekonomi yang sering diperbincangkan baik di media atau ditempat tongkrongan. Supaya tidak terlalu lama, mari kita ulas satu persatu tentang resesi ekonomi. Apa itu Resesi Ekonomi? Secara sederhana resesi ekonomi dapat dipahami sebagai kelesuan ekonomi. Sesuai dengan &#8230; <a title=\"Pengertian Resesi Ekonomi: Arti, Penyebab dan Dampak\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Pengertian Resesi Ekonomi: Arti, Penyebab dan Dampak\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":47831,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","format":"standard","belajar":[945],"class_list":["post-47828","materi","type-materi","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","belajar-ekonomi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pengertian Resesi Ekonomi: Arti, Penyebab dan Dampak<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penjelasan mengenai pengertian resesi ekonomi mulai dari faktor penyebab, indikator dan fenomena yang terjadi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Resesi Ekonomi: Arti, Penyebab dan Dampak\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penjelasan mengenai pengertian resesi ekonomi mulai dari faktor penyebab, indikator dan fenomena yang terjadi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-07T15:22:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/pengertian-resesi-ekonomi.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"799\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"8 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Resesi Ekonomi: Arti, Penyebab dan Dampak","description":"Penjelasan mengenai pengertian resesi ekonomi mulai dari faktor penyebab, indikator dan fenomena yang terjadi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pengertian Resesi Ekonomi: Arti, Penyebab dan Dampak","og_description":"Penjelasan mengenai pengertian resesi ekonomi mulai dari faktor penyebab, indikator dan fenomena yang terjadi.","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_modified_time":"2023-10-07T15:22:11+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":799,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/pengertian-resesi-ekonomi.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/"},"author":{"name":"Deepublish Store","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/ea30dc82445da6c9d4a22249072cc594"},"headline":"Pengertian Resesi Ekonomi: Arti, Penyebab dan Dampak","datePublished":"2023-09-10T06:23:12+00:00","dateModified":"2023-10-07T15:22:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/"},"wordCount":1070,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/pengertian-resesi-ekonomi.jpeg","inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/","name":"Pengertian Resesi Ekonomi: Arti, Penyebab dan Dampak","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/pengertian-resesi-ekonomi.jpeg","datePublished":"2023-09-10T06:23:12+00:00","dateModified":"2023-10-07T15:22:11+00:00","description":"Penjelasan mengenai pengertian resesi ekonomi mulai dari faktor penyebab, indikator dan fenomena yang terjadi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/pengertian-resesi-ekonomi.jpeg","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/pengertian-resesi-ekonomi.jpeg","width":1200,"height":799,"caption":"pengertian-resesi-ekonomi"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-resesi-ekonomi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Materi","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Materi Ekonomi","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/belajar\/ekonomi\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Pengertian Resesi Ekonomi: Arti, Penyebab dan Dampak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/ea30dc82445da6c9d4a22249072cc594","name":"Deepublish Store","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/92a4725fc1612da5d0858a187ae015241fd1e8aabf804cb2cf0536fc1da6a609?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/92a4725fc1612da5d0858a187ae015241fd1e8aabf804cb2cf0536fc1da6a609?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/92a4725fc1612da5d0858a187ae015241fd1e8aabf804cb2cf0536fc1da6a609?s=96&d=mm&r=g","caption":"Deepublish Store"},"sameAs":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi\/47828","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/materi"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47828"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi\/47828\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":89365,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi\/47828\/revisions\/89365"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47831"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47828"}],"wp:term":[{"taxonomy":"belajar","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/belajar?post=47828"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}