{"id":57698,"date":"2022-07-03T15:12:00","date_gmt":"2022-07-03T08:12:00","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/?post_type=materi&#038;p=57698"},"modified":"2023-05-11T15:37:31","modified_gmt":"2023-05-11T08:37:31","slug":"ruang-lingkup-sejarah","status":"publish","type":"materi","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/","title":{"rendered":"4 Hakikat dan Ruang Lingkup Sejarah &#038; Sumber [Lengkap\u2714]"},"content":{"rendered":"\n<p>Ruang lingkup merupakan sebuah batasan banyaknya subjek yang tercakup dalam sebuah masalah. Oleh karena itu, ruang lingkup <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/product-tag\/sejarah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">sejarah<\/a> secara umum dapat diartikan sebagai batasan-batasan dalam mengkaji dan membahas tentang masalah sejarah yang ada.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e8b0be12525\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e8b0be12525\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/#Hakikat_dan_Ruang_Lingkup_Sejarah\" >Hakikat dan Ruang Lingkup Sejarah<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/#1_Sejarah_sebagai_ilmu\" >1. Sejarah sebagai ilmu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/#2_Sejarah_Sebagai_Peristiwa\" >2. Sejarah Sebagai Peristiwa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/#3_Sejarah_Sebagai_Kisah\" >3. Sejarah Sebagai Kisah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/#4_Sejarah_Sebagai_Seni\" >4. Sejarah Sebagai Seni<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/#Sumber-Sumber_Sejarah\" >Sumber-Sumber Sejarah<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/#1_Artefak\" >1. Artefak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/#2_Fosil\" >2. Fosil<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/#3_Bukti_Tekstual\" >3. Bukti Tekstual<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/#4_Bukti_Kebendaan\" >4. Bukti Kebendaan<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hakikat_dan_Ruang_Lingkup_Sejarah\"><\/span>Hakikat dan Ruang Lingkup Sejarah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Secara umum, ada 4 ruang lingkup sejarang, yaitu sejarah sebagai ilmu, sejarah sebagai peristiwa, sejarah sebagai kisah dan sejarah sebagai seni. Berikut penjelasan masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Sejarah_sebagai_ilmu\"><\/span>1. Sejarah sebagai ilmu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ruang lingkup yang pertama adalah sejarah sebagai ilmu, artinya sejarah dipandang sebagai ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kejadian atau peristiwa dan cerita yang terjadi di masyarakat pada masa yang lampau.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada fungsi ini, sejarah dijadikan sebuah objek yang dibahas secara objektif dan jelas menggunakan data-data yang ada serta sumber yang tervalidasi dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Dilain hal, sejarah juga dapat diartikan sebagai pengetahuan masa lampau yang disusun secara sistematis dengan metode kajian ilmiah. Dengan pengkajian yang mendalam ini, maka sejarah akan menjadi sangat penting dan sangat menambah wawasan bagi yang menekuni atau sekadar membaca saja.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Ciri-ciri sejarah sebagai ilmu<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pembahasan bersifat empiris<\/li>\n\n\n\n<li>memiliki objek yang dibahas<\/li>\n\n\n\n<li>memiliki teori yang jelas dan terpercaya<\/li>\n\n\n\n<li>Metode yang ilmiah<\/li>\n\n\n\n<li>Generalisasi, kesimpulan memiliki kecenderungan dari suatu peritiwa.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Contoh sejarah sebagai ilmu antara lain, sebagai berikut:<\/h4>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"a\">\n<li>Fosil<\/li>\n\n\n\n<li>Artefak<\/li>\n\n\n\n<li>Archa<\/li>\n\n\n\n<li>Prasasi kuno<\/li>\n\n\n\n<li>Dan penemuan lainnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Sejarah sebagai peristiwa<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Sejarah_Sebagai_Peristiwa\"><\/span>2. Sejarah Sebagai Peristiwa<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ruang lingkup yang kedua ialah sejarah sebagai peristiwa. Hal ini sangat erat kaitannya dengan sesuatu yang telah terjadi dimasa lalu namun hal tersebut memang benar-benar ada dan nyata. Ciri-cirinya&nbsp; hal ini menyangkut kejadian penting, nyata, dan juga aktual.<\/p>\n\n\n\n<p>Ciri-ciri sejarah sebagai peristiwa adalah<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"a\">\n<li>Ia bersifat abadi (tidak akan berubah)<\/li>\n\n\n\n<li>Kejadian atau peristiwa hanya terjadi satu kali saja<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki pengaruh yang terlihat dan diakui oleh banyak orang.<\/li>\n\n\n\n<li>Kejadian memiliki arti penting<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Contoh sejarah sebagai peristiwa antara lain seperti hari kemerdekaan RI, pada tanggal 17 Agustus 1945, sejarah pendirian PBB, sejarah KAA di Bandung, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh lainnya, perang banjar tidak akan terjadi untuk 2 kalinya hal ini sesuai dengan ruang lingkup sejarah sebagai peristiwa. Jadi, jelas dan paham ya terkait ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Sejarah_Sebagai_Kisah\"><\/span>3. Sejarah Sebagai Kisah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sejarah sebagai sebuah kisah atau cerita mengacu pada penulisan fakta sejarah oleh orang-orang yang telah memperoleh atau mengumpulkan ide penulisan melalui bahan-bahan sejarah yang telah ada. Dalam hal ini, cerita dimaknai sebagai rangkaian cerita dan cerita yang muncul dalam bentuk narasi ingatan yang merupakan sebuah interpretasi murni dari manusia.<\/p>\n\n\n\n<p>Cerita sejarah dapat diceritakan secara implisit secara lisan atau tertulis. Secara lisan, cerita diceritakan melalui pidato atau ceramah. Pada saat penulisan, sejarah ditulis dalam bentuk cerita atau buku. Pastinya, dalam sebuah cerita pasti memiliki sudut pandang masing-masing sesuai siapa yang menulisnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalkan, penjajahan jepang di Indonesia. Bisa jadi sudut pandang Indonesia adalah sebagai Negara yang dijajah dan dikenakan kerja paksa seperti romusha, tetapi bagi Jepang ceritanya bakal memiliki sudut pandang yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Sejarah_Sebagai_Seni\"><\/span>4. Sejarah Sebagai Seni<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Memahami sejarah sebagai seni hampir sama dengan memahami sejarah sebagai sebuah cerita (kisah). Perbedannya disini apabila sejarah sebagai seni maka &nbsp;sejarah ditulis dan diceritakan kembali dengan memasukkan esensi seni.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak hal yang bisa di eksplorasi dalam sebuah seni itu sendiri, seperti dalam tata bahasa, dalam penyampaiannya, atau dalam bentuk yang beranekaragam. Misalnya, bisa dibawakan dalam bentuk Puisi, drama, music ataupun lukisan yang bernilai esetetis yang tinggi dan bisa dinikmati oleh siapa saja.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sumber-Sumber_Sejarah\"><\/span>Sumber-Sumber Sejarah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sumber sejarah adalah sebuah bahan yang dijadika rujukan (objek) untuk dipahami dan diteliti lebih lanjut keberadaanya dan asal usulnya. Berikut beberapa sumber sejarah yang ada.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Artefak\"><\/span>1. Artefak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Artefak mengacu pada benda-benda yang menunjukkan keterampilan kerja manusia (terutama di zaman kuno) yang ditemukan melalui penggalian arkeologis, seperti peralatan dan perhiasan. Artefak kecerdasan manusia berupa benda (barang), seperti alat makan, alat berburu dan senjata.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Fosil\"><\/span>2. Fosil<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sisa-sisa atau jejak makhluk hidup yang berubah menjadi batu atau mineral. Untuk menjadi fosil, sisa-sisa hewan atau tumbuhan tersebut harus segera tertutup oleh sedimen dan butuh waktu yang sangat lama hampir ratusan tahun lebih.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Fosil-sebagai-sumber-sejarah.jpg\" alt=\"Fosil sebagai sumber sejarah\" class=\"wp-image-71495\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Fosil sebagai sumber sejarah<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Bukti_Tekstual\"><\/span>3. Bukti Tekstual<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Bukti tekstual ini mudahnya adalah peninggalan yang berupa tulisan atau gambar. Tulisan juga tidak selalu dalam bentuk kertas saja namun bisa juga tulisan yang di tulis pada kulit hewan, diding goa, atau prasasti.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"465\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/cap-tangan-di-dinding-goa.jpg\" alt=\"cap tangan di dinding goa\" class=\"wp-image-71494\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Cap Tangan di Dinding Goa<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Bukti_Kebendaan\"><\/span>4. Bukti Kebendaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Bukti kebendaan ini lebih kepada yang ukurannya seperti bangunan dan ukurannya sangat besar. Misalnya seperti Borobudur, Prambanan dan Piramida.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana memahami tentang ruang lingkup sejarah diatas? Pastinya mudah banget kan apalagi sebenarnya contoh-contoh diatas sangat erat dan sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia yang banyak sekali sumber sejarah.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Artikel terkait &#8220;Sejarah&#8221; lainnya<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/materi\/menyikapi-pluralitas\/\">Cara Menyikapi Pluralitas Budaya Bangsa Indonesia<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/materi\/budaya-lokal\/\">Budaya Lokal : Pengertian, Objek, Ragam dan Contoh<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/materi\/pengertian-pluralisme-dan-contoh\/\">Pengertian Pluralisme: Macam, Dampak dan Contoh<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/materi\/pengertian-budaya\/\">Pengertian Budaya : Nilai, Unsur, Ciri-Ciri dan Contoh<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ruang lingkup merupakan sebuah batasan banyaknya subjek yang tercakup dalam sebuah masalah. Oleh karena itu, ruang lingkup sejarah secara umum dapat diartikan sebagai batasan-batasan dalam mengkaji dan membahas tentang masalah sejarah yang ada. Hakikat dan Ruang Lingkup Sejarah Secara umum, ada 4 ruang lingkup sejarang, yaitu sejarah sebagai ilmu, sejarah sebagai peristiwa, sejarah sebagai kisah &#8230; <a title=\"4 Hakikat dan Ruang Lingkup Sejarah &#038; Sumber [Lengkap\u2714]\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 4 Hakikat dan Ruang Lingkup Sejarah &#038; Sumber [Lengkap\u2714]\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":57699,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","format":"standard","belajar":[960],"class_list":["post-57698","materi","type-materi","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","belajar-sejarah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>4 Hakikat dan Ruang Lingkup Sejarah &amp; Sumber [Lengkap\u2714] - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penjelasan lengkap \u2714 4 ruang lingkup sejarah, yaitu sejarah sebagai peristiwa, sebagai ilmu, sebagai kisah dan sebagai seni dan sumbernya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"4 Hakikat dan Ruang Lingkup Sejarah &amp; Sumber [Lengkap\u2714] - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penjelasan lengkap \u2714 4 ruang lingkup sejarah, yaitu sejarah sebagai peristiwa, sebagai ilmu, sebagai kisah dan sebagai seni dan sumbernya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-05-11T08:37:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/ruang-lingkup-sejarah-dan-sumber-sejarah.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"434\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"4 Hakikat dan Ruang Lingkup Sejarah & Sumber [Lengkap\u2714] - Deepublish Store","description":"Penjelasan lengkap \u2714 4 ruang lingkup sejarah, yaitu sejarah sebagai peristiwa, sebagai ilmu, sebagai kisah dan sebagai seni dan sumbernya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"4 Hakikat dan Ruang Lingkup Sejarah & Sumber [Lengkap\u2714] - Deepublish Store","og_description":"Penjelasan lengkap \u2714 4 ruang lingkup sejarah, yaitu sejarah sebagai peristiwa, sebagai ilmu, sebagai kisah dan sebagai seni dan sumbernya.","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_modified_time":"2023-05-11T08:37:31+00:00","og_image":[{"width":640,"height":434,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/ruang-lingkup-sejarah-dan-sumber-sejarah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/"},"author":{"name":"Yusuf Abdhul Azis","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/817ff2c0038f340b466b10f6f0658bbc"},"headline":"4 Hakikat dan Ruang Lingkup Sejarah &#038; Sumber [Lengkap\u2714]","datePublished":"2022-07-03T08:12:00+00:00","dateModified":"2023-05-11T08:37:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/"},"wordCount":756,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/ruang-lingkup-sejarah-dan-sumber-sejarah.jpg","inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/","name":"4 Hakikat dan Ruang Lingkup Sejarah & Sumber [Lengkap\u2714] - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/ruang-lingkup-sejarah-dan-sumber-sejarah.jpg","datePublished":"2022-07-03T08:12:00+00:00","dateModified":"2023-05-11T08:37:31+00:00","description":"Penjelasan lengkap \u2714 4 ruang lingkup sejarah, yaitu sejarah sebagai peristiwa, sebagai ilmu, sebagai kisah dan sebagai seni dan sumbernya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/ruang-lingkup-sejarah-dan-sumber-sejarah.jpg","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/ruang-lingkup-sejarah-dan-sumber-sejarah.jpg","width":640,"height":434,"caption":"ruang lingkup sejarah dan sumber sejarah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Materi","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"sejarah","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/belajar\/sejarah\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"4 Hakikat dan Ruang Lingkup Sejarah &#038; Sumber [Lengkap\u2714]"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/817ff2c0038f340b466b10f6f0658bbc","name":"Yusuf Abdhul Azis","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e49bbf8111e656d436285262ed11269bc24bd881c163eb9465f0cfd2f89f7fb5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e49bbf8111e656d436285262ed11269bc24bd881c163eb9465f0cfd2f89f7fb5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e49bbf8111e656d436285262ed11269bc24bd881c163eb9465f0cfd2f89f7fb5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yusuf Abdhul Azis"},"description":"Sebagai seorang SEO Spesialis, telah berpengalaman dalam membantu berbagai bisnis meningkatkan visibilitas online mereka melalui optimasi mesin pencari. Dengan keahlian dalam riset kata kunci, optimasi konten, dan strategi backlink,\u00a0 berfokus pada peningkatan trafik organik dan peringkat situs web di mesin pencari","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/yusufabdhul\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi\/57698","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/materi"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57698"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi\/57698\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":88197,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi\/57698\/revisions\/88197"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57699"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57698"}],"wp:term":[{"taxonomy":"belajar","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/belajar?post=57698"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}