{"id":87272,"date":"2023-02-27T14:46:25","date_gmt":"2023-02-27T07:46:25","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?post_type=materi&#038;p=87272"},"modified":"2023-05-11T15:35:49","modified_gmt":"2023-05-11T08:35:49","slug":"mental-block","status":"publish","type":"materi","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/","title":{"rendered":"6 Jenis Mental Block, Contoh dan Cara Mengatasi"},"content":{"rendered":"\n<p>Mental block sering dianggap hal yang lumrah. Padahal mental block yang dipelihara tidak sekedar menimbulkan keterlambatan, tetapi juga dapat menimbulkan gangguan mental. Maka dari itu,penting sekali menghindari dan mengenai contoh mental block.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana caranya? Ada banyak cara yang bisa dilakukan. Namun sebelumnya kita intip pengertian,jenis, bahaya dan contoh mental block berikut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e7a92726479\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e7a92726479\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#Apa_Itu_Mental_Block\" >Apa Itu Mental Block<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#Jenis-jenis_Mental_Block\" >Jenis-jenis Mental Block<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#1_Self_Doubt\" >1. Self Doubt&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#2_Comparison\" >2. Comparison<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#3_Tunnel_vision\" >3. Tunnel vision&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#4_Indecision\" >4. Indecision&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#5_Uncertainty\" >5. Uncertainty&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#6_Fixed_mindset\" >6. Fixed mindset&nbsp;<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#Ciri_Ciri_Mental_Block\" >Ciri Ciri Mental Block&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#Contoh_Mental_Block\" >Contoh Mental Block&nbsp;<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#1_Contoh_Mental_Block_Bagi_Penulis\" >1. Contoh Mental Block Bagi Penulis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#2_Contoh_mental_block_bagi_reseller_buku\" >2. Contoh mental block bagi reseller buku&nbsp;<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#Bahaya_Mental_Block_Dalam_Bisnis\" >Bahaya Mental Block Dalam Bisnis&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#Cara_Mengatasi_Mental_Block\" >Cara Mengatasi Mental Block<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Mental_Block\"><\/span>Apa Itu Mental Block<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Mental block adalah istilah yang paling sangat mengganggu kita dalam kehidupan sehari-hari. Mental block secara umum dapat diartikan sebagai kondisi yang berupaya untuk melakukan penolakan atas sejumlah aksi yang disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya karena rendahnya rasa percaya diri.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari perspektif lain, mental block dapat pula diartikan otak melakukan penolakan terhadap stimulus yang terjadi di luar, sehingga mengganggu keterlambatan banyak bentuk. Misalnya mengalami hambatan menemukan ide, malas melakukan aktivitas atau tidak memiliki semangat atau motivasi sama sekali. Sehingga dapat berpengaruh pada produktivitas kerja.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-jenis_Mental_Block\"><\/span>Jenis-jenis Mental Block<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Barangkali kamu sering mendengar istilah ini, namun tidak pernah memahami lebih jauh lagi, tentang jenis-jenis mental block? Ternyata ada beberapa jenis mental, yang meliputi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Self_Doubt\"><\/span>1. Self Doubt&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Mental block jenis self doubt adalah jenis mental block bentuknya keraguan terhadap diri sendiri. Kurangnya rasa percaya pada diri sendiri yang berlebihan, sudah pasti akan berpengaruh pada produktivitas dan performa kerja dalam kehidupan sehari-hari. Sisi kekurangan dari jenis mental block ini, seseorang tidak bisa menemukan bakat dan potensi yang ada di dalam dirinya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Comparison\"><\/span>2. Comparison<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sementara jenis mental block comparison adalah jenis yang paling senang membandingkan dirinya dengan orang lain. Jika hal ini sering dilakukan, maka dapat menimbulkan ancaman pada dirinya. Misalnya membandingkan dengan orang lain yang lebih sukses, yang justru merasa dirinya minder dan merasa terintimidasi dan semakin mendorong untuk tidak melakukan upaya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Tunnel_vision\"><\/span>3. Tunnel vision&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ada juga istilah yang disebut dengan Tunnel Vision. Bentuk mental block ini adalah kebiasaan mengurung diri, lari dari kenyataan, dan memiliki pemikiran yang mengkerdilkan diri sendiri. Dimana seseorang tersebut tidak dapat berfikir secara objektif dan berpikiran sempit. Padahal, fakta yang terjadi di lapangan, tidak sesuai apa yang dipikirkan. Dampaknya, orang ini juga tidak dapat berkembang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Indecision\"><\/span>4. Indecision&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis mental block yang disebut dengan indecision adalah kondisi dimana seseorang cemas setiap kali membuat keputusan. Ada banyak kekhawatiran dan kecemasan dalam membuat pertimbangan dan ketakutan. Dimana apa yang dipikirkan belum tentu terjadi, dan tidak sesulit yang dipikirkan. Jika kondisi seperti ini menjadi sebuah kebiasaan, lagi-lagi orang tersebut akan mengalami kesulitan dalam mengeksplorasi diri mereka sendiri.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Uncertainty\"><\/span>5. Uncertainty&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tidak jauh berbeda dengan jenis indecision. Jadi uncertainty lebih menekankan pada bentuk ketidakmampuan seseorang dalam membuat solusi. Tipe orang seperti ini akan merasa kesulitan memilih keputusan yang diakibatkan oleh overthinking yang sebenarnya apa yang ditakutkan belum tentu terjadi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Fixed_mindset\"><\/span>6. Fixed mindset&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Fixed mindset adalah bentuk mental block dimana seseorang yang memiliki rasa kepercayaan diri yang terlalu besar, sehingga menimbulkan rasa &#8220;jumawa&#8221; yang menimbulkan bias negativitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Rasa kepercayaan diri yang berlebihan dapat menimbulkan gangguan mental karena apa yang diyakini terkait kelebihan dan keunggulan yang dimilikinya sebuah hal yang besar, yang tidak terkalahkan oleh orang lain. <\/p>\n\n\n\n<p>Sementara, bagi perspektif lain, tahu mana rasa kepercayaan tinggi berlebih bentuk kesombongan dan gangguan mental yang sangat berdampak buruk.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca artikel terkait: <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/psikologi-pendidikan\/\">Psikologi Pendidikan, Ruang Lingkup dan Tujuan<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri_Ciri_Mental_Block\"><\/span>Ciri Ciri Mental Block&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Mental block sebenarnya dialami hampir setiap orang, dengan gejala yang berbeda-beda. Ada yang taraf warjar, ada yang berlebihan. Mental block yang berlebihan menimbulkan seseorang mengalami perubahan sikap yang tidak baik untuk diri sendiri. Maka Dari itu, pentingnya untuk mengetahui ciri-ciri yang mengalami mental block, sebagai berikut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Merasa tidak bergairah&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Mengalami kehilangan energi&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki perasaan yang sensitif, sehingga mudah tersinggung&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki rasa kecemasan termasuk tegang&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki perasaan emosi yang berlebihan<\/li>\n\n\n\n<li>Secara psikologis juga mengalami tekanan, sehingga dapat berpengaruh pada mental<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dari ciri-ciri di atas, memang ada yang mengalami mental block karena faktor pikiran yang berlebihan dan kecemasan yang berlebihan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, dalam kasus lain, mental block dapat disebabkan oleh banyak faktor, seperti faktor efek samping obat, kekurangan vitamin B12, insomnia, kelelahan, kekacauan hingga penundaan akibat banyaknya tugas atau kegiatan yang harus diselesaikan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun penyebab lain seperti tidak fokus, lingkungan terlalu ramai, imposter syndrome, perfeksionis, dan pesimisme.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/psikologi-belajar\/\">Pengertian, Hakikat dan Jenis Psikologi Belajar<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Mental_Block\"><\/span>Contoh Mental Block&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berbicara tentang pengertian, jenis,ciri, bahaya dan cara&nbsp; mengatasi mental block, rasanya kurang lengkap jika tidak disertai dengan contoh-contoh dari mental block. Berikut beberapa contoh dalam keseharian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Contoh_Mental_Block_Bagi_Penulis\"><\/span>1. Contoh Mental Block Bagi Penulis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Saat memiliki ide yang dianggap keren, dan akhirnya memberanikan diri memulai menulis ide tersebut di lembar kerja. Tiba-tiba teringat karya-karya penulis lain yang dari segi popularitas nama penulis dan animo masyarakat terhadap bukunya yang tinggi, justru menyebabkan tidak percaya diri, merasa bukunya tidak laku, dan merasa ide tidak menarik. Sehingga menyebabkan penulis berhenti menulis, karena pikiran-pikiran yang tidak berdasarkan pada fakta.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Contoh_mental_block_bagi_reseller_buku\"><\/span>2. Contoh mental block bagi reseller buku&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Lana seorang mahasiswa jurusan pemasaran yang mengambil kerja sebagai reseller buku. Dari segi ilmu teori, Lana memiliki ilmu bagaimana cara memasarkan produk ke konsumen. Namun, hanya karena tidak percaya diri dengan kemampuannya dalam memasarkan produk ke konsumen, dan rasa minder melihat reseller lain yang sudah memiliki follower banyak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Maka Lana pun memutuskan untuk tidak melanjutkan berjualan. Padahal dari segi teori, ilmu dan kemampuan Lana memiliki semuanya. Hanya karena hal-hal kecil yang sebenarnya tidak perlu jadi masalah, justru bagi Lana itu masalah besar yang menghalangi langkahnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah dua contoh mental block. Tentu saja kamu pun pernah merasakan mental block dalam bentuk lain.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bahaya_Mental_Block_Dalam_Bisnis\"><\/span>Bahaya Mental Block Dalam Bisnis&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Bahaya mental block dalam bisnis sangat dihindari sekuat mungkin. Karena bahaya mental block tidak hanya mengancam perseorangan atau individu, tetapi sangat mungkin dialami oleh pelaku bisnis.&nbsp; Seorang pebisnis yang memiliki masalah mental block lebih dominan, maka akan sering mendapatkan kegagalan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, pelaku bisnis yang mampu mengontrol mental block dengan baik, maka usaha apapun yang dijalankan akan tetap bertahan. Meskipun sering gagal dan jatuh, suatu saat tipe orang yang mampu mengontrol mental block akan menjadi orang yang besar dan sukses.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jika dilihat dari jenis-jenis mental block di atas, ada banyak jenis jenis. Ada yang terlalu percaya diri, ada yang menekankan pada kesulitan setiap kali membuat keputusan dan pola pikir yang tidak ingin maju. Dimana, dari beberapa ciri tersebut sangat mungkin dirasakan oleh seorang bisnisman.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika seorang bisnisman tidak mampu mengelola semua energi yang ada di dalam dirinya, akan menjadi boomerang untuk usaha yang dijalankan.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana bisa menjalankan bisnis yang sukses, jika memutuskan sebuah keputusan aja bingung, cemas dan banyak ketakutan. Bagaimana bisa menjadi seorang pelaku usaha sukses jika terlalu konfiden yang jatuhnya ke sombong dan angkuh terhadap klien ataupun terhadap orang lain.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Mengatasi_Mental_Block\"><\/span>Cara Mengatasi Mental Block<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Jika mental block hanya datang sesekali, itu hal yang wajar dan normal. Akan menjadi tidak normal jika mental block ini sampai mengganggu cara berpikir dan mengubah sikap yang tidak lagi produktif. Pertanyaannya adalah, bagaimana cara mengatasi mental block? Ada beberapa cara, diantaranya sebagai berikut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Pastikan kamu mengenali ciri-ciri yang sudah disebutkan diatas.Setidaknya dengan mengetahui ciri-cirinya, memudahkan kamu untuk mengenali gejala dan dapat memberikan tindakan atau menemukan jalan keluarnya.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Lakukan perubahan dalam cara berpikir dengan sudut pandang yang berbeda dan mencoba untuk mengubah perspektif lain&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Ketika memiliki banyak pikiran, maka kendalikan diri. Karena sejatinya diri kitalah adalah musuh terbesar.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Tinggalkan aktivitas masa lalu, atau aktivitas lampau yang mengganggumu.Fokus saja dengan apa yang akan dilakukan dimasa yang akan datang.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Hindari kebiasaan untuk memendam emosi, sering-seringlah untuk melakukan share, katarsis. Jika tidak bisa bercerita kepada orang lain, maka dapat dilampiaskan dengan menggambar, menulis ataupun dengan aktivitas lain.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Itulah beberapa cara mengatasi mental block yang sebenarnya ada banyak cara lain. Kamu bisa mencoba dengan cara yang berbeda, atau mencoba cara di atas. Semoga bermanfaat.\u00a0 (Irukawa Elisa)<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Artikel relevan lainnya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/teori-kepemimpinan\/\">Tujuan dan Fungsi Teori Kepemimpinan<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/epistemologi\/\">Pengertian Epistemologi dan Contoh<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-antropologi\/\">Apa itu Antropologi: Ruang Lingkup dan Pendekatan<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mental block yang dipelihara tidak sekedar menimbulkan keterlambatan, tetapi juga dapat menimbulkan gangguan mental. Ini contoh mental block.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":87273,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","format":"standard","belajar":[],"class_list":["post-87272","materi","type-materi","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>6 Jenis Mental Block, Contoh dan Cara Mengatasi - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mental block yang dipelihara tidak sekedar menimbulkan keterlambatan, tetapi juga dapat menimbulkan gangguan mental. Ini contoh mental block.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"6 Jenis Mental Block, Contoh dan Cara Mengatasi - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mental block yang dipelihara tidak sekedar menimbulkan keterlambatan, tetapi juga dapat menimbulkan gangguan mental. Ini contoh mental block.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-05-11T08:35:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/mengatasi-mental-block.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"407\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"7 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"6 Jenis Mental Block, Contoh dan Cara Mengatasi - Deepublish Store","description":"Mental block yang dipelihara tidak sekedar menimbulkan keterlambatan, tetapi juga dapat menimbulkan gangguan mental. Ini contoh mental block.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"6 Jenis Mental Block, Contoh dan Cara Mengatasi - Deepublish Store","og_description":"Mental block yang dipelihara tidak sekedar menimbulkan keterlambatan, tetapi juga dapat menimbulkan gangguan mental. Ini contoh mental block.","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_modified_time":"2023-05-11T08:35:49+00:00","og_image":[{"width":700,"height":407,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/mengatasi-mental-block.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/"},"author":{"name":"Yusuf Abdhul Azis","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/817ff2c0038f340b466b10f6f0658bbc"},"headline":"6 Jenis Mental Block, Contoh dan Cara Mengatasi","datePublished":"2023-02-27T07:46:25+00:00","dateModified":"2023-05-11T08:35:49+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/"},"wordCount":1291,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/mengatasi-mental-block.jpg","inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/","name":"6 Jenis Mental Block, Contoh dan Cara Mengatasi - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/mengatasi-mental-block.jpg","datePublished":"2023-02-27T07:46:25+00:00","dateModified":"2023-05-11T08:35:49+00:00","description":"Mental block yang dipelihara tidak sekedar menimbulkan keterlambatan, tetapi juga dapat menimbulkan gangguan mental. Ini contoh mental block.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/mengatasi-mental-block.jpg","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/mengatasi-mental-block.jpg","width":700,"height":407,"caption":"mengatasi mental block"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mental-block\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Materi","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"6 Jenis Mental Block, Contoh dan Cara Mengatasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/817ff2c0038f340b466b10f6f0658bbc","name":"Yusuf Abdhul Azis","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e49bbf8111e656d436285262ed11269bc24bd881c163eb9465f0cfd2f89f7fb5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e49bbf8111e656d436285262ed11269bc24bd881c163eb9465f0cfd2f89f7fb5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e49bbf8111e656d436285262ed11269bc24bd881c163eb9465f0cfd2f89f7fb5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yusuf Abdhul Azis"},"description":"Sebagai seorang SEO Spesialis, telah berpengalaman dalam membantu berbagai bisnis meningkatkan visibilitas online mereka melalui optimasi mesin pencari. Dengan keahlian dalam riset kata kunci, optimasi konten, dan strategi backlink,\u00a0 berfokus pada peningkatan trafik organik dan peringkat situs web di mesin pencari","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/yusufabdhul\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi\/87272","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/materi"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=87272"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi\/87272\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":87274,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi\/87272\/revisions\/87274"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/87273"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=87272"}],"wp:term":[{"taxonomy":"belajar","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/belajar?post=87272"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}