{"id":91952,"date":"2024-10-29T09:48:50","date_gmt":"2024-10-29T02:48:50","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?post_type=materi&#038;p=91952"},"modified":"2024-10-29T09:48:50","modified_gmt":"2024-10-29T02:48:50","slug":"perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik","status":"publish","type":"materi","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/","title":{"rendered":"5 Perbedaan Hukum Privat dan Hukum Publik"},"content":{"rendered":"\n<p>Ada dua kelompok hukum, yaitu hukum privat dan hukum publik. Tujuan diterapkannya hukum adalah untuk menciptakan keadilan di lingkungan bermasyarakat. Hukum ini lebih berfokus pada kepentingan perseorangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hukum privat berisi berbagai perintah atau larangan. Pelaksanaannya diawasi oleh pihak yang berwenang. Kalau ada yang melanggar hukum tersebut, maka akan diberikan sanksi yang tegas. <\/p>\n\n\n\n<p>Artikel kali ini akan membahas tentang perbedaan hukum private dengan hukum publik.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_83 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-6a05bb7d96eb0\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-6a05bb7d96eb0\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/#Pengertian_Hukum_Privat\" >Pengertian Hukum Privat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/#Pengertian_Hukum_Publik\" >Pengertian Hukum Publik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/#Contoh_Hukum_Privat\" >Contoh Hukum Privat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/#Contoh_Hukum_Publik\" >Contoh Hukum Publik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/#Perbedaan_Hukum_Privat_dan_Hukum_Publik\" >Perbedaan Hukum Privat dan Hukum Publik<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/#1_Subjek_Hukum\" >1. Subjek Hukum<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/#2_Relasi_Hukum\" >2. Relasi Hukum<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/#3_Objek_Hukum\" >3. Objek Hukum<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/#4_Tujuan\" >4. Tujuan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/#5_Sanksi\" >5. Sanksi<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Hukum_Privat\"><\/span>Pengertian<em> <\/em>Hukum Privat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Apakah kamu tahu apa itu hukum privat? <strong>Hukum privat adalah hukum yang mengatur hubungan antar individu dalam masyarakat (hubungan perorangan)<\/strong>. Hukum privat mengatur hubungan satu orang dengan orang yang lain. Jadi, hukum ini berfokus pada kepentingan perorangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hukum privat mengatur hak dan kewajiban perorangan. Sanksi yang diberikan oleh hukum privat bisa berbeda, tergantung dengan kondisi dan situasinya. Contoh sanksi yang dapat diberikan adalah menganti sejumlah uang berdasarkan kerugian yang telah timbul.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam hukum privat, para pihak mempunyai kebebasan yang luas untuk mengatur hubungan hukum sesuai dengan kesepakatan bersama. Hukum ini lebih mementingkan kepentingan individu atau kelompok kecil daripada kepentingan umum.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Hukum_Publik\"><\/span>Pengertian Hukum Publik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah membahas tentang hukum privat, kamu harus tau apa itu hukum publik? <strong>Hukum publik adalah hukum yang mengatur masyarakat dan negara yang mengutamakan kepentingan umum<\/strong>. Hukum publik bertujuan untuk menjaga keadilan antara individu (warga negara) dan pemerintah. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Hukum_Privat\"><\/span>Contoh Hukum Privat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Penjelasan empat jenis hukum privat beserta contohnya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Hukum Keluarga<\/strong>: Hukum keluarga meliputi berbagai aspek kehidupan keluarga, seperti pernikahan, warisan, dan sebagainya. Tujuan penerapan hukum ini adalah melindungi hak-hak setiap anggota keluarga dan menyelesaikan sengketa keluarga secara adil dan damai.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Hukum Perjanjian<\/strong>: Hukum perjanjian mengatur tentang perjanjian antara dua pihak atau lebih. Contohnya, perjanjian jual-beli, perjanjian bisnis, dan sebagainya. Perjanjian merupakan kesepakatan yang terjadi antara dua orang atau lebih<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Hukum Perdata<\/strong>: Hukum perdata mengatur hak dan kewajiban setiap orang dalam kehidupan sehari-hari. Hukum perdata mengatur hubungan antar individu dalam masyarakat. Hukum ini membantu setiap individu untuk hidup damai dan teratur.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Hukum Dagang<\/strong>: Hukum dagang mengatur aktivitas bisnis dan perdagangan. Hukum ini menjadi pedoman bagi pelaku usaha untuk melaksanakan aktivitas bisnisnya. Hukum dagang mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan bisnis, seperti pendirian usaha, perjanjian dagang, dan sebagainya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Hukum_Publik\"><\/span>Contoh Hukum Publik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah contoh hukum publik beserta contohnya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Hukum Pidana<\/strong>: Hukum pidana merupakan hukum yang mengatur tentang pelanggaran dan kejahatan, misalnya kasus pencurian, pemerkosaan, penipuan, pemerasan dan lain-lain.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Hukum Tata Negara<\/strong>: Hukum tata negara adalah hukum yang mengatur hubungan antara subjek hukum dan badan hukum, misalnya gugatan kasus pelanggaran pilpres, putusan pernikahan beda agama dan lain-lain.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Hukum Tata Usaha<\/strong>: Hukum tata usaha adalah hukum yang mengatur tentang tata cara pelaksanaan atau penyelenggaraan administrasi negara, misalnya berkaiatan dengan pajak, ketenagakerjaan, perumahan, wajib militer dan lain-lain.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Hukum Internasional<\/strong>: Hukum internasional adalah hukum yang mengatur tentang hubungan satu negara dengan negara lainnya. Contoh hubungan internasional yaitu, menyelesaikan perseilsihan batas dua negara, kerja sama internasional diberbagai bidang, perlakuan tawanan perang dan lain-lain.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga<\/strong>: <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/hukum-privat\/\">Hukum Privat: Pengertian, Ciri-Ciri dan Contoh<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/contoh-hukum-tertulis\/\">10 Contoh Hukum Tertulis yang Berlaku di Negara Indonesia<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/pengertian-hukum-internasional\/\">Hukum Internasional: Pengertian, Asas, Bentuk dan Subjek<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Hukum_Privat_dan_Hukum_Publik\"><\/span>Perbedaan Hukum Privat dan Hukum Publik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Perbedaan antara hukum privat dan hukum publik dapat dilihat dari segi ruang lingkup, subjek hukum, dan sebagainya. Berikut ini adalah perbedaan hukum publik dan hukum privat<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Subjek_Hukum\"><\/span>1. Subjek Hukum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hukum publik mengatur kepentingan umum. Sedangkan, hukum privat mengatur hubungan perseorangan. Subjek dalam hukum privat memiliki kedudukan yang sejajar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Relasi_Hukum\"><\/span>2. Relasi Hukum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hukum publik berjalan secara vertikal, yaitu antara negara dengan individu. Hukum privat berlangsung secara horizontal di antara para pihak yang berselisih. Maka dari itu, hukum privat memungkinkan penyelesaian masalah melalui mediasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Objek_Hukum\"><\/span>3. Objek Hukum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Objek pada hukum privat adalah hubungan hukum antara individu atau badan hukum. Hubungan ini bersifat horizontal. Artinya, setiap individu mempunyai kedudukan yang sejajar.<\/p>\n\n\n\n<p>Objek pada hukum publik adalah hubungan hukum antara negara dengan warga negara atau negara dengan negara lainnya. Hubungan ini bersifat vertikal. Artinya, terdapat perbedaan kedudukan. Negara berperan sebagai pemegang kekuasaan sedangkan warga negara berperan sebagai pihak yang tunduk terhadap kekuasaan negara.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Tujuan\"><\/span>4. Tujuan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hukum privat bertujuan untuk mengatur hubungan antarindividu dan menyelesaikan sengketa melalui pengadilan atau cara lain yang disepakati bersama. Hukum publik memiliki tujuan yang lebih luas daripada hukum privat.<\/p>\n\n\n\n<p>Hukum publik memiliki tujuan untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, menegakkan keadilan bagi seluruh masyarakat, melindungi kepentingan umum, dan mengatur penyelenggaraan pemerintahan yang baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Sanksi\"><\/span>5. Sanksi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sanksi merupakan konsekuensi yang diberikan kepada seseorang atau badan hukum yang melanggar hukum. Sanksi diberikan untuk menimbulkan efek jera dan menegakkan keadilan.<\/p>\n\n\n\n<p>Umumnya, sanksi dalam hukum privat bersifat ganti-rugi. Artinya, pihak pelanggar wajib mengganti kerugian. Sedangkan, sanksi dalam hukum publik umumnya bersifat pidana. Artinya, pelanggar dapat dikenakan hukum pidana, seperti penjara, denda, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h4>\n\n\n\n<p>Itulah pembahasan tentang perbedaan hukum privat dan hukum publik. Kamu juga bisa mencari sumber hukum lainnya di <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/produk\/buku-asas-asas-hukum\/\"><strong>Buku Asas-Asas Hukum<\/strong><\/a> yang tersedia di Deepublish Store. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu yang sedang mencari referensi. Terima kasih!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada dua kelompok hukum, yaitu hukum privat dan hukum publik. Tujuan diterapkannya hukum adalah untuk menciptakan keadilan di lingkungan bermasyarakat. Hukum ini lebih berfokus pada kepentingan perseorangan. Hukum privat berisi berbagai perintah atau larangan. Pelaksanaannya diawasi oleh pihak yang berwenang. Kalau ada yang melanggar hukum tersebut, maka akan diberikan sanksi yang tegas. Artikel kali ini &#8230; <a title=\"5 Perbedaan Hukum Privat dan Hukum Publik\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 5 Perbedaan Hukum Privat dan Hukum Publik\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":91957,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","format":"standard","belajar":[1311],"class_list":["post-91952","materi","type-materi","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","belajar-materi-hukum"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>5 Perbedaan Hukum Privat dan Hukum Publik - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"berikut ini adalah lima perbedaan hukum private dan hukum publik beserta contohnya yang perlu kamu ketahui\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Perbedaan Hukum Privat dan Hukum Publik - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"berikut ini adalah lima perbedaan hukum private dan hukum publik beserta contohnya yang perlu kamu ketahui\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Perbedaan Hukum Privat dan Hukum Publik - Deepublish Store","description":"berikut ini adalah lima perbedaan hukum private dan hukum publik beserta contohnya yang perlu kamu ketahui","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"5 Perbedaan Hukum Privat dan Hukum Publik - Deepublish Store","og_description":"berikut ini adalah lima perbedaan hukum private dan hukum publik beserta contohnya yang perlu kamu ketahui","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/","og_site_name":"Deepublish Store","og_image":[{"width":900,"height":500,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik.webp","type":"image\/webp"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/"},"author":{"name":"Luqman Hakim","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c"},"headline":"5 Perbedaan Hukum Privat dan Hukum Publik","datePublished":"2024-10-29T02:48:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/"},"wordCount":797,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik.webp","inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/","name":"5 Perbedaan Hukum Privat dan Hukum Publik - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik.webp","datePublished":"2024-10-29T02:48:50+00:00","description":"berikut ini adalah lima perbedaan hukum private dan hukum publik beserta contohnya yang perlu kamu ketahui","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik.webp","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik.webp","width":900,"height":500,"caption":"perbedaan hukum privat dan hukum publik"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/perbedaan-hukum-privat-dan-hukum-publik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Materi","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Materi Hukum","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/belajar\/materi-hukum\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"5 Perbedaan Hukum Privat dan Hukum Publik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c","name":"Luqman Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Luqman Hakim"},"description":"Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.","sameAs":["https:\/\/dosenmahasiswa.id\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/luqmanhakim\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi\/91952","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/materi"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=91952"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi\/91952\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":91958,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/materi\/91952\/revisions\/91958"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/91957"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=91952"}],"wp:term":[{"taxonomy":"belajar","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/belajar?post=91952"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}