{"id":39371,"date":"2022-10-22T14:49:00","date_gmt":"2022-10-22T07:49:00","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/?p=39371"},"modified":"2022-10-22T14:49:00","modified_gmt":"2022-10-22T07:49:00","slug":"permasalahan-perpustakaan-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/","title":{"rendered":"4 Permasalahan Perpustakaan Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Permasalahan perpustakaan di Indonesia<\/strong> memang kompleks. Anda sebagai seorang pustkawan atau yang cinta dengan dunia perpustakaan pastinya sudah tahu bahwa minat baca di Indonesia rendah. Dibandingkan dengan negara lain, kesadaran membaca Indonesia sangat memprihatinkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Lantas, dalam konteks permasalahan perpustakaan di Indonesia saat ini, sebenarnya siapa yang paling bermasalah? Jawabannya relative. Tergantung dari perspektif mana yang akan diteropong. Nah, berikut beberapa <strong>permasalahan perpustakaan di Indonesia.&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d7253c57346\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d7253c57346\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/#4_Permasalahan_Perpustakaan_Di_Indonesia\" >4 Permasalahan Perpustakaan Di Indonesia<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/#1_Faktor_Teknologi_Di_Kalangan_Milennial\" >1. Faktor Teknologi Di Kalangan Milennial&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/#2_Perpusatkaan_Terkesan_Kaku_dan_Kuno\" >2. Perpusatkaan Terkesan Kaku dan Kuno&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/#3_Kurang_Responsif\" >3. Kurang Responsif&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/#4_Banyak_Rumah_Baca_Tanpa_Suara\" >4. Banyak Rumah Baca Tanpa Suara&nbsp;<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Permasalahan_Perpustakaan_Di_Indonesia\"><\/span>4 Permasalahan Perpustakaan Di Indonesia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Faktor_Teknologi_Di_Kalangan_Milennial\"><\/span>1. Faktor Teknologi Di Kalangan Milennial&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tidak dapat dipungkiri jika kemajuan teknologi bagai pedang yang memiliki dua sisi mata pedang. Satu sisi dapat dioptimalkan sebagai sarana untuk mengembangkan bakat dan potensi. Sisi yang lain, perkembangan teknologi membentuk kebiasaan buruk bagi kaum millennial.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dampak negative penggunaan teknologi yang tidak tepat sebenarnya tidak hanya mempengaruhi satu sector. Tetapi juga banyak hal lain. Sebagai perbandingan, jika dulu anak-anak tidak mengenal teknologi. Mereka menyalurkan bakat mereka lewat permainan tradisional, berkumul bermain dengan teman sebaya atau membaca buku Bersama teman sebaya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kini beda generasi dan beda zaman, tentu saja beda pula kebiasaan anak-anak. Anak-anak kini cenderung bermain teknologi. Mulai dari main Instagram, tiktok, youtube, dan banyak banget macam media social. Tanpa terasa mereka pun menghabiskan waktu berjam-jam di depan smartphone mereka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Alhasil, daya minat untuk membaca buku atau dating ke perpustakaan pun juga nyaris tidak ada. Ketidakmauan kalangan millennial pun tanpa sebab. Salah satu alasan klise adalah karena perpustakaan tempat yang membosankan. Karena hanya buku dan <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/manfaat-membaca-buku-motivasi\/\">membaca buku<\/a>, tidak ada daya Tarik yang ditawarkan yang tidak jauh berbeda dengan kecanggihan dan hal yang menarik bagi mereka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Satu sisi dari permasalahan perpustakaan di Indonesia adalah, perpustakaan dituntut untuk update agar mampu mengiringi trend kalangan millennial saat ini. Misalnya dengan membuat spot ciamik di salah satu sudut perpustakaan agar instagramable, ada koleksi gaul yang sekiranya bagi pengunjung millennial senang, dan apapun itu bentuk inovatif lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga : <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/jenis-jenis-perpustakaan-di-indonesia\/\">Jenis-jenis Perpustakaan di Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Perpusatkaan_Terkesan_Kaku_dan_Kuno\"><\/span>2. Perpusatkaan Terkesan Kaku dan Kuno&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Permasalahan perpustakaan di Indonesia yang menjadi sebab sepi karena kaku dan kuno. Memang tidak semua perpustakaan seperti itu. Tetapi bagi kaum millennial masih mendefinisikan seperti itu. Dengan kata lain, pihak perpustakaan mau tidak mau harus membranding ulang bahwa perpustakaan itu menyenangkan dan asyik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana carannya? Tentu saja tergantung dari masing-masing tim perpustakaan itu sendiri. Misalnya mengadakan lomba, membuat spot kece diperpustakaan yang \u201canak muda banget\u201d. Salah satunya adalah perpustakaan Grhatama di Yogyakarta, dari beberapa perpustakaan yang pernah saya kunjungi, di sana tempat yang cukup menarik bagi kaum millennial dan anak-anak kecil.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka mampu merangkul dengan menawarkan banyak kegiatan dan bentuk. Misalnya mendesain tempat membaca yang santai, nyaman dan tidak terkesan seram dan kumuh. Jadi tetap bersih dan selalu dingin. Ada juga spot kece yang mau membaca di luar ruang baca dengan nyaman. Bagi anak-anak juga ada tempat bermain dan ada ruang yang khusus memutarkan animasi 2D sampai 3D, bahkan ada juga yang 6D.<\/p>\n\n\n\n<p>Saya kira di luar sana banyak perpustakaan yang kece yang belum terekspolorasi dan hanya kurang dalam branding ke kawula muda. Ketika branding menarik tentang perupstakaan berjalan efektif, saya kira permasalahan perpustakaan di Indonesia seperti ini tidak akan menjadi masalah yang berlarut-larut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga : <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/tujuan-perpustakaan-dalam-meningkatkan-kualitas-sdm\/\">7 Tujuan Perpustakaan Dalam Meningkatkan Kualitas SDM<\/a><\/p>\n\n\n\n<div class=\"rekomproduk\">\n<b><p>Rekomendasi Buku Khusus Perpustakaan<\/p><\/b>\n<table>\n<tbody><tr>\n   <td align=\"center\"><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-mahir-merancang\/?utm_medium=product_ad2&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/MAHIRM3-300x400.jpg\" height=\"200\" width=\"150\"><\/a>\n   <\/td>\n\n   <td align=\"center\"><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-layanan-perpustakaan\/?utm_medium=product_ad2&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/Layanan-Perpustakaan-Sekolah_Endang-Fatmawati-rev-4.0-BP-Convert-depan-300x400.jpg\" height=\"200\" width=\"150\"><\/a>\n   <\/td>\n\n   <td align=\"center\"><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-library-2-0\/?utm_medium=product_ad&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Library-2.0_Moh.-Safii-80gr-Convert-depan-300x400.png\" height=\"200\" width=\"150\"><\/a>\n   <\/td>\n<\/tr>\n<tr align=\"center\">\n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-mahir-merancang\/?utm_medium=product_ad2&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Mahir Merancang Sistem Informasi Perpustakaan dalam 10 Jam<\/a><\/b><\/td>\n\n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-layanan-perpustakaan\/?utm_medium=product_ad2&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Layanan Perpustakaan Sekolah<\/a><\/b><\/td>\n\n    <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-library-2-0\/?utm_medium=product_ad&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku \u201cLIBRARY 2.0\u201d Perpustakaan Berbasis Partisipasi dan Evaluasi<\/a><\/b><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody><\/table>\n<p>Pengadaan Buku Perpustakaan Terbaik di <a href=\"http:\/\/pengadaan.penerbitdeepublish.com\/\" rel=\"nofollow\">Pengadaan Buku<\/a><\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kurang_Responsif\"><\/span>3. Kurang Responsif&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu keengganan pengunjung terhadap permasalahan perpustakaan di Indonesia karena pelayanan yang kurang responsive. Saat masuk ke perpustakaan, pengunjung mungkin sudah tidak asing dengan kotak saran atau kotak kepuasan pengunjung. Atau ada angket untuk mengisi kesan pesan mengunjungi perpustakaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Nampaknya pula atribut tersebut hanya dianggap tidak penting bagi pengunjung. Memang banyak latarbelakang kenapa pengunjung kurang respek terhadap itu semua. Bisa jadi karena pengunjung tidak merasakan perubahan dari masukan dan kotak kepuasan pengunjung. Sehingga saat datang terkesan acuh tak acuh. Meski sepele seperti ini, ternyata ini menjadi permasalahan perpustakaan di Indonesia yang perlu ditindak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Permasalahan perpustakaan di Indonesia yang lain masalah responsivitas pengelola atau pustakawan yang terkesan lelet dan masa bodoh. Ketika ada keluhan, terkesan santai menanggapi dan tidak memberikan solusi. Memang sepele, tetapi cukup menganggu dan sukses membuat pengunjung malas lagi datang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Memang perpustakaan bukanlah seorang pedagang atau marketing yang dituntut untuk ramah dan melayani pembeli. Tetapi secara tidak langsung, sikap yang dicerminkan harus melayani dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung agar tidak kapok datang. Salah satunya responsive terhadap masukan dan tanggapan dari pengunjung.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga : <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/pentingnya-perawatan-bahan-pustaka\/\">Pentingnya Perawatan Bahan Pustaka Di Perpustakaan<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Banyak_Rumah_Baca_Tanpa_Suara\"><\/span>4. Banyak Rumah Baca Tanpa Suara&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Permasalahan perpustakaan di Indonesia memang masalah minat baca yang rendah. Angka minim terhadap minat baca inilah yang menyebabkan rumah bacapun akhirnya macet, membisu hanya ada gedungnya, tetapi tidak ada ruhnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Apakah ini murni karena minat baca yang rendah? Sehingga rumah baca tanpa suara? Saya kira tidak. Ada sebab akibat yang mempengaruhi. Beberapa sebab yang sudah dituliskan di atas. Jika mau bergerak dan memperkenalkan literasi kepada kaum millennial, nyatannya masih banyak yang antusias.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satunya rekan saya, Fiki yang memiliki Rumah Baca keliling. Bersama teman-teman penggiat literasil, setiap akhir pekan ia mangkrak di Lapangan Denggung, Sleman memperkenalkan buku kepada anaka-anak yang bermain di sana. Saat saya temui di lokasi memang benar. Banyak antusias membaca buku, atau melihat buku.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tentu saja ini harapan kecil bahwa literasi Indonesi masih ada harapan. Permasalahan perpustakaan di Indonesia kembali lagi ke user pustakawan atau pengiat literasi. <\/p>\n\n\n\n<p>Apakah siap dan bergerak dengan hati memperkenalkan buku kepada regenerasi? Saya lihat permasalahan perpustakaan di Indonesia hanya butuh pengiat literasi dan pustakaan yang terjun ke dalam dari hati. Bukan karena gengsi dapat pekerjaan atau bukan karena lulusan pustakawan yang dituntut bekerja di perpustakaan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Permasalahan perpusatkaan di Indonesia terkait minat baca rendah ini pun juga bukan salah pustakawan ataupun salah pemerintah. Tetapi juga butuh kerjasama masing-masing keluarga untuk mengaungkan pentingnya membaca. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kata lain, permasalahan perpustakaan di Indonesia khususnya di dunia literasi adalah tugas kita Bersama. Termasuk tugas para pelaku seni hiburan di televisi, yang tidak terus mempertontonkan drama alai, tetapi juga perlu drama edukasi yang menyinggung dunia literasi.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"rekomproduk\">\n<b><p>Rekomendasi Buku Khusus Perpustakaan<\/p><\/b>\n<table>\n<tbody><tr>\n   <td align=\"center\"><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-manajemen-perpustakaan\/?utm_medium=product_ad&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/Manajemen-Perpustakaan-Lubis-Convert-depan-300x400.jpg\" height=\"200\" width=\"150\"><\/a>\n   <\/td>\n\n   <td align=\"center\"><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/monograf-desain-asesmen\/?utm_medium=product_ad&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/disain-pisa-1-1-300x400.png\" height=\"200\" width=\"150\"><\/a>\n   <\/td>\n\n   <td align=\"center\"><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-pemahaman-dasar-membaca\/?utm_medium=product_ad&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Pemahaman-Dasar-Membaca-Convert-depan-300x400.jpg\" height=\"200\" width=\"150\"><\/a>\n   <\/td>\n<\/tr>\n<tr align=\"center\">\n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-manajemen-perpustakaan\/?utm_medium=product_ad&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Manajemen Perpustakaan<\/a><\/b><\/td>\n\n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/monograf-desain-asesmen\/?utm_medium=product_ad&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\">Monograf Desain Asesmen Autentik Literasi Membaca SMA Berbasis Pisa<\/a><\/b><\/td>\n\n    <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-pemahaman-dasar-membaca\/?utm_medium=product_ad&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Pemahaman Dasar Membaca<\/a><\/b><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody><\/table>\n<p>Pengadaan Buku Perpustakaan Terbaik di <a href=\"http:\/\/pengadaan.penerbitdeepublish.com\/\" rel=\"nofollow\">Pengadaan Buku<\/a><\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<p>Kita pun juga tidak bisa menuntut orang untuk ini itu. Salah satu solusi hanya bergerak dan mengubah dari diri sendiri. Nah, barangkali kamu yang membaca artikel ini pun juga tergerak untuk mengubah diri sendiri dan keluarga inti masing-masing. Semua berawal dari diri sendiri dan lingkungan terdekat kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga : <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/pemilihan-bahan-pustaka\/\">3 Elemen Penting Dalam Pemilihan Bahan Pustaka<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Semoga dengan ulasan permasalahan perpustakaan di Indonesia ini memberikan pencerahan, mampu mengelitik dan menyentil. Sehingga kita bisa bergerak Bersama-sama tanpa harus menyuruh orang lain. Cukup menyuruh diri sendiri, itu sudah perubahan luar biasa yang bisa kita sumbangkan untuk literasi. (Irukawa Elisa)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Permasalahan perpustakaan di Indonesia memang kompleks. Anda sebagai seorang pustkawan atau yang cinta dengan dunia perpustakaan pastinya sudah tahu bahwa minat baca di Indonesia rendah. Dibandingkan dengan negara lain, kesadaran membaca Indonesia sangat memprihatinkan.&nbsp; Lantas, dalam konteks permasalahan perpustakaan di Indonesia saat ini, sebenarnya siapa yang paling bermasalah? Jawabannya relative. Tergantung dari perspektif mana yang &#8230; <a title=\"4 Permasalahan Perpustakaan Indonesia\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 4 Permasalahan Perpustakaan Indonesia\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39372,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[254],"tags":[919],"class_list":["post-39371","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ruang-pustakawan","tag-masalah-perpustakaan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>4 Permasalahan Perpustakaan Di Indonesia Sebab Minat Baca Rendah<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"4 Permasalahan Perpustakaan Di Indonesia antara lain faktor teknologi, faktor terkena kaku dan kuno, dan kurang responsif..\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"4 Permasalahan Perpustakaan Di Indonesia Sebab Minat Baca Rendah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"4 Permasalahan Perpustakaan Di Indonesia antara lain faktor teknologi, faktor terkena kaku dan kuno, dan kurang responsif..\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-22T07:49:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/permasalahan-perpustakaan-indonesia.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"852\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"4 Permasalahan Perpustakaan Di Indonesia Sebab Minat Baca Rendah","description":"4 Permasalahan Perpustakaan Di Indonesia antara lain faktor teknologi, faktor terkena kaku dan kuno, dan kurang responsif..","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"4 Permasalahan Perpustakaan Di Indonesia Sebab Minat Baca Rendah","og_description":"4 Permasalahan Perpustakaan Di Indonesia antara lain faktor teknologi, faktor terkena kaku dan kuno, dan kurang responsif..","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2022-10-22T07:49:00+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":852,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/permasalahan-perpustakaan-indonesia.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Deepublish Store","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Deepublish Store","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/"},"author":{"name":"Deepublish Store","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/ea30dc82445da6c9d4a22249072cc594"},"headline":"4 Permasalahan Perpustakaan Indonesia","datePublished":"2022-10-22T07:49:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/"},"wordCount":1121,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/permasalahan-perpustakaan-indonesia.jpg","keywords":["Masalah Perpustakaan"],"articleSection":["Ruang Pustakawan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/","name":"4 Permasalahan Perpustakaan Di Indonesia Sebab Minat Baca Rendah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/permasalahan-perpustakaan-indonesia.jpg","datePublished":"2022-10-22T07:49:00+00:00","description":"4 Permasalahan Perpustakaan Di Indonesia antara lain faktor teknologi, faktor terkena kaku dan kuno, dan kurang responsif..","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/permasalahan-perpustakaan-indonesia.jpg","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/permasalahan-perpustakaan-indonesia.jpg","width":1200,"height":852,"caption":"permasalahan perpustakaan di indonesia"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-pustakawan\/permasalahan-perpustakaan-di-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ruang Pustakawan","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/ruang-pustakawan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"4 Permasalahan Perpustakaan Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/ea30dc82445da6c9d4a22249072cc594","name":"Deepublish Store","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/92a4725fc1612da5d0858a187ae015241fd1e8aabf804cb2cf0536fc1da6a609?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/92a4725fc1612da5d0858a187ae015241fd1e8aabf804cb2cf0536fc1da6a609?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/92a4725fc1612da5d0858a187ae015241fd1e8aabf804cb2cf0536fc1da6a609?s=96&d=mm&r=g","caption":"Deepublish Store"},"sameAs":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"views":7118,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39371","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39371"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39371\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39372"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39371"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39371"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39371"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}