{"id":4389,"date":"2017-02-20T16:39:50","date_gmt":"2017-02-20T09:39:50","guid":{"rendered":"http:\/\/penerbitbukudeepublish.com\/?p=4389"},"modified":"2017-02-20T16:39:50","modified_gmt":"2017-02-20T09:39:50","slug":"hidup-alasan-hidup-tujuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/hidup-alasan-hidup-tujuan\/","title":{"rendered":"Hidup karena Alasan, Hidup dengan Tujuan"},"content":{"rendered":"<div id=\"stcpDiv\">\n<p>Kita mungkin berpikir mengapa begitu banyak orang tidak mampu menemukan kebahagiaan dan kehidupan yang bermakna? Perlu diketahui bahwa hambatan terbesar yang menjauhkan dari hidup yang bermakna adalah kurangnya dorongan atau motivasi diri. Jika ingin hidup kita bermakna, maka mulailah dari diri sendiri. Kita bertambah tua setiap hari. Karena itu, saat ini juga seharusnya kita mulai lakukan yang terbaik dalam hidup.<\/p>\n<p>Awal dari menjalani hidup yang lebih bermakna adalah menyadari bahwa manusia diciptakan karena suatu alasan. Kita semua memiliki tujuan berada \u201cdi sini\u201d. Dunia memiliki skema dan kita semua dibutuhkan untuk membuat dunia itu ada.\u00a0 Tidak ada orang yang hidupnya tak berarti karena kita hidup untuk suatu alasan. Oleh karena itu, langkah pertama yang perlu diambil adalah menemukan apa yang sebenarnya kita inginkan. Sebaiknya kita tidak terlalu mengkhawatirkan pikiran orang lain karena dapat menghalangi kita menjadi apapun yang kita inginkan. Dengan menjadi diri sendiri, hidup menjadi lebih berarti.<\/p>\n<p>Hidup menjadi lebih bermakna jika kita dapat memahami dunia. Orang-orang yang kita temui dalam berbagai situasi adalah simbol-simbol yang membantu kita memahami dunia. Kita dapat memahami dunia dengan membiarkan hidup yang mengajari kita. Hal tersebut dikarenakan alam semesta (dunia) punya logika dan tatanan. Hidup bukan hanya kejadian acak tanpa makna. Sang pencipta mengajari kita melalui semua pengalaman hidup tersebut. Akan tetapi, kita lebih banyak membuang waktu dan energi dengan berharap menjadi orang lain atau berada dalam situasi lain. Padahal, kitalah yang menentukan apa yang akan terjadi pada diri kita, dalam diri kita. Kita perlu menjadi diri sendiri. Lihatlah nilai kita tanpa membiarkan orang lain membuat kita merasa kurang.<\/p>\n<p>Kita memang tidak tahu apa yang akan terjadi esok hari dan kita hidup di dunia hanya sekali. Hidup adalah perjuangan, namun bukan tentang mencapai titik tertentu atau memperoleh sesuatu. Hidup adalah perjuangan memahami diri sendiri. \u201cJika kita tidak bahagia, kita tidak melawan hidup, tetapi melawan diri sendiri. Jika kita membidik kesuksesan, kita akan menemukan kedamaian dan kebahagiaan hidup.\u201d<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Sumber: Aaron Lumpkin<em>, You Can Change Your Life: Aim For Success<\/em>.\u00a0<\/strong><\/p>\n<p align=\"center\">Oleh : Dyah Wuri Handayani<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kita mungkin berpikir mengapa begitu banyak orang tidak mampu menemukan kebahagiaan dan kehidupan yang bermakna? Perlu diketahui bahwa hambatan terbesar yang menjauhkan dari hidup yang bermakna adalah kurangnya dorongan atau motivasi diri. Jika ingin hidup kita bermakna, maka mulailah dari diri sendiri. Kita bertambah tua setiap hari. Karena itu, saat ini juga seharusnya kita mulai &#8230; <a title=\"Hidup karena Alasan, Hidup dengan Tujuan\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/hidup-alasan-hidup-tujuan\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Hidup karena Alasan, Hidup dengan Tujuan\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4390,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-4389","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel-cerdas"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Hidup karena Alasan, Hidup dengan Tujuan - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/hidup-alasan-hidup-tujuan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hidup karena Alasan, Hidup dengan Tujuan - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kita mungkin berpikir mengapa begitu banyak orang tidak mampu menemukan kebahagiaan dan kehidupan yang bermakna? Perlu diketahui bahwa hambatan terbesar yang menjauhkan dari hidup yang bermakna adalah kurangnya dorongan atau motivasi diri. Jika ingin hidup kita bermakna, maka mulailah dari diri sendiri. Kita bertambah tua setiap hari. Karena itu, saat ini juga seharusnya kita mulai ... Baca Selengkapnya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/hidup-alasan-hidup-tujuan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-02-20T09:39:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/60f623b490bb082087214cd6dcebc9bb.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"325\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"520\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hidup karena Alasan, Hidup dengan Tujuan - Deepublish Store","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/hidup-alasan-hidup-tujuan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Hidup karena Alasan, Hidup dengan Tujuan - Deepublish Store","og_description":"Kita mungkin berpikir mengapa begitu banyak orang tidak mampu menemukan kebahagiaan dan kehidupan yang bermakna? Perlu diketahui bahwa hambatan terbesar yang menjauhkan dari hidup yang bermakna adalah kurangnya dorongan atau motivasi diri. Jika ingin hidup kita bermakna, maka mulailah dari diri sendiri. Kita bertambah tua setiap hari. Karena itu, saat ini juga seharusnya kita mulai ... Baca Selengkapnya","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/hidup-alasan-hidup-tujuan\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2017-02-20T09:39:50+00:00","og_image":[{"width":325,"height":520,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/60f623b490bb082087214cd6dcebc9bb.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Deepublish Store","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Deepublish Store","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/hidup-alasan-hidup-tujuan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/hidup-alasan-hidup-tujuan\/"},"author":{"name":"Deepublish Store","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/ea30dc82445da6c9d4a22249072cc594"},"headline":"Hidup karena Alasan, Hidup dengan Tujuan","datePublished":"2017-02-20T09:39:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/hidup-alasan-hidup-tujuan\/"},"wordCount":335,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/hidup-alasan-hidup-tujuan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/60f623b490bb082087214cd6dcebc9bb.jpg","articleSection":["Artikel Cerdas"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/hidup-alasan-hidup-tujuan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/hidup-alasan-hidup-tujuan\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/hidup-alasan-hidup-tujuan\/","name":"Hidup karena Alasan, Hidup dengan Tujuan - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/hidup-alasan-hidup-tujuan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/hidup-alasan-hidup-tujuan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/60f623b490bb082087214cd6dcebc9bb.jpg","datePublished":"2017-02-20T09:39:50+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/hidup-alasan-hidup-tujuan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/hidup-alasan-hidup-tujuan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/hidup-alasan-hidup-tujuan\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/60f623b490bb082087214cd6dcebc9bb.jpg","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/60f623b490bb082087214cd6dcebc9bb.jpg","width":325,"height":520,"caption":"Kita mungkin berpikir mengapa begitu banyak orang tidak mampu menemukan kebahagiaan dan kehidupan yang bermakna? Perlu diketahui bahwa hambatan terbesar yang menjauhkan dari hidup yang bermakna adalah kurangnya dorongan atau motivasi diri. Jika ingin hidup kita bermakna, maka mulailah dari diri sendiri. Kita bertambah tua setiap hari. Karena itu, saat ini juga seharusnya kita mulai lakukan yang terbaik dalam hidup. Awal dari menjalani hidup yang lebih bermakna adalah menyadari bahwa manusia diciptakan karena suatu alasan. Kita semua memiliki tujuan berada \u201cdi sini\u201d. Dunia memiliki skema dan kita semua dibutuhkan untuk membuat dunia itu ada. Tidak ada orang yang hidupnya tak berarti karena kita hidup untuk suatu alasan. Oleh karena itu, langkah pertama yang perlu diambil adalah menemukan apa yang sebenarnya kita inginkan. Sebaiknya kita tidak terlalu mengkhawatirkan pikiran orang lain karena dapat menghalangi kita menjadi apapun yang kita inginkan. Dengan menjadi diri sendiri, hidup menjadi lebih berarti. Hidup menjadi lebih bermakna jika kita dapat memahami dunia. Orang-orang yang kita temui dalam berbagai situasi adalah simbol-simbol yang membantu kita memahami dunia. Kita dapat memahami dunia dengan membiarkan hidup yang mengajari kita. Hal tersebut dikarenakan alam semesta (dunia) punya logika dan tatanan. Hidup bukan hanya kejadian acak tanpa makna. Sang pencipta mengajari kita melalui semua pengalaman hidup tersebut. Akan tetapi, kita lebih banyak membuang waktu dan energi dengan berharap menjadi orang lain atau berada dalam situasi lain. Padahal, kitalah yang menentukan apa yang akan terjadi pada diri kita, dalam diri kita. Kita perlu menjadi diri sendiri. Lihatlah nilai kita tanpa membiarkan orang lain membuat kita merasa kurang. Kita memang tidak tahu apa yang akan terjadi esok hari dan kita hidup di dunia hanya sekali. Hidup adalah perjuangan, namun bukan tentang mencapai titik tertentu atau memperoleh sesuatu. Hidup adalah perjuangan memahami diri sendiri. \u201cJika kita tidak bahagia, kita tidak melawan hidup, tetapi melawan diri sendiri. Jika kita membidik kesuksesan, kita akan menemukan kedamaian dan kebahagiaan hidup.\u201d Sumber: Aaron Lumpkin, You Can Change Your Life: Aim For Succes"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/hidup-alasan-hidup-tujuan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tak Berkategori","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/tak-berkategori\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hidup karena Alasan, Hidup dengan Tujuan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/ea30dc82445da6c9d4a22249072cc594","name":"Deepublish Store","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/92a4725fc1612da5d0858a187ae015241fd1e8aabf804cb2cf0536fc1da6a609?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/92a4725fc1612da5d0858a187ae015241fd1e8aabf804cb2cf0536fc1da6a609?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/92a4725fc1612da5d0858a187ae015241fd1e8aabf804cb2cf0536fc1da6a609?s=96&d=mm&r=g","caption":"Deepublish Store"},"sameAs":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"views":908,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4389","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4389"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4389\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4390"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4389"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4389"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4389"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}