{"id":45223,"date":"2024-08-27T14:52:16","date_gmt":"2024-08-27T07:52:16","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/?p=45223"},"modified":"2024-08-27T14:52:16","modified_gmt":"2024-08-27T07:52:16","slug":"pengertian-penguatan-pendidikan-karakter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/","title":{"rendered":"Pengertian Penguatan Pendidikan Karakter, Apa Saja?"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Pengertian penguatan pendidikan karakter<\/strong> adalah program di lembaga pendidikan yang berperan dan berfungsi untuk memperkuat karakter peserta didik. Tentu saja membentuk karekter tidak dapat diselenggarakan secara instans. Butuh proses dan butuh waktu. Selama proses penguatan itu sendiri dibutuhkan kesabaran.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pada dasarnya, pengertian penguatan pendidikan karakter salah satu upaya dalam memupuk rasa peserta didik. Sekaligus sebagai langkah untuk mengharmonisasikan hati, rasa, pikir dan raga agar tetap sejalan dengan falsafah ideologi Indonesia, yaitu Pancasila.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Terlepas dari penguasaan terhadap pengertian penguatan pendidikan karakter, ada beberapa poin yang lebih penting. Nah, beberapa poin tersebut sebagai berikut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d256a6b3ca0\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d256a6b3ca0\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#Karakter_Utama_Dalam_Pendidikan_Karakter\" >Karakter Utama Dalam Pendidikan Karakter&nbsp;<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#1_Religius\" >1. Religius\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#2_Nasionalis\" >2. Nasionalis&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#3_Mandiri\" >3. Mandiri&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#4_Gotong_royong\" >4. Gotong royong&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#5_Integritas\" >5. Integritas&nbsp;<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#Urgensi_Penguatan_Pendidikan_Karakter\" >Urgensi Penguatan Pendidikan Karakter<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#1_Membangun_SDM_Sebagai_Pembangunan_Bangsa\" >1. Membangun SDM Sebagai Pembangunan Bangsa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#2_Upaya_Mencapai_Generasi_Emas_2045\" >2. Upaya Mencapai Generasi Emas 2045<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#3_Kecenderungan_Kondisi_Degradasi_Moralitas_Budi_Pekerti_dan_Etika\" >3. Kecenderungan Kondisi Degradasi Moralitas, Budi Pekerti dan Etika&nbsp;<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#Alasan_Pentingnya_Penguatan_Pendidikan_Karakter\" >Alasan Pentingnya Penguatan Pendidikan Karakter<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#1_Penguatan_Karakter\" >1. Penguatan Karakter<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#2_Kepatuhan_Terhadap_Negara\" >2. Kepatuhan Terhadap Negara<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#3_Mewujudkan_Generasi_Emas\" >3. Mewujudkan Generasi Emas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#4_Penguatan_Pendidikan_Karakter\" >4. Penguatan Pendidikan Karakter<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#Tantangan_Penguatan_Pendidikan_Karakter\" >Tantangan Penguatan Pendidikan Karakter&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#Manfaat_dan_Implikasi_Program_PKK\" >Manfaat dan Implikasi Program PKK<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#Prinsip_Pengembangan_Karakter\" >Prinsip Pengembangan Karakter&nbsp;<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Karakter_Utama_Dalam_Pendidikan_Karakter\"><\/span>Karakter Utama Dalam Pendidikan Karakter&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ternyata memahami dengan baik pengertian penguatan pendidikan karakter saja tidak cukup. Ada beberapa unsur yang harus dikuasai. Diantaranya adalah mengerti karakter utama pendidikan. Berikut beberapa karakter utama tersebut.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Religius\"><\/span>1. Religius\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Religiuus memang tidak merujuk pada satu ajaran. Di Indonesia ada lima kepercayaan yang dianut. DImana setiap masing-masing agama yang religious pastinya mengajarkan hal baik terhadap umat, manusia dan alam.<\/p>\n\n\n\n<p>Setidaknya landasan religious inilah yang nantinya akan membentuk pribadi seseorang menjadi pribadi yang taat kepada Tuhannya. Orang yang taat kepada Tuhan, pasti tidak akan bersikap semena-mena.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Nasionalis\"><\/span>2. Nasionalis&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Memiliki karakter nasionalis tidak hanya dilihat secara lisan. Hanya dengan mengucapkan \u201caku NKRI\u201d saja. Tetapi nasionalisme yang ditunjukan secara perilaku yang sikap. <\/p>\n\n\n\n<p>Tentu saja bentuk nasionalisme ini sangatlah luas. Caranya pun berbeda-beda, tergantung dari kemampuan dan potensi masing-masing orang. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya orang yang hobi menulis, dapat berkarya lewat tulisan dan mampu memberikan spirit ke banyak pembaca. Atau bagi mereka yang suka melukis, bentuk nasionalisme dapat ditunjukan dengan mengikuti ajang perlombaan luar negeri dan masih banyak lagi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mandiri\"><\/span>3. Mandiri&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kemandirian juga menjadi karakter utama dalam penguatan pendidikan karakter. Setidaknya orang mandiri memiliki jiwa tidak bergantung pada orang lain atau semacamnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Nah, tidak latah atau tidak mudah tergiur dengan ajang bantuan gratis dari program pemerintah, justru jika bisa menjadi orang yang membantu pihak pemerintah dalam mengurangi permasalahan yang timbul di Negara ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Gotong_royong\"><\/span>4. Gotong royong&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Bentuk dari karakter utama dari penguatan pendidikan karakter yang keempat adalah gotong royong. Jiwa bersosialisasi dengan gotong royong inilah yang sebenarnya sudah diajarkan oleh nenek moyang kita. Di beberapa daerah, terutama di pedesaan, kebiasaan gotong royong masih banyak kita temui.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Integritas\"><\/span>5. Integritas&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Integritas juga menjadi modal utama dalam memperkuat pendidikan karakter. Orang yang memiliki integritas tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal yang tidak penting. Teguh pendirian dan teguh pada pandangan yang dimilikinya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dari kalimat karakter di atas, jika seluruh masyarakat memiliki lima nilai karakter tersebut, sudah pasti Indonesia jauh lebih maju ke depan. Tentu saja ada banyak sekali pelaku perubahan yang akan muncul.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Urgensi_Penguatan_Pendidikan_Karakter\"><\/span>Urgensi Penguatan Pendidikan Karakter<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Selain memahami secara mendalam tentang pengertian penguatan pendidikan karakter, penting juga memahami urgensinya. Setidaknya ada tiga urgensi yang harus dimiliki, diantaranya sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Membangun_SDM_Sebagai_Pembangunan_Bangsa\"><\/span>1. Membangun SDM Sebagai Pembangunan Bangsa<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika membicarakan pengertian penguatan pendidikan karakter, memang tidak akan lepas yang namanya Sumber Daya Manusia (SDM). Bagaimanapun juga, SDM sebagai salah satu modal penggerak pembangunan bangsa. <\/p>\n\n\n\n<p>Tanpa SDM sebuah bangsa tidak bisa berkembang dan melaju maju. Bagaimanapun juga, Sumber Daya Manusia adalah kunci, jika SDM berkualitas maka Negara pun mampu bersaing.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Upaya_Mencapai_Generasi_Emas_2045\"><\/span>2. Upaya Mencapai Generasi Emas 2045<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sering mendengar \u201cgenerasi emas 2045\u201d? yap, salah satu urgensi dari penguatan pendidikan karakter untuk mencapai generasi emas 2025. Dimana disana banyak generasi gemilang. Salah satu regenerasi yang gemilang karena memiliki karakter yang matang, berintegritas dan memiliki wawasan luas.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun beberapa ciri orang yang memiliki keterampilan unggul dalam mewujudkan generasi emas 2045, yaitu memiliki kualitas karakter, miliki literasi dasar, memiliki kemampuan <em>critical thinking <\/em>dan memiliki kemampuan problem solving yang baik. Tentu saja, mereka juga memiliki kreativitas, kemampuan inovasi dan kemampuan bekerjasama yang baik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kecenderungan_Kondisi_Degradasi_Moralitas_Budi_Pekerti_dan_Etika\"><\/span>3. Kecenderungan Kondisi Degradasi Moralitas, Budi Pekerti dan Etika&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tentu saja urgensi yang tidak kalah penting adalah memperkuat moralitas agar tidak mudah terdegradasi oleh situasi, kondisi, isu atau apapun kondisi yang kurang menguntungkan. Termasuk pula pentingnya menumbuhkan budi pekerja, karena budi pekerti modal sebuah Negara memiliki etika.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pentingnya-pendidikan-karakter\/\">Pentingnya Pendidikan Karakter di Era Digital<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Alasan_Pentingnya_Penguatan_Pendidikan_Karakter\"><\/span>Alasan Pentingnya Penguatan Pendidikan Karakter<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan dari alasan atau latar belakang dicanangkan Penguatan Pendidikan Karakter ada beberapa pokok hal. Diantaranya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Penguatan_Karakter\"><\/span>1. Penguatan Karakter<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagai bentuk pelaksana nawacita yang tertuang dalam agenda nawacita no. 8. Dimana pentingnya penguatan revolusi karakter bangsa. Diantaranya dengan cara menanamkan karakter dan menanamkan budi pekerti kepada peserta didik.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kepatuhan_Terhadap_Negara\"><\/span>2. Kepatuhan Terhadap Negara<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagai bentuk dari kepatuhan pada Undang-undang No 20 Tahun 2003 yang tertuang di dalam pasal 3 yang berbunyi bahwa Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu juga bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mewujudkan_Generasi_Emas\"><\/span>3. Mewujudkan Generasi Emas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagai bentuk pemenuhan Trisakti yang berupaya mewujudkan generasi yang berkepribadian dalam kebudayaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun latar belakang kenapa penguatan pendidikan karakter penting, sesuai yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 sampai 2019 yang berbunyi bahwa Penguatan pendidikan karakter pada anak-anak usia sekolah pada semua jenjang pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Penguatan_Pendidikan_Karakter\"><\/span>4. Penguatan Pendidikan Karakter<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Penguatan pendidikan karakter ini diselenggarakan karena mendapat arahan khusus ari Presiden yang disampaikan ke Mendikbud dalam upaya memperkuat pendidikan karakter, sekaligus sebagai mempersiapkan generasi emas 2045 yang memiliki regenerasi yang gemilang untuk Indonesia maju.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tantangan_Penguatan_Pendidikan_Karakter\"><\/span>Tantangan Penguatan Pendidikan Karakter&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sekilas ketika memahami pengertian penguatan pendidikan karakter, hanya akan sebatas memahami secara permukaannya saja. padahal, ada tantangan besar ketika kita mempelajari atau memahami dari pendidikan karakter itu sendiri. Apa saja? Simak ulasannya sebagai berikut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Kesulitan menghadapi peserta didik yang belum optimal di bidang olah hati, olah pikir, olah rasa dan olah raga. Sehingga dibutuhkan kesabaran dari tenaga pendidikan dalam mentransformasikan pendidikan karakter, tentu saja pendidik pun juga harus menjadi role model yang baik.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Tantangan bagi pemerintah terbentuk pada banyaknya jumlah lembaga pendidikan, dan banyaknya peserta didik dan guru yang tersebar di Indonesia. Tentu dari pihak pemerintah pun juga butuh mempersiapkan segala sesuatunya.<\/li>\n\n\n\n<li>Minimnya kesadaran dan tanggung jawab atas pentingnya mentransformasi pendidikan karakter juga menjadi PR. Karena ada banyak sektor yang harus bersama-sama dalam penanaman karakter. Jadi tidak hanya tugas pemerintah dan guru saja, tetapi juga penting sekali peran dan tanggung jawab dari orang tua dan masyarakat.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Masalah arus globalisasi dan trend yang mana kini lebih menarik bagi kawula muda. Sehingga tidak lagi tertarik dengan kearifan lokal atau nilai-nilai nasional. Didukung terjadinya krisis identitas sekaligus disorientasi tujuan hidup anak.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Alasan lain, masalah keterbatasan sarana belajar juga menjadi tantangan. Umumnya masalah ini tergantung dari lokasi daerah sekolah. Ada yang bermasalah tentang jarak tempuh ke sekolah, ada pula yang masalah prasarana dan kelengkapan di sekolah.&nbsp;<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_dan_Implikasi_Program_PKK\"><\/span>Manfaat dan Implikasi Program PKK<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Tidak semua orang menyadari akan manfaat dan implikasi dari program penguatan pendidikan karakter. Ternyata ada banyak sekali manfaat dari program ini. Diantaranya sebagai berikut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Meningkatkan kualitas daya saing peserta didik menjadi lebih kritis komunikatif dan memiliki kemampuan dalam berkolaborasi dan memiliki kecakapan komunikasi yang lebih baik lagi.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Dari segi pembelajaran, Penguatan pendidikan karakter mampu mengintegrasikan pembelajaran. Jadi pembelajaran tidak hanya di dalam sekolah saja, tetapi juga di luar sekolah dengan pengawasan guru&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Kepala sekolah berperan tidak hanya sebagai kepala sekolah saja, tetapi juga berperan sebagai manager, role model sekaligus sebagai inspirator. Tidak heran jika pendidikan dituntut untuk lebih kreatif juga.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Di luar lembaga pendidikan, ternyata penguatan pendidikan karakter juga berperan dalam menguatkan peran keluarga melalui kebijakan pembelajaran.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Dari sektor pemerintahan, ternyata penguatan pendidikan karakter ini juga dapat dijadikan sebagai ajang kolaborasi antara Pemda, penggiat pendidikan ataupun lembaga masyarakat juga.&nbsp;<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Dari kelima manfaat di atas, ada juga beberapa penguat aspek penguatan pendidikan karakter. Diantaranya aspek revitalisasi manajemen yang berbasis pada <em>Broad Based Education <\/em>(BBE) di sekolah. <\/p>\n\n\n\n<p>Tidak hanya itu, ternyata juga dapat dijadikan sebagai sinkronisasi intrakurikuler maupun kokurikuler. Sekolah pun juga bisa langsung terintegrasi dengan beberapa kegiatan yang lebih luas, misalnya kelas bahasa, komunitas seni, maupun olahraga.<\/p>\n\n\n\n<p>Buku terkait : <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-pendidikan-karakter-3\/\">Buku Pendidikan Karakter Di Era Milenial<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Prinsip_Pengembangan_Karakter\"><\/span>Prinsip Pengembangan Karakter&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Adapun prinsip dari penguatan pendidikan karakter yang harus dipenuhi. Diantaranya adalah menggunakan pendekatan sinkronisasi, perlu juga pendekatan integral prinsip yang dilakukan secara terukur dan objektif. Tidak dapat dipungkiri, perlu pula nilai-nilai moral universal sekaligus pelibatan public prinsip.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Memang tidak berhenti mempelajari secara pengertian penguatan pendidikan karakter saja. Perlunya pelibatan public prinsip untuk mensukseskan program dari PKK ini. Termasuk pula prinsip pengembangan tentang revolusi mental prinsip, keterampilan abad 21, adil dan inklusif prinsip dan evaluasi program.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai tambahan, ternyata penguatan pendidikan karakter memiliki lima prinsip implementasi penguatan pendidikan karakter yang meliputi harmoni dengan gerakan nasional revolusi mental, komunikasi dan dialog dengan seluruh pemangku kepentingan dan fokus pada semangat belajar. Adapun dua poin yang belum disebut, yaitu memiliki keselarasan terhadap usia peserta didik dan kebutuhan dan konteks lokal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah beberapa aspek yang harus dipahami selain memahami pengertian penguatan pendidikan karakter. Semoga sedikit ulasan dan pembahasan ini mampu memberikan pencerahan dan bermanfaat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Ingin mempelajari tentang dunia pendidikan?<\/strong> Baca berbagai referensi dengan buku-buku terbitan Deepublish dalam kategori:  <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/product-tag\/keguruan-dan-ilmu-pendidikan\/\">Buku Pendidikan<\/a>. <\/p>\n\n\n\n<p>Butuh rekomendasi buku?<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/rekomendasi-buku-psikologi-pendidikan\/\">7 Rekomendasi Buku Psikologi Pendidikan<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/rekomendasi-buku-pendidikan-agama-islam\/\">17 Rekomendasi Buku Pendidikan Agama Islam<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/rekomendasi-buku-pendidikan\/\">7 Rekomendasi Buku Pendidikan Untuk Calon Pendidik<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian penguatan pendidikan karakter adalah program di lembaga pendidikan yang berperan dan berfungsi untuk memperkuat karakter peserta..<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":91627,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[237],"tags":[846,235,683],"class_list":["post-45223","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-insight","tag-karakter","tag-pendidikan","tag-pendidikan-karakter"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pengertian Penguatan Pendidikan Karakter, Apa Saja? - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pengertian penguatan pendidikan karakter adalah program di lembaga pendidikan yang berperan dan berfungsi untuk memperkuat karakter peserta.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Penguatan Pendidikan Karakter, Apa Saja? - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pengertian penguatan pendidikan karakter adalah program di lembaga pendidikan yang berperan dan berfungsi untuk memperkuat karakter peserta.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-27T07:52:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter-1.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Penguatan Pendidikan Karakter, Apa Saja? - Deepublish Store","description":"Pengertian penguatan pendidikan karakter adalah program di lembaga pendidikan yang berperan dan berfungsi untuk memperkuat karakter peserta.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pengertian Penguatan Pendidikan Karakter, Apa Saja? - Deepublish Store","og_description":"Pengertian penguatan pendidikan karakter adalah program di lembaga pendidikan yang berperan dan berfungsi untuk memperkuat karakter peserta.","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2024-08-27T07:52:16+00:00","og_image":[{"width":900,"height":500,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter-1.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Luqman Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Luqman Hakim","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/"},"author":{"name":"Luqman Hakim","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c"},"headline":"Pengertian Penguatan Pendidikan Karakter, Apa Saja?","datePublished":"2024-08-27T07:52:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/"},"wordCount":1492,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter-1.webp","keywords":["Karakter","pendidikan","pendidikan karakter"],"articleSection":["Insight"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/","name":"Pengertian Penguatan Pendidikan Karakter, Apa Saja? - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter-1.webp","datePublished":"2024-08-27T07:52:16+00:00","description":"Pengertian penguatan pendidikan karakter adalah program di lembaga pendidikan yang berperan dan berfungsi untuk memperkuat karakter peserta.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter-1.webp","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter-1.webp","width":900,"height":500},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pengertian-penguatan-pendidikan-karakter\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Insight","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Pengertian Penguatan Pendidikan Karakter, Apa Saja?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c","name":"Luqman Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Luqman Hakim"},"description":"Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.","sameAs":["https:\/\/dosenmahasiswa.id\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/luqmanhakim\/"}]}},"views":11336,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45223","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45223"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45223\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":91628,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45223\/revisions\/91628"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/91627"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45223"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45223"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45223"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}