{"id":46388,"date":"2026-03-03T14:18:04","date_gmt":"2026-03-03T07:18:04","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/?p=46388"},"modified":"2026-03-03T14:18:06","modified_gmt":"2026-03-03T07:18:06","slug":"teknik-pengambilan-sampel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/","title":{"rendered":"Teknik Pengambilan Sampel Penelitian: Macam &#038; Penjelasan"},"content":{"rendered":"\n<p>Teknik Penarikan atau teknik pengambilan Sampel dalam penelitian menjadi sangat krusial karena menentukan hasil dari skripsi ataupun tugas akhir dari mahasiswa. Ada cara khusus untuk mengambil sampel penelitian yang benar. Makanya, sebagai peneliti, kita harus memahaminya secara mendalam terkait teknik penarikan dan penentuan sampel ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Tugas akhir (skripsi) menjadi hal yang sangat menentukan bagi mahasiswa sebagai persyaratan kelulusannya. Ia pun menjadi tanda atas berakhirnya masa studi mahasiswa di jenjang sarjana. Banyak mahasiswa yang mengusahakan sebaik mungkin dalam melakukan pengerjaan skripsinya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Skripsi merupakan bentuk karya tulis ilmiah berupa laporan dari hasil penelitian mengenai sebuah fenomena atau masalah yang ada. Penulisan <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/apa-itu-skripsi\/\">skripsi<\/a> harus dilakukan secara sistematis dengan kaidah atau metode-metode yang telah ditetapkan. Metode dalam penulisan skripsi pun beragam tergantung dengan jenis penelitiannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis penelitian skripsi umumnya terbagi menjadi dua yaitu penelitian kualitatif dan kuantitatif. Penelitian kualitatif bersifat deskriptif dan merupakan interpretasi peneliti akan sebuah fenomena yang ada. Sementara penelitian kuantitatif hasil penelitiannya disampaikan dalam bentuk penghitungan matematis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu kekhasan dalam penelitian kuantitatif lainnya adalah kita akan dikenalkan dengan istilah seperti populasi, sampel, serta teknik pengambilannya. Istilah ini sangat menentukan hasil dari penelitian yang kita ambil karena berkaitan dengan metode atau cara yang kita gunakan dalam menjawab tujuan dalam penelitian kita.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, pada tulisan kali ini kita akan membahas lebih jauh mengenai sampel dan <strong>teknik pengambilan sampel<\/strong> seperti pengertian, tujuan hingga tahapannya. Untuk lebih jelasnya kita akan bahas lebih jauh di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e85d2ca3528\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e85d2ca3528\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#Pengertian_Sampel\" >Pengertian Sampel<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#Tujuan_Pengambilan_Sampel\" >Tujuan Pengambilan Sampel<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#Cara_Melakukan_Pengambilan_Sampel\" >Cara Melakukan Pengambilan Sampel<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#Macam_Teknik_Pengambilan_Sampel\" >Macam Teknik Pengambilan Sampel<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#Probability_Sampling\" >Probability Sampling<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#Non-Probability_Sampling\" >Non-Probability Sampling<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Sampel\"><\/span>Pengertian Sampel<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Apa itu sampel? Sederhananya sampel <strong>adalah bagian dari suatu populasi penelitian yang digunakan untuk menjawab hasil dari suatu penelitian<\/strong>. Sedangkan teknik pengambilan merupakan cara atau metode yang digunakan dalam pengambilan sampel tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengukuran sampel dilakukan melalui statistik atau berdasar pada estimasi penelitian guna menentukan besarnya sampel yang diambil dalam melaksanakan penelitian suatu objek. Pengambilan besar sampel ini harus dilakukan sedemikian rupa sehingga diperoleh sampel yang dapat menggambarkan keadaaan populasi yang sebenarnya. (Sugiyono, 2016, h. 80)<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tujuan_Pengambilan_Sampel\"><\/span>Tujuan Pengambilan Sampel<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Mengutip pada materi ajar yang dituliskan oleh Prof. I Wayan Susila, pengajar dari Universitas Udayana, terdapat beberapa tujuan serta tahapan dari pengambilan sampel. Pengambilan sampel bertujuan untuk membantu peneliti dalam mengatasi keterbatasan-keterbatasan yang dapat peneliti jumpai di lapangan seperti:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Apabila populasi terlalu banyak atau jangkauan terlalu luas sehingga tidak memungkinkan bagi kita untuk melakukan pengambilan data pada seluruh populasi.<\/li>\n\n\n\n<li>Terkendala dalam hal keterbatasan tenaga, waktu, dan biaya.<\/li>\n\n\n\n<li>Adanya asumsi awal bahwa keseluruhan dalam populasi bersifat seragam sehingga bisa diwakili oleh beberapa sampel yang akan kita ambil.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Melakukan_Pengambilan_Sampel\"><\/span>Cara Melakukan Pengambilan Sampel<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam melakukan pengambilan sampel terdapat sistematika atau tahapan yang harus kita ikuti dengan cermat. Mengikuti dengan cermat sistematika yang ada akan membantu kita&nbsp; untuk menjawab tujuan dari penelitian kita. Berikut merupakan tahapan umum dalam teknik pengambilan sampel:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Mendefinisikan populasi yang akan diamati<\/li>\n\n\n\n<li>Menentukan kerangka sampel dan kumpulan semua peristiwa yang dapat terjadi.<\/li>\n\n\n\n<li>Menentukan teknik atau metode sampling yang tepat<\/li>\n\n\n\n<li>Melakukan pengambilan sampel (pengumpulan data)<\/li>\n\n\n\n<li>Melakukan pemeriksaan ulang pada proses sampling<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/\">Populasi dan Sampel: Pengertian, Perbedaan dan Teknik Pengambilan<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Macam_Teknik_Pengambilan_Sampel\"><\/span>Macam Teknik Pengambilan Sampel<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Terdapat beragam teknik pengambilan sampel. Macam teknik pengambilan sampel ini kita gunakan tergantung dari jenis penelitian yang kita pilih. <\/p>\n\n\n\n<p>Meski begitu, secara garis besar metode pengambilan sampel terbagi menjadi dua yaitu: <em>probability sampling<\/em> (random sampel) yaitu teknik pengambilan sampel secara acak serta <em>non-probability sampling<\/em> (non-random sampel) teknik pengambilan tidak acak. <\/p>\n\n\n\n<p>Masing-masing dari keduanya masih memiliki macam jenis pengambilan sampel lainnya seperti <em>purposive sampling, cluster sampling, snowball sampling, <\/em>dan lain sebagainya yang akan lebih lanjut kita bahas di bawah ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Probability_Sampling\"><\/span>Probability Sampling<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Probability sampling<\/em> merupakan jenis dalam teknik pengambilan sampel yang melakukan pengambilan sampelnya dengan random atau acak. Metode ini memberikan seluruh anggota populasi kemungkinan (<em>probability<\/em>) atau kesempatan yang sama untuk menjadi sampel terpilih. <\/p>\n\n\n\n<p>Teknik jenis ini sesuai digunakan untuk populasi yang besaran anggotanya dapat kita tentukan terlebih dahulu. Metode ini menggunakan analisis statistik untuk membantu penentuan sampel terpilihnya. Terdapat beberapa model atau&nbsp; jenis lain dari teknik random, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1.&nbsp;Pengambilan Sampel Acak Sederhana <em>(Simple Random Sampling)<\/em><\/h4>\n\n\n\n<p>Jenis ini melakukan pengambilan sampel secara acak melalui cara yang sederhana seperti pengundian atau menggunakan pendekatan bilangan acak. <\/p>\n\n\n\n<p>Kelebihan penggunaan metode ini yaitu dapat mengurangi bias atau kecenderungan berpihak pada anggota populasi tertentu dan dapat mengetahui adanya kesalahan baku (<em>standard error) <\/em>dalam penelitian<em>. <\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu kelemahan dalam penggunaan metode ini yaitu rendahnya jaminan mengenai sampel yang terpilih dapat bersifat representatif atau dapat mewakili populasi yang dituju.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh Pengambilan Sampel Metode Acak Sederhana:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dibutuhkan 15 sampel dari populasi penelitian dengan jumlah 90 orang.\u00a0Peneliti terlebih dahulu membuat undian untuk mendapatkan sampel pertama dari 90 populasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah sampel pertama didapatkan, nama yang terpilih sebagai sampel tersebut dikembalikan lagi agar populasi tetap utuh, berjumlah 90 orang. <\/p>\n\n\n\n<p>Mengembalikan sampel terpilih&nbsp; memungkinkan responden berikutnya akan tetap sama dengan responden yang sudah dipilih pertama. Hal ini dilakukan terus menerus hingga jumlah 15 sampel terpenuhi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2.\u00a0Pengambilan Sampel Acak Sistematis <em>(Systematic Random Sampling)\u00a0<\/em><\/h4>\n\n\n\n<p>Pengambilan sampel pada teknik ini menetapkan sampel awal secara acak kemudian sampel selanjutnya dipilih secara sistematis berdasarkan pola tertentu. Pola umum dari teknik ini adalah mengambil bilangan kelipatan dari jumlah anggota populasi dengan jumlah sampel yang akan diambil. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, diambil sampel dari populasi dengan jumlah 40 orang yang akan masuk ke sebuah ruangan. Setiap orang yang masuk ke urutan dari kelipatan 4 akan diambil sebagai sampel, artinya orang ke-4, 8, 12, 16 dan seterusnya akan dijadikan sampel penelitian hingga 40 populasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kelebihan dari&nbsp; penggunaan metode ini adalah cara ini lebih cepat, lebih mudah dan lebih mudah pelaksanaannya dibanding cara lainnya. Cara ini juga memudahkan peneliti karena&nbsp; memungkinkan kita untuk mengambil sampel di lapangan tanpa harus menggunakan kerangka sampel. <\/p>\n\n\n\n<p>Kekurangan Metode ini adalah kita tidak dapat memprediksi variasi dari populasi jika urutan yang dilakukan tidak sepenuhnya acak. Selain itu, jika populasi memiliki pengulangan karakteristik yang relatif tetap maka sampel akan cenderung sama atau bersifat seragam.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3.\u00a0Pengambilan Sampel Acak Berstrata <em>(Stratified Random Sampling)<\/em><\/h4>\n\n\n\n<p>Teknik pengambilan sampel ini melakukan penentuan sampel penelitian dengan menetapkan pengelompokan anggota populasi dalam kelompok-kelompok tingkatan tertentu seperti tingkat tinggi, sedang, dan rendah. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya penelitian masyarakat terhadap partisipasi pemilihan umum yang dikelompokkan berdasarkan usia pemilih. Tingkatan dari kelompok tersebut akan ditentukan dari usia yang paling rendah hingga ke yang paling tinggi atau sebaliknya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Pengambilan Sampel Acak Berdasar Area atau Wilayah <em>(Cluster Random Sampling)<\/em><\/h4>\n\n\n\n<p>Teknik pengambilan sampel acak atau <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cluster-sampling\/\" type=\"link\" id=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cluster-sampling\/\">cluster randong sampilng<\/a> adalah menentukan sampel berdasar kelompok wilayah dari anggota populasi penelitian. Pada teknik ini subjek penelitian akan dikelompokkan menurut area atau tempat domisili anggota populasi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuannya antara lain untuk meneliti tentang suatu hal pada bagian-bagian yang berbeda di dalam suatu wilayah tertentu. Misalnya peneliti ingin mengetahui tingkat partisipasi masyarakat kota Yogyakarta terhadap program pemerintah daerah. Peneliti akan menentukan sampel dari wilayah-wilayah yang tersebar di kota Yogyakarta. Baik pada tingkat kecamatan, desa, hingga dusun.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"rekomproduk\">\n<b><p>Rekomendasi Buku Penunjang SKRIPSI (Spesial)<\/p><\/b>\n<table>\n<tbody><tr>\n   <td align=\"center\"><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-aplikasi-metodologi-penelitian\/?utm_medium=product_ad2&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/Aplikasi-Metodologi-Penelitian-Fakhry-Zamzam-depan-scaled-300x400.jpg\" height=\"200\" width=\"150\"><\/a>\n   <\/td>\n\n   <td align=\"center\"><a href=\"hhttps:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-belajar-microsoft\/?utm_medium=product_ad2&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Belajar-Microsoft-Office-2019-_Johnie-Swanda-rev-2.0-Convert-Depan-scaled-1.jpg\" height=\"200\" width=\"150\"><\/a>\n   <\/td>\n\n   <td align=\"center\"><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-teknik-penulisan-3\/?utm_medium=product_ad&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-penulisan.png\" height=\"200\" width=\"150\"><\/a>\n   <\/td>\n<\/tr>\n<tr align=\"center\">\n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-aplikasi-metodologi-penelitian\/?utm_medium=product_ad2&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Aplikasi Metodologi Penelitian<\/a><\/b><\/td>\n\n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-belajar-microsoft\/?utm_medium=product_ad2&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Belajar Microsoft Office 2019 <br\/>(Word, Excel, Powerpoint)<\/a><\/b><\/td>\n\n    <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-teknik-penulisan-3\/?utm_medium=product_ad&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Teknik Penulisan Skripsi<\/a><\/b><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody><\/table>\n<p>Dapatkan buku pendukung skripsi &#038; penelitian lainnya di <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/product-tag\/metode-penelitian\/\">Buku penelitian<\/a><\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Non-Probability_Sampling\"><\/span>Non-Probability Sampling<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Teknik pengambilan sampel <em>non-probability<\/em> merupakan cara pengambilan sampel dengan tidak memberi peluang atau kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi yang dipilih menjadi sampel. <\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Supardi (1993), teknik sampling non probability akan sesuai apabila dipilih untuk populasi yang sifatnya infinit atau besaran anggota populasinya belum atau tidak dapat ditentukan terlebih dahulu sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Macam dari teknik pengambilan sampel menggunakan <strong>Non-Probability Sampling.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Purposive Sampling<\/h4>\n\n\n\n<p>Teknik <em><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/purposive-sampling\/\" type=\"link\" id=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/purposive-sampling\/\">purposive sampling<\/a> <\/em>adalah teknik penentuan sampel yang didasarkan pada pertimbangan peneliti mengenai sampel-sampel mana yang paling sesuai, bermanfaat dan dianggap dapat mewakili suatu populasi (<em>representatif<\/em>).\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Teknik pengambilan sampel ini cenderung lebih tinggi kualitas sampelnya. Karena peneliti telah membuat kisi atau batas berdasarkan kriteria tertentu yang akan dijadikan sampel penelitian. Misal seperti didasarkan pada ciri demografi, gender, jenis pekerjaan, umur dan lain sebagainya. Teknik ini termasuk teknik pengambilan sampel yang cukup sering digunakan dalam penelitian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kelebihan dari metode ini di antaranya tujuan dari penelitian dapat dengan mudah terpenuhi, sampel dapat bersifat lebih relevan dengan desain penelitian, cara ini cenderung lebih murah dan mudah untuk dilaksanakan. Sementara itu kekurangannya sama dengan teknik pengambilan sampel secara acak yaitu tidak adanya jaminan bahwa sampel dapat mewakili populasi yang ditentukan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2.&nbsp;Snowball Sampling<\/h4>\n\n\n\n<p>Biasa dikenal juga dengan teknik pengambilan sampel bola salju. Teknik ini menentukan sampel berdasarkan wawancara dengan sampel sebelumnya atau dengan cara korespondensi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Melakukan pengambilan sampel dengan teknik ini artinya kita bisa meminta informasi dari sampel pertama untuk mendapatkan sampel berikutnya, demikian secara terus menerus hingga akhirnya seluruh kebutuhan sampel penelitian dapat terpenuhi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Teknik pengambilan sampel dengan metode bola salju ini sangat cocok untuk penelitian mengenai hal-hal yang sifatnya cukup sensitif dan membutuhkan privasi tingkat tinggi dari respondennya. Misal penelitian tentang penyintas kekerasan seksual, penderita HIV, kelompok waria serta kelompok-kelompok khusus lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Accidental Sampling<\/h4>\n\n\n\n<p>Sesuai dengan namanya, teknik pengambilan sampel jenis ini menentukan sampel secara tidak sengaja (<a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/metode-accidental-sampling\/\" type=\"link\" id=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/metode-accidental-sampling\/\"><em>accidental<\/em> sampling<\/a>)<em>. <\/em>Peneliti akan mengambil sampel pada orang yang kebetulan ditemuinya pada saat itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya penelitian dilakukan pada populasi pelanggan toko A, peneliti cukup menunggu di depan toko A lalu menetapkan sampel kepada siapapun orang yang melakukan transaksi jual-beli di toko A tanpa melihat umur, gender, profesi, dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4.&nbsp;Quota Sampling<\/h4>\n\n\n\n<p>Teknik pengambilan sampel ini dilakukan dengan menentukan kuota atau jumlah dari sampel penelitian terlebih dahulu. Prinsip penentuannya sama dengan <em>accidental sampling<\/em>. Tetapi peneliti menetapkan terlebih dahulu jumlah sampel yang akan diperlukan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Misal peneliti menetapkan penelitian dilakukan setiap hari selama satu minggu dengan menetapkan jumlah sampel penelitian sebanyak 100 orang. Apabila peneliti pada hari itu telah memenuhi kuota dengan memperoleh 100 orang maka selesai tugas peneliti untuk mencari sampel penelitian.<\/p>\n\n\n\n<p>Kelebihan menggunakan teknik ini dalam pengambilan sampel yaitu bersifat praktis karena sampel penelitian sudah diketahui sebelumnya. Sementara kekurangannya yaitu bias penelitian yang cenderung cukup tinggi dapat terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Artikel pertama kali ditulis oleh&nbsp;Muhammad Luqman, kemudian diperbarui oleh Muhammad Luqman H pada 3 Maret 2026<\/em><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Firmansyah, Deri, dan Dede. &#8220;Teknik Pengambilan Sampel Umum dalam Metodologi Penelitian: Literature Review.&#8221; <em>Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH)<\/em>, vol. 1, no. 2, 2022, hlm. 85\u2013114.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTeknik Pengambilan Sampel (Sampling): Pengertian, Jenis, dan Contohnya.\u201d <em>BINUS University<\/em>, 3 Aug. 2022, binus.ac.id\/malang\/2022\/08\/teknik-pengambilan-sampel\/. Diakses 2 Mar. 2026.<\/p>\n\n\n\n<p>Rachmatia Nurchaliza. \u201cTeknik Pengambilan Sampel: Peneliti Harus Mengetahui Ini!\u201d <em>Telkom University<\/em>, 23 Jan. 2024, bit.telkomuniversity.ac.id\/teknik-pengambilan-sampel\/. Diakses 2 Mar. 2026<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pertanyaan umum teknik pengambilan sampel untuk skripsi dan penelitian<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"schema-faq wp-block-yoast-faq-block\"><div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1668745254194\"><strong class=\"schema-faq-question\">Apa macam-macam teknik pengambilan sampel?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Sederhananya, ada 2 teknik pengambilan sampel, yaitu <strong>non-probability sampling<\/strong>, pengambilan sampel tidak memberi peluang atau kesempatan sama kepada setiap sampel yang diambil dari populasi dan <strong>probability sampling<\/strong> yang mengambil sampel secara acak, artinya peluang terambilnya sampel sama.<\/p> <\/div> <div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1668745439074\"><strong class=\"schema-faq-question\">Apa itu metode pengambilan sampel?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Metode pengambilan sampel merupakan teknik atau cara penentuan jumlah sampel dan unit-unit sampel dari suatu populasi yang akan digunakan dalam sebuah penelitian.<\/p> <\/div> <div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1668745498815\"><strong class=\"schema-faq-question\">Bagaimana cara menentukan sampel penelitian?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Sampel penelitian diambil harus menyesuaikan dengan rumusan masalah, tujuan penelitian, banyaknya populasi serta metode pengolahan data yang digunakan.<\/p> <\/div> <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada macam-macam teknik pengambilan sampel dalam penelitian, tujuan, tahapan, dan cara pengambilan sampel yang tepat. Pahami di artikel ini.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":94746,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[928],"tags":[183,935],"class_list":["post-46388","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penelitian-skripsi","tag-penelitian","tag-sampel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Teknik Pengambilan Sampel Penelitian: Macam &amp; Penjelasan - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ada macam-macam teknik pengambilan sampel dalam penelitian, tujuan, tahapan, dan cara pengambilan sampel yang tepat. Pahami di artikel ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Teknik Pengambilan Sampel Penelitian: Macam &amp; Penjelasan - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ada macam-macam teknik pengambilan sampel dalam penelitian, tujuan, tahapan, dan cara pengambilan sampel yang tepat. Pahami di artikel ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-03T07:18:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-03T07:18:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/teknik-pengambilan-sampel.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Teknik Pengambilan Sampel Penelitian: Macam & Penjelasan - Deepublish Store","description":"Ada macam-macam teknik pengambilan sampel dalam penelitian, tujuan, tahapan, dan cara pengambilan sampel yang tepat. Pahami di artikel ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Teknik Pengambilan Sampel Penelitian: Macam & Penjelasan - Deepublish Store","og_description":"Ada macam-macam teknik pengambilan sampel dalam penelitian, tujuan, tahapan, dan cara pengambilan sampel yang tepat. Pahami di artikel ini.","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2026-03-03T07:18:04+00:00","article_modified_time":"2026-03-03T07:18:06+00:00","og_image":[{"width":900,"height":500,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/teknik-pengambilan-sampel.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Luqman Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Luqman Hakim","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/"},"author":{"name":"Luqman Hakim","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c"},"headline":"Teknik Pengambilan Sampel Penelitian: Macam &#038; Penjelasan","datePublished":"2026-03-03T07:18:04+00:00","dateModified":"2026-03-03T07:18:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/"},"wordCount":1750,"commentCount":3,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/teknik-pengambilan-sampel.webp","keywords":["Penelitian","Sampel"],"articleSection":["Penelitian dan Skripsi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","FAQPage"],"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/","name":"Teknik Pengambilan Sampel Penelitian: Macam & Penjelasan - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/teknik-pengambilan-sampel.webp","datePublished":"2026-03-03T07:18:04+00:00","dateModified":"2026-03-03T07:18:06+00:00","description":"Ada macam-macam teknik pengambilan sampel dalam penelitian, tujuan, tahapan, dan cara pengambilan sampel yang tepat. Pahami di artikel ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#breadcrumb"},"mainEntity":[{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#faq-question-1668745254194"},{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#faq-question-1668745439074"},{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#faq-question-1668745498815"}],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/teknik-pengambilan-sampel.webp","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/teknik-pengambilan-sampel.webp","width":900,"height":500},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penelitian dan Skripsi","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/penelitian-skripsi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Teknik Pengambilan Sampel Penelitian: Macam &#038; Penjelasan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c","name":"Luqman Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Luqman Hakim"},"description":"Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.","sameAs":["https:\/\/dosenmahasiswa.id\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/luqmanhakim\/"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#faq-question-1668745254194","position":1,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#faq-question-1668745254194","name":"Apa macam-macam teknik pengambilan sampel?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Sederhananya, ada 2 teknik pengambilan sampel, yaitu <strong>non-probability sampling<\/strong>, pengambilan sampel tidak memberi peluang atau kesempatan sama kepada setiap sampel yang diambil dari populasi dan <strong>probability sampling<\/strong> yang mengambil sampel secara acak, artinya peluang terambilnya sampel sama.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#faq-question-1668745439074","position":2,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#faq-question-1668745439074","name":"Apa itu metode pengambilan sampel?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Metode pengambilan sampel merupakan teknik atau cara penentuan jumlah sampel dan unit-unit sampel dari suatu populasi yang akan digunakan dalam sebuah penelitian.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#faq-question-1668745498815","position":3,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengambilan-sampel\/#faq-question-1668745498815","name":"Bagaimana cara menentukan sampel penelitian?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Sampel penelitian diambil harus menyesuaikan dengan rumusan masalah, tujuan penelitian, banyaknya populasi serta metode pengolahan data yang digunakan.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"}]}},"views":398834,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46388","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46388"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46388\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":94747,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46388\/revisions\/94747"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/94746"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46388"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46388"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46388"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}