{"id":51235,"date":"2025-03-12T11:50:43","date_gmt":"2025-03-12T04:50:43","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/?p=51235"},"modified":"2025-03-12T11:50:43","modified_gmt":"2025-03-12T04:50:43","slug":"contoh-teks-eksplanasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/","title":{"rendered":"Contoh Teks Eksplanasi: Pengertian, Struktur dan Jenis"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Contoh Teks Eksplanasi<\/strong> &#8211; Apakah kamu pernah membaca tulisan tentang terjadinya bumi? Atau mungkin terjadinya sebuah negara?<\/p>\n\n\n\n<p>Tulisan yang menjelaskan proses terjadinya sesuatu tergolong teks eksplanasi. Tanpa sadar selama ini kamu sering membaca teks eksplanasi. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam lingkungan pendidikan, kemungkinan besar kamu juga pernah menulis teks ini contohnya ketika kamu mendapatkan tugas kuliah yakni menulis keruntuhan zaman Yunani Kuno. <\/p>\n\n\n\n<p>Penjelasan yang memuat sebab-akibat terjadinya sesuatu inilah yang disebut teks eksplanasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah ulasan lengkap mengenai teks eksplanasi. Mulai dari pengertian, jenis, hingga contohnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Contoh-contoh eksplanasi di bawah ini akan memudahkan kamu untuk memahami apa itu teks eksplanasi beserta struktur penulisannya.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d0f56a877ee\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d0f56a877ee\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#Pengertian_Teks_Eksplanasi\" >Pengertian Teks Eksplanasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#Struktur_Teks_Eksplanasi\" >Struktur Teks Eksplanasi<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#1_Judul\" >1. Judul<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#2_Pernyataan_Umum\" >2. Pernyataan Umum<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#3_Sebab-Akibat\" >3. Sebab-Akibat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#4_Interpretasi\" >4. Interpretasi<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#Jenis_Teks_Eksplanasi\" >Jenis Teks Eksplanasi<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#1_Eksplanasi_Sequential\" >1. Eksplanasi Sequential<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#2_Eksplanasi_Kausal\" >2. Eksplanasi Kausal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#3_Eksplanasi_Teoritis\" >3. Eksplanasi Teoritis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#4_Eksplanasi_Faktorial\" >4. Eksplanasi Faktorial<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#Contoh_Teks_Eksplanasi\" >Contoh Teks Eksplanasi<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#1_Contoh_Teks_Eksplanasi_Fenomena_Alam_Salju\" >1. Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Alam Salju<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Teks_Eksplanasi\"><\/span>Pengertian Teks Eksplanasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan etimologis, eksplanasi berasal dari bahasa Inggris yakni <em>explanation<\/em> yang berarti penjelasan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dilansir <em><a href=\"https:\/\/britishcourse.com\/\" rel=\"nofollow\">britishcourse.com<\/a><\/em>, teks eksplanasi <strong>adalah tulisan yang menjelaskan tentang proses pembentukan suatu fenomena<\/strong>. Di dalamnya memuat penjelasan mengapa dan bagaimana suatu fenomena terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak hanya menjelaskan peristiwa alam namun juga peristiwa sosial, budaya, hukum, dan ekonomi. Jadi, segala sesuatu yang menjelaskan bagaimana dan mengapa terjadinya fenomena tertentu digolongkan sebagai teks eksplanasi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Struktur_Teks_Eksplanasi\"><\/span>Struktur Teks Eksplanasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Secara lebih lengkap, struktur teks eksplanasi meliputi:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Judul\"><\/span>1. Judul<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Judul merupakan elemen yang wajib ada. Untuk membuat judul yang efektif, gunakan bahasa yang singkat, padat, dan jelas. Hindari judul yang terlalu panjang, karena justru dapat mengaburkan inti dari isi teks. Sebaiknya, pilih kata-kata yang langsung mengarah pada fenomena yang akan dibahas, agar pembaca dapat segera memahami topik yang disajikan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pernyataan_Umum\"><\/span>2. Pernyataan Umum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah menyusun judul, langkah berikutnya adalah masuk ke struktur kedua, yaitu membuat pernyataan umum sebagai pengantar. Pernyataan umum ini berfungsi untuk memberikan gambaran awal tentang fenomena yang akan dibahas.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar lebih efektif, tulislah pernyataan umum dalam bentuk informasi singkat namun informatif. Misalnya, Anda bisa memulai dengan menjelaskan alasan di balik terjadinya fenomena tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Sebab-Akibat\"><\/span>3. Sebab-Akibat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Bagian utama dalam penulisan teks eksplanasi adalah menjelaskan hubungan sebab-akibat secara sistematis. Pada tahap ini, fenomena yang dibahas dikupas secara lebih deskriptif, mulai dari proses terjadinya, tahapan yang dilalui, hingga dampak yang ditimbulkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Interpretasi\"><\/span>4. Interpretasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada bagian interpretasi, penulis dapat menyampaikan pendapat atau sudut pandang terkait fenomena yang dibahas. Namun, pendapat tersebut harus tetap didasarkan pada data dan penjelasan yang telah diuraikan sebelumnya, sehingga tetap bersifat objektif dan ilmiah.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/teks-narasi\/\">Teks Narasi Adalah: Ciri-Ciri, Contoh, Struktur dan Kaidah<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/teks-eksposisi\/\">Teks Eksposisi: Pengertian, Struktur, Contoh dan Pola Pengembangan<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Teks_Eksplanasi\"><\/span>Jenis Teks Eksplanasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan NWS Departement School and Education, ada 4 jenis teks eksplanasi yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Eksplanasi_Sequential\"><\/span>1. Eksplanasi Sequential<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Teks eksplanasi sequential adalah jenis teks eksplanasi yang menyajikan rangkaian peristiwa secara berurutan dan terperinci. Teks ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana suatu proses atau fenomena terjadi secara sistematis, dengan tahapan yang runtut dari awal hingga akhir.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, teks eksplanasi sequential digunakan dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama biologi, untuk menggambarkan proses alami seperti siklus hidup makhluk hidup, rantai makanan, fotosintesis, atau proses metabolisme dalam tubuh<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Eksplanasi_Kausal\"><\/span>2. Eksplanasi Kausal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Teks kausal adalah jenis teks eksplanasi yang berisi penjelasan mengenai sebab dan akibat dari suatu peristiwa. Teks ini menjelaskan bagaimana suatu kejadian dapat terjadi secara bertahap, dimulai dari faktor penyebab hingga dampak yang ditimbulkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Teks kausal umumnya digunakan untuk menguraikan berbagai fenomena alam, sosial, maupun teknologi. Misalnya, dalam pembahasan tentang bencana alam seperti tanah longsor<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Eksplanasi_Teoritis\"><\/span>3. Eksplanasi Teoritis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Teks eksplanasi teoretis adalah salah satu jenis teks yang menjelaskan suatu peristiwa alam berdasarkan hipotesis atau spekulasi ilmiah tentang bagaimana dan mengapa fenomena tersebut bisa terjadi. <\/p>\n\n\n\n<p>Berbeda dengan teks eksplanasi lainnya yang berlandaskan fakta yang sudah terbukti, teks eksplanasi teoretis sering kali mengandung perkiraan atau teori yang belum sepenuhnya dikonfirmasi, tetapi memiliki dasar ilmiah yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Eksplanasi_Faktorial\"><\/span>4. Eksplanasi Faktorial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Terakhir adalah eksplanasi faktorial. Menjelaskan tentang efek dan hasil suatu proses. Misalnya dampak munculnya UU Cipta Kerja, dampak Reformasi 1998, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Teks_Eksplanasi\"><\/span>Contoh Teks Eksplanasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Agar kamu semakin paham jenis teks yang satu ini, pahami beberapa contoh dibawah ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Contoh_Teks_Eksplanasi_Fenomena_Alam_Salju\"><\/span>1. Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Alam Salju<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Contoh teks eksplanasi ini ditulis oleh Lidya Sisca:<\/p>\n\n\n\n<p>Salju adalah salah satu fenomena alam yang selalu menarik perhatian, terutama saat musim dingin tiba. Kristal-kristal es berwarna putih ini membentuk lanskap yang indah seperti kapas yang menyelimuti daratan. Salju umumnya ditemukan di wilayah dengan empat musim, seperti negara-negara subtropis, serta di daerah dengan ketinggian ekstrem, seperti Puncak Gunung Jayawijaya di Papua.<\/p>\n\n\n\n<p>Salju terbentuk dari uap air di atmosfer yang mengalami proses pendinginan hingga mencapai titik kondensasi, yaitu suhu di mana gas berubah menjadi cair atau padat. Uap air yang terkumpul ini kemudian membentuk awan yang awalnya ringan dan mengapung di langit. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, seiring bertambahnya uap air dalam awan, massanya pun meningkat hingga udara tak lagi mampu menahannya, menyebabkan awan pecah dan menjatuhkan partikel air ke bumi.<\/p>\n\n\n\n<p>Temperatur udara yang berada tepat di bawah awan harus mencapai 0\u00b0C atau lebih rendah agar air tidak langsung mencair saat jatuh. Namun, suhu rendah saja tidak cukup untuk membentuk salju. Partikel-partikel pengotor di udara, yang disebut Nukleator, berperan penting dalam mempercepat proses pembekuan dengan bertindak sebagai perekat antarpartikel uap air. Partikel air yang bercampur dengan nukleator ini akan saling menempel dan membentuk kristal es, yang kemudian jatuh sebagai salju.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika suhu permukaan bumi tetap di bawah titik beku, salju akan tetap berbentuk es. Namun, jika suhu lebih hangat, kristal es ini akan mencair sebelum mencapai tanah, berubah menjadi hujan es atau hujan biasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu hal paling menarik dari salju adalah keunikan bentuknya. Tidak ada dua kristal salju yang memiliki bentuk yang sama. Meskipun telah turun selama miliaran tahun sejak bumi tercipta, setiap kristal yang terbentuk selalu memiliki pola yang berbeda, menjadikannya fenomena alam yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain menghadirkan panorama yang menakjubkan, salju juga memiliki dampak negatif. Salju tebal dapat menyebabkan gangguan transportasi, membahayakan keselamatan saat terjadi badai salju, serta merusak bangunan dan infrastruktur akibat beban berat yang ditimbulkannya. Oleh karena itu, meskipun memikat, salju juga dapat menjadi tantangan bagi kehidupan sehari-hari di daerah yang mengalaminya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebagai suatu teks yang menjelaskan fenomena yang terjadi, eksplanasi juga termasuk teks yang harus kamu pahami dalam bida tulis menulis. <\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Artikel pertama kali ditulis oleh\u00a0Yusuf Abdul Aziz, kemudian diperbarui oleh Muhammad Luqman H pada 12 Maret 2025<\/em><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Gramedia. (2024). <em>Struktur Teks Eksplanasi<\/em>. Gramedia Literasi. Diakses pada 12 Maret 2025, dari https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/struktur-teks-eksplanasi\/.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penjelasan Contoh Teks Eksplanasi dilengkapi dengan pembahasan Pengertian, Struktur teks dan Jenis-jenisnya. Pahami dulu sebelum menulis Eksplanasi <\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":92859,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1302],"tags":[190,191],"class_list":["post-51235","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahasa-indonesia","tag-menulis","tag-teks"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Contoh Teks Eksplanasi: Pengertian, Struktur dan Jenis - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa yang Anda ketahui tentang teks eksplanasi? Berikut ini pengertian, struktur, jenis dan contoh teks eksplanasi beserta penjelasannya..\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Teks Eksplanasi: Pengertian, Struktur dan Jenis - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa yang Anda ketahui tentang teks eksplanasi? Berikut ini pengertian, struktur, jenis dan contoh teks eksplanasi beserta penjelasannya..\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-12T04:50:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/contoh-teks-eksplanasi.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Teks Eksplanasi: Pengertian, Struktur dan Jenis - Deepublish Store","description":"Apa yang Anda ketahui tentang teks eksplanasi? Berikut ini pengertian, struktur, jenis dan contoh teks eksplanasi beserta penjelasannya..","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Contoh Teks Eksplanasi: Pengertian, Struktur dan Jenis - Deepublish Store","og_description":"Apa yang Anda ketahui tentang teks eksplanasi? Berikut ini pengertian, struktur, jenis dan contoh teks eksplanasi beserta penjelasannya..","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2025-03-12T04:50:43+00:00","og_image":[{"width":900,"height":500,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/contoh-teks-eksplanasi.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Luqman Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Luqman Hakim","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/"},"author":{"name":"Luqman Hakim","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c"},"headline":"Contoh Teks Eksplanasi: Pengertian, Struktur dan Jenis","datePublished":"2025-03-12T04:50:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/"},"wordCount":993,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/contoh-teks-eksplanasi.webp","keywords":["menulis","teks"],"articleSection":["Bahasa Indonesia"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/","name":"Contoh Teks Eksplanasi: Pengertian, Struktur dan Jenis - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/contoh-teks-eksplanasi.webp","datePublished":"2025-03-12T04:50:43+00:00","description":"Apa yang Anda ketahui tentang teks eksplanasi? Berikut ini pengertian, struktur, jenis dan contoh teks eksplanasi beserta penjelasannya..","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/contoh-teks-eksplanasi.webp","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/contoh-teks-eksplanasi.webp","width":900,"height":500},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/bahasa-indonesia\/contoh-teks-eksplanasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bahasa Indonesia","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/bahasa-indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Contoh Teks Eksplanasi: Pengertian, Struktur dan Jenis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c","name":"Luqman Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Luqman Hakim"},"description":"Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.","sameAs":["https:\/\/dosenmahasiswa.id\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/luqmanhakim\/"}]}},"views":22083,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51235","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51235"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51235\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":92860,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51235\/revisions\/92860"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/92859"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51235"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51235"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51235"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}