{"id":52071,"date":"2024-06-27T10:22:21","date_gmt":"2024-06-27T03:22:21","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/?p=52071"},"modified":"2024-06-27T10:22:21","modified_gmt":"2024-06-27T03:22:21","slug":"populasi-dan-sampel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/","title":{"rendered":"Populasi dan Sampel: Pengertian, Perbedaan dan Teknik Pengambilan"},"content":{"rendered":"\n<p>Apakah kalian pernah mendengar populasi dan sampel? Mungkin kalian sudah tahu kalau dalam melakukan penelitian terdapat berbagai metode yang bisa digunakan. Ragam <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/apa-itu-metodologi-penelitian\/\">metode penelitian<\/a> ini dipilih tentunya bergantung dengan jenis penelitian kalian. Salah satu dari dua jenis penelitian yang cukup memerlukan kecermatan, lebih dikenal dengan penelitian kuantitatif.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengapa kecermatan diperlukan lebih untuk jenis penelitian ini? Penelitian kuantitatif merupakan jenis penelitian yang hasil analisis datanya diperoleh melalui perhitungan matematis. Data-datanya berupa angka dan disajikan dalam bentuk grafik atau diagram.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam penelitian jenis ini kalian akan mengenal istilah populasi dan sampel. Populasi dan sampel memang merupakan istilah yang erat kaitannya dengan penelitian kuantitatif. Penelitian kualitatif tidak cukup familiar dengan kedua istilah ini. Istilah yang biasa digunakan dalam penelitian kualitatif adalah seperti situasi sosial dan hal-hal lainnya yang menjadi sumber perolehan data.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Populasi dan sampel dalam penelitian kuantitatif bisa dibilang menjadi dua hal penentu dalam penelitian. Jadi, pahami supaya tidak salah sebelum lanjut lebih jauh lagi.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69ebb0c8a31c6\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69ebb0c8a31c6\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#Pengertian_Populasi_dan_Sampel\" >Pengertian Populasi dan Sampel<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#Pengertian_Populasi_Menurut_Para_Ahli\" >Pengertian Populasi Menurut Para Ahli<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#Pengertian_Sampel_Menurut_Para_Ahli\" >Pengertian Sampel Menurut Para Ahli<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#Perbedaan_Populasi_dan_Sampel\" >Perbedaan Populasi dan Sampel<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#1_Perbedaan_dari_Pengertian\" >1. Perbedaan dari Pengertian<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#2_Perbedaan_dari_Fokus_Kerjanya\" >2. Perbedaan dari Fokus Kerjanya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#3_Dari_Proses_Pengumpulan_Data\" >3. Dari Proses Pengumpulan Data<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#Karakteristik_Sampel\" >Karakteristik Sampel<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#1_Akurasi\" >1. Akurasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#2_Presisi\" >2. Presisi<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#Teknik_Pengambilan_Sampel\" >Teknik Pengambilan Sampel<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#A_Probability_Sampling\" >A. Probability Sampling<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#B_Non-Probability_Sampling\" >B. Non-Probability Sampling<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#Cara_Menentukan_Sampel_Berdasarkan_Populasi\" >Cara Menentukan Sampel Berdasarkan Populasi<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#1_Rumus_Slovin\" >1. Rumus Slovin<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#2_Rumus_Jacob_Cohen\" >2. Rumus Jacob Cohen<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Populasi_dan_Sampel\"><\/span>Pengertian Populasi dan Sampel<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Baik populasi dan sampel keduanya merupakan dua hal yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Sederhananya sampel penelitian dapat diartikan sebagai bagian dari populasi dan merupakan wakil dari anggota populasi yang diteliti.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Keduanya menjadi hal yang sangat menentukan hasil penelitian karena dapat memberikan generalisasi pada hasil penelitian yang didapat.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karenanya, penting sekali untuk kalian dapat bersikap cermat dan teliti dalam menentukan besaran populasi dan sampel yang akan digunakan. Bahkan hal tersebut harus sudah kalian perhatikan dengan matang jauh sebelumnya. Berikut ini merupakan penjelasan mengenai populasi dan sampel oleh para ahli.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Populasi_Menurut_Para_Ahli\"><\/span>Pengertian Populasi Menurut Para Ahli<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Populasi dapat diartikan sebagai subyek pada wilayah serta waktu tertentu yang akan diamati atau diteliti oleh peneliti.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Menurut Sugiyono<\/strong>, populasi sebagai wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menurut Gulo<\/strong>, menyebutkan<strong> <\/strong>populasi dapat diartikan sebagai keseluruhan dari satuan analisis yang merupakan sasaran penelitian.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menurut Margono,<\/strong> populasi merupakan sebagai seluruh data yang menjadi perhatian peneliti dalam suatu ruang lingkup juga waktu yang sudah ditentukan sebelumnya.&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Sedangkan menurut Arikunto, populasi merupakan sebagai keseluruhan objek penelitian atau totalitas kelompok subjek, baik manusia, gejala, nilai, benda-benda hingga peristiwa yang menjadi sumber data suatu penelitian.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Sampel_Menurut_Para_Ahli\"><\/span>Pengertian Sampel Menurut Para Ahli<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Hampir semua ahli memiliki pandangan yang sama tentang sampel yakni merupakan bagian dari populasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Menurut Sugiyono<\/strong>, sampel merupakan sebagai bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh suatu populasi.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menurut Gulo<\/strong>, memiliki pengertian yang sama dengan Sugiyono tentang sampel yaitu himpunan bagian atau subset dari suatu populasi.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menurut Arikunto<\/strong>, pun menyebut hal yang sama yaitu sampel sebagai bagian atau wakil dari populasi yang diteliti.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Populasi_dan_Sampel\"><\/span>Perbedaan Populasi dan Sampel<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Populasi dan sampel merupakan dua hal yang berbeda. Meskipun begitu ada beberapa orang yang sulit membedakan keduanya sehingga akhirnya tertukar.&nbsp; Untuk memahami perbedaan keduanya kalian harus memahami juga bahwa terdapat beberapa hal yang dapat membedakan populasi dan sampel.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Perbedaan_dari_Pengertian\"><\/span>1. Perbedaan dari Pengertian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagaimana yang sudah disebutkan sebelumnya, populasi merupakan keseluruhan objek yang diteliti sementara sampel merupakan bagian dari populasi itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Perbedaan_dari_Fokus_Kerjanya\"><\/span>2. Perbedaan dari Fokus Kerjanya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Fokus dari populasi adalah identifikasi karakteristik anggota populasi sementara fokus dari sampel adalah pendugaan atau generalisasi karakteristik yang sudah ditentukan melalui populasi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Dari_Proses_Pengumpulan_Data\"><\/span>3. Dari Proses Pengumpulan Data <span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Data populasi mengingat cakupannya yang luas dapat dilakukan melalui kegiatan seperti sensus. Sementara sampel akan lebih efektif pengumpulan datanya apabila menggunakan survei.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, perbedaan populasi dan sampel, yaitu populasi fokusnya kepada semua objek yang diteliti sedangkan sampel hanya <strong>sebagian kecil<\/strong> dari populasi yang diambil untuk diteliti dan dianggap bisa mewakili populasi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Karakteristik_Sampel\"><\/span>Karakteristik Sampel<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Karakteristik sampel mengacu pada sifat-sifat yang harus dimiliki oleh sampel. Terdapat dua karakteristik sampel yaitu <strong>akurasi<\/strong> dan <strong>presisi<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Akurasi\"><\/span>1. Akurasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Akurasi berarti sejauh mana sampel didapatkan tanpa adanya bias sampel, apabila diambil dengan benar maka ukuran perilaku, sikap hingga pengetahuan dari beberapa elemen sampelnya akan memiliki hasil kurang dari variabel pengukuran yang diambil dari populasi yang sama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Presisi\"><\/span>2. Presisi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Karakteristik kedua adalah presisi. Presisi berkaitan dengan ketepatan atau ketelitian dengan mengacu pada seberapa dekat taksiran sampel dengan karakteristik populasi. Semakin tinggi tingkat presisi maka semakin besar kemungkinan sampel yang didapat bersifat representatif terhadap populasi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Teknik_Pengambilan_Sampel\"><\/span>Teknik Pengambilan Sampel<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Terdapat beragam <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/teknik-pengambilan-sampel\/\">teknik pengambilan sampel<\/a> yang bisa kalian gunakan. Ragam teknik pengambilan sampel ini kalian gunakan tentunya bergantung dengan tujuan penelitian kalian ingin mencari hasil seperti apa.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Secara garis besar, teknik pengambilan sampel terbagi menjadi dua yaitu <strong><em>probability sampling <\/em>(random sampel)<\/strong> dan <strong><em>non-probability sampling <\/em>(non-random sampel)<\/strong>. <\/p>\n\n\n\n<p>Masing-masing dari keduanya memiliki macam jenis pengambilan sampel lagi. Lebih lanjut akan dibahas di bawah ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"A_Probability_Sampling\"><\/span>A. Probability Sampling<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Biasa disebut juga dengan random sampel atau teknik pengambilan sampel secara acak. Teknik pengambilan ini berarti memberikan seluruh anggota populasi kesempatan yang sama untuk menjadi sampel terpilih.<\/p>\n\n\n\n<p>Penggunaanya biasa digunakan untuk populasi dengan jumlah atau besaran anggota yang bisa ditentukan terlebih dahulu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa model atau&nbsp; jenis lain dari teknik pengambilan random sampel, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Pengambilan Sampel Acak Sederhana <em>(Simple Random Sampling<\/em>)<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"474\" height=\"278\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/simple-random-sampling.jpg\" alt=\"simple-random-sampling\" class=\"wp-image-52080\" style=\"width:739px;height:433px\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">sumber : <em>questionpro.com<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Merupakan jenis teknik pengambilan sampel yang dilakukan secara acak dengan cara sederhana melalui pengundian atau pendekatan bilangan acak. Kelebihan dari penggunaan model ini adalah dapat mengurangi bias atau kecenderungan berpihak pada suatu anggota populasi tertentu. Kelebihan lainnya yaitu dapat mengetahui secara langsung adanya kesalahan baku (<em>standard error<\/em>) dalam penelitian. <\/p>\n\n\n\n<p>Meski begitu model ini memiliki kelemahan yaitu rendahnya jaminan mengenai sampel yang terpilih apakah dapat bersifat representatif.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Pengambilan Sampel Acak Sistematis<em>(Systematic Random Sampling)<\/em><\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"447\" height=\"264\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Systematic-sampling.jpg\" alt=\"Systematic-sampling\" class=\"wp-image-52081\" style=\"width:741px;height:438px\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">sumber : questionpro.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Pengambilan sampel melalui model ini berarti menetapkan sampel awal secara acak tetapi untuk sampel selanjutnya dipilih secara sistematis melalui cara dan pola tertentu. Pola umum dari pengambilan sampel teknik ini adalah melalui bilangan kelipatan dari jumlah anggota populasi yang akan diambil. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, diambil sampel dari populasi dengan jumlah 50. Setiap orang yang masuk urutan kelipatan 5 akan diambil sebagai sampel artinya, orang ke-5, 10, 15, 20, dan seterusnya akan dijadikan sampel penelitian hingga orang ke-50.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Pengambilan Sampel Acak Berstrata <em>(Stratified Random Sampling)<\/em><\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"484\" height=\"270\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/stratified-random-sampling.jpg\" alt=\"stratified-random-sampling\" class=\"wp-image-52082\" style=\"width:740px;height:413px\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>sumber : questionpro.com<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Pengambilan sampel acak berstrata berarti melakukan penentuan sampel dengan menetapkan pengelompokan anggota populasi melalui kelompok tingkatan tertentu. Misalnya penelitian terhadap tingkat membaca anak sekolah yang dikelompokkan berdasarkan jenjang pendidikannya. <\/p>\n\n\n\n<p>Tingkatan dari kelompok tersebut akan ditentukan dari kelompok anak sekolah dasar, menengah pertama, menengah atas atau sebaliknya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Pengambilan Sampel Acak Berdasar Area<em> <\/em>atau Wilayah <em>(Cluster Random Sampling)<\/em><\/h4>\n\n\n\n<p>Sesuai dengan namanya model pengambilan sampel ini menentukan sampel berdasarkan kelompok wilayah atau area dari suatu populasi tertentu. Model pengambilan sampel ini mengelompokkan objek penelitian menurut suatu area tempat domisili populasi. Tujuannya antara lain untuk meneliti suatu hal yang ada hingga menjadi ciri khas dari satu wilayah tertentu. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya peneliti ingin mengetahui tingkat partisipasi masyarakat kota Semarang terhadap program pemerintah daerah. Peneliti akan menentukan sampel dari wilayah-wilayah yang tersebar di kota Semarang. Baik pada tingkat kecamatan, desa, hingga dusun.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"B_Non-Probability_Sampling\"><\/span>B. Non-Probability Sampling<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Berkebalikan dengan teknik <em>probability sampling<\/em>, teknik pengambilan sampel ini tidak memberikan kesempatan atau peluang yang sama bagi setiap anggota populasi yang dipilih. <\/p>\n\n\n\n<p>Teknik sampling jenis ini biasanya digunakan untuk populasi yang besaran anggota populasinya belum atau tidak dapat ditentukan terlebih dahulu. Macam dari teknik pengambilan sampel <em>non-probability sampling <\/em>di antaranya adalah:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Purposive Sampling<\/h4>\n\n\n\n<p>Adalah teknik penentuan sampel yang didasarkan pada pertimbangan peneliti mengenai sampel-sampel yang paling sesuai serta dianggap bersifat representatif. Teknik pengambilan dengan\u00a0 <em>purposive sampling <\/em>cenderung memiliki sampel dengan kualitas yang tinggi. <\/p>\n\n\n\n<p>Karena peneliti sebelumnya telah membuat batas atau kriteria tertentu secara jelas mengenai sampel yang akan dipilihnya. Misal seperti ciri demografi, gender, jenis pekerjaan, umur, jenjang pendidikan dan lain sebagainya. Teknik ini termasuk teknik pengambilan sampel yang cukup sering dapat kalian jumpai dalam penelitian.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Snowball Sampling<\/h4>\n\n\n\n<p>Biasa juga dikenal dengang nama teknik pengambilan sampel bola salju. Teknik pengambilan sampel ini digunakan melalui wawancara secara korespondensi. <\/p>\n\n\n\n<p>Artinya peneliti bisa meminta informasi dari sampel pertama untuk mendapatkan sampel berikutnya demikian seterusnya hingga akhirnya kebutuhan sampel terpenuhi. Teknik pengambilan sampel bola salju biasa digunakan untuk penelitian dengan sampel yang sifatnya sensitif dan membutuhkan privasi dari respondennya. <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Accidental Sampling<\/h4>\n\n\n\n<p>Merupakan teknik pengambilan sampel yang dilakukan secara tidak sengaja (<em>accidental<\/em>). Peneliti dalam melakukan <em>accidental sampling <\/em>akan mengambil sampel melalui orang yang&nbsp; kebetulan ditemuinya saat itu juga.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya penelitian dilakukan pada kelompok orang-orang yang sedang berbelanja di suatu pusat perbelanjaan, peneliti cukup menunggu di beberapa tempat di pusat perbelanjaan tersebut lalu menetapkan sampel pada siapapun orang yang melakukan aktivitas belanja tanpa melihat unsur-unsur lain yang menyertainya seperti umur, gender, profesi, dan lain sebagainya. .<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Quota Sampling<\/h4>\n\n\n\n<p>Merupakan teknik pengambilan sampel yang dilakukan dengan menentukan terlebih dahulu jumlah atau kuota dari sampel yang akan diambil.<\/p>\n\n\n\n<p>Prinsip penentuan dari kuota <em>sampling<\/em> sama dengan <em>accidental <\/em>sampling. Bedanya hanya jumlah atau kuota dari sampelnya sudah lebih dulu ditentukan. Kelebihan penggunaan teknik ini adalah sifatnya yang praktis karena sampel penelitian sudah dapat diketahui sebelumnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menentukan_Sampel_Berdasarkan_Populasi\"><\/span>Cara Menentukan Sampel Berdasarkan Populasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Terdapat beberapa cara untuk menentukan jumlah sampel dari suatu populasi. Cara ini biasanya juga disebut dengan rumus atau formula. Beberapa rumus yang sering digunakan di antaranya adalah Rumus Slovin dan Rumus Jacob Cohen. <\/p>\n\n\n\n<p>Pemilihan penggunaan kedua rumus ini tergantung dengan situasi sampel yang ada. Penjelasannya lebih lengkap ada di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Rumus_Slovin\"><\/span>1. Rumus Slovin<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Merupakan rumus atau formula untuk menghitung jumlah sampel minimal. Penggunaan rumus Slovin dilakukan untuk populasi yang jumlahnya sudah diketahui secara pasti.<\/p>\n\n\n\n<p>Rumus Slovin biasa digunakan dalam penelitian dengan jumlah sampel yang sangat besar dengan metode survei. Tujuan penggunaan rumus ini adalah untuk mendapatkan sampel sesedikit mungkin tetapi dapat mewakili keseluruhan populasi.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Notasi dari rumus ini adalah: <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"74\" height=\"34\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/image.png\" alt=\"rumus Slovin\" class=\"wp-image-52073\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>n berarti sampel yang dicari; N adalah jumlah populasi, e adalah tingkat kesalahan yang diambil dari nilai presisi. Apabila nilai presisi atau ketepatannya adalah 95% maka tingkat kesalahannya adalah 5% atau 0,05.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Rumus_Jacob_Cohen\"><\/span>2. Rumus Jacob Cohen<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Rumus ini dikemukakan oleh Jacob Cohen dan digunakan untuk pengambilan sampel yang<strong> <\/strong>belum diketahui jumlah populasinya.<strong> <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Cohen menetapkan ukuran sampel berdasarkan teknik analisis data yang digunakan. Menurutnya, terdapat empat faktor yang menjadi penentu untuk menetapkan ukuran sampel yaitu ukuran sampel, <em>significance, directionality, <\/em>dan ukuran efek.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Notasi dari <strong>rumus Jacob Cohen<\/strong> adalah sebagai berikut:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"137\" height=\"49\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/image-1.png\" alt=\"Rumus Jacob Cohen\" class=\"wp-image-52075\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>N merupakan ukuran sampel yang dicari; t merujuk pada tabel signifikansi yaitu 1% dari banyaknya variabel yang terkait dalam penelitian: f<sup>2<\/sup> adalah ukuran efek (<em>effect size); <\/em>u adalah banyaknya variabel dalam penelitian.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pertanyaan Umum Populasi dan Sampel<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"schema-faq wp-block-yoast-faq-block\"><div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1657781728697\"><strong class=\"schema-faq-question\">Apa yang dimaksud dengan populasi?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Sampel merupakan sebagian kecil dari populasi yang diambil untuk mewakili populasi dalam penelitian.<\/p> <\/div> <div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1667353563460\"><strong class=\"schema-faq-question\">Apa yang dimaksud dengan sampel?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">sampel merupakan sebagai bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh suatu populasi.\u00a0<\/p> <\/div> <\/div>\n\n\n\n<div class=\"summary-design\">\n<b><p>Rekomendasi Buku Penelitian dan Skripsi<\/p><\/b>\n<table>\n<tr>\n   <td align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Metode-Penelitian-dan-Pengolahan-Data_Julio-Warmansyah-rev-1.0-Convert-scaled-300x400.jpg\" alt=\"Buku Pengolahan Data Penelitian\" height=\"200\" width=\"150\" \/>\n   <td align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Metode-Penelitian_Tarjo-depan-scaled-300x400.jpg\" alt=\"Buku Metode Penelitian\" height=\"200\" width=\"150\"\/>\n   <\/td>\n   <td align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Metode-Riset-Penelitian-Kuantitatif-_Slamet-Riyanto-1.0-Convert-Depan-scaled-300x400.jpg\" alt=\"riset penelitian kuantitatif\" height=\"200\" width=\"150\"\/>\n   <\/td>\n<\/tr>\n<tr align=\"center\">\n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-metode-penelitian-dan-pengolahan\/?utm_medium=product_ad2&#038;utm_source=seo&#038;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Metode Penelitian dan Pengolahan Data<\/a><\/b><\/td>\n   <\/td>\n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-metode\/?utm_medium=product_ad2&#038;utm_source=seo&#038;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Metode Penelitian Sistem 3X Baca<\/a><\/b><\/td>\n   <\/td>\n<td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-metode-riset-penelitian\/?utm_medium=product_ad2&#038;utm_source=seo&#038;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Metode Riset Penelitian Kuantitatif..<\/a><\/b><\/td>\n   <\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>Dapatkan Buku-Buku Penelitian Lainnya di <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/product-tag\/penelitian\/\"><b>Buku Penelitian<\/b><\/a><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pembahasan lengkap Populasi dan Sampel, mulai pengertian oleh para ahli, karakteristik, Perbedaan dan Teknik Pengambilan sampel.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":91148,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[928],"tags":[577,183,1260,250],"class_list":["post-52071","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penelitian-skripsi","tag-panduan-metodologi-penelitian","tag-penelitian","tag-populasi-dan-sampel","tag-skripsi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Populasi dan Sampel: Pengertian, Perbedaan dan Teknik Pengambilan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ingin tau lebih pengertian dan perbedaan populasi dan sampel dalam penelitian? Jika iya, pahami dalam artikel ini sampai tuntas.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Populasi dan Sampel: Pengertian, Perbedaan dan Teknik Pengambilan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ingin tau lebih pengertian dan perbedaan populasi dan sampel dalam penelitian? Jika iya, pahami dalam artikel ini sampai tuntas.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-27T03:22:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/populasi-dan-sampel.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Populasi dan Sampel: Pengertian, Perbedaan dan Teknik Pengambilan","description":"Ingin tau lebih pengertian dan perbedaan populasi dan sampel dalam penelitian? Jika iya, pahami dalam artikel ini sampai tuntas.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Populasi dan Sampel: Pengertian, Perbedaan dan Teknik Pengambilan","og_description":"Ingin tau lebih pengertian dan perbedaan populasi dan sampel dalam penelitian? Jika iya, pahami dalam artikel ini sampai tuntas.","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2024-06-27T03:22:21+00:00","og_image":[{"width":900,"height":500,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/populasi-dan-sampel.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Luqman Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Luqman Hakim","Estimasi waktu membaca":"12 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/"},"author":{"name":"Luqman Hakim","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c"},"headline":"Populasi dan Sampel: Pengertian, Perbedaan dan Teknik Pengambilan","datePublished":"2024-06-27T03:22:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/"},"wordCount":1737,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/populasi-dan-sampel.webp","keywords":["panduan metodologi penelitian","Penelitian","populasi dan sampel","Skripsi"],"articleSection":["Penelitian dan Skripsi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","FAQPage"],"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/","name":"Populasi dan Sampel: Pengertian, Perbedaan dan Teknik Pengambilan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/populasi-dan-sampel.webp","datePublished":"2024-06-27T03:22:21+00:00","description":"Ingin tau lebih pengertian dan perbedaan populasi dan sampel dalam penelitian? Jika iya, pahami dalam artikel ini sampai tuntas.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#breadcrumb"},"mainEntity":[{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#faq-question-1657781728697"},{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#faq-question-1667353563460"}],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/populasi-dan-sampel.webp","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/populasi-dan-sampel.webp","width":900,"height":500,"caption":"populasi dan sampel"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penelitian dan Skripsi","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/penelitian-skripsi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Populasi dan Sampel: Pengertian, Perbedaan dan Teknik Pengambilan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c","name":"Luqman Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Luqman Hakim"},"description":"Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.","sameAs":["https:\/\/dosenmahasiswa.id\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/luqmanhakim\/"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#faq-question-1657781728697","position":1,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#faq-question-1657781728697","name":"Apa yang dimaksud dengan populasi?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Sampel merupakan sebagian kecil dari populasi yang diambil untuk mewakili populasi dalam penelitian.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#faq-question-1667353563460","position":2,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/populasi-dan-sampel\/#faq-question-1667353563460","name":"Apa yang dimaksud dengan sampel?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"sampel merupakan sebagai bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh suatu populasi.\u00a0","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"}]}},"views":84730,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52071","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52071"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52071\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":91149,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52071\/revisions\/91149"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/91148"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52071"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52071"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52071"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}