{"id":53537,"date":"2025-12-11T15:00:11","date_gmt":"2025-12-11T08:00:11","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/?p=53537"},"modified":"2025-12-11T15:01:27","modified_gmt":"2025-12-11T08:01:27","slug":"teknik-pengumpulan-data","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/","title":{"rendered":"Teknik Pengumpulan Data: Pengertian, Proses, dan Jenis"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam penelitian ada banyak jenis teknik pengumpulan data. Makanya, proses pengumpulan data penelitian sangat penting dan harus dipahami secara mendalam. Pahami teknik pengumpulan data dan jenisnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk bisa melakukan proses pengumpulan data yang baik, kamu harus mengikuti beberapa tata cara serta prosedur yang dimilikinya. Dengan mengetahui sebuah prosedur dari pengumpulan data itu sendiri hal tersebut akan membantumu mendapatkan data yang lebih valid (data yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya).<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, sebenarnya apa sih fungsi mencantumkan teknik cara pengumpulan data? Kemudian apa saja yang harus diperhatikan dalam menyusun pengumpulan data? Jika kamu mempertanyakan hal itu, maka artikel ini akan menjawab semua pertanyaanmu. Yuk, disimak baik-baik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e81477b2283\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e81477b2283\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#Pengertian_Teknik_Pengumpulan_Data\" >Pengertian Teknik Pengumpulan Data&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#Proses_Pengumpulan_Data\" >Proses Pengumpulan Data<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#1_Tinjau_Literatur_dan_Konsultasi_dengan_Ahli\" >1. Tinjau Literatur dan Konsultasi dengan Ahli\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#2_Mempelajari_dan_Melakukan_Pendekatan\" >2. Mempelajari dan Melakukan Pendekatan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#3_Membina_dan_Memanfaatkan_Hubungan\" >3. Membina dan Memanfaatkan Hubungan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#4_Uji_Coba_atau_Pilot_Study\" >4. Uji Coba atau Pilot Study<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#5_Merumuskan_dan_Menyusun_Pertanyaan\" >5. Merumuskan dan Menyusun Pertanyaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#6_Mencatat_dan_memberi_kode_Recording_and_Coding\" >6. Mencatat dan memberi kode (Recording and Coding)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#7_Cross_Checking_Validitas_dan_Reliabilitas\" >7. Cross Checking, Validitas, dan Reliabilitas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#8_Pengorganisasian_dan_Kode_Ulang_Data\" >8. Pengorganisasian dan Kode Ulang Data<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#Teknik_Pengumpulan_Data\" >Teknik Pengumpulan Data\u00a0<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#1_Observasi\" >1. Observasi&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#2_Kuesioner_Kuesioner_dan_Angket\" >2. Kuesioner (Kuesioner dan Angket)&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#3_Interview_Wawancara\" >3. Interview (Wawancara)&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#4_Dokumen\" >4. Dokumen<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#Jenis-Jenis_Data_Penelitian\" >Jenis-Jenis Data\u00a0Penelitian<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#1_Berdasarkan_Tipe_Penelitian\" >1. Berdasarkan Tipe Penelitian\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#2_Berdasarkan_Sumber\" >2. Berdasarkan Sumber\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-19\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#3_Berdasarkan_Cara_Memperoleh\" >3. Berdasarkan Cara Memperoleh\u00a0<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-20\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#Prinsip-Prinsip_Penelitian\" >Prinsip-Prinsip Penelitian<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-21\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#Rekomendasi_Buku_Penelitian\" >Rekomendasi Buku Penelitian<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-22\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#FAQ\" >FAQ<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Teknik_Pengumpulan_Data\"><\/span>Pengertian Teknik Pengumpulan Data&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah pengertian Teknik pengumpulan data, diantaranya sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Teknik pengumpulan data atau (<em>data collection<\/em>) adalah proses riset dimana peneliti menerapkan metode ilmiah dalam mengumpulkan data secara sistematis untuk dianalisa.<\/li>\n\n\n\n<li>Teknik pengumpulan merupakan sebuah teknik atau cara yang dilakukan oleh peneliti untuk bisa mengumpulkan data yang terkait dengan permasalahan dari penelitian yang diambilnya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Supaya lebih jelas, berikut adalah catatan penting sebelum kamu mulai melakukan Teknik pengumpulan data. Untuk melakukan sebuah teknik pengumpulan data biasanya telah ditentukan oleh beberapa variabel penelitian.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian. Tujuan yang diungkapkan dalam bentuk hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap pertanyaan penelitian.<\/p>\n\n\n\n<p>Data yang dikumpulkan ditentukan oleh variabel-variabel yang ada dalam hipotesis. Data itu dikumpulkan oleh sampel yang telah ditentukan sebelumnya. Sampel tersebut terdiri atas sekumpulan unit analisis sebagai sasaran penelitian<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/skala-pengukuran-data-dalam-penelitian\/\">Skala Pengukuran Data dalam Penelitian Disertai Contoh<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Proses_Pengumpulan_Data\"><\/span>Proses Pengumpulan Data<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Prosedur Teknik pengumpulan data penelitian menjadi sangat penting sebab dalam sebuah penelitian dibutuhkan data-data yang valid sehingga dapat menghasilkan sebuah kesimpulan yang valid pula. Nah, sebelum mengumpulkan data, biasanya peneliti memiliki sebuah hipotesis. Hipotesis itu sendiri adalah sebuah dugaan kesimpulan sementara tentang suatu hal yang akan diteliti.<\/p>\n\n\n\n<p>Nantinya, <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengertian-hipotesis\/\">hipotesis penelitian<\/a> inilah yang akan dibuktikan oleh peneliti sendiri secara empiris dalam penelitian yang dilakukannya.\u00a0Agar bisa membuktikan benar atau tidaknya hipotesis dari peneliti tersebut, maka sangat pengumpulan data dengan menggunakan cara yang tepat dan benar.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu proses pengumpulan data yang umum dilakukan menurut Nan Lin ada 8 tahap yang perlu dilalui, diantaranya:\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Tinjau_Literatur_dan_Konsultasi_dengan_Ahli\"><\/span>1. Tinjau Literatur dan Konsultasi dengan Ahli\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pengumpulan data biasanya diawali dengan mengumpulkan informasi yang berhubungan dengan masalah penelitian. Informasi-informasi tersebut dapat diperoleh melalui peninjau literatur yang relevan dan konsultasi dengan para ahli.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui usaha-usaha ini peneliti berusaha memahami benar-benar isu penelitian, konsep, dan variable-variabel yang dipergunakan oleh peneliti lain dalam mempelajari hal yang serupa di masa lalu, dan hipotesis-hipotesis yang pernah diteliti pada waktu lalu. Perlu juga dipahami ciri-ciri orang yang menjadi responden kita dalam penelitian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mempelajari_dan_Melakukan_Pendekatan\"><\/span>2. Mempelajari dan Melakukan Pendekatan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Maksudnya di sini adalah peneliti yang bersangkutan dapat diterima di dalam kelompok masyarakat itu dan memahami berbagai kebiasaan yang berlaku di dalamnya. Untuk itu perlu dikaitkan terhadap tokoh-tokoh yang bersangkutan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Membina_dan_Memanfaatkan_Hubungan\"><\/span>3. Membina dan Memanfaatkan Hubungan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Maksud di sini adalah peneliti perlu mempelajari kebiasaan-kebiasaan respondennya termasuk bagaimana cara mereka berpikir, cara mereka melakukan sesuatu, Bahasa yang biasa digunakan, waktu luang mereka, dan sebagainya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Uji_Coba_atau_Pilot_Study\"><\/span>4. Uji Coba atau Pilot Study<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Proses pengumpulan data dapat didahului dengan uji coba instrumen penelitian pada kelompok masyarakat yang merupakan bagian dari populasi yang bukan sampel. Maksud dari uji coba ini untuk mengetahui apakah instrumen tersebut cukup handal atau tidak , komunikatif, dapat dipahami, dan sebagainya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Merumuskan_dan_Menyusun_Pertanyaan\"><\/span>5. Merumuskan dan Menyusun Pertanyaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah hasil uji coba itu dipelajari, di susunlah instrumen penelitian dalam bentuknya yang terakhir berupa pertanyaan-pertanyaan yang relevan dengan tujuan penelitian. Pertanyaan itu harus dirumuskan sedemikian rupa sehingga ia mengandung makna yang signifikan dan substantif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Mencatat_dan_memberi_kode_Recording_and_Coding\"><\/span>6. Mencatat dan memberi kode (<em>Recording and Coding<\/em>)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Melalui instrumen penelitian yang telah dipersiapkan, dilakukan pencatatan terhadap data yang dibutuhkan dari setiap responden. Informasi-informasi yang diperoleh dari pencatatan ini diberi kode guna memudahkan proses analisis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Cross_Checking_Validitas_dan_Reliabilitas\"><\/span>7. Cross Checking, Validitas, dan Reliabilitas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada proses pengumpulan data tahap ini terdiri atas\u00a0cross checking\u00a0terhadap data yang masih diragukan kebenarannya, serta memeriksa <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/validasi-data-penelitian\/\">validiasi data penelitian<\/a> dan reliabilitasnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Pengorganisasian_dan_Kode_Ulang_Data\"><\/span>8. Pengorganisasian dan Kode Ulang Data<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah data terkumpul, saatnya mengkoordinasikan data-data yang telah terkumpul. Jika sudah, maka kamu dapat mulai menganalisis data-data tersebut. Pastikan tidak ada data yang kurang valid.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Teknik_Pengumpulan_Data\"><\/span>Teknik Pengumpulan Data\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Menurut Sugiyono (2017), teknik pengumpulan merupakan data yang dapat dilakukan dengan interview (wawancara), kuesioner (angket), observasi (pengamatan) dan gabungan ketiganya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Observasi\"><\/span>1. Observasi&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/lembar-observasi-penelitian\/\">Observasi penelitian<\/a> diartikan pengamatan dan pencatatan secara sistematik terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian. Observasi merupakan metode yang cukup mudah dilakukan untuk pengumpulan data.<\/p>\n\n\n\n<p>Observasi ini lebih banyak digunakan pada statistika survei, misalnya akan meneliti kelakuan orang-orang suku tertentu. Observasi ke lokasi yang bersangkutan akan dapat diputuskan alat ukur mana yang tepat untuk digunakan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kuesioner_Kuesioner_dan_Angket\"><\/span>2. Kuesioner (Kuesioner dan Angket)&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan atau pernyataan kepada orang lain yang dijadikan responden untuk dijawab.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun terlihat mudah, teknik pengumpulan data melalui angket cukup sulit dilakukan jika respondennya cukup besar dan tersebar di berbagai wilayah.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan yaitu prinsip penulisan angket, prinsip pengukuran dan penampilan fisik. Prinsip Penulisan angket menyangkut beberapa faktor antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Isi dan tujuan pertanyaan artinya jika isi pertanyaan ditujukan untuk mengukur maka harus ada skala yang jelas dalam pilihan jawaban.<\/li>\n\n\n\n<li>Bahasa yang digunakan harus disesuaikan dengan kemampuan responden. Tidak mungkin menggunakan bahasa yang penuh istilah-istilah bahasa Inggris pada responden yang tidak mengerti bahasa Inggris, dsb.<\/li>\n\n\n\n<li>Tipe dan bentuk pertanyaan apakah terbuka atau tertutup. Jika terbuka artinya jawaban yang diberikan adalah bebas, sedangkan jika pernyataan tertutup maka responden hanya diminta untuk memilih jawaban yang disediakan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Interview_Wawancara\"><\/span>3. Interview (Wawancara)&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Wawancara merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui tatap muka dan tanya jawab langsung antara pengumpul data maupun peneliti terhadap narasumber atau sumber data.<\/p>\n\n\n\n<p>Wawancara pada penelitian sampel besar biasanya hanya dilakukan sebagai studi pendahuluan karena tidak mungkin menggunakan wawancara pada 1000 responden, sedangkan pada sampel kecil teknik wawancara dapat diterapkan sebagai teknik pengumpul data. Teknik wawancara umumnya digunakan untuk jenis tipe kualitatif.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Dokumen\"><\/span>4. Dokumen<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang diambil dari dokumen atau catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen dapat berbentuk tulisan, gambar, atau karya-karya monumental dari seseorang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dokumen yang berbentuk tulisan misalnya catatan harian, sejarah kehidupan, cerita, biografi, peraturan , dan kebijakan. Sementara dokumen berbentuk gambar dapat berupa foto, gambar hidup, sketsa, dan lain-lain.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Teknik pengumpulan data observasi atau wawancara, nantinya akan lebih kredibel apabila disertai dengan dokumentasi.&nbsp; Dari beberapa penjelasan diatas, dapat dipermudah dengan gambar di bawah ini dengan lebih ringkas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Data_Penelitian\"><\/span>Jenis-Jenis Data\u00a0Penelitian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Data penelitian merupakan segala fakta dan angka yang dijadikan untuk menyimpan suatu informasi. Dalam proses penulisan penelitian, data dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Berikut penjelasannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Berdasarkan_Tipe_Penelitian\"><\/span>1. Berdasarkan Tipe Penelitian\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">a. Data Kualitatif<\/h4>\n\n\n\n<p>Pengertian <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/data-kualitatif-kuantitatif\/\">data kuantitatif<\/a> merupakan data naratif atau deskriptif yang bertujuan untuk menjelaskan kualitas suatu fenomena. Kualitas suatu fenomena biasanya tidak mudah atau tidak dapat diukur secara numerik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh data kualitatif:\u00a0<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Deskripsi suatu suatu daerah yang diteliti<\/li>\n\n\n\n<li>Biografi narasumber yang dijadikan referensi penelitian<\/li>\n\n\n\n<li>Sejarah berdirinya suatu perusahaan yang diteliti<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">b. Data Kuantitatif<\/h4>\n\n\n\n<p>Berkebalikan dengan data kualitatif yang tidak dapat diukur, maka <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/data-kualitatif-kuantitatif\/\">data kuantitatif <\/a>merupakan jenis data yang dapat diukur (measurable) atau dihitung secara langsung sebagai variabel angka atau bilangan. Variabel dalam ilmu statistika adalah atribut, karakteristik, atau pengukuran yang mendeskripsikan suatu kasus atau objek penelitian.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh data kuantitatif:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Data jumlah siswa tiap tahun suatu sekolah<\/li>\n\n\n\n<li>Data penjualan barang suatu toko tiap hari<\/li>\n\n\n\n<li>Data tinggi badan mahasiswa suatu kelas<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Berdasarkan_Sumber\"><\/span>2. Berdasarkan Sumber\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Berdasarkan sumbernya, Teknik pengumpulan data dibagi menjadi dua, yaitu data primer dan data sekunder.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">a. Data Primer\u00a0<\/h4>\n\n\n\n<p>Data primer adalah data utama atau data pokok yang digunakan dalam penelitian. Data pokok dapat dideskripsikan sebagai jenis data yang diperoleh langsung dari tangan pertama subjek penelitian atau responden atau informan. Perkecualian pada riset kuantitatif.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh data primer<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh data primer adalah sensus nasional yang dikumpulkan oleh pemerintah biasanya melalui BPS Dimana pemerintah, setelah berhasil melakukan sensus nasional, senantiasa membagikan hasilnya di koran, majalah online, siaran pers, dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">b. Data Sekunder<\/h4>\n\n\n\n<p>Data sekunder adalah data pelengkap yang diperoleh tidak melalui tangan pertama, melainkan melalui tangan kedua, ketiga atau seterusnya. Perkecualian juga pada riset kuantitatif. Beberapa peneliti selalu mencontohkan dokumen seperti literatur atau naskah akademik, koran, majalah, pamflet, dan lain sebagainya sebagai data sekunder.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh data sekunder<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh data sekunder diantaranya catatan atau dokumentasi perusahaan berupa absensi, gaji, laporan keuangan publikasi perusahaan, laporan pemerintah, data yang diperoleh dari majalah, dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Berdasarkan_Cara_Memperoleh\"><\/span>3. Berdasarkan Cara Memperoleh\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sementara berdasarkan cara memperolehnya, Teknik pengumpulan data dibagi menjadi tiga cara, yaitu:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">a. Observasi\u00a0<\/h4>\n\n\n\n<p>Observasi adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan lewat pengamatan langsung. Peneliti melakukan pengamatan di tempat terhadap objek penelitian untuk diamati menggunakan pancaindra. Peneliti diposisikan sebagai pengamat atau orang luar.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam mengumpulkan data menggunakan observasi, peneliti dapat menggunakan catatan maupun rekaman. Observasi dapat bersifat partisipatoris, yaitu ketika peneliti turut bergabung dan melakukan aktivitas bersama objek pengamatannya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">b. Observasi Partisipasi\u00a0<\/h4>\n\n\n\n<p>Merupakan pengamatan yang dilakukan dimana peneliti ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang dilakukan kelompok yang diteliti. Peneliti ikut melakukan aktivitas atau kegiatan yang sedang dilakukan kelompok yang diteliti. Jadi meski sedang mengamati, peneliti tidak hanya menonton tapi juga ikut membaur.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Metode ini cocok untuk mengamati hal-hal yang berkaitan dengan aspek psikis seperti kesan, pemaknaan, apa yang dirasakan. Namun, metode ini juga dinilai kurang obyektif. Pasalnya, ketika peneliti melakukan observasi partisipasi, orang yang diteliti atau partisipan umumnya mengetahui bahwa mereka sedang diteliti.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh observasi partisipasi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ketika meneliti adat atau tradisi pada kelompok masyarakat tertentu. Dalam hal ini, peneliti tidak hanya menonton tapi juga menjadi bagian dari kelompok tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">c.\u00a0Observasi Non Partisipan<\/h4>\n\n\n\n<p>Merupakan peneliti atau observer tidak ikut berpartisipasi pada aktivitas yang dikerjakan kelompok yang diteliti, dengan kata lain peneliti hanya menempatkan dirinya sebagai penonton. Berbeda dengan metode partisipasi, pada metode ini pengamatan dilakukan secara diam-diam agar partisipan tidak menyadari bahwa mereka sedang diamati. Sehingga akurasi data bisa terjamin.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, perlu pengetahuan yang lebih dalam melakukan metode ini karena lebih sulit mendapatkan data apabila hanya mengandalkan pengamatan. Contoh penelitian non partisipan adalah penelitian tentang perilaku membuang sampah sembarangan siswa di sekolah tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">d. Wawancara\u00a0<\/h4>\n\n\n\n<p>Metode penelitian menggunakan Teknik wawancara dilakukan dengan cara tanya jawab dengan responden atau informan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk penelitian. Wawancara digunakan untuk menggali informasi atau persepsi subjektif dari informan terkait topik yang ingin diteliti. <\/p>\n\n\n\n<p>Peneliti sebelumnya harus menyiapkan pertanyaan-pertanyaan wawancara terlebih dahulu. Serupa dengan kuesioner, pertanyaan wawancara perlu diujikan kemampuannya supaya peneliti dapat memperoleh data yang dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">e. Eksperimental\u00a0<\/h4>\n\n\n\n<p>Eksperimental mempunyai pengertian sebagai suatu penelitian yang dengan sengaja peneliti melakukan manipulasi terhadap satu atau lebih variabel dengan suatu cara tertentu sehingga berpengaruh pada satu atau lebih variabel lain yang diukur.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut dijelaskan, variabel yang dimanipulasi disebut variabel bebas dan variabel yang yang akan dilihat pengaruhnya disebut variabel terikat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Metode penelitian Eksperimen bertujuan untuk meneliti kemungkinan sebab akibat dengan mengenakan satu atau lebih kondisi perlakuan pada satu atau lebih kelompok eksperimen dan membandingkan hasilnya dengan satu atau lebih kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/cara-riview-jurnal\/\">Review Jurnal: Contoh dan 6 Cara Membuat Step by Step<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Prinsip-Prinsip_Penelitian\"><\/span>Prinsip-Prinsip Penelitian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam sebuah penelitian dibutuhkan metodologi untuk mengkaji perihal urutan langkah-langkah yang ditempuh supaya pengetahuan yang diperoleh memenuhi ciri-ciri Ilmiah. Metodologi juga dapat dipandang sebagai bagian dari logika yang mengkaji kaidah penalaran yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Metodologi tersebut menjadi prinsip-prinsip dalam penelitian. Dalam karyanya Discourse On Methoda, dikemukakan 5 prinsip metodologi penelitian, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Membicarakan masalah ilmu pengetahuan diawali dengan menyebutkan akal sehat (common sense) yang pada umumnya dimiliki oleh semua orang. Akal sehat menurut Descartes ada yang kurang, ada pula yang lebih banyak memilikinya, namun yang terpenting adalah penerapannya dalam aktivitas ilmiah.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Menjelaskan kaidah-kaidah pokok tentang metode yang akan dipergunakan dalam aktivitas ilmiah maupun penelitian.<\/li>\n\n\n\n<li>Menyebutkan beberapa kaidah moral yang menjadi landasan bagi penerapan metode sebagai berikut: (1) Mematuhi undang-undang dan adat istiadat negeri, sambil berpegang pada agama yang diajarkan sejak masa kanak-kanak. (2) Bertindak tegas dan mantap, baik pada pendapat yang paling meyakinkan maupun yang paling meragukan. (3) Berusaha lebih mengubah diri sendiri dari pada merombak tatanan dunia.<\/li>\n\n\n\n<li>Menegaskan pengabdian pada kebenaran yang acap kali terkecoh oleh indera.<\/li>\n\n\n\n<li>Menegaskan perihal dualisme dalam diri manusia yang terdiri atas dua substansi yaitu RESCOGITANS (jiwa bernalar) dan RES-EXTENSA (jasmani yang meluas).<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rekomendasi_Buku_Penelitian\"><\/span>Rekomendasi Buku Penelitian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Mempelajari teknik pengumpulan data yang tepat sangat penting dalam setiap penelitian. Artikel ini memberikan wawasan mendalam tentang berbagai metode yang dapat digunakan untuk mengumpulkan data yang akurat dan relevan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk membantu kamu dalam menerapkan teknik-teknik ini, kami merekomendasikan buku-buku tentang metodologi penelitian yang dapat menjadi panduan praktis. Buku-buku ini akan memperkaya pengetahuan dalam mengumpulkan data dengan cara yang lebih efektif dan terstruktur.<\/p>\n\n\n\n<style>\n  .bg-bookproduct {\n    border-radius: 8px;\n    border: 1px solid #e0e0e0;\n    padding: 20px;\n    background-color: #ffffff;\n    box-shadow: 0 4px 8px rgba(0, 0, 0, 0.1);\n    font-family: Arial, sans-serif;\n    max-width: 1200px;\n    margin: 0 auto;\n  }\n\n  .bg-bookproduct p {\n    font-size: 18px;\n    font-weight: bold;\n    text-align: center;\n    margin-bottom: 20px;\n  }\n\n  .book-table {\n    display: flex;\n    justify-content: space-between;\n    flex-wrap: wrap;\n    gap: 20px;\n    margin-bottom: 20px;\n  }\n\n  .book-table div {\n    flex: 1;\n    min-width: 220px;\n    text-align: center;\n  }\n\n  .book-table img {\n    border-radius: 8px;\n    transition: transform 0.3s ease;\n    width: 100%;\n    height: auto;\n  }\n\n  .book-table img:hover {\n    transform: scale(1.05);\n  }\n\n  .book-table a {\n    display: block;\n    font-weight: bold;\n    color: #0073e6;\n    text-decoration: none;\n    margin-top: 10px;\n  }\n\n  .book-table a:hover {\n    text-decoration: underline;\n  }\n\n  .cta-link {\n    text-align: center;\n    font-size: 16px;\n  }\n\n  .cta-link a {\n    color: #0073e6;\n    font-weight: bold;\n    text-decoration: none;\n  }\n\n  .cta-link a:hover {\n    text-decoration: underline;\n  }\n\n  \/* Responsive Design *\/\n  @media screen and (max-width: 768px) {\n    .book-table {\n      flex-direction: column;\n      align-items: center;\n    }\n\n    .book-table div {\n      min-width: 100%;\n      margin-bottom: 20px;\n    }\n  }\n\n  @media screen and (max-width: 480px) {\n    .bg-bookproduct p {\n      font-size: 16px;\n    }\n\n    .cta-link a {\n      font-size: 14px;\n    }\n  }\n<\/style>\n<div class=\"bg-bookproduct\">\n  <p>Rekomendasi Buku Metodologi Penelitian<\/p>\n  \n  <div class=\"book-table\">\n    <div>\n      <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Teknik-Penulisan-Karya-Ilmiah_Erwin-depan-scaled.jpg\" alt=\"Buku Teknik Penulisan Karya Ilmiah\" \/>\n      <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/produk\/buku-teknik-penulisan-karya-ilmiah-2\/?utm_medium=product_ad&#038;utm_source=seo&#038;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Teknik Penulisan Karya Ilmiah<\/a>\n    <\/div>\n    <div>\n      <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/strategi-penyusunan.png\" alt=\"Buku Strategi Penyusunan dan Publikasi Karya Tulis Ilmiah\" \/>\n      <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/produk\/buku-teknik-penulisan-3\/?utm_medium=product_ad&#038;utm_source=seo&#038;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Strategi Penyusunan dan Publikasi Karya Tulis Ilmiah<\/a>\n    <\/div>\n    <div>\n      <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-penulisan.png\" alt=\"Buku Teknik Penulisan Skripsi dan Jurnal Ilmiah\" \/>\n      <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/produk\/buku-pemimpin-sekolah-di-era-digital-dari-literasi-ke-transformasi\/?utm_medium=product_ad&#038;utm_source=seo&#038;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Teknik Penulisan Skripsi dan Jurnal Ilmiah\n\u201d<\/a>\n    <\/div>\n  <\/div>\n  \n  <div class=\"cta-link\">\n    <p>Dapatkan Buku Metodologi Penelitian <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/product-category\/metodologi-penelitian\/\"><b>Deepublishstore.com<\/b><\/a><\/p>\n  <\/div>\n<\/div>\n\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Itulah artikel dari <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/\">Deepublish Store<\/a> tentang teknik pengumpulan data penelitian yang benar sesuai ketentuan. Semoga bermanfaat!<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Artikel pertama kali ditulis oleh&nbsp;Muhammad Luqman pada 24 Juli 2024, kemudian diperbarui pada 2 Desember 2025<\/em><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><em>\u201cTeknik Pengumpulan Data: Pengertian, Jenis, dan Contoh.\u201d<\/em> Penerbit Deepublish. Diakses pada 10 Desember 2025. <\/p>\n\n\n\n<p><em>&#8220;Teknik Pengumpulan Data: Arti, Proses, dan Jenis Data.\u201d<\/em> Sampoerna University. Diakses pada 10 Desember 2025. <\/p>\n\n\n\n<p><em>\u201cMetode Pengumpulan Data dalam Penelitian.\u201d<\/em> Informatika Ciputra University. Diakses pada 10 Desember 2025<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"FAQ\"><\/span>FAQ<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<div class=\"schema-faq wp-block-yoast-faq-block\"><div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1649661493017\"><strong class=\"schema-faq-question\">Apa saja teknik pengumpulan data kualitatif?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Ada 4 cara, yaitu teknik wawancara, observasi, dokumentasi dan <em>Focus Group Discussion (FGD)<\/em>.<\/p> <\/div> <div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1649661603354\"><strong class=\"schema-faq-question\">Apa saja teknik pengumpulan data kuantitatif?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Dalam pengumpulan data kuantitatif, ada 3 cara yaitu wawancara, angket dan dengan observasi langsung ke lapangan atau objek penelitian.<\/p> <\/div> <div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1649661697550\"><strong class=\"schema-faq-question\">Apa kelebihan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Menggali informasi mendalam, menggembang pertanyaan sesuai situasi, bisa mendapatkan data pribadi, dan bisa mendapatkan insight lain diluar variabel penelitian.<\/p> <\/div> <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebelum Melakukan Penelitian, Pahami Dulu Teknik Pengumpulan Data, mulai dari pengertian, prinsip, jenis-jenis data dan proses<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":94411,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[928],"tags":[379,931,1258],"class_list":["post-53537","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penelitian-skripsi","tag-panduan-skripsi","tag-penelitian-mahasiswa","tag-teknik-pengumpulan-data"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Teknik Pengumpulan Data: Pengertian, Proses, dan Jenis - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Peneliti wajib tau ingin menggunakan teknik pengumpulan data seperti apa. Nah, berikut pengertian, jenis, prinsip, contoh dan penjelasannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Teknik Pengumpulan Data: Pengertian, Proses, dan Jenis - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Peneliti wajib tau ingin menggunakan teknik pengumpulan data seperti apa. Nah, berikut pengertian, jenis, prinsip, contoh dan penjelasannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-11T08:00:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-12-11T08:01:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/teknik-pengumpulan-data-1.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"13 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Teknik Pengumpulan Data: Pengertian, Proses, dan Jenis - Deepublish Store","description":"Peneliti wajib tau ingin menggunakan teknik pengumpulan data seperti apa. Nah, berikut pengertian, jenis, prinsip, contoh dan penjelasannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Teknik Pengumpulan Data: Pengertian, Proses, dan Jenis - Deepublish Store","og_description":"Peneliti wajib tau ingin menggunakan teknik pengumpulan data seperti apa. Nah, berikut pengertian, jenis, prinsip, contoh dan penjelasannya.","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2025-12-11T08:00:11+00:00","article_modified_time":"2025-12-11T08:01:27+00:00","og_image":[{"width":900,"height":500,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/teknik-pengumpulan-data-1.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Luqman Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Luqman Hakim","Estimasi waktu membaca":"13 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/"},"author":{"name":"Luqman Hakim","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c"},"headline":"Teknik Pengumpulan Data: Pengertian, Proses, dan Jenis","datePublished":"2025-12-11T08:00:11+00:00","dateModified":"2025-12-11T08:01:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/"},"wordCount":2223,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/teknik-pengumpulan-data-1.webp","keywords":["Panduan Skripsi","Penelitian Mahasiswa","teknik pengumpulan data"],"articleSection":["Penelitian dan Skripsi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","FAQPage"],"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/","name":"Teknik Pengumpulan Data: Pengertian, Proses, dan Jenis - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/teknik-pengumpulan-data-1.webp","datePublished":"2025-12-11T08:00:11+00:00","dateModified":"2025-12-11T08:01:27+00:00","description":"Peneliti wajib tau ingin menggunakan teknik pengumpulan data seperti apa. Nah, berikut pengertian, jenis, prinsip, contoh dan penjelasannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#breadcrumb"},"mainEntity":[{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#faq-question-1649661493017"},{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#faq-question-1649661603354"},{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#faq-question-1649661697550"}],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/teknik-pengumpulan-data-1.webp","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/teknik-pengumpulan-data-1.webp","width":900,"height":500,"caption":"teknik pengumpulan data"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penelitian dan Skripsi","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/penelitian-skripsi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Teknik Pengumpulan Data: Pengertian, Proses, dan Jenis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c","name":"Luqman Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Luqman Hakim"},"description":"Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.","sameAs":["https:\/\/dosenmahasiswa.id\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/luqmanhakim\/"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#faq-question-1649661493017","position":1,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#faq-question-1649661493017","name":"Apa saja teknik pengumpulan data kualitatif?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Ada 4 cara, yaitu teknik wawancara, observasi, dokumentasi dan u003cemu003eFocus Group Discussion (FGD)u003c\/emu003e.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#faq-question-1649661603354","position":2,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#faq-question-1649661603354","name":"Apa saja teknik pengumpulan data kuantitatif?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Dalam pengumpulan data kuantitatif, ada 3 cara yaitu wawancara, angket dan dengan observasi langsung ke lapangan atau objek penelitian.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#faq-question-1649661697550","position":3,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/teknik-pengumpulan-data\/#faq-question-1649661697550","name":"Apa kelebihan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Menggali informasi mendalam, menggembang pertanyaan sesuai situasi, bisa mendapatkan data pribadi, dan bisa mendapatkan insight lain diluar variabel penelitian.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"}]}},"views":126265,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53537","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53537"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53537\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":94415,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53537\/revisions\/94415"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/94411"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53537"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53537"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53537"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}