{"id":63620,"date":"2025-08-22T15:01:18","date_gmt":"2025-08-22T08:01:18","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/?p=63620"},"modified":"2025-08-22T15:01:21","modified_gmt":"2025-08-22T08:01:21","slug":"penelitian-sejarah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/","title":{"rendered":"Penelitian Sejarah: Contoh, Metode dan Tahapan"},"content":{"rendered":"\n<p>Penelitian sejarah merupakan salah satu <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/tag\/metodologi-penelitian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">metode penelitian<\/a> untuk memahami apa yang terjadi di masa lalu secara detail dan juga punya bukti yang kuat. Setiap negara tentunya memiliki sejarah di masa lalu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Indonesia misalnya, punya sejarah berdirinya banyak kerajaan besar yang tersebar di seluruh wilayah nusantara. Kemudian ada sejarah dimana masuk pemerintahan kolonial ke tanah air yang membuat sejumlah kerajaan di Indonesia pada akhirnya tutup usia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pernahkah bertanya-tanya bagaimana masyarakat era sekarang bisa mengetahui urutan peristiwa sejarah di Indonesia? Semua catatan sejarah ini semakin mudah diakses di berbagai buku modul pelajaran, paket, buku sejarah, artikel di internet, dan lain-lain.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Apa yang termuat di dalamnya merupakan hasil sebuah penelitian sejarah. Sehingga penelitian sejarah ini penting agar suatu bangsa bisa mengetahui sejarah bangsa dan negaranya sendiri kemudian memetik hikmah darinya. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud penelitian sejarah?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e8b0d8957c4\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e8b0d8957c4\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#Apa_Itu_Penelitian_Sejarah\" >Apa Itu Penelitian Sejarah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#Metode_Penelitian_Sejarah\" >Metode Penelitian Sejarah<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#1_Heuristik_Pengumpulan_Sumber\" >1. Heuristik (Pengumpulan Sumber)\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#2_Verifikasi_Kritik_Sejarah\" >2. Verifikasi (Kritik Sejarah)\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#3_Interpretasi\" >3. Interpretasi\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#4_Historiografi_Penulisan\" >4. Historiografi (Penulisan)\u00a0<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#Sumber_Primer_dan_Sekunder_Penelitian_Sejarah\" >Sumber Primer dan Sekunder Penelitian Sejarah<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#1_Sumber_Primer\" >1. Sumber Primer\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#2_Sumber_Sekunder\" >2. Sumber Sekunder\u00a0<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#Tahapan_Penelitian_Sejarah\" >Tahapan Penelitian Sejarah<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#1_Menentukan_Topik\" >1. Menentukan Topik&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#2_Mengumpulkan_Sumber_Sejarah\" >2. Mengumpulkan Sumber Sejarah&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#3_Melakukan_Verifikasi_Sumber_Sejarah\" >3. Melakukan Verifikasi Sumber Sejarah&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#4_Melakukan_Interpretasi\" >4. Melakukan Interpretasi&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#5_Penulisan_Sejarah\" >5. Penulisan Sejarah&nbsp;<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#Tujuan_Penelitian_Sejarah\" >Tujuan Penelitian Sejarah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#Contoh_Topik_Penelitian_Sejarah\" >Contoh Topik Penelitian Sejarah<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Penelitian_Sejarah\"><\/span>Apa Itu Penelitian Sejarah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Secara umum, penelitian sejarah <strong>adalah riset yang berupaya untuk mempelajari, memahami, dan menafsirkan peristiwa masa lalu, dengan tujuan untuk mencapai wawasan atau kesimpulan tentang orang atau kejadian masa lalu<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian dalam sejarah bisa mencakup banyak tema, kejadian, atau pokok lainnya. Jadi, bisa meneliti tentang sejarah kerajaan di Indonesia, sejarah penjajahan di tanah air, sejarah seorang tokoh dengan karya-karyanya, dan lain sebagainya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian yang dilakukan dalam meneliti sejarah kemudian tidak hanya berisi kegiatan untuk menceritakan kembali suatu peristiwa di masa lalu. Peneliti harus memiliki sumber-sumber yang kuat yang menjelaskan suatu peristiwa dengan konkrit.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sehingga laporan penelitian yang disusun isinya bisa dipertanggung jawabkan, yakni ada bukti yang menjelaskan rentetan peristiwa di masa lalu. Baik itu bukti wawancara dengan mereka yang terlibat langsung dalam kejadian, dokumen sejarah, foto, hasil rekaman, dan lain sebagainya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Metode_Penelitian_Sejarah\"><\/span>Metode Penelitian Sejarah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Jika membahas mengenai penelitian sejarah maka akan membahas juga mengenai metode penelitian tersebut. Sama seperti penelitian pada umumnya, meneliti sejarah membutuhkan sejumlah metode untuk mengumpulkan data dan bukti sejarah terbaik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Metode penelitian sejarah sendiri adalah metode penelitian dan penulisan sejarah dengan menggunakan cara, prosedur atau teknik yang sistematis sesuai dengan asas-asas dan aturan ilmu sejarah. Dalam meneliti sejarah, metodologi penelitan sejarah yang digunakan terbagi menjadi empat, yaitu: <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Heuristik_Pengumpulan_Sumber\"><\/span>1. Heuristik (Pengumpulan Sumber)\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Metode yang pertama dalam meneliti sejarah adalah <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/heuristik\/\">heuristik<\/a> yakni proses mencari dan mengumpulkan sumber sejarah. Sumber sejarah ini bisa dalam banyak bentuk yang bisa dianalisis untuk merangkum peristiwa di masa lalu detailnya seperti apa.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Secara umum, sumber yang digunakan dan bisa diterima dalam meneliti sebuah sejarah ada tiga macam. Yaitu:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Sumber Lisan, <\/strong>merupakan sumber secara lisan berupa hasil wawancara dengan mereka yang mengalami peristiwa sejarah secara langsung. Misalnya peneliti ingin meneliti sejarah kerusuhan di tahun 1998. Maka bisa mewawancara sejumlah mahasiswa yang ikut di dalam kerusuhan tersebut.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sumber Tulisan, <\/strong>merupakan sumber sejarah dalam bentuk tulisan baik itu berbentuk buku, buku harian, surat kabar, laporan, dan lain sebagainya. Sumber tulisan atau sumber tertulis mencakup semua catatan terkait suatu peristiwa sejarah yang sedang diteliti.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sumber Benda, <\/strong>merupakan sumber sejarah berbentuk benda yang berisi bukti suatu peristiwa dalam sejarah yang diteliti. Benda bersejarah ini memiliki fisik dan kemudian menjadi bukti terjadinya peristiwa sejarah sekaligus mampu menceritakan peristiwa sejarah tersebut. Contohnya adalah candi, perkakas rumah tangga, perhiasan, dan lain sebagainya.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Verifikasi_Kritik_Sejarah\"><\/span>2. Verifikasi (Kritik Sejarah)\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Metode kedua dalam penelitian sejarah adalah verifikasi sumber yang juga disebut sebagai kritik sejarah. Pada metode ini, peneliti akan mulai menyaring semua sumber sejarah yang berhasil didapatkan dan dikumpulkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuannya adalah mendapatkan sumber sejarah paling valid, agar penelitian yang dilakukan mendapatkan hasil berkualitas. Verifikasi sumber memiliki dua jenis, yaitu:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Verifikasi Internal\u00a0<\/h4>\n\n\n\n<p>Jenis yang pertama adalah verifikasi internal yakni proses menentukan kualitas atau keaslian sumber sejarah dengan melihat isi sumber tersebut. Dilihat dari sifat sumber sejarah apakah resmi atau tidak, latar belakang penulis sumber sejarah, dan membandingkan isi sumber dengan sumber lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Verifikasi Eksternal\u00a0<\/h4>\n\n\n\n<p>Jenis verifikasi yang kedua adalah verifikasi eksternal, yaitu proses menguji keaslian sumber sejarah dengan fokus melihat pada bahan-bahan yang digunakan untuk menyusun sumber sejarah tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Proses verifikasi ini dilakukan dengan tiga tahapan dimulai dari autentitas (kesesuaian sumber), orisinalitas (keaslian), dan integritas (keutuhan sumber). Jika sumber sejarah sudah lolos tiga tahapan ini maka menunjukan sumber tersebut layak dijadikan sumber penelitian sejarah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Interpretasi\"><\/span>3. Interpretasi\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Metode ketiga adalah interpretasi yakni proses untuk menganalisis dan menafsirkan sumber sejarah yang sudah terverifikasi. Sumber sejarah ini perlu dipahami dan dibaca dengan seksama agar punya gambaran jelas mengenai suatu peristiwa bersejarah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam proses ini, peneliti perlu memiliki pemikiran yang objektif dan rasional. Sehingga dalam menafsirkan sumber sejarah tidak ada kemungkinan peneliti mengembangkan cerita hasil imajinasi. Semua didasarkan pada isi dari sumber sejarah yang didapatkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Historiografi_Penulisan\"><\/span>4. Historiografi (Penulisan)\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Metode berikutnya adalah historiografi atau proses penulisan sejarah dengan mengandalkan semua informasi dan data yang didapatkan dari sumber-sumber sejarah yang ditemukan dan terverifikasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pada tahap akhir ini, peneliti perlu menulis hasil penelitian sejarah dengan baik dan benar. Yakni dengan memperhatikan beberapa hal berikut ini:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Memperhatikan bahasa dan format penulisan agar sesuai dengan aturan yang berlaku.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki konsistensi penulisan, seperti penggunaan tanda baca dan penggunaan istilah.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Bisa menggunakan istilah tertentu selama berada di kontek permasalahan yang sesuai.&nbsp;<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<div class=\"rekomproduk\">\n<b><p>Rekomendasi Buku Sejarah<\/p><\/b>\n<table>\n<tbody><tr>\n   <td align=\"center\"><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-sejarah-nasional\/?utm_medium=product_ad2&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/Mengenal-Sejarah-Indonesia-%E2%80%9CKETIKA-NUSANTARA-BERBICARA%E2%80%9D-Joko-Darmawan-depan-scaled.jpg\" height=\"200\" width=\"150\"><\/a>\n   <\/td>\n\n   <td align=\"center\"><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-sejarah-pendidikan-islam\/?utm_medium=product_ad2&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/Sejarah-Pendidikan-Islam_depan.jpg\" height=\"200\" width=\"150\"><\/a>\n   <\/td>\n\n   <td align=\"center\"><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-sejarah-kasepuhan\/?utm_medium=product_ad2&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/SEJARAH-KASEPUHAN-PERDIKAN-MAJAN_AGUS-ALI-revisi-1.0-Convert-depan.jpg\" height=\"200\" width=\"150\"><\/a>\n   <\/td>\n<\/tr>\n\n\n<tr align=\"center\">\n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-sejarah-nasional\/?utm_medium=product_ad2&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Sejarah Nasional \u201cKetika Nusantara Berbicara\u201d<\/a><\/b><\/td>\n\n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-sejarah-pendidikan-islam\/?utm_medium=product_ad2&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia<\/a><\/b><\/td>\n\n    <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-sejarah-kasepuhan\/?utm_medium=product_ad2&amp;utm_source=seo&amp;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Sejarah Kasepuhan Perdikan Majan<\/a><\/b><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody><\/table>\n<p>Dapatkan buku tentang Sejarah terbaik disini:  <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/product-tag\/sejarah\/\"><b>Buku Sejarah<\/b><\/a><\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sumber_Primer_dan_Sekunder_Penelitian_Sejarah\"><\/span>Sumber Primer dan Sekunder Penelitian Sejarah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam meneliti sejarah, penekanan dilakukan dalam menafsirkan dokumen, buku harian, dan sejenisnya yang menjadi sumber sejarah valid. Mengenai sumber sejarah, peneliti akan menggunakan dua jenis yaitu sumber primer dan sekunder, berikut penjelasanya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Sumber_Primer\"><\/span>1. Sumber Primer\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sumber primer adalah sumber sejarah yang asli atau sumber sejarah yang didapatkan langsung dari pihak yang mengalami peristiwa sejarah. Bentuk sumber primer ini bisa dalam bentuk dokumen tertulis dan hasil wawancara.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Hasil wawancara bisa dalam bentuk rekaman suara maupun rekaman video, dimana pelaku sejarah menjadi narasumber dalam wawancara tersebut. Sehingga apa yang disampaikan selama wawancara adalah sesuai dengan kejadian asli saat peristiwa terjadi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber primer juga bisa dalam bentuk catatan sejarah dan benda. Jika benda, maka bisa dalam bentuk sebuah keris yang dibuat langsung oleh seorang Empu di masa kerajaan Indonesia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Bisa juga dalam bentuk koin atau mata uang kuno yang pernah berlaku di suatu masa. Koin atau mata uang ini kemudian menjadi sumber sejarah primer karena benar-benar ada dan berlaku di masa lampau.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber primer sebagaimana yang dijelaskan di awal menjadi sumber prioritas para peneliti karena lebih valid. Mendapatkannya menuntut peneliti untuk melakukan upaya atau usaha lebih keras, karena memang tidak mudah untuk didapatkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Sumber_Sekunder\"><\/span>2. Sumber Sekunder\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sumber sekunder adalah sumber sejarah masa lalu yang berbentuk tulisan, biasanya ditulis setelah suatu peristiwa terjadi atau selesai peristiwa terjadi. Sehingga sumber sekunder ini umum sekali ditemukan dalam bentuk tulisan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun contohnya seperti ulasan sebuah <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/rekomendasi-buku-sejarah\/\"><strong>buku sejarah<\/strong><\/a>, ulasan artikel ilmiah yang ditulis dengan menganalisis sumber sejarah lain, ulasan literatur, dan juga biografi. Tidak tertutup kemungkinan di era digital seperti sekarang sumber sekunder ini dalam bentuk video.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya dengan menonton film dokumenter mengenai suatu tokoh maupun mengenai suatu peristiwa sejarah. Dokumenter ini biasanya mengundang sejumlah narasumber yang kredibel, sehingga bisa dijadikan sumber sekunder penelitian sejarah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tahapan_Penelitian_Sejarah\"><\/span>Tahapan Penelitian Sejarah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam melakukan penelitian terhadap sejarah maka ada beberapa tahapan yang akan dilakukan oleh peneliti. Tahapan tersebut antara lain:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menentukan_Topik\"><\/span>1. Menentukan Topik&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tahapan yang pertama adalah menentukan topik sejarah untuk diteliti. Peneliti dianjurkan untuk mengusung topik baru yang melibatkan peristiwa bersejarah dan sifatnya penting sekaligus belum terpecahkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pemilihan topik sebaiknya mencari yang memang menarik dan sumber sejarahnya mudah untuk didapatkan. Meneliti sejarah tanpa dukungan sumber membuat penelitian terbengkalai. Maka cek dulu sumber-sumbernya saat ada ide topik terlintas di pikiran.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mengumpulkan_Sumber_Sejarah\"><\/span>2. Mengumpulkan Sumber Sejarah&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tahap selanjutnya setelah <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/topik-penelitian\/\"><strong>topik penelitian<\/strong><\/a> ditentukan adalah mulai mengumpulkan sumber sejarah. Baik dalam bentuk lisan, tulisan, maupun benda. Sekaligus baik berupa sumber primer maupun sekunder, semakin banyak sumber sejarah ditemukan maka semakin baik.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Melakukan_Verifikasi_Sumber_Sejarah\"><\/span>3. Melakukan Verifikasi Sumber Sejarah&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Semua sumber sejarah yang didapatkan kemudian perlu diverifikasi, yakni ditentukan keasliannya seperti apa. Sehingga bisa mendapatkan sumber sejarah yang memang valid dan bisa dipercaya. Sumber sejarah ini yang akan menentukan kualitas penelitian yang dilakukan, maka perlu melakukan proses verifikasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Melakukan_Interpretasi\"><\/span>4. Melakukan Interpretasi&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tahap berikutnya adalah interpretasi terhadap semua sumber sejarah yang sudah selesai diverifikasi. Pada tahap ini peneliti akan menafsirkan semua informasi dari sumber sejarah yang didapatkan. Prosesnya membutuhkan pemikiran objektif dan logis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Penulisan_Sejarah\"><\/span>5. Penulisan Sejarah&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tahap akhir dalam penelitian sejarah adalah melakukan penulisan sejarah berdasarkan hasil interpretasi sumber sejarah. Penulisannya kemudian mengikuti kaidah atau aturan yang berlaku. Mulai dari struktur penulisan sampai bahasa yang digunakan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/membuat-hipotesis-penelitian\/\">Cara Membuat Hipotesis Penelitian<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ruang-lingkup-sejarah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Ruang Lingkup dan Sumber Sejarah<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tujuan_Penelitian_Sejarah\"><\/span>Tujuan Penelitian Sejarah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah empat tujuan penelitian sejarah yang perlu kamu ketahui:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Belajar dari kegagalan di masa lalu yang dapat dihindari agar dimasa depan tidak terulang kembali.<\/li>\n\n\n\n<li>Dari kisah yang terjadi di masa lalu kita dapat belajar untuk menyelesaikan masalah dengan lebih baik.<\/li>\n\n\n\n<li>peristiwa masalah bisa dijadikan sebagai ilmu untuk memprediksi suatu peristiwa yang akan datang.<\/li>\n\n\n\n<li>peristiwa yang terjadi di masa lalu juga bisa digunakan untuk memahami praktik dan juga kebijakan pendidikan di masa kini.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Topik_Penelitian_Sejarah\"><\/span>Contoh Topik Penelitian Sejarah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada banyak topik sejarah bisa diangkat sebagai topik penelitian sejarah. Bisa dimulai dari topik-topik dalam negeri. Misalnya topik tentang perkembangan Islam di Indonesia. Islam pertama kali masuk ke Indonesia di abad ke-13 sampai abad ke-18 dibawa oleh para pedagang dan pemuka agama dari negara lain.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pada masa tersebut, kerajaan besar di Indonesia masih banyak. Berada di kawasan Sumatra, Jawa, Sulawesi, dan Maluku. Perkenalan agama Islam perlahan dilakukan dengan memanfaatkan budaya Hindu dan Budha. Misalnya lewat pertunjukan wayang sampai pernikahan politik dengan menikahi para putri raja.<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga penjelasan dari <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/\"><strong>Deepublish Store<\/strong><\/a> lengkap tentang metode penelitian sejarah dan tahapannya secara singkat diatas dapat membantu memahami hal dasarnya. Lebih lanjut, bisa dengan membaca jurnal-jurnal terbaru sesuai perkembangan yang ada ya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Artikel pertama kali ditulis oleh\u00a0Yusuf Abdul Aziz, kemudian diperbarui oleh Muhammad Luqman H pada 22 Agustus 2025<\/em>.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Wasino, dan Endah Sri Hartatik. <em>Metode Penelitian Sejarah: dari Riset hingga Penulisan<\/em>. Cetakan 1, Yogyakarta: Magnum Pustaka Utama, 2 018. E-print Diponegoro University, Diakses 22 Agustus 2025.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penelitian sejarah berbeda dengan penelitian lainnya. Nah, berikut ini penjelasan metode, sumber, tahapan penelitian sejarah dan contohnya.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":90848,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[928],"tags":[182,183,1230],"class_list":["post-63620","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penelitian-skripsi","tag-metodologi-penelitian","tag-penelitian","tag-penelitian-sejarah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Penelitian Sejarah: Contoh, Metode dan Tahapan - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"berikut ini adalah artikel yang membahas tentang penelitian sejarah lengkap dengan contoh, metodologi, tahapan, dan metode\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penelitian Sejarah: Contoh, Metode dan Tahapan - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"berikut ini adalah artikel yang membahas tentang penelitian sejarah lengkap dengan contoh, metodologi, tahapan, dan metode\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-22T08:01:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-22T08:01:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/penelitian-sejarah.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penelitian Sejarah: Contoh, Metode dan Tahapan - Deepublish Store","description":"berikut ini adalah artikel yang membahas tentang penelitian sejarah lengkap dengan contoh, metodologi, tahapan, dan metode","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Penelitian Sejarah: Contoh, Metode dan Tahapan - Deepublish Store","og_description":"berikut ini adalah artikel yang membahas tentang penelitian sejarah lengkap dengan contoh, metodologi, tahapan, dan metode","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2025-08-22T08:01:18+00:00","article_modified_time":"2025-08-22T08:01:21+00:00","og_image":[{"width":900,"height":500,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/penelitian-sejarah.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Luqman Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Luqman Hakim","Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/"},"author":{"name":"Luqman Hakim","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c"},"headline":"Penelitian Sejarah: Contoh, Metode dan Tahapan","datePublished":"2025-08-22T08:01:18+00:00","dateModified":"2025-08-22T08:01:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/"},"wordCount":1645,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/penelitian-sejarah.webp","keywords":["metodologi penelitian","Penelitian","penelitian sejarah"],"articleSection":["Penelitian dan Skripsi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/","name":"Penelitian Sejarah: Contoh, Metode dan Tahapan - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/penelitian-sejarah.webp","datePublished":"2025-08-22T08:01:18+00:00","dateModified":"2025-08-22T08:01:21+00:00","description":"berikut ini adalah artikel yang membahas tentang penelitian sejarah lengkap dengan contoh, metodologi, tahapan, dan metode","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/penelitian-sejarah.webp","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/penelitian-sejarah.webp","width":900,"height":500,"caption":"penelitian sejarah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/penelitian-sejarah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penelitian dan Skripsi","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/penelitian-skripsi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Penelitian Sejarah: Contoh, Metode dan Tahapan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c","name":"Luqman Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Luqman Hakim"},"description":"Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.","sameAs":["https:\/\/dosenmahasiswa.id\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/luqmanhakim\/"}]}},"views":48789,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63620","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63620"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63620\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":93816,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63620\/revisions\/93816"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/90848"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63620"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63620"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63620"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}