{"id":70803,"date":"2023-06-04T11:27:00","date_gmt":"2023-06-04T04:27:00","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/?p=70803"},"modified":"2023-06-05T15:49:09","modified_gmt":"2023-06-05T08:49:09","slug":"studi-literatur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/","title":{"rendered":"Studi Literatur: Arti, Cara Membuat dan Contoh"},"content":{"rendered":"\n<p>Studi literatur merupakan salah satu metode penelitian yang paling mudah. Berikut cara membuat dan contoh studi literatur yang mudah. Artikel ini cocok banget untukmu yang sedang mencari tentang studi literatur, cara membuat hingga contoh studi literatur yang baik. Baca sampai akhir ya.<\/p>\n\n\n\n<p>Studi literatur menjadi masalah penelitian perdana kamu? Banyak peneliti pemula yang tidak tahu apa itu studi literatur. Nah, untuk mengetahui jawabannya, langsung saja simak apa itu studi literatur, bagaimana cara membuatnya dan contoh singkatnya di artikel ini, baca sampai selesai ya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69ea9d4c5cd27\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69ea9d4c5cd27\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#Apa_Itu_Studi_Literatur\" >Apa Itu Studi Literatur?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#Studi_Literatur_Menurut_Para_Ahli\" >Studi Literatur Menurut Para Ahli<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#1_Darmadi\" >1. Darmadi&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#2_Zed\" >2. Zed<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#3_Roth\" >3. Roth&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#4_M_Nazir\" >4. M. Nazir&nbsp;<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#Apa_Itu_Metode_Penelitian_Studi_Literatur\" >Apa Itu Metode Penelitian Studi Literatur<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#Cara_Membuat_Studi_Literatur_untuk_Penelitian\" >Cara Membuat Studi Literatur untuk Penelitian<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#1_Memilih_Sumber_Pustaka\" >1. Memilih Sumber Pustaka<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#2_Menelusuri_Sumber_Pustaka\" >2. Menelusuri Sumber Pustaka&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#3_Membaca_Sumber_Pustaka\" >3. Membaca Sumber Pustaka&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#4_Melakukan_Pencatatan\" >4. Melakukan Pencatatan&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#5_Penyajian_Kajian_Pustaka\" >5. Penyajian Kajian Pustaka&nbsp;<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#Contoh_Studi_Literatur\" >Contoh Studi Literatur<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#KAJIAN_PUSTAKA_DAN_KERANGKA_TEORI\" >KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA TEORI<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Studi_Literatur\"><\/span>Apa Itu Studi Literatur?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Studi literatur salah satu metodologi penelitian, yang sering digunakan untuk mengumpulkan data dengan cara melakukan pencatatan, kajian pustaka ataupun dengan membaca.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap melakukan penelitian, studi literatur wajib digunakan. Karena fungsi dari studi literatur itu sendiri bertujuan untuk mengembangkan aspek teoritis dan aspek praktis. Dimana studi literatur ini dibuat digunakan untuk mencari landasan teori, kerangka berfikir dan mencari hipotesis penelitian. Dimana poin-poin ini bersifat dasar dalam penelitian ilmiah. Dengan kata lain, studi literatur itu wajib digunakan setiap penelitian.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Studi_Literatur_Menurut_Para_Ahli\"><\/span>Studi Literatur Menurut Para Ahli<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mengetahui apa itu studi literatur, setidaknya sudah ada gambaran. Lantas, apa sih pengertian studi penelitian menurut para ahli? Untuk mengetahui jawabannya, bisa simak ulasan berikut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Darmadi\"><\/span>1. Darmadi&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Studi literatur menurut Darmadi (2011) studi literatur yang akan digunakan ketika sudah menentukan topik penelitian dan rumusan masalah. DImana studi literatur ini digunakan untuk membantu pengumpulan data selama dilapangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Zed\"><\/span>2. Zed<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sementara studi literatur menurut Zed (2008) mengartikan bahwa studi literatur merupakan serangkaian kegiatan atau metode untuk mengumpulkan data. baik itu data pustaka, bacaan dan masih banyak lagi yang berfungsi untuk mengelola bahan penelitian pada nantinya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Roth\"><\/span>3. Roth&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Studi literatur menurut Roth (1986) adalah upaya peneliti mengumpulkan bahan-bahan dan informasi yang relevan untuk dilakukan pengkajian, dibaca, dicatat atau dimanfaatkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_M_Nazir\"><\/span>4. M. Nazir&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tidak jauh berbeda dengan pendapat M. NAzir (1998) yang mengartikan studi literatur sebagai teknik pengumpulan data secara penelaahan buku, catatan, laporan, literatur dan menyangkut tentang hubungan tentang permasalahan yang diangkat peneliti.<\/p>\n\n\n\n<p>Disebutkan juga, peneliti boleh mengumpulkan data informasi sebanyak-banyak dari kepustakaan yang masih ada relevansinya, guna mencapai hasil penelitian yang objektif.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah beberapa pendapat studi literatur menurut beberapa ahli. Dari pendapat di atas, maka dapat disimpulkan bahwa studi literatur adalah metode penelitian yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan penelitian. Karena studi literatur sangat membantu dalam menentukan teori penelitian yang diangkat berdasarkan data yang relevan dan dapat dipertanggungjawabkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/studi-pustaka\/\">Metode Studi Pustaka dalam Penelitian<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Metode_Penelitian_Studi_Literatur\"><\/span>Apa Itu Metode Penelitian Studi Literatur<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sementara yang disebut dengan metode penelitian studi literatur adalah metode penelitian yang dilakukan peneliti untuk menyelesaikan tugas penelitian dengan cara mengumpulkan data dari buku, dari jurnal dan sumber data dari literatur lainnya. Itu sebabnya disebut dengan penelitian studi literatur.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Studi literatur salah satu metode penelitian yang sering digunakan untuk membantu menemukan persoalan dan menemukan landasan teori dari topik yang diangkat oleh peneliti. Studi literatur atau yang akrab disebut dengan studi pustaka seharusnya dijalankan oleh peneliti dengan syarat menguasai tema yang hendak diteliti, agar sukses selama proses pengambilan data.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Membuat_Studi_Literatur_untuk_Penelitian\"><\/span>Cara Membuat Studi Literatur untuk Penelitian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut urutan cara membuat studi literatur yang baik dan benar supaya dapat menjadi rujukan yang terpercaya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Memilih_Sumber_Pustaka\"><\/span>1. Memilih Sumber Pustaka<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pertama, yang perlu dipersiapkan dalam membuat studi liertartur merupakan memilih sumber pustaka. Tips memilih sumber pustaka untuk penelitian adalah yang sesuai atau relevan dengan tema, topik atau ide yang diangkat. Adapun beberapa kriteria ketika memilih sumber pustaka, diantaranya&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Harus relevan dengan topik penelitian yang diangkat&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Isi yang disampaikan harus mudah dipahami<\/li>\n\n\n\n<li>Jika ingin menggunakan pernyataan, dapat dipertanggungjawabkan, artinya dapat dibuktikan secara empiris&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Disusun secara terorganisir agar tersistematis dan mudah dalam mencari rujukan informasi yang dibutuhkan.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Bersifat terbarukan dan sesuai dengan perkembangan zaman yang berlaku saat ini&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Sumber pustaka harus masih ada kaitannya dengan penelitian dan menggunakan sumber terpercaya.&nbsp;<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menelusuri_Sumber_Pustaka\"><\/span>2. Menelusuri Sumber Pustaka&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Banyak peneliti pemula yang asal mengambil sumber pustaka, tanpa melakukan penelusuran sumber pustaka terlebih dulu. Padahal menelusuri sumber pustaka itu penting. Apalagi jika menemukan sebuah kutipan, penting dirujuk dan diklarifikasi apakah benar dari sumber pustaka atau tidak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Membaca_Sumber_Pustaka\"><\/span>3. Membaca Sumber Pustaka&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kasus lain, banyak yang hanya mengambil sumber atau kutipan dari pustaka A yang menyebutkan dari sumber pustaka B. Nah, peneliti yang baik, harusnya langsung merujuk ke ustaka B dan membaca sendiri secara tuntas. Bukan justru mengambil apa adanya dari pustaka yang dikutip A tanpa melakukan kroscek di pustaka B.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kesimpulannya adalah, jangan asal mengutip dari sumber yang sudah disebutkan. Membaca langsung ke sumber pustaka memiliki tujuan, yaitu akan memudahkan kamu mendapatkan wawasan baru, dan akan membangu membentuk kerangka teori dalam memudahkan proses penulisan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Melakukan_Pencatatan\"><\/span>4. Melakukan Pencatatan&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu tips agar tidak buang-buang waktu selama mengumpulkan rujukan yang relevan dengan penelitian atau topik. Maka, selama proses penelaahan sumber pustaka, pastikan untuk mencatat poin-poin penting yang diperlukan. Setiap poin penting, tulis disampingnya sumber rujukannya. Cara ini lebih efektif. Setidaknya bisa menghemat waktu ketika hendak dilakukan krosek ke sumber referensi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Penyajian_Kajian_Pustaka\"><\/span>5. Penyajian Kajian Pustaka&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah semua data sudah terkumpul. Sudah pasti ulasan terakhir adalah menyajikan kajian pustaka ke sebuah deskripsi yang sudah diolah menggunakan bahasa sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari kelima cara membuat studi literatur di atas, saya yakin sebenarnya setiap peneliti pemula sekalipun juga bisa melakukan. Orang yang tidak bisa bukan karena bodoh, hanya karena belum tahu jalannya saja. Ketika sudah tahu jalannya, dijamin sudah bisa melangkah dengan sendirinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca artikel terkait lainnya<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/rancangan-penelitian\/\">Contoh Rancangan Penelitian<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-sosial\/\">Penelitian Sosial<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/tujuan-penelitian\/\">Tujuan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/ruang-lingkup-penelitian\/\">Apa itu Ruang Lingkup Penelitian<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-terdahulu\/\">Membuat Penelitian Terdahulu dalam Skripsi<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengertian-variabel-penelitian\/\">Apa itu Variabel Penelitian<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Studi_Literatur\"><\/span>Contoh Studi Literatur<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Belum afdol rasanya jika belum tahu bentuk studi literatur itu seperti apa. Berikut contoh yang dapat kamu jadikan gambaran.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p>BAB II<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"KAJIAN_PUSTAKA_DAN_KERANGKA_TEORI\"><\/span>KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA TEORI<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kajian Pustaka&nbsp;<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Kajian Masyarakat Cyber<\/h4>\n\n\n\n<p><strong>A. Konsep Masyarakat<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Masyarakat adalah sekelompok individu yang tinggal dalam suatu tempat tertentu, saling berinteraksi dalam waktu yang relatif lama, mempunyai adat-istiadat dan aturan-aturan tertentu dan lambat laun membentuk sebuah kebudayaan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Masyarakat juga merupakan sistem sosial yang terdiri dari sejumlah komponen struktur sosial yaitu: keluarga, ekonomi, pemerintah, agama, pendidikan, dan lapisan sosial yang terkait satu sama lainnya, bekerja secara bersama-sama, saling berinteraksi, berelasi, dan saling ketergantungan (Jabrohim, 2004: 167).<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Mac Iver dan Page dalam Soekanto masyarakat adalah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerja sama antara berbagai kelompok dan penggolongan dan pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia.<\/p>\n\n\n\n<p>Keseluruhan yang selalu berubah ini kita namakan masyarakat. Masyarakat merupakan jalinan hubungan sosial, dan masyarakat selalu berubah (Soekanto, 2007: 22).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>B. Masyarakat Cyber (Masyarakat Maya)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Masyarakat Cyber adalah sebuah kehidupan masyarakat manusia yang tidak dapat secara langsung diindera melalui penginderaan manusia, namun dapat dirasakan dan disaksikan sebagai sebuah realitas. Pada awalnya masyarakat maya adalah sebuah fantasi manusia tenang dunia lain yang lebih maju dari dunia saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Fantasi tersebut adalah sebuah hiper-realitas manusia tentang nilai, citra, dan makna kehidupan manusia sebagai lambang dari pembebasan manusia terhadap kekuasaan materi dan alam semesta. Namun ketika teknologi manusia mampu mengungkapkan misteri pengetahuan itu, maka manusia mampu menciptakan ruang kehidupan baru bagi manusia di dalam dunia hiper-realitas itu (Bungin, 2007: 160-161).<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Kerangka Teori<\/h4>\n\n\n\n<p>1. <strong>Pola Interaksi Sosial<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>A. <strong>Konsep Pola<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pola dalam sosiologi berarti gambaran atau corak hubungan sosial yang tetap dalam interaksi sosial. Contoh pola, antara lain :<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Seorang anak harus menghormati orang tuanya.<\/li>\n\n\n\n<li>Seorang bawahan harus menghormati atasannya.<\/li>\n\n\n\n<li>Seorang siswa harus menghormati gurunya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Terbentuknya pola dalam interaksi sosial tersebut melalui proses cukup lama dan berulang-ulang. Akhirnya, muncul menjadi model yang tetap untuk dicontoh dan ditiru oleh anggota masyarakat. Pola sistem norma pada masyarakat tertentu akan berbeda dengan pola sistem norma masyarakat lainnya karena pola interaksi masyarakat diterapkan berbeda-beda. Adanya pola interaksi dalam sebuah masyarakat tersebut nantinya akan menghasilkan sebuah keajegan, di mana keajekan adalah gambaran suatu kondisi keteraturan sosial yang tetap dan relatif tidak berubah sebagai hasil hubungan yang selaras antara tindakan, norma, dan nilai dalam interaksi sosial.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>B. Interaksi Sosial<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antara orang perorangan, antara kelompok-kelompok manusia dan antara orang dengan kelompok masyarakat. Interaksi terjadi apabila dua orang atau kelompok saling bertemu dan antara individu dengan kelompok, di mana komunikasi terjadi diantara kedua belah pihak (Yulianti, 2003: 91). Menurut George Simmel dalam Kareel Veeger, Inti yang ditarik dari kehidupan sosial adalah interaksi, yaitu aksi atau tindakan yang berbalas balasan, orang saling menanggapi tindakan mereka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Masyarakat merupakan jaringan relasi-relasi hidup yang timbal balik, yang satu berbicara, yang lain mendengarkan, yang satu bertanya, yang lain menjawab, yang satu memberi perintah, yang satu mentaati, yang satu berbuat jahat, yang lain membalas dendam, yang satu mengundang, yang lain datang. Selalu tampak bahwa orang saling pengaruh-mempengaruhi (Veeger, 1997: 45).<\/p>\n\n\n\n<p>&#8230;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Penelitian yang Relevan<\/h4>\n\n\n\n<p>Beberapa penelitian yang telah dilakukan belum ada yang membahas mengenai pola interaksi masyarakat Kampung Cyber. Namun penelitian di bawah ini dapat penulis jadikan sebagai acuan dalam penulisan. Berikut penelitian yang relevan.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Kahardityo (2004) dalam penelitiannya Komunitas Virtual dan Kebudayaan Lokal, skripsi dalam Departemen Sosiologi Universitas Indonesia. Kahardityo mengambil studi kasus para pengguna wahana chat (chatter) yang terkumpul di dua buah cannel besar #Jakarta dan #Indonesia via jejaring EFnet yang berbasis software Internet Relay Chat (IRC). Dari studi tersebut dapat diperoleh beberapa hal menarik sebagai berikut:<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Kenyataan di Indonesia menunjukkan bahwa komunitas maya masih selalu membutuhkan ruang publik untuk menjalankan pertemuan fisik. Hal tersebut disebabkan karena proses inkulturasi dari internet kurang bisa menyentuh kondisi objektif di Indonesia, yang salah satu sebabnya adalah lahirnya internet yang berbasiskan kepentingan dan budaya negeri-negeri industri atau barat, sehingga ketika internet masuk ke Indonesia maka internet melahirkan substansi budaya dan gaya hidup baru yang telah melenceng dari substansi aslinya.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebagai media interaksi yang menjembatani komunikasi dan interaksi dua arah, internet memiliki keterbatasan dalam hal menyampaikan informasi secara menyeluruh, tetapi ternyata dari fakta yang didapat intonasi sosial tergantikan oleh simbol-simbol baik berupa emoticon atau akronim yang terlahir akibat keterbatasan yang dimiliki IRC.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Kerangka Berpikir<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Masuknya modernisasi ke Indonesia membawa pengaruh terhadap pola pikir masyarakat. Modernisasi membawa dampak terhadap semakin majunya teknologi di Indonesia khususnya internet. Internet kini merupakan sebuah teknologi yang mendunia, dan bahkan kini dapat dengan mudah diakses oleh semua kalangan, termasuk masyarakat tradisional sekalipun.<\/p>\n\n\n\n<p>Masuknya internet ke dalam sebuah masyarakat dan diakses untuk kepentingan bersama tentunya membawa dampak yang signifikan terutama dalam upaya berhubungan dengan sesama, atau kita sebut interaksi.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p>Semoga sedikit ulasan tentang studi literatur, mulai dari pengertian, cara membuat hingga contoh studi litertaur dapat memudahkanmu dalam menyelesaikan skripsi. Ini bermanfaat dan bisa sedikit membantu.\u00a0 <\/p>\n\n\n\n<p><strong>FAQ Mengenai Studi Literatur<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"schema-faq wp-block-yoast-faq-block\"><div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1685954334766\"><strong class=\"schema-faq-question\">Apa yang dimaksud dengan studi literatur?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Menurut Zed Studi literatur (2008), studi literatur merupakan serangkaian kegiatan atau metode untuk mengumpulkan data. baik itu data pustaka, bacaan dan masih banyak lagi yang berfungsi untuk mengelola bahan penelitian pada nantinya.<\/p> <\/div> <div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1685954436104\"><strong class=\"schema-faq-question\">Studi literatur bab berapa?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Bagian studi literatur selalu dimasukkan dalam BAB II di penelitian seperti skripsi atau tesis. Nah,  dengan adanya ini akan mudah untuk mencari sumber referensi yang digunakan dalam pembahasan.<\/p> <\/div> <div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1685954546827\"><strong class=\"schema-faq-question\">Studi literatur termasuk data apa?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Studi literatur merupakan salah satu cara untuk mendapatkan data paling mudah bagi peneliti pemula, misalnya seperti data sekunder.<\/p> <\/div> <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Studi literatur merupakan salah satu metode penelitian yang paling mudah. Berikut cara membuat dan contoh studi literatur yang mudah.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":70804,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[928],"tags":[183,250],"class_list":["post-70803","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penelitian-skripsi","tag-penelitian","tag-skripsi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Studi Literatur: Arti, Cara Membuat dan Contoh - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Studi literatur merupakan salah satu metode penelitian yang paling mudah. Berikut cara membuat dan contoh studi literatur yang mudah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Studi Literatur: Arti, Cara Membuat dan Contoh - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Studi literatur merupakan salah satu metode penelitian yang paling mudah. Berikut cara membuat dan contoh studi literatur yang mudah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-06-04T04:27:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-05T08:49:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/membuat-studi-literatur.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"768\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"496\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yusuf Abdhul Azis\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yusuf Abdhul Azis\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Studi Literatur: Arti, Cara Membuat dan Contoh - Deepublish Store","description":"Studi literatur merupakan salah satu metode penelitian yang paling mudah. Berikut cara membuat dan contoh studi literatur yang mudah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Studi Literatur: Arti, Cara Membuat dan Contoh - Deepublish Store","og_description":"Studi literatur merupakan salah satu metode penelitian yang paling mudah. Berikut cara membuat dan contoh studi literatur yang mudah.","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2023-06-04T04:27:00+00:00","article_modified_time":"2023-06-05T08:49:09+00:00","og_image":[{"width":768,"height":496,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/membuat-studi-literatur.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yusuf Abdhul Azis","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yusuf Abdhul Azis","Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/"},"author":{"name":"Yusuf Abdhul Azis","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/817ff2c0038f340b466b10f6f0658bbc"},"headline":"Studi Literatur: Arti, Cara Membuat dan Contoh","datePublished":"2023-06-04T04:27:00+00:00","dateModified":"2023-06-05T08:49:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/"},"wordCount":1794,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/membuat-studi-literatur.jpg","keywords":["Penelitian","Skripsi"],"articleSection":["Penelitian dan Skripsi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","FAQPage"],"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/","name":"Studi Literatur: Arti, Cara Membuat dan Contoh - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/membuat-studi-literatur.jpg","datePublished":"2023-06-04T04:27:00+00:00","dateModified":"2023-06-05T08:49:09+00:00","description":"Studi literatur merupakan salah satu metode penelitian yang paling mudah. Berikut cara membuat dan contoh studi literatur yang mudah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#breadcrumb"},"mainEntity":[{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#faq-question-1685954334766"},{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#faq-question-1685954436104"},{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#faq-question-1685954546827"}],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/membuat-studi-literatur.jpg","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/membuat-studi-literatur.jpg","width":768,"height":496,"caption":"membuat studi literatur"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penelitian dan Skripsi","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/penelitian-skripsi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Studi Literatur: Arti, Cara Membuat dan Contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/817ff2c0038f340b466b10f6f0658bbc","name":"Yusuf Abdhul Azis","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e49bbf8111e656d436285262ed11269bc24bd881c163eb9465f0cfd2f89f7fb5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e49bbf8111e656d436285262ed11269bc24bd881c163eb9465f0cfd2f89f7fb5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e49bbf8111e656d436285262ed11269bc24bd881c163eb9465f0cfd2f89f7fb5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yusuf Abdhul Azis"},"description":"Sebagai seorang SEO Spesialis, telah berpengalaman dalam membantu berbagai bisnis meningkatkan visibilitas online mereka melalui optimasi mesin pencari. Dengan keahlian dalam riset kata kunci, optimasi konten, dan strategi backlink,\u00a0 berfokus pada peningkatan trafik organik dan peringkat situs web di mesin pencari","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/yusufabdhul\/"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#faq-question-1685954334766","position":1,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#faq-question-1685954334766","name":"Apa yang dimaksud dengan studi literatur?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Menurut Zed Studi literatur (2008), studi literatur merupakan serangkaian kegiatan atau metode untuk mengumpulkan data. baik itu data pustaka, bacaan dan masih banyak lagi yang berfungsi untuk mengelola bahan penelitian pada nantinya.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#faq-question-1685954436104","position":2,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#faq-question-1685954436104","name":"Studi literatur bab berapa?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Bagian studi literatur selalu dimasukkan dalam BAB II di penelitian seperti skripsi atau tesis. Nah,  dengan adanya ini akan mudah untuk mencari sumber referensi yang digunakan dalam pembahasan.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#faq-question-1685954546827","position":3,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/studi-literatur\/#faq-question-1685954546827","name":"Studi literatur termasuk data apa?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Studi literatur merupakan salah satu cara untuk mendapatkan data paling mudah bagi peneliti pemula, misalnya seperti data sekunder.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"}]}},"views":92992,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70803","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=70803"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70803\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":88558,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70803\/revisions\/88558"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/70804"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=70803"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=70803"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=70803"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}