{"id":77240,"date":"2022-10-07T11:41:43","date_gmt":"2022-10-07T04:41:43","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/?p=77240"},"modified":"2022-10-07T11:41:43","modified_gmt":"2022-10-07T04:41:43","slug":"pembukaan-ceramah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/","title":{"rendered":"Cek! Contoh Pembukaan Ceramah Singkat dan Unik"},"content":{"rendered":"\n<p>Pembukaan ceramah terkesan kaku dan begitu-begitu saja? Banyak ceramah justru membuat audience nya terkantuk-kantuk. Ada banyak faktor kenapa ceramah kurang menarik. Selain karena tema yang dikupas kurang kritis, bisa jadi karena cara penyampaiannya kurang menarik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pertanyaannya adalah, bagaimana cara agar ceramah tetap menarik? Sehingga penonton antusias mendengarkan sampai selesai. Salah satunya adalah dengan cara membuka ceramah dengan metode pantun, kutipan atau melontarkan pernyataan deklaratif. Penasaran, langsung saja simak ulasan lengkap sebagai berikut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69f56f9fa20be\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69f56f9fa20be\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#Cara_Membuka_Ceramah\" >Cara Membuka Ceramah<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#1_Kutipan\" >1. Kutipan&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#2_Pertanyaan_Retoris\" >2. Pertanyaan Retoris&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#3_Pernyataan_Deklaratif\" >3. Pernyataan Deklaratif&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#4_Skenario\" >4. Skenario&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#5_Anekdote\" >5. Anekdote&nbsp;<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#Isi_Yang_Harus_Ada_Dalam_Pembukaan_Ceramah\" >Isi Yang Harus Ada Dalam Pembukaan Ceramah<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#1_Pendahuluan\" >1. Pendahuluan&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#2_Isi\" >2. Isi&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#3_Penutup\" >3. Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#Contoh_Pembukaan_Ceramah\" >Contoh Pembukaan Ceramah<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#1_Contoh_Ceramah_Pembukaan_Islami\" >1. Contoh Ceramah Pembukaan Islami<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#2_Contoh_pembukaan_ceramah_menggunakan_kutipan_pantun_lucu\" >2. Contoh pembukaan ceramah menggunakan kutipan pantun lucu&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#3_Contoh_pembukaan_ceramah_versi_pidato\" >3. Contoh pembukaan ceramah versi pidato&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#4_Contoh_pembukaan_ceramah_pernyataan_deklaratif\" >4. Contoh pembukaan ceramah pernyataan deklaratif&nbsp;<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Membuka_Ceramah\"><\/span>Cara Membuka Ceramah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>cara membuka ceramah yang baik harus menarik perhatian audience. Tentu saja ada cara yang bisa kamu jadikan trik menarik perhatian mereka. Cara ini juga bisa diterapkan untuk pembukaan pidato, berbicara di depan umum (public speaking).&nbsp; Penasaran seperti apa? Langsung intip ulasan lengkapnya berikut ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kutipan\"><\/span>1. Kutipan&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Cara membuka ceramah dapat diawali dengan kutipan. Bagi kamu yang beragama islam, sebelum menggunakan kutipan, direkomendasikan untuk mengucapkan salam terlebih dahulu. Barulah diikuti dengan kutipan yang sudah kamu pilih.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kutipan yang menarik adalah kutipan yang sesuai dengan tema yang diusung. Kutipan bisa kamu ambil dari kutipan orang-orang terkenal, dari ayat suci, dari hadist ataupun mengutip dari sebuah ungkapan. Bisa juga mengambil kutipan dari pepatah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pasalnya, cara membuka pidato yang baik ini sangat efektif untuk menarik antusiasme audiens. Minimal, mencairkan suasana yang tegang dan kaku. Hanya saja, dibagian ini butuh seni dalam memilih sesuai dengan tema.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pertanyaan_Retoris\"><\/span>2. Pertanyaan Retoris&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Adapun cara membuka ceramah yang lain. Kamu bisa mengawali dengan melemparkan pertanyaan retoris. Pertanyaan retoris adalah pertanyaan yang sebenarnya tidak perlu di jawab, karena jawabannya semua orang tahu. Dengan kata lain, pertanyaan retoris ini hanya sebagai basa-basi yang berperan untuk memecah suasana yang mungkin saja kaku, atau sekedar menarik interaksi audience.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pernyataan_Deklaratif\"><\/span>3. Pernyataan Deklaratif&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Bisa juga mengawali dengan pernyataan deklaratif. Pernyataan deklaratif adalah pernyataan kalimat yang memuat informasi penting, namun dari segi pengemasannya disusun secara ringkas dan jelas. Kepadatan informasi dan cara penyampaian inilah yang menjadikan pernyataan deklaratif menarik perhatian. Itu sebabnya banyak public speaker yang menerapkan cara membuka ceramah ini. <\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu juga salah satu yang suka menggunakan metode ini? Atau menggunakan cara yang lain?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Skenario\"><\/span>4. Skenario&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ada juga cara membuka ceramah dengan gaya scenario. Jadi narasumber mengawali ceramah dengan melemparkan skenario, yang bertujuan untuk memberikan gambaran bagi audience. Scenario yang dimaksud di sini adalah scenario kata-kata yang secara tidak langsung menceritakan atau menggambarkan secara singkat, padat dan tetap menarik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Anekdote\"><\/span>5. Anekdote&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika kamu pernah melihat stand up comedy, pastinya kamu suka dengan ceramah yang lucu. Nah, kita pun juga perlu belajar cara mereka dalam membuka ceramah. Jadi ada pernyataan\/kalimat\/pertanyaan anekdot yang bersifat lucu dan humor.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kita tahu bahwa antusiasme masyarakat indonesia lebih tertarik dari dengan konten-konten hiburan, dibandingkan konten-konten ber-ilmu-pengetahuan. Karakter inilah yang perlu diperhatikan setiap kali membuka ceramah. Kecuali memang konteks acaranya adalah acara resmi, maka pilihan ini perlu dipertimbangkan. Jika pun harus dibuka dengan anekdot, penyampaian pesan juga harus hati-hati.<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah beberapa cara membuka ceramah, pidato ataupun public speaking. Untuk pengalaman yang pertama kali, akan terasa canggung, ragu-ragu dan tidak mudah. Namun, seiring berjalannya waktu, seiring kesalahan yang diperbuat, kamu akan belajar dan menemukan formula sendiri bagaimana membuka ceramah yang sesuai dengan karakter kamu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Isi_Yang_Harus_Ada_Dalam_Pembukaan_Ceramah\"><\/span>Isi Yang Harus Ada Dalam Pembukaan Ceramah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Lantas, hal\/isi yang harus ada dalam pembukaan ceramah itu apa saja sih? Jadi selain memperhatikan bagian pembukaan ceramah, ada yang tidak kalah penting lainnya, yaitu bagian seluruh isi ceramah. Setidaknya teks ceramah memiliki tiga struktur yang meliputi&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pendahuluan\"><\/span>1. Pendahuluan&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pendahuluan inilah bagian pembuka ceramah yang sebenarnya berisikan tentang gagasan kamu secara garis besar. Jadi, saat membuat pembukaan pidato jangan terfokus pada kutipan secara penuh. Tetapi juga memperhatikan gagasan yang akan disampaikan. Karena inti dari ceramah dalam pendahuluan adalah ide atau gagasan tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Isi\"><\/span>2. Isi&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jadi tidak melulu fokus membuka ceramah saja. Kamu juga penting memperhatikan isi ceramah atau pidato. Agar isi ceramah memiliki bobot dan bersifat informatif, maka tidak ada salahnya memasukan data-data yang kuat, dan yang mendukung gagasan yang ingin kamu sampaikan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Setidaknya dengan cara ini audience tidak sekedar mendapatkan informasi dan perspektif baru. Tetapi mereka juga akan membangun persepsi tentang diri kamu sebagai sosok yang pembicara yang menarik, dan inspiratif.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Penutup\"><\/span>3. Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hal yang harus ada dalam ceramah terakhir adalah bagian penutup. Pada dasarnya, di bagian penutup ceramah dan bagian pembuka ceramah memiliki peranan yang sama-sama penting. Di bagian penutup kamu pun juga bisa membuat kesimpulan yang berisi dan berbobot, agar audience pun turut merasakan euforia gagasan. Sehingga saat mereka pulang dari ceramah, mereka masih tetap mengingat apa yang kamu sampaikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah hal atau isi yang harus ada dalam pembukaan ceramah. Ada beberapa tambahan lain saat membuat pembukaan ceramah, pastikan ceramah dibuat sesuai dengan karakter audience. Jika audience adalah masyarakat umum, maka bisa perlu disesuaikan untuk masyarakat umum.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, jika audience adalah kalangan akademisi, tentu saja cara pembukaan ceramah pun juga lebih berhati-hati dalam pemilihan bahasa. Karena harus tetap menjaga keformalan. Atau ceramah saat di mimbar masjid, tentu juga akan dikemas dan disampaikan dengan pembawaan yang berbeda pula.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Pembukaan_Ceramah\"><\/span>Contoh Pembukaan Ceramah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mengintip cara membuka ceramah dan hal apa yang ada di dalam ceramah. Maka, kurang afdol rasanya jika tidak ada contohnya. Berikut adalah contoh pembukaan ceramah agar lancar bicara di depan umum.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Contoh_Ceramah_Pembukaan_Islami\"><\/span>1. Contoh Ceramah Pembukaan Islami<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Alhamdulillahi robbil \u2018aalamiin, was-salaatu wassalaamu \u2018alaa asyrofil anbiyaa-i wal mursaliin, waala alihi wa sahbihi ajma&#8217;in. Qul Allahu ta\u2019ala fil quranil karim, a\u2019uudzubillahi minasy-syaithoonir rajiim, bismillahir rahmaanir rahiim. Subhaanal ladzii asroo bi\u2019abdihi lailam minal masjidil haroomi ilal masjidil aqsa alladzi barokna haulahu linuriyahu min aayatinaa innahu huwas samiul bashiir. Shodaqallahul \u2018adzim. Amma ba\u2019du.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Contoh_pembukaan_ceramah_menggunakan_kutipan_pantun_lucu\"><\/span>2. Contoh pembukaan ceramah menggunakan kutipan pantun lucu&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kue apem kue bolu,&nbsp;<br>Banyak gula datanglah semut<br>Wahai hadirin semua&nbsp;<br>Dengarkanlah ceramah dari si imut<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Contoh_pembukaan_ceramah_versi_pidato\"><\/span>3. Contoh pembukaan ceramah versi pidato&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ada cicak di dalam gua<br>Punggungnya penuh dengan tato<br>Wahai hadirin semua<br>Izinkan saya menyampaikan pidato<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Contoh_pembukaan_ceramah_pernyataan_deklaratif\"><\/span>4. Contoh pembukaan ceramah pernyataan deklaratif&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Data terakhir yang dihimpun oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per Juni 2022, jumlah penderita HIV seluruh Indonesia mencapai 519.158 orang. Provinsi tertinggi kasus HIV adalah Jakarta yang mencapai 91.000 kasus.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga artikel terkait berikut.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/penutupan-presentasi\/\">Contoh Penutupan Presentasi<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/contoh-pembukaan-presentasi\/\">Contoh Pembukaan Presentasi<\/a><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Itulah tiga contoh pembukaan ceramah yang hanya sebagian kecil contoh saja. Kamu pun bisa membuat pembukaan ceramah yang lebih kreatif dan hasil kreativitas kamu. Semoga sedikit ulasan tentang pembukaan ceramah ini bermanfaat. (Irukawa Elisa)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pembukaan ceramah terkesan kaku dan begitu-begitu saja? Banyak ceramah justru membuat audience nya terkantuk-kantuk. Ada banyak faktor kenapa ceramah kurang menarik. Selain karena tema yang dikupas kurang kritis, bisa jadi karena cara penyampaiannya kurang menarik.&nbsp; Pertanyaannya adalah, bagaimana cara agar ceramah tetap menarik? Sehingga penonton antusias mendengarkan sampai selesai. Salah satunya adalah dengan cara membuka &#8230; <a title=\"Cek! Contoh Pembukaan Ceramah Singkat dan Unik\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Cek! Contoh Pembukaan Ceramah Singkat dan Unik\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":77247,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[237],"tags":[658],"class_list":["post-77240","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-insight","tag-pidato"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cek! Contoh Pembukaan Ceramah Singkat dan Unik - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pembukaan ceramah begitu-begitu saja dan membosankan? Coba pastikan dahulu pembukaanmu benar dan ini ada contoh pembukaan ceramah singkat.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cek! Contoh Pembukaan Ceramah Singkat dan Unik - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pembukaan ceramah begitu-begitu saja dan membosankan? Coba pastikan dahulu pembukaanmu benar dan ini ada contoh pembukaan ceramah singkat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-07T04:41:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/contoh-pembukaan-ceramah.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1073\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"650\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yusuf Abdhul Azis\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yusuf Abdhul Azis\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cek! Contoh Pembukaan Ceramah Singkat dan Unik - Deepublish Store","description":"Pembukaan ceramah begitu-begitu saja dan membosankan? Coba pastikan dahulu pembukaanmu benar dan ini ada contoh pembukaan ceramah singkat.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cek! Contoh Pembukaan Ceramah Singkat dan Unik - Deepublish Store","og_description":"Pembukaan ceramah begitu-begitu saja dan membosankan? Coba pastikan dahulu pembukaanmu benar dan ini ada contoh pembukaan ceramah singkat.","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2022-10-07T04:41:43+00:00","og_image":[{"width":1073,"height":650,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/contoh-pembukaan-ceramah.png","type":"image\/png"}],"author":"Yusuf Abdhul Azis","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yusuf Abdhul Azis","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/"},"author":{"name":"Yusuf Abdhul Azis","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/817ff2c0038f340b466b10f6f0658bbc"},"headline":"Cek! Contoh Pembukaan Ceramah Singkat dan Unik","datePublished":"2022-10-07T04:41:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/"},"wordCount":1052,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/contoh-pembukaan-ceramah.png","keywords":["pidato"],"articleSection":["Insight"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/","name":"Cek! Contoh Pembukaan Ceramah Singkat dan Unik - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/contoh-pembukaan-ceramah.png","datePublished":"2022-10-07T04:41:43+00:00","description":"Pembukaan ceramah begitu-begitu saja dan membosankan? Coba pastikan dahulu pembukaanmu benar dan ini ada contoh pembukaan ceramah singkat.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/contoh-pembukaan-ceramah.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/contoh-pembukaan-ceramah.png","width":1073,"height":650,"caption":"contoh pembukaan ceramah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/pembukaan-ceramah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Insight","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Cek! Contoh Pembukaan Ceramah Singkat dan Unik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/817ff2c0038f340b466b10f6f0658bbc","name":"Yusuf Abdhul Azis","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e49bbf8111e656d436285262ed11269bc24bd881c163eb9465f0cfd2f89f7fb5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e49bbf8111e656d436285262ed11269bc24bd881c163eb9465f0cfd2f89f7fb5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e49bbf8111e656d436285262ed11269bc24bd881c163eb9465f0cfd2f89f7fb5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yusuf Abdhul Azis"},"description":"Sebagai seorang SEO Spesialis, telah berpengalaman dalam membantu berbagai bisnis meningkatkan visibilitas online mereka melalui optimasi mesin pencari. Dengan keahlian dalam riset kata kunci, optimasi konten, dan strategi backlink,\u00a0 berfokus pada peningkatan trafik organik dan peringkat situs web di mesin pencari","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/yusufabdhul\/"}]}},"views":4334,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77240","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=77240"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77240\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/77247"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=77240"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=77240"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=77240"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}