{"id":78606,"date":"2022-10-24T09:54:23","date_gmt":"2022-10-24T02:54:23","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/?p=78606"},"modified":"2022-10-24T09:54:23","modified_gmt":"2022-10-24T02:54:23","slug":"problem-solving","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/","title":{"rendered":"Problem Solving Adalah: 5 Metode dan Contoh"},"content":{"rendered":"\n<p>Problem solving merupakan menyelesaikan masalah. Dapat pula diartikan sebagai upaya mengidentifikasi permasalahan yang terjadi, kemudian mencari solusi secara efektif. problem solving masalah yang baik adalah menyelesaikan masalah tanpa menambah masalah lain.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ada pula yang mengartikan problem solving sebagai proses mental dan intelektual dalam menemukan permasalahan. Problem solving ini pun digunakan oleh banyak lini dan sektor. mulai untuk perusahaan, organisasi, kepemerintahan hingga masalah personal sekalipun.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Maka tidak heran jika problem solving ini banyak dipelajari berbagai kalangan, hanya demi menemukan win win solution. Lalu apa saja sih metode dan langkah problem solving? Langsung saja kita ulas satu persatu.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e020a5d8952\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e020a5d8952\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#Metode_Problem_Solving\" >Metode Problem Solving\u00a0<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#1_Brainstorming\" >1. Brainstorming\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#2_Six_thinking_hats\" >2. Six thinking hats<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#3_Kerjasama_Dengan_Rekan_Kerja\" >3. Kerjasama Dengan Rekan Kerja\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#4_Lightning_decision_jam\" >4. Lightning decision jam\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#5_Failure_Mode_and_effect_Analysis\" >5. Failure Mode and effect Analysis<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#Langkah_Langkah_Problem_Solving\" >Langkah Langkah Problem Solving\u00a0<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#1_Mendefinisikan_Masalah\" >1. Mendefinisikan Masalah\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#2_Menemukan_Solusi_Alternatif\" >2. Menemukan Solusi Alternatif\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#3_Evaluasi_Solusi\" >3. Evaluasi Solusi\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#4_Mengimplementasikan_Solusi\" >4. Mengimplementasikan Solusi\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#5_Monitoring\" >5. Monitoring\u00a0<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#Contoh_Problem_Solving_Dalam_Sehari-hari\" >Contoh Problem Solving Dalam Sehari-hari<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#1_Contoh_Problem_Solving_Melamar_Pekerjaan_Sering_Ditolak\" >1. Contoh Problem Solving : Melamar Pekerjaan Sering Ditolak\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#2_Contoh_Problem_Solving_Gagal_Menjalankan_Bisnis\" >2. Contoh Problem Solving : Gagal Menjalankan Bisnis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#3_Contoh_Problem_Solving_Dalam_Proses_Belajar\" >3. Contoh Problem Solving: Dalam Proses Belajar\u00a0<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Metode_Problem_Solving\"><\/span>Metode Problem Solving\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Setiap orang memiliki cara untuk menemukan solusi yang dihadapi. Dari berbagai cara yang lahir, ada beberapa proses yang meliputi sebagai berikut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Brainstorming\"><\/span>1. Brainstorming\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Brainstorming adalah teknik mengumpulkan ide dan gagasan, dengan tujuan menemukan jalan keluar dari masalah yang dihadapi. Seperti yang kamu tahu, bahwasanya manusia diciptakan Tuhan sebagai orang yang sempurna, dibandingkan makhluk lain. Salah satu bentuk keistimewaan manusia adalah memiliki akal sehat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Akal sehat inilah yang mendorong kita untuk mencari tahu, mencari ide-de baru. Baik yang dilakukan secara spontanitas ataupun melalui proses kreatif. Dimana proses brainstorming ini melalui proses panjang, yang masuk ke dalam six thinking hats.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Six_thinking_hats\"><\/span>2. Six thinking hats<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jadi, brainstorming muncul berdasarkan stimulus. Seperti data, fakta, solusi kreatif, termasuk juga data positif dan data negatif juga sangat membantu dalam menentukan brainstorming. Ketika semua data-data tersebut terkumpul akurat, maka perlu dilakukan pengolahan, sehingga menemukan solusi terbaik dan tepat sasaran.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kerjasama_Dengan_Rekan_Kerja\"><\/span>3. Kerjasama Dengan Rekan Kerja\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika permasalahan menyangkut kemaslahatan umat. Misalnya dalam bentuk organisasi, perusahaan atau pemerintahan. Maka proses problem solving dapat dilakukan dengan cara menjalin kerja sama dengan rekan kerja. Kemudian garis bawahi mengapa masalah bisa terjadi seperti saat ini. Salah satu kunci mencari solusi adalah bertanya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain bertanya menggunakan kalimat tanya mengapa, ada satu kalimat tanya yang dapat mendorong kita untuk menemukan akar masalah, yaitu pertanyaan &#8220;Why&#8221;. Tanyakan dua pertanyaan (mengapa &amp; Why) tersebut sebanyak lima kali masing-masing, kemudian jawab sendiri dengan menelisik berdasarkan fakta yang terjadi, jawab secara objektif. Maka akan kita temukan permasalahan yang terjadi. Jumlah pertanyaan yang diulang sebanyak lima kali inilah yang kemudian familiar disebut dengan the 5 whys.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Lightning_decision_jam\"><\/span>4. Lightning decision jam\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu cara brainstorming yang paling mudah dan paling sering dilakukan adalah, menuliskan tantangan, kesalahan dan kekhawatiran di secarik kertas. Jika konteksnya dalam bentuk organisasi\/lembaga maka ditulis oleh karyawan lain. Jika sifatnya perorangan, maka ditulis secara mandiri.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dari poin yang tertulis di secarik kertas, kamu bisa menggarisbawahi poin yang paling mendekati dan relevan. Fokus pada beberapa masalah atau pada satu masalah saja. Gali dan buka cakupan untuk menemukan solusi yang tepat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Failure_Mode_and_effect_Analysis\"><\/span>5. Failure Mode and effect Analysis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Metode ini dilakukan dengan cara menganalisis elemen-elemen penting. Seperti strategi yang akan digunakan. Dimana strategi tersebut ditimbang baik dan buruknya dan faktor kemungkinan yang akan terjadi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Di Tahap ini, tidak ada salahnya juga jika melontarkan sebuah pertanyaan, kenapa strategi yang digunakan bisa gagal? Nah, dari pertanyaan inilah yang akan mengerucutkan pada inti bagian yang paling penting. Di sanalah kita akan menemukan solusinya. Cara ini juga bisa terapkan untuk pencegahan faktor risiko.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari kelima metode problem solving di atas, apakah kamu pernah mempraktekkannya secara mandiri? Atau pernah kamu praktekan di tempat kamu bekerja? Kelima metode ini akan terasa sulit dipraktekan bagi yang baru mencoba. Namun bagi yang sudah terbiasa, tidak akan mengalami kesulitan yang begitu berarti&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Langkah_Langkah_Problem_Solving\"><\/span>Langkah Langkah Problem Solving\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Langkah Langkah Problem Solving dalam menyelesaikan masalah dibutuhkan keterampilan dan energi untuk melakukan proses berfikir. Termasuk konsentrasi dan menjaga fokus. Berikut adalah langkah-langkah problem solving<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Mendefinisikan_Masalah\"><\/span>1. Mendefinisikan Masalah\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tahap yang paling utama adalah mendefinisikan masalah yang sedang terjadi. Seringkali masalah yang dianggap sederhana dan kecil, ketika dilakukan analisis, akan tampak bahwa ada masalah yang begitu kompleks. Maka tidak heran jika terjadi permasalahan sederhana dan sepele, yang kemudian mampu meruntuhkan sebuah organisasi\/perusahaan terjadi akibat pembiaran dan menganggap bahwa itu tidak begitu penting.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Itu sebabnya bagi perusahaan besar, sedini mungkin melakukan identifikasi masalah, bahkan pada masalah yang sangat kecil, yaitu dengan melakukan analisis, baik menganalisis kebijakan ataupun prosedur.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Termasuk juga mengumpulkan semua informasi yang diperlukan, juga akan berpengaruh pada pemecahan masalah. Hal yang tidak kalah penting lain, sebagai pemimpin juga harus membedakan mana opini dan mana fakta. Jika tidak bisa membedakan keduanya, dan saat terjadi pengambilan keputusan akan sangat fatal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menemukan_Solusi_Alternatif\"><\/span>2. Menemukan Solusi Alternatif\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tidak dapat dipungkiri jika tidak setiap keputusan yang telah dibuat berjalan lancar. Banyak juga yang gagal. Maka dari itu, penting sekali untuk membuat problem solving menjadi beberapa alternatif pilihan. Sehingga ketika gagal solusi pertama, bisa menggunakan solusi kedua, ketiga dan seterusnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Evaluasi_Solusi\"><\/span>3. Evaluasi Solusi\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah membuat problem solving dapat pula dilakukan dengan menuliskan daftar solusi sebagai alternatif. Kemudian pilih berdasarkan skala prioritas. Jika sudah ditentukan, maka sebelum diterapkan, perlu dilakukan evaluasi dengan mempertimbangkan dampak dan konsekuensi yang ditimbulkan, apakah berdampak negatif, atau berdampak positif.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Mengimplementasikan_Solusi\"><\/span>4. Mengimplementasikan Solusi\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah dilakukan analisis, maka akan diketahui problem solving yang tepat itu seperti apa. Sayangnya, untuk melakukan implementasi pilihan solusi ini dibutuhkan beberapa tahapan meliputi membangun rencana aksi terhadap solusi yang dipilih.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Agar hasilnya terlihat dan dapat dievaluasi lagi, maka perlu dipisahkan agar dapat dinilai secara objektif dan dapat diukur. Jika perlu dibuat jadwal untuk menjalankan pemecahan solusi agar dapat terukur. Tentu saja, tidak lupa untuk tetap mengkomunikasikan dengan tim.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Monitoring\"><\/span>5. Monitoring\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah-langkah problem solving yang selanjutnya adalah, melakukan monitoring perkembangan. Apakah solusi yang sudah diterapkan berjalan efektif, dan tepat? Atau malah tidak ada dampak yang signifikan. Nah, di sinilah kamu dituntut untuk mendapatkan feedback dan siap untuk memperbaiki masalah yang muncul, hingga tidak ada lagi masalah lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah langkah-langkah problem solving yang sebenarnya bisa kamu coba untuk menyelesaikan masalah pada diri sendiri.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/cara-menjadi-pintar-tanpa-belajar\/\">7 Cara Menjadi Pintar Tanpa Belajar<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Problem_Solving_Dalam_Sehari-hari\"><\/span>Contoh Problem Solving Dalam Sehari-hari<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Contoh problem solving dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya ada banyak. Berikut adalah beberapa contoh problem solving.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Contoh_Problem_Solving_Melamar_Pekerjaan_Sering_Ditolak\"><\/span>1. Contoh Problem Solving : Melamar Pekerjaan Sering Ditolak\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"428\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Problem-Solving-dalam-hal-Gagal-Melamar-Kerja.jpg\" alt=\"Sering Gagal Melamar Kerja\" class=\"wp-image-78607\" title=\"Sering Gagal Melamar Kerja\"\/><figcaption>Sering Gagal Melamar Kerja<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Ardi adalah mahasiswa fresh graduate yang baru saja lulus kuliah jurusan Farmasi. Sudah lebih dari satu tahun, setelah kelulusannya, Ardi sudah berkelana memasukan lamaran pekerjaan ke sana kemari. Dari sekian lamaran kerja yang dikirimkan, ada yang diterima sampai tahap wawancara. Tidak sampai bisa masuk bekerja di perusahaan tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dari sekian banyak lapangan pekerjaan, kenapa tidak ada satupun yang diterima? Pada dari segi berkas CV, sudah mengikuti keinginan perusahaan (misal ditulis tangan atau diketik komputer). Setiap kali wawancara, ardi juga sudah mengikuti tips agar seleksi wawancara kerja,. Namun hasilnya masih saja nihil.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ternyata, setelah dilakukan brainstorming, yang menjadi sumber masalah ardi tidak diterima kerja adalah, karena sikap kurang tegas dalam menyikapi masalah. Setiap di wawancara, ia menunjukan ketakutan. Setelah mengetahui sumber masalah, Ardi pun membenahi cara berpikirnya, sehingga mempengaruhi sikap menjadi pribadi yang lebih tegas.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Contoh_Problem_Solving_Gagal_Menjalankan_Bisnis\"><\/span>2. Contoh Problem Solving : Gagal Menjalankan Bisnis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"421\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/problem-solving-selalu-gagal-dalam-bisnis.jpg\" alt=\"problem solving selalu gagal dalam bisnis\" class=\"wp-image-78610\" title=\"Problem Solving dalam hal Gagal Melamar Kerja\"\/><figcaption>problem solving selalu gagal dalam bisnis<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Mikok dan Iren adalah suami istri yang baru saja terkena PHK. Demi bertahan hidup, mereka memutuskan untuk menjalankan bisnis kecil-kecilan, yaitu berjualan burjo. Di hari pertama dagangan masih sepi. Hari kedua juga masih sepi. Hari ketiga, mereka tidak berjualan. Hari keempat dia berjualan lagi, namun masih sepi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Seminggu sampai dua mingguan, dagangan masih sepi. Namun sudah mulai ada pembeli dalam jumlah sedikit. Sempat tidak jualan beberapa hari. Dan akhirnya buka kembali. Libur dan jam buka juga tidak pasti. Hingga 6 bulan berlalu, dagangan mereka masih saja sepi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ternyata, problem solving dari masalah kenapa usaha yang dijalankan tidak laris, setelah di analisa, ada beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu. Karena tidak memiliki jam buka dan jam tutup yang konsisten, sehingga pembeli seringkali merasa bingung.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ada satu hal lagi, ternyata dari segi pelayanan juga kurang ramah. Setelah dicoba membenahi dan mengevaluasi semuanya, akhirnya sekarang usaha dagang mereka lebih laris dari sebelumnya. Dari sini menunjukan bahwa problem solving itu satu hal penting untuk demi menjaga keharmonisan antara pembeli dan penjual sebagai simbiosis mutualisme.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Contoh_Problem_Solving_Dalam_Proses_Belajar\"><\/span>3. Contoh Problem Solving: Dalam Proses Belajar\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"480\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Sudah-dalam-Belajar.jpg\" alt=\"Sudah dalam Belajar\" class=\"wp-image-78609\" title=\"Sudah dalam Belajar\"\/><figcaption>Sudah dalam Belajar<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Rima adalah mahasiswa di salah satu perguruan tinggi cukup ternama di Yogyakarta. Ia sejak awal masuk kuliah ingin sekali lulus dengan Indek prestasi sempurna. Sayangnya, di semester awal, nilainya tidak pernah memuaskan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Rima pun mencoba untuk brainstorming dan mencoba menemukan problem solving yang tepat agar bisa menemukan formulasi belajar yang tepat. Agar bisa memenuhi tujuan dan target yang diinginkan. Setelah melakukan langkah dan metode problem solving, akhirnya rima menumkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Bahwasanya selama ini dia belajar sambil bermain media sosial. Sehingga banyak waktu yang terbuang sia-sia dan kemampuan untuk menyerap informasi kurang. Metode belajar yang dilakukan selama ini pun juga kurang sesuai dengan kepribadian dan karakter rima.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika selama ini rima belajar dengan system menghafalkan, padahal dia memiliki kelemahan dalam mengingat. Maka, setelah tahu permasalah ini, rima pun mengubah cara belajar menghafal menjadi menyimak dan memahami.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ternyata hasil problem solving, setelah masuk ke semester empat hingga selesai, Rima mulai mendapatkan nilai yang selalu memuaskan. Rima merasa bahagia dan senang, karena berhasil menemukan problem solving.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah beberapa contoh problem solving dalam kehidupan sehari-hari yang sering kita temukan. Dari ulasan tentang problem solving ini, semoga memberikan pemahaman dan pengertian bahwasanya setiap masalah yang kita hadapi tidak untuk dihindari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tetapi untuk dihadapi dan dipelajari. Karena ketika kita mempelajari dan menghadapi kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan kita, justru kita akan menemukan banyak pelajaran dan pesan hidup yang paling berharga, dan bahkan tidak bisa kita dapatkan di bangku sekolah. Semoga bermanfaat (Irukawa Elisa)<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Artikel Terkait Problem Solving<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/buku-belajar-bahasa-inggris\/\">9 Rekomendasi Buku Untuk Belajar Bahasa Inggris<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/tips-mudah-belajar-bahasa-inggris\/\">10+ Tips Cara Cepat Belajar Bahasa Inggris<\/a><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>FAQ<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"schema-faq wp-block-yoast-faq-block\"><div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1666580085197\"><strong class=\"schema-faq-question\">Apa itu Problem Solving?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Problem solving merupakan menyelesaikan masalah.<\/p> <\/div> <div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1666580103872\"><strong class=\"schema-faq-question\">Langkah problem solving<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">1. Identifikasi masalah, 2. Menemukan Alternatif Solusi, 3. Evaluasi Solusi, 4. Mengimplementasikan Solusi, 5. Monitoring<\/p> <\/div> <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Problem solving merupakan menyelesaikan masalah. Dapat pula diartikan sebagai upaya mengidentifikasi permasalahan yang terjadi, kemudian mencari solusi secara efektif. problem solving masalah yang baik adalah menyelesaikan masalah tanpa menambah masalah lain.&nbsp; Ada pula yang mengartikan problem solving sebagai proses mental dan intelektual dalam menemukan permasalahan. Problem solving ini pun digunakan oleh banyak lini dan sektor. &#8230; <a title=\"Problem Solving Adalah: 5 Metode dan Contoh\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Problem Solving Adalah: 5 Metode dan Contoh\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":78611,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[422],"tags":[244,175],"class_list":["post-78606","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pengetahuan","tag-belajar-efektif","tag-mahasiswa"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Problem Solving Adalah: 5 Metode dan Contoh - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Problem solving merupakan menyelesaikan masalah. Pahami lebih jelas 5 metode problem solving, langkah-langkah dan contoh aplikasinya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Problem Solving Adalah: 5 Metode dan Contoh - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Problem solving merupakan menyelesaikan masalah. Pahami lebih jelas 5 metode problem solving, langkah-langkah dan contoh aplikasinya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-24T02:54:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/problem-solving-adalah.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1050\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"611\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yusuf Abdhul Azis\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yusuf Abdhul Azis\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Problem Solving Adalah: 5 Metode dan Contoh - Deepublish Store","description":"Problem solving merupakan menyelesaikan masalah. Pahami lebih jelas 5 metode problem solving, langkah-langkah dan contoh aplikasinya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Problem Solving Adalah: 5 Metode dan Contoh - Deepublish Store","og_description":"Problem solving merupakan menyelesaikan masalah. Pahami lebih jelas 5 metode problem solving, langkah-langkah dan contoh aplikasinya.","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2022-10-24T02:54:23+00:00","og_image":[{"width":1050,"height":611,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/problem-solving-adalah.png","type":"image\/png"}],"author":"Yusuf Abdhul Azis","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yusuf Abdhul Azis","Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/"},"author":{"name":"Yusuf Abdhul Azis","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/817ff2c0038f340b466b10f6f0658bbc"},"headline":"Problem Solving Adalah: 5 Metode dan Contoh","datePublished":"2022-10-24T02:54:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/"},"wordCount":1593,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/problem-solving-adalah.png","keywords":["belajar efektif","mahasiswa"],"articleSection":["Pengetahuan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","FAQPage"],"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/","name":"Problem Solving Adalah: 5 Metode dan Contoh - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/problem-solving-adalah.png","datePublished":"2022-10-24T02:54:23+00:00","description":"Problem solving merupakan menyelesaikan masalah. Pahami lebih jelas 5 metode problem solving, langkah-langkah dan contoh aplikasinya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#breadcrumb"},"mainEntity":[{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#faq-question-1666580085197"},{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#faq-question-1666580103872"}],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/problem-solving-adalah.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/problem-solving-adalah.png","width":1050,"height":611,"caption":"problem solving adalah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengetahuan","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/pengetahuan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Problem Solving Adalah: 5 Metode dan Contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/817ff2c0038f340b466b10f6f0658bbc","name":"Yusuf Abdhul Azis","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e49bbf8111e656d436285262ed11269bc24bd881c163eb9465f0cfd2f89f7fb5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e49bbf8111e656d436285262ed11269bc24bd881c163eb9465f0cfd2f89f7fb5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e49bbf8111e656d436285262ed11269bc24bd881c163eb9465f0cfd2f89f7fb5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yusuf Abdhul Azis"},"description":"Sebagai seorang SEO Spesialis, telah berpengalaman dalam membantu berbagai bisnis meningkatkan visibilitas online mereka melalui optimasi mesin pencari. Dengan keahlian dalam riset kata kunci, optimasi konten, dan strategi backlink,\u00a0 berfokus pada peningkatan trafik organik dan peringkat situs web di mesin pencari","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/yusufabdhul\/"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#faq-question-1666580085197","position":1,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#faq-question-1666580085197","name":"Apa itu Problem Solving?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Problem solving merupakan menyelesaikan masalah.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#faq-question-1666580103872","position":2,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pengetahuan\/problem-solving\/#faq-question-1666580103872","name":"Langkah problem solving","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"1. Identifikasi masalah, 2. Menemukan Alternatif Solusi, 3. Evaluasi Solusi, 4. Mengimplementasikan Solusi, 5. Monitoring","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"}]}},"views":14752,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78606","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=78606"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78606\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/78611"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=78606"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=78606"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=78606"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}