{"id":89626,"date":"2023-11-06T21:12:54","date_gmt":"2023-11-06T14:12:54","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?p=89626"},"modified":"2023-11-06T21:13:04","modified_gmt":"2023-11-06T14:13:04","slug":"micro-teaching","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/","title":{"rendered":"Micro Teaching: Calon Guru dan Dosen Wajib Tahu"},"content":{"rendered":"\n<p>Menjadi mahasiswa jurusan pendidikan memang menarik. Apalagi ketika mengetahui sebentar lagi akan segera lulus, dan bisa langsung praktek menjadi seorang tenaga pendidikan. Ngomong-ngomong tentang menjadi tenaga pendidik itu tidak segampang yang kita lihat loh. Ada banyak perjuangan. <\/p>\n\n\n\n<p>Nah, buat kamu nih yang sudah mantap passionnya di dunia pendidikan dan ingin menjadi seorang calon tenaga pendidik, wajib baca artikel ini.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e1d67c2f6cd\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69e1d67c2f6cd\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/#Apa_Yang_Dimaksud_Dengan_Mikro_Teaching\" >Apa Yang Dimaksud Dengan Mikro Teaching?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/#Apa_Tujuan_Micro_Teaching\" >Apa Tujuan Micro Teaching?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/#Apa_Fungsi_Micro_Teaching\" >Apa Fungsi Micro Teaching<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/#Langkah_Langkah_Melakukan_Micro_Teaching\" >Langkah Langkah Melakukan Micro Teaching<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/#Berapa_Lama_Waktu_Micro_Teaching\" >Berapa Lama Waktu Micro Teaching?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/#Apakah_Perbedaan_Pembelajaran_Micro_Teaching_Dengan_Pembelajaran_Biasa\" >Apakah Perbedaan Pembelajaran Micro Teaching Dengan Pembelajaran Biasa?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Yang_Dimaksud_Dengan_Mikro_Teaching\"><\/span>Apa Yang Dimaksud Dengan Mikro Teaching?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Micro teaching merupakan keterampilan yang yang wajib dikuasai oleh tenaga pendidik. Mungkin kamu salah satunya? Istilah micro teaching adalah kegiatan mengajar secara sederhana, sehingga peserta didik mampu menangkap, menyerap dan memahami. Istilah micro teaching ini lebih spesifik pada memberikan metode pengajaran yang sifatnya lebih mengerucut. Sehingga peserta didik bisa langsung praktek, memahami dan tahu formatnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara kita tahu bahwa tidak semua orang memiliki kemampuan micro teaching ini. Jika kita kembali mengingat saat dibangku sekolah. Kita pasti pernah menemukan kasus dimana, kita pernah diajar oleh guru yang enak dalam mengajar, ada juga guru yang setiap kali menjelaskan susah dipahami. Dengan kata lain, micro teaching adalah keterampilan yang tidak semua tenaga pendidik memilikinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut sukirman, micro teaching adalah keterampilan mengajar secara mikro. Diana tenaga pendidik bisa lebih menyederhanakan sejumlah komponen, misalnya dari masalah komponen materi yang disampaikan di kelas, waktu mengajar dan lain sebagainya. Bahkan menurut asril (2011) juga bisa memperkecil jumlah peserta didik yang hadir di kelas. <\/p>\n\n\n\n<p>Dimana jumlah peserta didik yang terlalu banyak dan peserta didik yang sedikit, proses pengajarannya memang lebih efektif yang jumlahnya lebih sedikit.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Tujuan_Micro_Teaching\"><\/span>Apa Tujuan Micro Teaching?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Teruntuk kamu yang sejak awal memiliki passion di dunia mengajar dan ingin menjadi guru. Tentu saja wajib tahu tujuan tujuan micro teaching, diantaranya sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Meningkatkan performance calon tenaga pendidik<\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu tujuan micro teaching tidak lain adalah membekali dan meningkatkan performa tenaga pendidik dalam mengajar. Seorang tenaga pendidik wajib memiliki keterampilan mengajar, agar kelas tidak terasa membosankan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Mempertemukan teori dan praktek<\/h3>\n\n\n\n<p>Tidak banyak disadari, bahwa micro teaching ini sebagai bentuk untuk mempertemukan antara teori dan praktek. Sehingga teori yang ada bisa dipraktekan langsung dalam dunia dan kehidupan sehari-hari, baik untuk guru ataupun untuk peserta didik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Eksplorasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Tidak berhenti sampai disitu saja. Micro teaching juga bertujuan sebagai media eksplorasi bakat dan potensi pendidik. Setiap tenaga pendidik memiliki karakteristik dan kelebihan masing-masing. Nah perbedaan inilah yang jika di eksplorasi akan menghasilkan bentuk yang berbeda, dan bisa menghasilkan peserta didik yang lebih beragam dan lebih berwarna.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, tenaga pendidik yang memiliki kemampuan dibidang seni, dapat dimaksimalkan untuk mengajar di dunia seni, misalnya seni menggambar, tarik suara, kerajinan dan masih banyak lagi. Sehingga, secara tidak langsung akan membantu tenaga pendidik maupun peserta didik sama-sama bisa mengeksplor dan mengukur kemampuan masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Memberi pengalaman mengajar<\/h3>\n\n\n\n<p>Tujuan yang tidak kalah penting bagi tenaga pendidik adalah memberikan pengalaman mengajar. Mungkin seorang tenaga pendidik hanya mengajar di sekolah x saja. Meskipun hanya mengajar di satu instansi sekolah, tetap setiap tahun peserta didik akan terus berganti. <\/p>\n\n\n\n<p>Maka akan berganti pula karakter, watak dan karakteristik peserta didiknya. Keberagaman dan perbedaan inilah salah satu bentuk kesempatan untuk menemukan pengalaman mengajar yang berbeda tiap tahunnya.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Dari beberapa tujuan micro teaching di atas, maka dapat disimpulkan bahwa micro teaching dapat dijadikan sebagai upaya untuk melatih keterampilan dasar bagi calon tenaga pendidik atau tenaga pendidik muda. <\/p>\n\n\n\n<p>Dimana seorang tenaga pendidik memiliki kesempatan yang sama untuk mengeksplorasi kelebihan yang dimilikinya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Fungsi_Micro_Teaching\"><\/span>Apa Fungsi Micro Teaching<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Jika sebelumnya sudah disebutkan tujuan micro teaching, adapun fungsinya. Sebenarnya tujuan dan fungsi micro teaching hampir sama. Nah, untuk mengetahui apa sih fungsi micro teaching, berikut ulasannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Sarana Umpan Balik<\/h3>\n\n\n\n<p>Fungsi micro teaching sebagai cara untuk memberikan umpan balik atau feedback, sehingga memberikan penyegaran keterampilan. Termasuk juga memberikan umpan balik bagi tenaga pendidik selama memberikan pengajaran.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Membantu Mengambil Keputusan<\/h3>\n\n\n\n<p>Bagi calon tenaga pendidik. Tidak dapat dipungkiri, jika menjadi seorang tenaga pengajar itu dibutuhkan kemantapan hati, agar mengajar berdasarkan panggilan hati. Salah satu cara mengetahui akan hal itu adalah dengan metode micro teaching ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Dimana micro teaching memberikan kesempatan bagi calon guru\/calon tenaga pengajar untuk menjajaki, dan membantu dalam mengambil keputusan. Terkait pilihannya akan menjadi seorang guru\/tenaga pendidik, atau pilihan lain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Sarana Intropeksi<\/h3>\n\n\n\n<p>Tidak dapat dipungkiri, bahwa setiap tenaga pendidik pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Melalui micro teaching, sebagai sarana untuk introspeksi diri, terkait pengajaran yang tepat dan efektif bagi peserta didik.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/jabatan-fungsional-guru\/\">Jabatan Fungsional Guru<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Langkah_Langkah_Melakukan_Micro_Teaching\"><\/span>Langkah Langkah Melakukan Micro Teaching<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Nah, buat kamu mahasiswa atau calon tenaga pendidik yang penasaran tahapan microteaching, Anda bisa simak beberapa tahap sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Tahap Kognitif<\/h3>\n\n\n\n<p>Di tahap kognitif, calon tenaga pendidik dituntut untuk memahami dan mendalami konsep secara umum maupun secara khusus.Dimana tahap kognitif ini calon tenaga pendidik perlu memiliki keterampilan dasar. Keterampilan Dasar tersebut adalah keterampilan mengajar, berbicara di depan kelas yang disampaikan menggunakan bahasa yang tepat dan topik tema yang tepat pula.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun keterampilan dasar lain seperti kemampuan mensinergikan keterampilan satu dengan yang lain, serta tahu bagaimana cara menyampaikan teori menjadi aplikatif dan dapat dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/tugas-guru\/\">Peran dan Tugas Guru di Sekolah<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Tahapan Pelaksanaan<\/h3>\n\n\n\n<p>Micro teaching di tahap pelaksana menekankan pada pihak tenaga pendidik yang sudah melaksanakan keterampilan secara berulang. Sehingga tenaga pendidik mampu mengetahui, merasakan dan mengevaluasi kekurangan dan kelebihan.<br>Di tahap pelaksanaan tenaga pendidik dapat mempersiapkan perangkat pembelajaran melalui RPP.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tahapan Balikan<\/h3>\n\n\n\n<p>Ada juga yang disebut dengan tahap balikan, yaitu sebuah kilas balik praktik yang sudah dilakukan. Sehingga tenaga pendidik bisa mempelajari lewat hasil observasi. Biasanya observasi ini dilakukan oleh rekan sejawat dan dosen pembimbing.<\/p>\n\n\n\n<p>Dimana mereka akan memberikan penilaian terkait kelemahan dan kelebihan yang kamu miliki. Kemudian hasil penilaian tersebut didiskusikan dan sebagai bentuk intropeksi agar kedepannya menjadi lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berapa_Lama_Waktu_Micro_Teaching\"><\/span>Berapa Lama Waktu Micro Teaching?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Tentu saja sebelum menjadi seorang tenaga pendidik atau seorang guru, kamu harus lulus uji kompetensi terlebih dahulu dengan mengikuti micro teaching, atau yang familiar kita dengar dengan Ujian PKM.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, ujian microteaching ini hanya sebagai bentuk upaya mengetahui kualitas sebagai seorang guru di kelas. microteaching ini ada batasan waktu yang perlu kamu perhatikan juga loh. <\/p>\n\n\n\n<p>Umumnya untuk alokasi waktu maksimal 30-40 menit. Jadi di sisa waktu yang ada kamu harus benar-benar mempersiapkan sebaik mungkin, dan ini juga perlu dirancang juga di RPP. DImana RPP inilah yang juga memiliki pengaruh penting untuk penilaian.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_Perbedaan_Pembelajaran_Micro_Teaching_Dengan_Pembelajaran_Biasa\"><\/span>Apakah Perbedaan Pembelajaran Micro Teaching Dengan Pembelajaran Biasa?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Micro teaching lebih diperuntukan calon guru yang hendak menjadi seorang guru sungguhan. Micro teaching ini lebih ke bermain peran sebagai guru. Jadi masih latihan dan &#8220;berpura-pura&#8221; menjadi seorang guru. <\/p>\n\n\n\n<p>Ada pula yang memandang micro teaching ini sebagai cara penguasaan teknik untuk mengembangkan imajinasi dan penghayatan calon guru. Jadi calon guru seolah-olah sedang berada diruang kelas, dan menempatkan dirinya sebagai guru.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun tujuan dari micro teaching, yaitu meningkatkan performance. Sehingga calon tenaga pendidik mendapatkan keterampilan dalam mengajar. Tujuan lain, agar peserta didik tidak mengalami gagap atau shock ketika sudah menjadi seorang tenaga pendidik yang sebenarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara pembelajaran biasa adalah aktivitas tenaga pendidik mengajar peserta didik secara langsung. Jadi tenaga pendidik sudah terjun langsung di lapangan. Berhadapan dan bertatap langsung dengan peserta didiknya. Jadi tenaga pendidik &#8220;sedang tidak&#8221; memainkan peran. Tetapi praktek lapangan secara langsung.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/cara-menjadi-dosen\/\">Cara Menjadi Dosen dan Syarat<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Dari pembahasan di atas, tentu saja hanya sekelebat tentang dunia micro teaching. Buat kamu yang ingin mendalami ilmu ini agar bisa menjadi tenaga pendidik profesional, maka perlu membaca buku micro teaching di Deepublish Store. <\/p>\n\n\n\n<p>Nah, di sana ada banyak variasi pilihan buku microteaching, mulai dari buku modul, buku pengantar, sampai ilmu-ilmu berharga yang bisa kamu praktekkan. Untuk masalah harga, tidak perlu khawatir, karena harga yang ditawarkan ramah kantong mahasiswa. (Irukawa Elisa)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Istilah micro teaching adalah kegiatan mengajar secara sederhana, sehingga peserta didik mampu menangkap, menyerap dan memahami.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":89627,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[184],"class_list":["post-89626","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel-cerdas","tag-dosen"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Micro Teaching: Calon Guru dan Dosen Wajib Tahu - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Istilah micro teaching adalah kegiatan mengajar secara sederhana, sehingga peserta didik mampu menangkap, menyerap dan memahami.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Micro Teaching: Calon Guru dan Dosen Wajib Tahu - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Istilah micro teaching adalah kegiatan mengajar secara sederhana, sehingga peserta didik mampu menangkap, menyerap dan memahami.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-11-06T14:12:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-11-06T14:13:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Memahami-micro-teaching-untuk-guru.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yusuf Abdhul Azis\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yusuf Abdhul Azis\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Micro Teaching: Calon Guru dan Dosen Wajib Tahu - Deepublish Store","description":"Istilah micro teaching adalah kegiatan mengajar secara sederhana, sehingga peserta didik mampu menangkap, menyerap dan memahami.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Micro Teaching: Calon Guru dan Dosen Wajib Tahu - Deepublish Store","og_description":"Istilah micro teaching adalah kegiatan mengajar secara sederhana, sehingga peserta didik mampu menangkap, menyerap dan memahami.","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2023-11-06T14:12:54+00:00","article_modified_time":"2023-11-06T14:13:04+00:00","og_image":[{"width":900,"height":500,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Memahami-micro-teaching-untuk-guru.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yusuf Abdhul Azis","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yusuf Abdhul Azis","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/"},"author":{"name":"Yusuf Abdhul Azis","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/817ff2c0038f340b466b10f6f0658bbc"},"headline":"Micro Teaching: Calon Guru dan Dosen Wajib Tahu","datePublished":"2023-11-06T14:12:54+00:00","dateModified":"2023-11-06T14:13:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/"},"wordCount":1237,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Memahami-micro-teaching-untuk-guru.jpg","keywords":["dosen"],"articleSection":["Artikel Cerdas"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/","name":"Micro Teaching: Calon Guru dan Dosen Wajib Tahu - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Memahami-micro-teaching-untuk-guru.jpg","datePublished":"2023-11-06T14:12:54+00:00","dateModified":"2023-11-06T14:13:04+00:00","description":"Istilah micro teaching adalah kegiatan mengajar secara sederhana, sehingga peserta didik mampu menangkap, menyerap dan memahami.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Memahami-micro-teaching-untuk-guru.jpg","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Memahami-micro-teaching-untuk-guru.jpg","width":900,"height":500,"caption":"Memahami micro teaching untuk guru"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/micro-teaching\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Artikel Cerdas","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/artikel-cerdas\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Micro Teaching: Calon Guru dan Dosen Wajib Tahu"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/817ff2c0038f340b466b10f6f0658bbc","name":"Yusuf Abdhul Azis","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e49bbf8111e656d436285262ed11269bc24bd881c163eb9465f0cfd2f89f7fb5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e49bbf8111e656d436285262ed11269bc24bd881c163eb9465f0cfd2f89f7fb5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e49bbf8111e656d436285262ed11269bc24bd881c163eb9465f0cfd2f89f7fb5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yusuf Abdhul Azis"},"description":"Sebagai seorang SEO Spesialis, telah berpengalaman dalam membantu berbagai bisnis meningkatkan visibilitas online mereka melalui optimasi mesin pencari. Dengan keahlian dalam riset kata kunci, optimasi konten, dan strategi backlink,\u00a0 berfokus pada peningkatan trafik organik dan peringkat situs web di mesin pencari","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/yusufabdhul\/"}]}},"views":3388,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89626","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=89626"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89626\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":89628,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89626\/revisions\/89628"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/89627"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=89626"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=89626"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=89626"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}