{"id":90338,"date":"2025-08-06T14:13:55","date_gmt":"2025-08-06T07:13:55","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?p=90338"},"modified":"2025-08-06T14:13:58","modified_gmt":"2025-08-06T07:13:58","slug":"data-kualitatif-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/","title":{"rendered":"Data Kualitatif Adalah: Pengertian, Teknik Pengumpulan, dan Contoh"},"content":{"rendered":"\n<p>Teknik pengumpulan data kualitatif semakin membuat bingung para peneliti pemula. Rata-rata mereka kebingungan antara data kualitatif dan data kuantitatif. Untuk menjawab kebingungan tersebut, kamu wajib baca artikel ini sampai selesai.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d0b6b769f0b\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d0b6b769f0b\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#Pengertian_Data_Kualitatif\" >Pengertian Data Kualitatif<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#Teknik_Pengumpulan_Data_Kualitatif\" >Teknik Pengumpulan Data Kualitatif<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#1_Wawancara\" >1. Wawancara<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#2_Observasi\" >2. Observasi&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#3_Metode_Dokumentasi\" >3. Metode Dokumentasi\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#4_Angket\" >4. Angket&nbsp;<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#Teknik_Analisis_Data_Kualitatif\" >Teknik Analisis Data Kualitatif<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#1_Model_Miles_dan_Huberman\" >1. Model Miles dan Huberman<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#2_Model_Spradley\" >2. Model Spradley<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#Contoh_Data_Kualitatif\" >Contoh Data Kualitatif<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#Contoh_1\" >Contoh 1<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#Contoh_2\" >Contoh 2<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#Contoh_3\" >Contoh 3<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#Contoh_4\" >Contoh 4<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Data_Kualitatif\"><\/span>Pengertian Data Kualitatif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Penelitian kualitatif <strong>adalah metodologi penelitian ilmiah yang menggunakan data deskripsi berupa bahasa tertulis maupun lisan<\/strong>. Dimana data tersebut diperoleh dari subjek yang diteliti. Dimana penelitian kualitatif ini adalah penelitian yang memaparkan situasi, kondisi yang terjadi di lapangan. Dengan cara, si peneliti menjelaskan dan menganalisis fenomena yang diangkat.<\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian kualitatif ini berbeda dengan penelitian kuantitatif. Dimana penelitian kuantitatif sifatnya jelas\/pasti karena berkaitan dengan angka, ada alat ukur statistik. Sementara penelitian kualitatif adalah penelitian yang mengembangkan asumsi -asumsi dasar yang kemudian dikaitkan dengan kaidah pemikiran sesuai dengan metodologi penelitian. Sehingga data yang diperoleh lebih berkembang dan lebih luas.<\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian kualitatif adalah penelitian yang paling banyak digunakan untuk jenis penelitian dari sosiologi, antropologi, psikologi dan ilmu sosial. Jenis penelitian ini juga sering digunakan untuk meneliti fenomena yang sedang terjadi. Untuk hasil penelitiannya pun bisa tidak terduga, karena sifatnya lebih luas dan terbuka.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Teknik_Pengumpulan_Data_Kualitatif\"><\/span>Teknik Pengumpulan Data Kualitatif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Apakah kamu salah satu mahasiswa yang sekarang sedang mengerjakan skripsi? Dan sedang mengambil metodologi penelitian kualitatif? Jadi buat kamu yang menggunakan metodologi ini, ada beberapa <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/teknik-pengumpulan-data\/\"><strong>teknik pengumpulan data<\/strong><\/a> kualitatif, yaitu dengan teknik wawancara, observasi dan lain sebagainya. Untuk lebih lengkapnya langsung saja kita bahas teknik pengumpulan data kualitatif berikut ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Wawancara\"><\/span>1. Wawancara<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Wawancara salah satu bentuk teknik pengumpulan data penelitian kualitatif. Disini kamu mengumpulkan data menggunakan teknik wawancara atau interview. Untuk cara interview, bisa dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Wawancara tidak langsung bisa dilakukan lewat telepon, ataupun zoom.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dari teknik wawancara inilah, diharapkan peneliti akan mendapatkan data-data yang dicari. Wawancara juga dapat dimanfaatkan untuk klarifikasi terhadap hal-hal yang belum diketahui. Salah satu keterampilan peneliti saat mewawancarai responden adalah, harus bisa pandai menggali dan bisa memahami responden. Agar responden bisa bercerita secara gamblang, nyaman dan terbuka, sehingga data yang disampaikan pun lebih lengkap.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Observasi\"><\/span>2. Observasi&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain teknik wawancara, kamu sebagai peneliti juga bisa menggali data lewat <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/metode-observasi\/\">observasi<\/a> atau lewat pengamatan. Jadi metode observasi adalah metode mengumpulkan data yang umum dalam metode kualitatif.<\/p>\n\n\n\n<p>Dimana peneliti melakukan pengamatan terhadap situasi dan kondisi atau fenomena yang diteliti. Kemudian dari hasil pengamatan tersebut dicatat secara sistestematif. Pencatatan juga harus bersifat logis, objektif dan rasional, karena agar sesuai dengan situasi yang sebenarnya terjadi di lapangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Teknik observasi ini tidak sekedar mengumpulkan data. Tetapi juga bertujuan untuk menemukan teori dan hipotesis juga loh. Dimana data-data yang diperoleh dari proses observasi dapat membantu peneliti untuk menemukan analogi yang mungkin saja dapat digeneralisasikan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dibandingkan dengan metode survei, kelebihan metodologi observasi lebih objektif dan lebih tersistematis. Karena dari hasil observasi peneliti bisa mendapatkan gambaran kondisi yang sebenarnya, yang terjadi di lapangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dimana data-data observasi akan sangat membantu peneliti dalam mengenal lingkungan fisik yang ada di sana. Sehingga memudahkan peneliti dalam banyak hal. Misalnya memudahkan dalam membuat rumusan masalah, hipotesis, memudahkan menemukan solusi dan melihat peluang-peluang lain yang bisa dijadikan sebagai penemuan teori baru.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Metode_Dokumentasi\"><\/span>3. Metode Dokumentasi\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ada yang disebut dengan metode dokumentasi, yaitu metode yang dilakukan melalui wawancara dan observasi. Jadi metode dokumentasi adalah metode menggali informasi dengan mengumpulkan dokumen dan file-file yang tersimpan. <\/p>\n\n\n\n<p>Hanya saja, jika menggunakan metode dokumentasi, peneliti butuh kepekaan secara teoritik untuk memahami dan memaknai dokumen-dokumen tersebut. Karena sifat dokumen adalah interpretasi. Sehingga peneliti tidak boleh sembarangan dalam menginterpretasikan dokumen tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Metode dokumentasi ini adalah metode yang digunakan untuk menelusuri data-data historis. Sebenarnya bentuk dokumentasi tidak melulu berupa dokumen dalam arti sebenarnya. Tetapi dapat pula dalam bentuk teori, hukum, dalil maupun dalam bentuk arsip.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Angket\"><\/span>4. Angket&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pernahkah kamu mendengar istilah angket atau kuesioner? Yap, teknik pengumpulan data berupa angka ini memiliki kemiripan dengan teknik wawancara. Bedanya, teknik anket ini responden tidak suruh untuk menjawab secara lisan. Melainkan harus mengisi kuesioner yang sudah disusun oleh peneliti.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara seorang peneliti dalam membuat angket harus diperhatikan. Angket dibuat bukan bentuk daftar pertanyaan tertutup. Melainkan berupa deskripsi. Kelebihan teknik angket untuk mengambil data penelitian kualitatif adalah jangkauannya bisa lebih luas. Pihak responden juga merasa lebih nyaman, karena tidak ada gangguan saat menjawab angket. Adapun kelebihan lain, apa yang ditanyakan bisa lebih efektif.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/teknik-pengumpulan-data\/\">Teknik Pengumpulan Data Menurut Para Ahli<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Teknik_Analisis_Data_Kualitatif\"><\/span>Teknik Analisis Data Kualitatif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Penggunaan teknik analisis data kualitatif merupakan hal penting yang tidak boleh kamu abaikan. Proses ini biasanya dilakukan setelah data yang terkumpul telah selesai. Berdasarkan beberapa ahli, terdapat macam-macam metode analisis data kualitatif sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Model_Miles_dan_Huberman\"><\/span>1. Model Miles dan Huberman<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Miles dan Huberman mengenalkan 3 tahap dalam menganalisis data kualitatif, diantaranya sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">a. Reduksi Data<\/h4>\n\n\n\n<p>Tahap pertama yaitu dengan melakukan analisis data kualitatif untuk mereduksi data. Dal hal ini, kamu perlu menyederhanakan data yang ada sehingga menjadi kumpulan informasi sederhana sesuai dengan kebutuhan penelitian.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">b. Penyajian Data<\/h4>\n\n\n\n<p>Setelah melakukan tahap reduksi, selanjutnya kamu dapat melakukan teknik analisis data kualitatif dengan menyajikan data (data display). Bentuk penyajianya bisa berbagai macam seperti chart, grafik, pictogram, dan masih banyak lagi. Tujuannya yaitu agar kumpulan data tersebut dapat disampaikan dengan baik kepada orang lain.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">c. Penarikan Kesimpulan<\/h4>\n\n\n\n<p>Tahap terakhir yaitu penarikan kesimpulan, pada tahap metode analisis data kualitatif adalah penarikan kesimpulan (<em>conclusion drawing<\/em>). Setelah data telah disiapkan, maka kamu dapat membuat kesimpulan yang menjadi informasi penutup dalam laporan penelitian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Model_Spradley\"><\/span>2. Model Spradley<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain menggunakan model Miles dan Huberman, kamu bisa menggunakan metode kajian data dari Spradley. Berikut teknik analisis data kualitatif menggunakan model Spradley:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">a. Analisis Domain<\/h4>\n\n\n\n<p>Analisis Domain berfungsi untuk memperoleh gambaran umum dari objek atau permasalahan dalam penelitian. Deskripsi umum biasanya bisa kamu dapatkan melalui data yang telah dikumpulkan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">b. Analisis Taksonomi<\/h4>\n\n\n\n<p>Tahap berikutnya yaitu dengan melakukan analisis taksonomi. Ini merupakan tahap untuk mengulas seluruh domain yang telah ditemukan. Dengan begitu, peneliti dapat mengetahui unsur-unsur pembangun data penelitian.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">c. Analisis Tema Kultural<\/h4>\n\n\n\n<p>Tahap terakhir yang bisa kamu lakukan adalah analisis tema kultural, dimana kamu dapat menghubungkan satu domain data dengan domain lainnya. Hubungan antara domain kemudian dirumuskan sebagai sebuah kesimpulan dari judul penelitian.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/data-kualitatif-kuantitatif\/\">Data Kualitatif dan Kuantitatif: Jenis dan Perbedaan<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Data_Kualitatif\"><\/span>Contoh Data Kualitatif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"500\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/jenis-data-kualitatif.webp\" alt=\"Data Kualitatif Adalah: Pengertian, Teknik Pengumpulan, dan Contoh\" class=\"wp-image-90344\" srcset=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/jenis-data-kualitatif.webp 900w, https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/jenis-data-kualitatif-300x167.webp 300w, https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/jenis-data-kualitatif-768x427.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">tabel jenis-jenis data kualitatif (image source: muhluqmanhakim)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Dari pemaparan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa penelitian kualitatif adalah pengumpulan data non numerik atau non angka. Dimana data tersebut diperoleh melalui beberapa teknik yang sudah disebutkan sebelumnya. Dari teknik pengumpulan data diatas, yang nantinya akan memberikan wawasan, sudut pandang yang lebih mendalam. Adapun contoh data kualitatif sebagai berikut<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_1\"><\/span>Contoh 1 <span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika ditanya tentang rasa makanan rawon. Tentu saja setiap masing-masing orang memiliki pendapatnya sendiri-sendiri. Ketika diminta mendeskripsikan rasanya, akan diperoleh jawaban yang beragam, dan sangat mungkin pula jika jawabannya <em>out of the box<\/em>. Maka jawaban yang bersifat berkembang dan variatif inilah yang disebut data kualitatif.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_2\"><\/span>Contoh 2<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sementara jika pendapat rasa diukur menggunakan angka. Misal bagaimana rasa makanan rawon, angka dari 1 -10 berapa angka yang menggambarkan rasa makanan ini? Dimana angka satu adalah angka yang menunjukan rasa tidak enak, dan angka 10 menunjukan rasa super enak. Nah, data angka yang diukur menggunakan angka inilah yang disebut dengan data kuantitatif. Dimana jawaban dari rasa rawon terbatas pada jawaban angka 1-10 saja. Tidak ada jawaban yang lebih berkembang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_3\"><\/span>Contoh 3<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Para pedagang sayur mengalami kesulitan menjual sayur dagangan karena sedang ada pandemi. Kalimat tersebut merupakan data kualitatif. Sebab, kamu tidak mendapatkan informasi mengenai kuantitas seberapa banyak pedagang, melainkan tentang siapa yang sedang memiliki kesulitan, serta masalah dan alasannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_4\"><\/span>Contoh 4<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Masyarakat Asia lebih pendek dibandingkan dari orang Eropa. Kalimat tersebut memberikan informasi mengenai kualitas suatu hal, yaitu tinggi badan orang Asia. Meski begitu, kamu tidak dapat memperoleh informasi terkait seberapa tinggi orang Asia dan Eropa.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>itulah artikel dari <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/\"><strong>Deepublish Store<\/strong><\/a> tentang data kualitatif. Bagaimana? Sampai di sini semoga cukup menjelaskan dan menjawab rasa kebingungan kamu tentang data kualitatif. Semoga bermanfaat. (Iruekkawa Elisa)<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Artikel pertama kali ditulis oleh Muhammad Luqman Hakim pada 1 April 2024, kemudian diperbarui pada 6 Agustus 2025.<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Populix. <em>\u201cData Kualitatif Adalah: Definisi, Teknik Pengumpulan, Contoh.\u201d<\/em> Info.Populix, info.populix.co\/articles\/data-kualitatif-adalah\/. Diakses 6 Agustus 2025.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teknik pengumpulan data kualitatif semakin membuat bingung para peneliti pemula. Rata-rata mereka kebingungan antara data kualitatif dan data kuantitatif. Untuk menjawab kebingungan tersebut, kamu wajib baca artikel ini sampai selesai.&nbsp; Pengertian Data Kualitatif Penelitian kualitatif adalah metodologi penelitian ilmiah yang menggunakan data deskripsi berupa bahasa tertulis maupun lisan. Dimana data tersebut diperoleh dari subjek yang &#8230; <a title=\"Data Kualitatif Adalah: Pengertian, Teknik Pengumpulan, dan Contoh\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Data Kualitatif Adalah: Pengertian, Teknik Pengumpulan, dan Contoh\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":90343,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[928],"tags":[1142,1141,1140],"class_list":["post-90338","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penelitian-skripsi","tag-contoh-data-kualitatif","tag-pengertian-data-kualitatif","tag-teknik-pengumpulan-data-kualitatif"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Data Kualitatif Adalah: Pengertian, Teknik Pengumpulan, dan Contoh - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu data kualitatif? Berikut selengkapnya tentang pengertian, teknik pengumpulan data hingga contoh data kualitatif\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Data Kualitatif Adalah: Pengertian, Teknik Pengumpulan, dan Contoh - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu data kualitatif? Berikut selengkapnya tentang pengertian, teknik pengumpulan data hingga contoh data kualitatif\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-06T07:13:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-06T07:13:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/data-kualitatif-adalah.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Data Kualitatif Adalah: Pengertian, Teknik Pengumpulan, dan Contoh - Deepublish Store","description":"Apa itu data kualitatif? Berikut selengkapnya tentang pengertian, teknik pengumpulan data hingga contoh data kualitatif","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Data Kualitatif Adalah: Pengertian, Teknik Pengumpulan, dan Contoh - Deepublish Store","og_description":"Apa itu data kualitatif? Berikut selengkapnya tentang pengertian, teknik pengumpulan data hingga contoh data kualitatif","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2025-08-06T07:13:55+00:00","article_modified_time":"2025-08-06T07:13:58+00:00","og_image":[{"width":900,"height":500,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/data-kualitatif-adalah.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Luqman Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Luqman Hakim","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/"},"author":{"name":"Luqman Hakim","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c"},"headline":"Data Kualitatif Adalah: Pengertian, Teknik Pengumpulan, dan Contoh","datePublished":"2025-08-06T07:13:55+00:00","dateModified":"2025-08-06T07:13:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/"},"wordCount":1305,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/data-kualitatif-adalah.webp","keywords":["contoh data kualitatif","pengertian data kualitatif","teknik pengumpulan data kualitatif"],"articleSection":["Penelitian dan Skripsi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/","name":"Data Kualitatif Adalah: Pengertian, Teknik Pengumpulan, dan Contoh - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/data-kualitatif-adalah.webp","datePublished":"2025-08-06T07:13:55+00:00","dateModified":"2025-08-06T07:13:58+00:00","description":"Apa itu data kualitatif? Berikut selengkapnya tentang pengertian, teknik pengumpulan data hingga contoh data kualitatif","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/data-kualitatif-adalah.webp","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/data-kualitatif-adalah.webp","width":900,"height":500,"caption":"Data Kualitatif Adalah: Pengertian, Teknik Pengumpulan, dan Contoh"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/data-kualitatif-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penelitian dan Skripsi","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/penelitian-skripsi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Data Kualitatif Adalah: Pengertian, Teknik Pengumpulan, dan Contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c","name":"Luqman Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Luqman Hakim"},"description":"Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.","sameAs":["https:\/\/dosenmahasiswa.id\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/luqmanhakim\/"}]}},"views":3924,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90338","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=90338"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90338\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":93701,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90338\/revisions\/93701"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/90343"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=90338"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=90338"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=90338"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}