{"id":90791,"date":"2024-05-17T16:14:14","date_gmt":"2024-05-17T09:14:14","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?p=90791"},"modified":"2024-05-17T16:24:28","modified_gmt":"2024-05-17T09:24:28","slug":"gelombang-longitudinal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/","title":{"rendered":"Gelombang Longitudinal: Pengertian, Karakteristik, dan Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Artikel kali ini akan mengupas tuntas tentang gelombang longitudinal, mulai dari pengertiannya, karakteristik unik yang membedakannya dari jenis gelombang lain, hingga contoh-contoh menarik yang mungkin tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pernahkah kamu merasakan getaran suara saat berbicara? Atau, merasakan gempa yang menggetarkan seluruh permukaan bumi? Nah, fenomena-fenomena tersebut merupakan contoh dari gelombang longitudinal. Penasaran bagaimana cara kerjanya? Yuk, simak artikel ini selengkapnya!<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d0d5219761c\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d0d5219761c\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#Pengertian_Gelombang_Longitudinal\" >Pengertian Gelombang Longitudinal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#Karakteristik_Gelombang_Longitudinal\" >Karakteristik Gelombang Longitudinal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#Penerapan_Gelombang_Longitudinal\" >Penerapan Gelombang Longitudinal<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#Komunikasi_Suara\" >Komunikasi Suara<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#Pendeteksian_dan_Pemetaan_Medis\" >Pendeteksian dan Pemetaan Medis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#Seismologi\" >Seismologi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#Penelitian_Material\" >Penelitian Material<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#10_Contoh_Gelombang_Longitudinal\" >10 Contoh Gelombang Longitudinal<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#1_Suara_Tepuk_Tangan\" >1. Suara Tepuk Tangan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#2_Getaran_Drum\" >2. Getaran Drum<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#3_Guntur_Petir\" >3. Guntur Petir<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#4_Ledakan_Sonik\" >4. Ledakan Sonik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#5_Getaran_Erupsi_Gunung_Berapi\" >5. Getaran Erupsi Gunung Berapi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#6_Woofer_Pengeras_Suara_Bass\" >6. Woofer (Pengeras Suara Bass)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#7_Getaran_Akibat_Pergerakan_Lempeng_Bumi\" >7. Getaran Akibat Pergerakan Lempeng Bumi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#8_Gelombang_Ultrasonik\" >8. Gelombang Ultrasonik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#9_Suara_melalui_Mikrofon\" >9. Suara melalui Mikrofon<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#10_Suara_Hewan\" >10. Suara Hewan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-19\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#Rumus_Gelombang_Longitudinal\" >Rumus Gelombang Longitudinal<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-20\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#Contoh_Soal_1\" >Contoh Soal 1<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-21\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#Contoh_Soal_2\" >Contoh Soal 2<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Gelombang_Longitudinal\"><\/span>Pengertian Gelombang Longitudinal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Gelombang longitudinal adalah salah satu tipe gelombang yang memiliki arah getaran berimpit dengan arah rambatan gelombang. Hal ini berbeda dengan gelombang transversal, di mana getarannya tegak lurus dengan arah rambat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Kamajaya (2007) dalam bukunya &#8220;Cerdas Belajar Fisika&#8221;, gelombang longitudinal memiliki ciri khas yaitu arah getarannya sejajar atau berimpit dengan arah rambatan gelombang. Getaran ini dapat terjadi pada berbagai medium, seperti udara, air, dan bahkan batuan padat.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh paling sederhana dari gelombang longitudinal adalah gelombang bunyi. Ketika kita berbicara, pita suara di laring bergetar, menghasilkan gelombang longitudinal yang merambat melalui udara. Getaran ini dapat ditangkap oleh telinga kita sebagai suara.<\/p>\n\n\n\n<p>Gelombang longitudinal memiliki beberapa karakteristik penting, seperti rapatan dan renggangan. Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak lebih lanjut uraian karakteristik gelombang longitudinal berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Karakteristik_Gelombang_Longitudinal\"><\/span>Karakteristik Gelombang Longitudinal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah sejumlah karakteristik dari gelombang longitudinal:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gelombang longitudinal ditandai dengan daerah-daerah kompresi (penyusutan) dan refraksi (pengenceran). Ini berarti bahwa gelombang tersebut memiliki daerah di mana partikel-partikel mediumnya ditekan bersama-sama (kompresi), menghasilkan peningkatan kepadatan, dan daerah di mana partikel-partikelnya terpisah lebih jauh (refraksi), menghasilkan penurunan kepadatan.<\/li>\n\n\n\n<li>Arah getaran gelombang longitudinal sejajar dengan arah perambatannya. Artinya, gelombang ini memiliki getaran yang bergerak ke depan dan ke belakang sejalan dengan arah perambatannya.<\/li>\n\n\n\n<li>Setiap gelombang longitudinal terdiri dari satu fase kompresi dan satu fase rarefaksi. Fase kompresi adalah saat partikel-partikel medium berada paling rapat bersama-sama, sedangkan fase rarefaksi adalah saat partikel-partikel medium terpisah paling jauh.<\/li>\n\n\n\n<li>Dalam gelombang longitudinal, daerah kompresi adalah tempat di mana partikel-partikel gelombang berada pada jarak terdekat satu sama lain. Ini adalah bagian dari gelombang di mana kepadatan medium meningkat karena partikel-partikelnya ditekan bersama-sama.<\/li>\n\n\n\n<li>Rarefaksi dalam gelombang longitudinal terjadi ketika partikel-partikelnya berada pada jarak terjauh satu sama lain. Ini adalah bagian dari gelombang di mana partikel-partikel medium terpisah lebih jauh, menghasilkan penurunan kepadatan.<\/li>\n\n\n\n<li>Jarak antara dua titik berturut-turut dalam gelombang longitudinal disebut panjang gelombang. Panjang gelombang adalah jarak dari satu puncak kompresi (atau satu puncak rarefaksi) ke puncak kompresi (atau puncak rarefaksi) berikutnya dalam gelombang.<\/li>\n\n\n\n<li>Dalam gelombang longitudinal, jarak dari posisi keseimbangan dalam medium ke puncak kompresi atau pengenceran adalah amplitudo. Amplitudo mengukur seberapa jauh partikel-partikel medium bergerak dari posisi keseimbangan mereka saat gelombang melaluinya.<\/li>\n\n\n\n<li>Frekuensi dalam gelombang longitudinal adalah jumlah gelombang yang melewati suatu titik dalam satu detik. Ini menggambarkan seberapa sering gelombang berulang dalam satu unit waktu.<\/li>\n\n\n\n<li>Periode dalam gelombang longitudinal adalah waktu yang dibutuhkan oleh gelombang untuk bergerak melalui satu panjang gelombang. Ini adalah waktu yang dibutuhkan oleh satu gelombang untuk menyelesaikan satu siklus lengkap dari kompresi dan rarefaksi saat bergerak melalui mediumnya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dengan memahami karakteristik-karakteristik ini, kita dapat lebih mendalami sifat-sifat fisik dari gelombang longitudinal dan bagaimana gelombang tersebut berinteraksi dengan medium yang mereka lalui.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Penerapan gelombang longitudinal mencakup berbagai aspek penting dalam kehidupan sehari-hari dan ilmu pengetahuan. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penerapan_Gelombang_Longitudinal\"><\/span>Penerapan Gelombang Longitudinal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Gelombang longitudinal memiliki berbagai peran penting dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya adalah:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Komunikasi_Suara\"><\/span>Komunikasi Suara<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Gelombang longitudinal memungkinkan manusia untuk berkomunikasi melalui suara. Saat seseorang berbicara, pita suara menghasilkan getaran yang menciptakan gelombang tekanan dalam medium udara. <\/p>\n\n\n\n<p>Gelombang ini merambat melalui udara sebagai gelombang longitudinal, yang kemudian ditangkap oleh telinga pendengar dan diubah menjadi sinyal saraf yang diterjemahkan oleh otak sebagai suara.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tanpa adanya gelombang longitudinal, tidak akan ada bunyi yang dapat didengar oleh manusia, sehingga komunikasi verbal menjadi mustahil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pendeteksian_dan_Pemetaan_Medis\"><\/span>Pendeteksian dan Pemetaan Medis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Di bidang medis, gelombang ultrasonik, yang merupakan salah satu bentuk gelombang longitudinal, digunakan secara luas untuk mendeteksi dan memetakan struktur internal tubuh manusia. Teknologi ultrasonografi memanfaatkan gelombang suara frekuensi tinggi yang dipantulkan oleh organ dan jaringan dalam tubuh untuk menghasilkan gambar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Proses ini sangat penting dalam diagnosis dan pemantauan berbagai kondisi medis, termasuk kehamilan, penyakit organ dalam, dan cedera jaringan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain peran dalam kehidupan sehari-hari, gelombang longitudinal juga mempunyai berbagai penerapan penting dalam bidang ilmiah, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Seismologi\"><\/span>Seismologi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam ilmu seismologi, gelombang longitudinal yang dihasilkan oleh gempa bumi, dikenal sebagai gelombang P (primer), digunakan untuk memahami struktur dan pergerakan bumi. Gelombang ini bergerak melalui kerak bumi dengan cara memampatkan dan meregangkan material yang mereka lewati. <\/p>\n\n\n\n<p>Studi terhadap gelombang P membantu ilmuwan menentukan lokasi episentrum gempa, memetakan interior bumi, dan memahami dinamika pergerakan lempeng tektonik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penelitian_Material\"><\/span>Penelitian Material<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Gelombang ultrasonik juga digunakan dalam penelitian material untuk memeriksa dan menguji kekuatan serta struktur benda-benda tertentu. Teknik ini, yang dikenal sebagai pengujian ultrasonik, melibatkan pengiriman gelombang suara frekuensi tinggi melalui material dan menganalisis pola pantulan atau transmisi gelombang tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pengujian ultrasonik dapat mendeteksi cacat, retakan, atau ketidaksempurnaan dalam material, sehingga sangat penting dalam kontrol kualitas dan keamanan industri, termasuk penerbangan, konstruksi, dan manufaktur.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan berbagai penerapan ini, gelombang longitudinal membuktikan diri sebagai fenomena fisika yang sangat berharga dan serbaguna, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, terdapat banyak contoh dari gelombang longitudinal yang dapat ditemukan dalam berbagai situasi di sekitar kita.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Simak ulasan berikut ini untuk tahu lebih lanjut beberapa contoh gelombang longitudinal.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Contoh_Gelombang_Longitudinal\"><\/span>10 Contoh Gelombang Longitudinal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"500\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/gambar-gelombang-longitudinal.webp\" alt=\"gambar gelombang longitudinal\n\" class=\"wp-image-90796\" srcset=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/gambar-gelombang-longitudinal.webp 900w, https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/gambar-gelombang-longitudinal-300x167.webp 300w, https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/gambar-gelombang-longitudinal-768x427.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">gambar gelombang longitudinal (image source: google.com)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah 10 contoh gelombang longitudinal beserta penjelasannya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Suara_Tepuk_Tangan\"><\/span>1. Suara Tepuk Tangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Saat seseorang bertepuk tangan, suara yang dihasilkan adalah gelombang longitudinal. Tindakan bertepuk tangan memampatkan partikel udara di antara tangan, menciptakan gelombang tekanan yang merambat ke telinga pendengar sebagai suara tepukan. Fenomena ini menunjukkan bagaimana energi mekanik dapat diubah menjadi gelombang suara.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Getaran_Drum\"><\/span>2. Getaran Drum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika drum dipukul, membrannya bergetar dan menghasilkan gelombang suara. Pukulan pada drum menyebabkan membran berosilasi, mengompresi dan meregangkan udara di sekitarnya. Ini menghasilkan gelombang longitudinal yang dapat didengar sebagai suara drum. Getaran ini bisa bervariasi dalam frekuensi dan amplitudo tergantung pada gaya dan lokasi pukulan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Guntur_Petir\"><\/span>3. Guntur Petir<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Guntur, suara yang dihasilkan oleh petir, adalah contoh gelombang longitudinal yang merambat melalui udara. Ketika petir menyambar, pemanasan cepat dan ekspansi udara menghasilkan gelombang suara yang dikenal sebagai guntur. Gelombang ini bergerak melalui medium udara, menggetarkan partikel udara sejajar dengan arah perambatannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Ledakan_Sonik\"><\/span>4. Ledakan Sonik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ledakan sonik, yang terjadi ketika pesawat melebihi kecepatan suara, merupakan gelombang kejut yang bersifat longitudinal. Perpindahan medium udara searah dengan arah perambatan gelombang menghasilkan suara ledakan yang khas. Gelombang ini dapat menyebabkan getaran kuat pada struktur di sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Getaran_Erupsi_Gunung_Berapi\"><\/span>5. Getaran Erupsi Gunung Berapi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Erupsi gunung berapi menghasilkan gelombang seismik, termasuk gelombang longitudinal atau gelombang P (primer). Gelombang ini merambat melalui permukaan bumi, memampatkan dan meregangkan material yang dilewati. Analisis gelombang P membantu ilmuwan dalam memahami proses geologis dan memprediksi aktivitas vulkanik.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/energi-kinetik\/\">Apa Itu Energi Kinetik? Rumus, Dimensi dan Manfaat<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/teori-atom\/\">Materi Teori Atom: Pengertian dan Perkembangan<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/apa-itu-sains\/\">Apa itu Sains? Pengertian, Karakteristik dan Contoh<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Woofer_Pengeras_Suara_Bass\"><\/span>6. Woofer (Pengeras Suara Bass)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Woofer, bagian dari sistem pengeras suara, bekerja dengan memindahkan partikel udara masuk dan keluar untuk menghasilkan gelombang suara bass. Gerakan ini menciptakan gelombang longitudinal yang merambat melalui udara. Woofer dirancang untuk menangani frekuensi rendah, memberikan kedalaman dan kekuatan pada suara musik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Getaran_Akibat_Pergerakan_Lempeng_Bumi\"><\/span>7. Getaran Akibat Pergerakan Lempeng Bumi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Getaran akibat pergerakan lempeng bumi, yang dikenal sebagai gelombang P (primer), adalah contoh lain dari gelombang longitudinal. Gelombang ini muncul saat energi dilepaskan selama gempa bumi, merambat melalui kerak bumi, dan memampatkan serta meregangkan material yang dilewati. Studi gelombang P sangat penting dalam seismologi untuk memahami dinamika bumi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Gelombang_Ultrasonik\"><\/span>8. Gelombang Ultrasonik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Gelombang ultrasonik adalah contoh gelombang longitudinal dengan frekuensi di atas batas pendengaran manusia, sekitar 20 kHz atau lebih tinggi. Gelombang ini digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti pencitraan medis dan pembersihan ultrasonik. Getaran yang dihasilkan oleh sumber ultrasonik merambat melalui medium, menggetarkan partikel-partikel di sepanjang arah rambatan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Suara_melalui_Mikrofon\"><\/span>9. Suara melalui Mikrofon<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika seseorang berbicara melalui mikrofon, gelombang suara yang dihasilkan adalah contoh nyata dari gelombang longitudinal. Getaran suara menyebabkan partikel udara bergetar searah dengan arah perambatan gelombang, masuk ke mikrofon, dan diubah menjadi sinyal listrik untuk diproses dan diperkuat.<\/p>\n\n\n\n<style>\n.warn {\n      border-radius: 4px;\n      border: 1px dashed;\n      padding: 20px;\n      background-color:#edf8ff;}\n    }\n<\/style>\n<div class=\"warn\"><b><p>Rekomendasi Fisika Dasar<\/p><\/b>\n<table>\n<tr>\n   <td align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/perguruan-tinggi.png\" height=\"200\" width=\"150\" \/>\n   <td align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/radioekologi.png\" height=\"200\" width=\"150\"\/>\n   <\/td>\n   <td align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/Bahan-Ajar-Fisika_Rafika-Andari-depan.jpg\" height=\"200\" width=\"150\"\/>\n   <\/td>\n<\/tr>\n<tr align=\"center\">\n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-ajar-perguruan-tinggi\/?utm_medium=product_ad2&#038;utm_source=seo&#038;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Eksperimen Fisika Modern<\/a><\/b><\/td>\n   <\/td>\n   <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-radioekologi-radionuklida-mukhlis\/?utm_medium=product_ad2&#038;utm_source=seo&#038;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Radioekologi Radionuklida Primordial<\/a><\/b><\/td>\n   <\/td>\n<td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/bahan-ajar-fisika\/?utm_medium=product_ad2&#038;utm_source=seo&#038;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Fisika Listrik dan Magnet<\/a><\/b><\/td>\n   <\/td>\n<\/tr>\n<\/table><br\/>\n<p>Dapatkan Buku Fisika <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/\"><b>Buku Fisika<\/b><\/a><\/p><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Suara_Hewan\"><\/span>10. Suara Hewan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hewan menghasilkan suara melalui getaran yang menciptakan gelombang longitudinal. Misalnya, saat seekor burung berkicau atau ikan berkomunikasi di bawah air, getaran suara mereka merambat melalui udara atau air sebagai gelombang longitudinal. Ini memungkinkan komunikasi antar hewan dan adaptasi mereka terhadap lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memahami berbagai contoh ini, kita dapat melihat betapa luas dan pentingnya peran gelombang longitudinal dalam berbagai aspek kehidupan dan ilmu pengetahuan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rumus_Gelombang_Longitudinal\"><\/span>Rumus Gelombang Longitudinal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah beberapa contoh rumus gelombang longitudinal yang bisa kamu jadikan referensi:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Soal_1\"><\/span>Contoh Soal 1<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Diketahui gelombang longitudinal memiliki panjang gelombang 4 m. Jika frekuensi pada gelombang tersebut 200 Hz, maka coba hitunglah berapa cepat rambat gelombang tersebut?<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Penyelesaian<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Diketahui:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>\u03bb = 4 m<\/li>\n\n\n\n<li>f = 200 Hz<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Ditanyakan: v = &#8230;?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawaban:<\/p>\n\n\n\n<p>v = \u03bb x f<\/p>\n\n\n\n<p>v = 4 m x 200 Hz<\/p>\n\n\n\n<p>v = 800 m\/s.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, cepat rambat gelombang tersebut adalah 800 m\/s.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Soal_2\"><\/span>Contoh Soal 2<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebuah slinki\/pegas dapat menghasilkan gelombang longitudinal dengan jarak antara pusat renggangan dan pusat rapatan yang berdekatan, yaitu 40 cm. Jika pada frekuensi gelombang tersebut 30 Hz, maka coba hitunglah cepat rambat gelombang tersebut?<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Penyelesaian<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Diketahui:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>\u00bd \u03bb = 40 cm<\/li>\n\n\n\n<li>f = 30 Hz<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Ditanyakan: v = \u2026 ?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawaban:<\/p>\n\n\n\n<p>Jarak antara pusat rapatan dan renggangan yang berdekatan adalah setengah dari panjang gelombang \u00bd \u03bb, maka \u00bd \u03bb sama dengan 40 cm.<\/p>\n\n\n\n<p>\u03bb = 80 cm sama dengan 0,8 m<\/p>\n\n\n\n<p>v = \u03bb x f<\/p>\n\n\n\n<p>v = 0,8 m x 30 Hz sama dengan 24 m\/s.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, cepat rambat gelombang tersebut adalah 24 m\/s.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h4>\n\n\n\n<p>Nah, itulah pembahasan lengkap dari <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/\"><strong>deepublihstore.com<\/strong><\/a> mengenai gelombang longitudinal, mulai dari pengertiannya, karakteristik-karakteristik utamanya, hingga berbagai contohnya dalam kehidupan sehari-hari dan pengetahuan ilmiah.<\/p>\n\n\n\n<p>Gelombang longitudinal sangatlah penting dalam banyak aspek kehidupan sehari-hari dan ilmu pengetahuan. Dari gelombang suara yang memungkinkan komunikasi sehari-hari, hingga gelombang ultrasonik dalam teknologi medis dan gelombang seismik dalam studi geologi.<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat meningkatkan pemahaman kita tentang fenomena gelombang dalam dunia fisika.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber:<\/p>\n\n\n\n<p>https:\/\/kumparan.com\/berita-hari-ini\/cara-menghitung-gelombang-longitudinal-dan-contoh-soalnya-221oa3JYGJS di akses 17 Mei 2024<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel kali ini akan mengupas tuntas tentang gelombang longitudinal, mulai dari pengertiannya, karakteristik unik yang membedakannya dari jenis gelombang lain, hingga contoh-contoh menarik yang mungkin tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya. Pernahkah kamu merasakan getaran suara saat berbicara? Atau, merasakan gempa yang menggetarkan seluruh permukaan bumi? Nah, fenomena-fenomena tersebut merupakan contoh dari gelombang longitudinal. Penasaran bagaimana &#8230; <a title=\"Gelombang Longitudinal: Pengertian, Karakteristik, dan Contohnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Gelombang Longitudinal: Pengertian, Karakteristik, dan Contohnya\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":90815,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[237],"tags":[1226,1227],"class_list":["post-90791","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-insight","tag-fisika","tag-gelombang-longitudinal"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Gelombang Longitudinal: Pengertian, Karakteristik, dan Contohnya - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"berikut ini adalah pengertian gelombang longitudinal lengkap beserta karakteristik, contoh dan rumus cara menghitung\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gelombang Longitudinal: Pengertian, Karakteristik, dan Contohnya - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"berikut ini adalah pengertian gelombang longitudinal lengkap beserta karakteristik, contoh dan rumus cara menghitung\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-17T09:14:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-17T09:24:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/gelombang-longitudinal.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gelombang Longitudinal: Pengertian, Karakteristik, dan Contohnya - Deepublish Store","description":"berikut ini adalah pengertian gelombang longitudinal lengkap beserta karakteristik, contoh dan rumus cara menghitung","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Gelombang Longitudinal: Pengertian, Karakteristik, dan Contohnya - Deepublish Store","og_description":"berikut ini adalah pengertian gelombang longitudinal lengkap beserta karakteristik, contoh dan rumus cara menghitung","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2024-05-17T09:14:14+00:00","article_modified_time":"2024-05-17T09:24:28+00:00","og_image":[{"width":900,"height":500,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/gelombang-longitudinal.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Luqman Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Luqman Hakim","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/"},"author":{"name":"Luqman Hakim","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c"},"headline":"Gelombang Longitudinal: Pengertian, Karakteristik, dan Contohnya","datePublished":"2024-05-17T09:14:14+00:00","dateModified":"2024-05-17T09:24:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/"},"wordCount":1632,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/gelombang-longitudinal.webp","keywords":["fisika","gelombang longitudinal"],"articleSection":["Insight"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/","name":"Gelombang Longitudinal: Pengertian, Karakteristik, dan Contohnya - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/gelombang-longitudinal.webp","datePublished":"2024-05-17T09:14:14+00:00","dateModified":"2024-05-17T09:24:28+00:00","description":"berikut ini adalah pengertian gelombang longitudinal lengkap beserta karakteristik, contoh dan rumus cara menghitung","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/gelombang-longitudinal.webp","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/gelombang-longitudinal.webp","width":900,"height":500,"caption":"gelombang longitudinal"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/gelombang-longitudinal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Insight","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Gelombang Longitudinal: Pengertian, Karakteristik, dan Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c","name":"Luqman Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Luqman Hakim"},"description":"Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.","sameAs":["https:\/\/dosenmahasiswa.id\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/luqmanhakim\/"}]}},"views":702,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90791","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=90791"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90791\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":90821,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90791\/revisions\/90821"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/90815"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=90791"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=90791"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=90791"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}