{"id":91354,"date":"2024-07-18T15:44:03","date_gmt":"2024-07-18T08:44:03","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?p=91354"},"modified":"2024-07-18T15:44:03","modified_gmt":"2024-07-18T08:44:03","slug":"perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/","title":{"rendered":"Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif: Faktor dan Manfaat"},"content":{"rendered":"\n<p>Vegetatif alami merupakan cara tanaman untuk berkembangbiak. Meski tidak semua jenis tanaman berkembang biak dengan cara demikian. Karena setiap jenis tanaman memiliki karakteristiknya sendiri-sendiri. <\/p>\n\n\n\n<p>Lalu jenis tanaman apa sajakah yang berkembang biak dengan vegetatif alami? Nah salah satu jenis tanaman yaitu, umbi lapis, umbi batang, rimpang dan masih banyak lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>Terjadinya vegetatif alami dipengaruhi oleh beberapa faktor dan terdapat pula beberapa manfaat perkembangan vegetatif alami pada tanaman. Namun sebelum membahas kedua poin tersebut, kita akan ulas singkat tentang pengertian vegetatif alami terlebih dahulu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d0949a9d9ac\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d0949a9d9ac\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/#Pengertian_Vegetatif_Alami\" >Pengertian Vegetatif Alami&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/#Faktor_Vegetatif_Alami_Pada_Tumbuhan\" >Faktor Vegetatif Alami Pada Tumbuhan&nbsp;<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/#1_Faktor_suhu\" >1. Faktor suhu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/#2_Faktor_kelembaban_udara\" >2. Faktor kelembaban udara\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/#3_Faktor_cahaya_matahari\" >3. Faktor cahaya matahari<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/#4_Faktor_hormon\" >4. Faktor hormon<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/#Manfaat_Perkembangan_Vegetatif_Alami_Pada_Tumbuhan\" >Manfaat Perkembangan Vegetatif Alami Pada Tumbuhan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/#1_Kualitas_bibit\" >1. Kualitas bibit<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/#2_Perbanyakan_bibit\" >2. Perbanyakan bibit<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/#3_Terhindar_dari_hama\" >3. Terhindar dari hama&nbsp;<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/#10_Contoh_Tumbuhan_Vegetatif_Alami\" >10 Contoh Tumbuhan Vegetatif Alami<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Vegetatif_Alami\"><\/span>Pengertian Vegetatif Alami&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Apa itu vegetatif alami? Vegetatif alami <strong>adalah sebuah proses tanaman memperbanyak diri secara alami tanpa harus melakukan polinasi dan persilangan<\/strong>. Dengan kata lain, vegetatif alami terjadi secara non seksual. Dimana tanaman dapat memperbanyak dirinya sendiri secara mandiri, tanpa bantuan dari manusia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Polinasi alami adalah proses perkembangbiakan yang dilakukan oleh jaringan tanaman itu sendiri dengan cara membelah diri ataupun bertunas. Proses vegetatif pada tanaman memiliki caranya berbeda-beda. Misalnya hanya mengandalkan batang, cabang, umbi, pucuk, ranting ataupun dari patahan daun pun juga bisa memperbanyak dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu jenis tanaman yang berkembangbiak secara vegetatif alami adalah tanaman sukulen dan bunga anggrek dendrobium. SUkulen dapat diperbanyak menggunakan daun yang dapat berkembangbiak lewat batang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Faktor_Vegetatif_Alami_Pada_Tumbuhan\"><\/span>Faktor Vegetatif Alami Pada Tumbuhan&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada yang menarik saat kita menekuni dunia tanam menanam. Misalnya kamu ingin menanam tanaman jenis sukulen, anggrek, bunga mawar dan masih banyak jenis tanaman lain yang cara berkembangbiaknya secara vegetatif alami. <\/p>\n\n\n\n<p>Jadi ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses perkembangbiakan vegetatif alami yang wajib kamu tahu. Karena dengan mengetahui beberapa faktor tersebut akan memudahkan kamu untuk memperbanyak jenis tanaman tersebut. Penasaran? Apa saja sih faktor-faktor tersebut? Sebagai berikut<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Faktor_suhu\"><\/span>1. Faktor suhu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hal yang wajib diperhatikan saat kamu akan melakukan perkembangbiakan tanaman bervegetasi alami, yaitu memperhatikan suhu atau temperatur. Suhu yang baik untuk reproduksi tanaman adalah 22-37 derajat celcius.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika dilakukan vegetasi alami suhunya ada dibawah 22 derajat celcius dapat menyebabkan gagal tumbuh, karena terlalu lembab. Sebaliknya, jika temperaturnya terlalu tinggi dirasa terlalu panas dan dapat menyebabkan sunburn pada calon bibit yang akan diperbanyak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ketidaksesuaian suhu atau temperatur dapat menyebabkan beberapa dampak. Misalnya, ingin mengembangbiakan sukulen dari daunnya. Maka temperatur yang terlalu lembab dapat menyebabkan pembusukan pada bibit sukulen akibat mikroorganisme atau jamur.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Faktor_kelembaban_udara\"><\/span>2. Faktor kelembaban udara\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Suhu atau temperatur yang berada di bawah 22 derajat celcius masuk dalam kategori lembab. Kelembaban identik dengan banyaknya kadar air yang bisa memicu pertumbuhan jamur atau mikroorganisme lain. Sehingga menyebabkan proses vegetasi gagal. Karena bibit akan mengalami kerusakan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, ada beberapa jenis tanaman yang memang lebih suka dengan kelembaban udara. Alih-alih tanaman mati, justru tanaman dapat tumbuh subur. Salah satu tanaman yang dapat tumbuh subur dalam kondisi lembab adalah tanaman suplir yang termasuk jenis tanaman paku. Tanaman suplir justru akan tumbuh subur dan lebih mudah melakukan perkembangbiakan dengan lewat spora.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, dapat disimpulkan bahwa faktor kelembaban udara bisa menyebabkan kematian pada tanaman dan bisa menyebabkan tanaman justru tumbuh subur. Jadi semua tergantung dari jenis tanaman. Karena setiap tanaman memiliki karakteristiknya masing-masing.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Faktor_cahaya_matahari\"><\/span>3. Faktor cahaya matahari<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Matahari yang terlalu panas dapat menyebabkan tanaman bisa mati. Namun tanpa kehadiran matahari sama sekali juga bisa menyebabkan tanaman mati. Jadi, matahari itu sangat menentukan keberlangsungan hidup tanaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanaman berklorofil sangat membutuhkan sinar matahari untuk membantu proses fotosintesis. Tanpa sinar matahari, tanaman tidak dapat melakukan fotosintesis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tanaman yang tidak mendapatkan sinar matahari akan mengalami stress. Reaksi stress pada tanaman akan memperlihatkan perubahan fisik yang berbeda-beda. Namun ciri tanaman stress kurang sinar matahari akan mengalami etiolasi (pertumbuhan tanaman yang tinggi, pertumbuhan daun satu dengan daun yang lain memiliki jenjang jarak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Faktor_hormon\"><\/span>4. Faktor hormon<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan vegetatif alami pada tanaman adalah faktor hormon. Jadi tanaman memiliki hormon yang akan membantu proses berkembangbiak. Nama hormon yang sering dijumpai yaitu, auksin, giberelin, sitokinin dan etilen.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Hormon auksin adalah hormon yang membantu perpanjangan sel. Sementara hormon giberelin adalah hormon yang berperan untuk melakukan pembelahan dan pemanjangan sel. Ada juga yang disebut hormon sitokinin, yaitu hormon yang bertugas membelah sel-sel tumbuhan. <\/p>\n\n\n\n<p>Jenis hormon yang terakhir adalah hormon etilen yang bekerja untuk mematangkan pada buah menjadi lebih cepat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/daur-biogeokimia\/\">Daur Biogeokimia Adalah: Jenis, Fungsi dan Contoh<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/ribosom\/\">Pengertian Ribosom: Ciri-Ciri, Struktur, dan Fungsi&nbsp;<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Perkembangan_Vegetatif_Alami_Pada_Tumbuhan\"><\/span>Manfaat Perkembangan Vegetatif Alami Pada Tumbuhan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ketika mengembangbiakan tanaman yang berjenis vegetatif alami ternyata memiliki beberapa manfaat diantaranya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kualitas_bibit\"><\/span>1. Kualitas bibit<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu perkembangbiakan secara vegetatif alami akan menghasilkan bibit yang sama dengan indukannya. Misalnya kita memperbanyak jenis tanaman varigata, maka hasil anakannya juga akan varigata. <\/p>\n\n\n\n<p>Tentu ini akan berbeda cerita ketika dikembangbiakan secara generatif. Misal tanaman varigata yang dikembangbiakan secara generatif tidak menjamin tanaman akan varigata.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Perbanyakan_bibit\"><\/span>2. Perbanyakan bibit<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kelebihan kedua dari perkembangbiakan secara vegetatif alami adalah lebih cepat pertumbuhannya. Dari segi ukuran tanamannya juga lebih cepat. Sebagai contoh, memperbanyak kaktus dari anakan lebih cepat dibandingkan memperbanyak kaktus dengan generatif.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Memperbanyak kaktus secara vegetatif alami mungkin hanya butuh beberapa bulan untuk mendapatkan diameter kaktus lebih besar. Sementara secara generatif, untuk bisa mendapatkan diameter beberapa cm saja membutuhkan waktu dua tahun lebih.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Terhindar_dari_hama\"><\/span>3. Terhindar dari hama&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika kita mengembangbiakan secara vegetatif alami lebih minim terserang hama. Karena prosesnya lebih cepat. Sebaliknya, ketika kita mengembangbiakan secara generatif, potensi serangan hama lebih tinggi. Khususnya hama jamur dan siput.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Contoh_Tumbuhan_Vegetatif_Alami\"><\/span>10 Contoh Tumbuhan Vegetatif Alami<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah contoh perkembanganbiakan vegetatif alami yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tunas<\/li>\n\n\n\n<li>Akar Tinggal (Rhizoma)<\/li>\n\n\n\n<li>Geragih<\/li>\n\n\n\n<li>Umbi Batang<\/li>\n\n\n\n<li>Umbi Akar<\/li>\n\n\n\n<li>Umbi Lapis<\/li>\n\n\n\n<li>Stolon<\/li>\n\n\n\n<li>Bulbil<\/li>\n\n\n\n<li>Spora<\/li>\n\n\n\n<li>Cemara<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h4>\n\n\n\n<p>Nah berikut artikel tentang perkembanganbiakan tumbuhan secara vegetatif. Kamu juga bisa membeli <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/product-tag\/tumbuhan\/\"><strong>Buku Tumbuhan<\/strong><\/a> di Deepublish Store dengan harga yang terjangkau.  Itulah beberapa ulasan seputar vegetatif alami pada tanaman. Jadi buat kamu yang sedang hobi dengan dunia berkebun, bisa mencoba melakukan eksperimen dengan cara vegetatif alami seperti di atas.  (Iruekkawa Elisa)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Vegetatif alami merupakan cara tanaman untuk berkembangbiak. Meski tidak semua jenis tanaman berkembang biak dengan cara demikian. Karena setiap jenis tanaman memiliki karakteristiknya sendiri-sendiri. Lalu jenis tanaman apa sajakah yang berkembang biak dengan vegetatif alami? Nah salah satu jenis tanaman yaitu, umbi lapis, umbi batang, rimpang dan masih banyak lagi. Terjadinya vegetatif alami dipengaruhi oleh &#8230; <a title=\"Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif: Faktor dan Manfaat\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif: Faktor dan Manfaat\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":91360,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[237],"tags":[1277],"class_list":["post-91354","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-insight","tag-vegetatif-alami"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif: Faktor dan Manfaat - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"berikut ini adalah perkembanganbiakan tumbuhan secara vegetatif beserta fakot dan manfaat yang perlu kamu ketahui\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif: Faktor dan Manfaat - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"berikut ini adalah perkembanganbiakan tumbuhan secara vegetatif beserta fakot dan manfaat yang perlu kamu ketahui\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-18T08:44:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vegetatif-alami.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif: Faktor dan Manfaat - Deepublish Store","description":"berikut ini adalah perkembanganbiakan tumbuhan secara vegetatif beserta fakot dan manfaat yang perlu kamu ketahui","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif: Faktor dan Manfaat - Deepublish Store","og_description":"berikut ini adalah perkembanganbiakan tumbuhan secara vegetatif beserta fakot dan manfaat yang perlu kamu ketahui","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2024-07-18T08:44:03+00:00","og_image":[{"width":900,"height":500,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vegetatif-alami.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Luqman Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Luqman Hakim","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/"},"author":{"name":"Luqman Hakim","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c"},"headline":"Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif: Faktor dan Manfaat","datePublished":"2024-07-18T08:44:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/"},"wordCount":943,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vegetatif-alami.webp","keywords":["vegetatif alami"],"articleSection":["Insight"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/","name":"Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif: Faktor dan Manfaat - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vegetatif-alami.webp","datePublished":"2024-07-18T08:44:03+00:00","description":"berikut ini adalah perkembanganbiakan tumbuhan secara vegetatif beserta fakot dan manfaat yang perlu kamu ketahui","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vegetatif-alami.webp","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vegetatif-alami.webp","width":900,"height":500,"caption":"perkembanganbiakan tumbuhan secara vegetatif"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/perkembangbiakan-tumbuhan-secara-vegetatif\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Insight","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif: Faktor dan Manfaat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c","name":"Luqman Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Luqman Hakim"},"description":"Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.","sameAs":["https:\/\/dosenmahasiswa.id\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/luqmanhakim\/"}]}},"views":2661,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/91354","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=91354"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/91354\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":91365,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/91354\/revisions\/91365"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/91360"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=91354"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=91354"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=91354"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}