{"id":91433,"date":"2024-07-26T14:54:47","date_gmt":"2024-07-26T07:54:47","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?p=91433"},"modified":"2024-07-26T14:54:47","modified_gmt":"2024-07-26T07:54:47","slug":"faktor-pembentuk-kelompok-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/","title":{"rendered":"Faktor Pembentuk Kelompok Sosial dan Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa hidup sendiri. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia butuh dukungan dan bantuan dari orang lain. Hal inilah yang menjadi dasar pembentukan kelompok sosial, mulai dari keluarga, teman-teman terdekat, maupun kelompok di masyarakat yang terbentuk secara resmi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kelompok sosial dapat terbentuk secara sengaja maupun tidak disengaja. Anggota kelompok sosial umumnya melakukan interaksi untuk berkomunikasi atau melakukan kerja sama. Mari simak artikel berikut untuk mengetahui pengertian, ciri-ciri, dan faktor pembentuk kelompok sosial.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69ea623546d3a\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69ea623546d3a\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#Pengertian_Kelompok_Sosial\" >Pengertian Kelompok Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#Tujuan_Kelompok_Sosial\" >Tujuan Kelompok Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#Syarat_Kelompok_Sosial\" >Syarat Kelompok Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#Ciri-Ciri_Faktor_Pembentuk_Kelompok_Sosial\" >Ciri-Ciri Faktor Pembentuk Kelompok Sosial<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#1_Ciri-Ciri_Kelompok_Sosial_Teratur\" >1. Ciri-Ciri Kelompok Sosial Teratur<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#2_Ciri-Ciri_Kelompok_Sosial_Tidak_Teratur\" >2. Ciri-Ciri Kelompok Sosial Tidak Teratur<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#Macam-Macam_Kelompok_Sosial\" >Macam-Macam Kelompok Sosial<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#1_Kelompok_Sosial_Teratur\" >1. Kelompok Sosial Teratur<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#2_Kelompok_Sosial_Teratur\" >2. Kelompok Sosial Teratur<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#Faktor_Pembentuk_Kelompok_Sosial\" >Faktor Pembentuk Kelompok Sosial<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#1_Kesamaan_Genealogi\" >1. Kesamaan Genealogi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#2_Kesamaan_Kepentingan\" >2. Kesamaan Kepentingan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#3_Kesamaan_Geografis\" >3. Kesamaan Geografis<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#Contoh_Kelompok_Sosial\" >Contoh Kelompok Sosial<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Kelompok_Sosial\"><\/span>Pengertian Kelompok Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Apa itu kelompok sosial? Kelompok atau grup sosial <strong>adalah kumpulan dua orang atau lebih yang saling melakukan interaksi<\/strong>. Kelompok sosial dapat diartikan sebagai kumpulan manusia yang saling mempengaruhi satu sama lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Umumnya, mereka yang membentuk perkumpulan tersebut memiliki kesamaan atau kepentingan yang sama. Dalam kelompok sosial, setiap orang menjalankan perannya dan saling berkaitan demi meraih tujuan yang sama.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tujuan_Kelompok_Sosial\"><\/span>Tujuan Kelompok Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah membahas pengertiannya, kami akan membahas tujuannya. Tujuan dari pembentukan kelompok sosial, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bertemu dengan orang-orang yang mempunyai kesamaan dan satu frekuensi.<\/li>\n\n\n\n<li>Memperoleh support system ketika berupaya meraih tujuan tertentu.<\/li>\n\n\n\n<li>Memenuhi kebutuhan sosial.<\/li>\n\n\n\n<li>Menyelesaikan problem pribadi yang perlu bantuan dan dukungan dari orang lain.<\/li>\n\n\n\n<li>Bertukar pikiran dan berdiskusi dengan orang lain.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebagai sarana hiburan. Misalnya, kelompok yang dibentuk karena adanya kesamaan hobi menyanyi. Mereka bisa bertemu dengan teman-teman yang suka bernyanyi dan bisa bernyanyi bersama.<\/li>\n\n\n\n<li>Meningkatkan kemampuan-kemampuan yang baru.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Syarat_Kelompok_Sosial\"><\/span>Syarat Kelompok Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa syarat kelompok sosial yang perlu kamu ketahui: <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Terdiri atas dua orang atau lebih.<\/li>\n\n\n\n<li>Adanya interaksi sosial antar anggota. Kelompok sosial menjadi wadah yang mendukung interaksi para anggotanya. Sebuah kelompok yang tidak melakukan interaksi tidak dapat disebut sebagai kelompok, hanya bisa disebut sebagai kumpulan individu.<\/li>\n\n\n\n<li>Kelompok dibentuk menurut kesamaan, seperti kesamaan hobi, profesi, tempat tinggal, sekolah, dan lain-lain.<\/li>\n\n\n\n<li>Anggotanya saling mempengaruhi satu-sama lain dalam hal perilaku dan sikap.<\/li>\n\n\n\n<li>Setiap anggota mempunyai kesadaran akan keterlibatannya dalam kelompok tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>Setiap anggota merasa menjadi bagian dari kelompok sehingga merasakan manfaat dari aktivitas kelompok tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>Dalam kelompok sosial teratur, terdapat struktur yang menjadi panduan bagi para anggota dalam menjalankan peran dan tugasnya sebagai bagian dari kelompok tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>Dalam kelompok sosial teratur juga terdapat sistem.<\/li>\n\n\n\n<li>Terjadinya hubungan timbal balik yang berlangsung antara anggota yang satu dengan anggota yang lainnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Ada alasan kepentingan dari setiap anggota kelompok.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri-Ciri_Faktor_Pembentuk_Kelompok_Sosial\"><\/span>Ciri-Ciri Faktor Pembentuk Kelompok Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Kelompok sosial terbagi menjadi dua jenis, yaitu kelompok sosial teratur dan kelompok sosial tidak teratur. Berikut ini adalah ciri-ciri kelompok sosial.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Ciri-Ciri_Kelompok_Sosial_Teratur\"><\/span>1. Ciri-Ciri Kelompok Sosial Teratur<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kelompok sosial teratur merupakan kelompok yang dibentuk dengan struktur, norma, dan aturan, sehingga terorganisasi dengan baik. Setiap anggotanya mempunyai peran dan tanggung jawab masing-masing. Berikut ini merupakan ciri-ciri kelompok sosia teratur.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Terdapat interaksi atau hubungan timbal balik. Anggota kelompok sosial teratur melakukan interaksi secara langsung maupun tidak langsung.<\/li>\n\n\n\n<li>Terdapat norma, struktur, dan pola perilaku. Struktur adalah pembagian tugas dan tanggung jawab, pola perilaku adalah aktivitas yang dijalankan oleh kelompok tersebut, dan norma adalah pedoman dalam bertindak. Norma berfungsi untuk mengatur interaksi dalam kegiatan kelompok untuk mencapai tujuan bersama.<\/li>\n\n\n\n<li>Terdapat pembagian tugas, peran, atau aturan sehingga setiap anggota mempunyai peran dan wewenang masing-masing. Jadi, ada pembentukan struktur atau organisasi yang jelas.<\/li>\n\n\n\n<li>Setiap anggota menyadari bahwa mereka berada di kelompok yang sama.<\/li>\n\n\n\n<li>Adanya hubungan timbal antar anggota. Artinya, terdapat interaksi yang dilakukan, baik secara virtual maupun tatap muka.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Ciri-Ciri_Kelompok_Sosial_Tidak_Teratur\"><\/span>2. Ciri-Ciri Kelompok Sosial Tidak Teratur<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kelompok sosial tidak teratur, yaitu kelompok yang dibentuk tanpa adanya aturan dan struktur yang formal. Umumnya, kelompok ini hanya bersifat sementara dan terbentuk secara spontan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya adalah penonton acara musik. Mereka yang datang ke konser musik memiliki kepentingan yang sama, yaitu untuk menonton musisi yang tampil di konser tersebut. Mereka tidak saling mengenal sert tidak mempunyai struktur. Ciri-ciri kelompok sosial tidak teratur adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tidak ada struktur organisasi atau pengorganisasian dalam kelompok. Artinya, tidak ada yang berperan sebagai ketua dan anggota.<\/li>\n\n\n\n<li>Biasanya, terbentuk karena adanya situasi tertentu yang bersifat sementara atau kesamaan kepentingan. Artinya, kelompok ini hanya akan berjalan dalam jangka waktu yang pendek.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/norma-sosial\/\">Norma Sosial: Pengertian, Tingkatan, Fungsi dan Contoh<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Macam-Macam_Kelompok_Sosial\"><\/span>Macam-Macam Kelompok Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah macam-macam kelompok sosial.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kelompok_Sosial_Teratur\"><\/span>1. Kelompok Sosial Teratur<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis-jenis kelompok yang termasuk dalam kelompok sosial teratur, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kelompok Primer: Kelompok ini merujuk pada kelompok kecil yang berinteraksi secara tatap muka dan anggota-anggotanya melakukan kerja sama.<\/li>\n\n\n\n<li>Kelompok Sekunder: Kelompok formal yang memiliki kedekatan secara sosial.<\/li>\n\n\n\n<li>Kelompok Dalam (In-Group): Kelompok yang anggotanya memiliki kesadaran atas identitas dirinya dalam sebuah kelompok.<\/li>\n\n\n\n<li>Kelompok Luar (Out-Group): Kelompok di mana seseorang merasa bahwa dirinya bukan bagian dari sebuah kelompok.<\/li>\n\n\n\n<li>Kelompok Formal: Kelompok yang dibentuk dengan aturan yang tegas untuk mengatur interaksi antar anggota.<\/li>\n\n\n\n<li>Kelompok Informal: Kelompok yang dibentuk dari proses interaksi dan kebutuhan seseorang.<\/li>\n\n\n\n<li>Paguyuban: Kelompok yang dibentuk dari hubungan batin yang bersifat alamiah dan murni.<\/li>\n\n\n\n<li>Reference Group: Kelompok sosial yang dijadikan sebagai referensi bagi seseorang yang bukan anggota kelompok untuk membentuk perilaku dan pribadinya.<\/li>\n\n\n\n<li>Kelompok Okupasional: Kelompok yang dibentuk karena anggotanya mempunyai pekerjaan yang sejenis.<\/li>\n\n\n\n<li>Kelompok Volunter: Kelompok yang dibentuk oleh orang-orang yang memiliki kepentingan yang sama.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kelompok_Sosial_Teratur\"><\/span>2. Kelompok Sosial Teratur<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Macam-macam kelompok yang termasuk dalam kelompok sosial tidak teratur, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kerumunan Sosial (Crowd): Sekumpulan orang yang berada di tempat yang sama, namun mereka tidak saling berinteraksi secara berkelanjutan.<\/li>\n\n\n\n<li>Publik: Kelompok yang bukan kesatuan dan interaksinya berlangsung lewat alat-alat komunikasi. Misalnya, interaksi melalui televisi, film, radio, surat kabar, dan lain-lain.<\/li>\n\n\n\n<li>Massa: Keseluruhan dari kerumunan sosial (crowd).&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/materi\/mobilitas-sosial\/\">Pengertian Mobilitas Sosial: Bentuk, Faktor dan Dampak<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Faktor_Pembentuk_Kelompok_Sosial\"><\/span>Faktor Pembentuk Kelompok Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa alasan yang membentuk dua orang atau lebih membentuk suatu kelompok sosial. Ada beberapa faktor yang membentuknya, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kesamaan_Genealogi\"><\/span>1. Kesamaan Genealogi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kesamaan genealogi, yaitu ikatan darah atau keturunan seperti keluarga atau marga dapat membentuk kelompok sosial. Contohnya, Sandra dan Mitha berasal dari suku Batak dan mempunyai marga Nasution. Itu berarti mereka berdua berada dalam kelompok sosial yang sama karena kesamaan genealogi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kesamaan_Kepentingan\"><\/span>2. Kesamaan Kepentingan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kelompok sosial juga bisa terbentuk karena adanya kesamaan kepentingan, yaitu kesamaan pekerjaan atau kesamaan hobi. Contohnya, para pecinta kucing membuat komunitas pecinta kucing dengan tujuan menambah pengetahuan tentang cara merawat kucing. Contoh lainnya adalah Ikatan Dokter Indonesia (IDI), komunitas pecinta anjing, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kesamaan_Geografis\"><\/span>3. Kesamaan Geografis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ada dua faktor kesamaan geografis, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">a. Kesamaan Wilayah Asal<\/h4>\n\n\n\n<p>Pembentukan kelompok sosial yang berdasarkan pada kesamaan wilayah asal biasanya dibentuk oleh perantau di tempat yang baru. Tujuannya untuk mempermudah interaksi dan komunikasi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">b. Kesamaan Wilayah Tempat Tinggal Saat Ini<\/h4>\n\n\n\n<p>Pembentukan kelompok sosial dapat didasarkan pada kesamaan wilayah tempat tinggal saat ini. Pembentukan kelompok ini dilakukan oleh orang-orang yang tinggal di lingkungan yang sama dengan tujuan untuk mempermudah proses komunikasi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Kelompok_Sosial\"><\/span>Contoh Kelompok Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah beberapa contoh kelompok sosial.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Contoh kelompok okupasional adalah Ikatan Dokter Indonesia (IDI).<\/li>\n\n\n\n<li>Contoh kelompok formal adalah unit kepolisian lalu lintas yang terdiri atas bagian logistik, pembinaan atau penyuluhan, lapangan, dan administrasi.<\/li>\n\n\n\n<li>Contoh kelompok informal, yaitu kelompok arisan.<\/li>\n\n\n\n<li>Contoh kerumunan sosial, yaitu penonton konser.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Itulah pembahasan dari <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/\"><strong>Deepublish Store<\/strong><\/a> tentang pengertian, ciri-ciri, syarat, dan faktor pembentuk kelompok sosial. Pembentukan kelompok sosial umumnya bertujuan untuk mempermudah interaksi dan komunikasi. <\/p>\n\n\n\n<p>Setelah membaca artikel ini, jangan lupa klik tombol share untuk membagikannya kepada teman-temanmu. S<\/p>\n\n\n\n<style>\n    .bg-bookproduct {\n          border-radius: 4px;\n          border: 1px dashed;\n          padding: 20px;\n          background-color:#f3f3ef;}\n        }\n    <\/style>\n    <div class=\"bg-bookproduct\">\n    <b><p>Rekomendasi Buku Ilmu Sosiologi<\/p><\/b><br\/>\n    <table>\n    <tr>\n       <td align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/Sosiologi-Gender-dan-Semiotika_Made-Ferry-Kurniawan-rev-2.0-Convert-dpan-300x400.jpg\" alt=\"Buku Sosiologi, Gender, Dan Semiotika\" height=\"200\" width=\"150\" \/>\n       <td align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Perubahan-Sosial-Budaya-depan-scaled-300x400.jpg\" alt=\"Buku Sosiologi Politik\" height=\"200\" width=\"150\"\/>\n       <\/td>\n       <td align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Aksiologi-sebagai-Dasar-Pembinaan-Kepribadian-Bangsa-dan-Negara-Indonesia-300x400.png\" alt=\"Buku Pengantar Sosiologi Umum\" height=\"200\" width=\"150\"\/>\n       <\/td>\n    <\/tr>\n    <tr align=\"center\">\n       <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-sosiologi-gender-dan-semiotika\/?utm_medium=product_ad2&#038;utm_source=seo&#038;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Sosiologi, Gender, Dan Semiotika<\/a><\/b><\/td>\n       <\/td>\n       <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-perubahan-sosial-budaya\/?utm_medium=product_ad2&#038;utm_source=seo&#038;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Perubahan Sosial Budaya&#8230;<\/a><\/b><\/td>\n       <\/td>\n    <td><b><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/shop\/buku-aksiologi-sebagai\/?utm_medium=product_ad2&#038;utm_source=seo&#038;utm_campaign=rekomenasibuku\">Buku Aksiologi Sebagai Dasar&#8230;.<\/a><\/b><\/td>\n       <\/td>\n    <\/tr>\n    <\/table><br\/>\n    <p>Dapatkan Buku-Buku Sosiologi di <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/product-tag\/sosiologi\/\"><b>Buku Sosiologi<\/b><\/a><\/p>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa hidup sendiri. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia butuh dukungan dan bantuan dari orang lain. Hal inilah yang menjadi dasar pembentukan kelompok sosial, mulai dari keluarga, teman-teman terdekat, maupun kelompok di masyarakat yang terbentuk secara resmi. Kelompok sosial dapat terbentuk secara sengaja maupun tidak disengaja. Anggota kelompok sosial umumnya melakukan interaksi &#8230; <a title=\"Faktor Pembentuk Kelompok Sosial dan Contohnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Faktor Pembentuk Kelompok Sosial dan Contohnya\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":91435,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[237],"tags":[1286],"class_list":["post-91433","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-insight","tag-sosial"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Faktor Pembentuk Kelompok Sosial dan Contohnya - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"apa itu faktor pembentuk kelompok sosial? berikut akan dibahas tentang pengertian, tujuan, macam macam dan contoh\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Faktor Pembentuk Kelompok Sosial dan Contohnya - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"apa itu faktor pembentuk kelompok sosial? berikut akan dibahas tentang pengertian, tujuan, macam macam dan contoh\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-26T07:54:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Faktor Pembentuk Kelompok Sosial dan Contohnya - Deepublish Store","description":"apa itu faktor pembentuk kelompok sosial? berikut akan dibahas tentang pengertian, tujuan, macam macam dan contoh","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Faktor Pembentuk Kelompok Sosial dan Contohnya - Deepublish Store","og_description":"apa itu faktor pembentuk kelompok sosial? berikut akan dibahas tentang pengertian, tujuan, macam macam dan contoh","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2024-07-26T07:54:47+00:00","og_image":[{"width":900,"height":500,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Luqman Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Luqman Hakim","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/"},"author":{"name":"Luqman Hakim","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c"},"headline":"Faktor Pembentuk Kelompok Sosial dan Contohnya","datePublished":"2024-07-26T07:54:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/"},"wordCount":1170,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial.webp","keywords":["Sosial"],"articleSection":["Insight"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/","name":"Faktor Pembentuk Kelompok Sosial dan Contohnya - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial.webp","datePublished":"2024-07-26T07:54:47+00:00","description":"apa itu faktor pembentuk kelompok sosial? berikut akan dibahas tentang pengertian, tujuan, macam macam dan contoh","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial.webp","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial.webp","width":900,"height":500,"caption":"faktor pembentuk kelompok sosial"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/insight\/faktor-pembentuk-kelompok-sosial\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Insight","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Faktor Pembentuk Kelompok Sosial dan Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c","name":"Luqman Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Luqman Hakim"},"description":"Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.","sameAs":["https:\/\/dosenmahasiswa.id\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/luqmanhakim\/"}]}},"views":4695,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/91433","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=91433"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/91433\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":91436,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/91433\/revisions\/91436"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/91435"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=91433"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=91433"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=91433"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}