{"id":92191,"date":"2024-12-02T14:39:16","date_gmt":"2024-12-02T07:39:16","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?p=92191"},"modified":"2024-12-02T14:39:16","modified_gmt":"2024-12-02T07:39:16","slug":"perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/","title":{"rendered":"7 Perbedaan Problem Based Learning dan Project Based Learning"},"content":{"rendered":"\n<p>Ada banyak jenis metode pembelajaran. Contohnya, problem based learning dan project based learning. Apakah perbedaan antara problem based learning dengan project based learning? Project based learning diterapkan dengan menggunakan media berupa kegiatan atau proyek. Sedangkan, problem based learning menggunakan kasus yang berkaitan dengan materi yang sedang dibahas.<\/p>\n\n\n\n<p>Para akademisi perlu mengetahui perbedaan dari kedua metode pembelajaran ini. Dengan begitu, mereka dapat menerapkannya dengan baik dalam proses belajar. Sebab, meskipun mulai banyak digunakan dalam pendidikan, masih banyak yang bingung dan belum mengetahui perbedaan kedua model pembelajaran ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh penerapan problem based learning adalah peserta didik diminta untuk menganalisis masalah polusi udara di kota mereka dan mencari solusi yang tepat. Sedangkan, contoh penerapan project based learning adalah peserta didik diberi tugas untuk membuat film pendek yang membahas tentang pentingnya menjaga lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Lantas, bagaimana cara membedakan keduanya? Silakan simak penjelasan mengenai perbedaannya dalam artikel berikut.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69ed4c1f2b309\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69ed4c1f2b309\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#Perbedaan_Utama_Problem_Based_Learning_dan_Project_Based_Learning\" >Perbedaan Utama Problem Based Learning dan Project Based Learning<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#1_Tujuan\" >1. Tujuan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#2_Jangka_Waktu_Pembelajaran\" >2. Jangka Waktu Pembelajaran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#3_Hasil_Akhir\" >3. Hasil Akhir<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#4_Fokus_Pembelajaran\" >4. Fokus Pembelajaran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#5_Cara_Memulai_Pembelajaran\" >5. Cara Memulai Pembelajaran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#6_Keterampilan_yang_Diasah\" >6. Keterampilan yang Diasah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#7_Situasi_yang_Cocok_untuk_Menerapkannya\" >7. Situasi yang Cocok untuk Menerapkannya<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Utama_Problem_Based_Learning_dan_Project_Based_Learning\"><\/span>Perbedaan Utama Problem Based Learning dan Project Based Learning<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Problem based learning dan project based learning memiliki persamaan dan perbedaan. Keduanya berfokus pada peserta didik agar mereka menjadi lebih aktif. Namun, terdapat perbedaan yang mencolok di antara kedua metode ini. Berikut ini adalah perbedaan problem based learning dan project based learning.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Tujuan\"><\/span>1. Tujuan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Problem based learning memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah, memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang baru, meningkatkan keterampilan siswa dalam mengelola alat dan bahan untuk menyelesaikan tugas, dan meningkatkan kolaborasi antarsiswa. <\/p>\n\n\n\n<p>Metode pembelajaran ini membantu peserta didik untuk memahami konsep dan cara menerapkannya di situasi nyata.<\/p>\n\n\n\n<p>Project based learning memiliki tujuan untuk mencapai pembelajaran secara nyata. Metode ini memungkinkan peserta didik untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam konteks yang autentik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Jangka_Waktu_Pembelajaran\"><\/span>2. Jangka Waktu Pembelajaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perbedaan kedua jenis metode ini adalah jangka waktu pembelajarannya, yaitu durasi yang diperlukan untuk menerapkan metode tersebut. Problem based learning mempunyai durasi yang lebih singkat, yaitu sekitar satu sampai dua pertemuan saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan, project based learning membutuhkan waktu yang lebih lama karena peserta didik mendapat tugas untuk menyelesaikan proyek dan menghasilkan sebuah produk.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Hasil_Akhir\"><\/span>3. Hasil Akhir<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perbedaan selanjutnya dapat dilihat dari hasil akhirnya. Hasil akhir dari problem based learning berupa solusi. Solusi berupa teori yang ditulis dalam laporan dan dipresentasikan. <\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan, hasil akhir dari project based learning adalah sebuah produk. Produk tersebut dapat berupa produk tertulis, visual, dan multimedia.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/problem-based-learning\/\">Problem Based Learning: Pengertian, Tujuan, dan Manfaat<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Fokus_Pembelajaran\"><\/span>4. Fokus Pembelajaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebenarnya, kedua metode pembelajaran ini menggunakan permasalahan nyata sebagai topiknya. Para peserta didik mendapatkan tugas untuk menganalisis masalah dan mencari solusinya. Problem based learning berfokus pada masalah yang dianalisis untuk mencari solusi dan memperoleh pengetahuan yang baru.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, project based learning berfokus pada proyek dan produk akhirnya. Para peserta didik bekerja sama untuk menghasilkan produk akhir yang nyata.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada intinya, problem based learning lebih berfokus pada proses berpikir untuk menyelesaikan suatu masalah. Sedangkan, project based learning lebih berfokus pada produk akhir yang dihasilkan dari proses pembelajaran.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Cara_Memulai_Pembelajaran\"><\/span>5. Cara Memulai Pembelajaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam problem based learning, dosen memulai pembelajaran dengan memberikan penjelasan dan masalah yang harus diselesaikan. Kemudian, peserta didik akan mengidentifikasi pertanyaan lebih lanjut dan mencari informasi tambahan untuk menjawab pertanyaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan, dalam project based learning, dosen memulainya dengan menjelaskan suatu materi secara sekilas. Kemudian, dosen akan memberikan tugas berupa suatu masalah yang harus diselesaikan oleh mahasiswa.<\/p>\n\n\n\n<p>Mahasiswa akan dibagi menjadi beberapa kelompok menganalisis masalah tersebut dan membuat produk akhir sebagai solusinya. Apabila mendapat feedback, para peserta didik perlu memperbaiki solusinya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Keterampilan_yang_Diasah\"><\/span>6. Keterampilan yang Diasah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam metode problem based learning, keterampilan yang diasah adalah kemampuan berpikir kritis, analisis, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Sedangkan, keterampilan yang diasah dalam metode project based learning adalah kreativitas, kolaborasi, presentasi, dan manajemen proyek.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/sintak-model-problem-based-learning\/\">Ketahui 6 Sintak Model Problem Based Learning<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Situasi_yang_Cocok_untuk_Menerapkannya\"><\/span>7. Situasi yang Cocok untuk Menerapkannya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Problem based learning cocok diterapkan ketika ingin membantu peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan problem solving. Sedangkan, project based learning cocok diterapkan ketika ingin mengembangkan kemampuan peserta didik dalam menghasilkan produk nyata.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Itulah perbedaan problem based learning dan project based learning. Walaupun mempunyai fokus dan hasil akhir yang berbeda, keduanya memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan para peserta didik.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika diterapkan dengan tepat, keduanya merupakan metode pembelajaran yang efektif. Keduanya bisa saling melengkapi dan memberikan pengalaman belajar yang berguna bagi peserta didik. Pemilihan metode pembelajaran yang tepat tergantung pada karakteristik peserta didik, tujuan pembelajaran, dan materi pelajaran.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"schema-faq wp-block-yoast-faq-block\"><div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1733120586493\"><strong class=\"schema-faq-question\">Kapan sebaiknya menggunakan problem based learning dibanding project based learning?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Problem based learning bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir kritis, analisis, dan pemecahan masalah dalam waktu singkat. Sedangkan project based learning untuk mengembangkan keterampilan kolaborasi, kreativitas, dan menghasilkan produk nyata dengan durasi pembelajaran yang lebih panjang<\/p> <\/div> <div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1733120589900\"><strong class=\"schema-faq-question\">Apa kelebihan dan kekurangan kedua metode pembelajaran ini?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Problem Based Learning lebih unggul dalam melatih berpikir kritis dan pemecahan masalah, sedangkan Project Based Learning mengembangkan kreativitas dan menghasilkan produk nyata tetapi memerlukan waktu dan sumber daya lebih banyak.<\/p> <\/div> <\/div>\n\n\n\n<p><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Aku Pintar. https:\/\/akupintar.id\/info-pintar\/-\/blogs\/perbedaan-project-based-learning-dan-problem-based-learning diakses pada 26 November 2024<\/p>\n\n\n\n<p>Dunia Dosen. https:\/\/duniadosen.com\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/ diakses pada 26 November 2024.<\/p>\n\n\n\n<p>Gokampus. https:\/\/gokampus.com\/blog\/model-pembelajaran-problem-based-learning-vs-project-based-learning-apa-bedanya?hideHeader=false diakses pada 26 November 2024<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada banyak jenis metode pembelajaran. Contohnya, problem based learning dan project based learning. Apakah perbedaan antara problem based learning dengan project based learning? Project based learning diterapkan dengan menggunakan media berupa kegiatan atau proyek. Sedangkan, problem based learning menggunakan kasus yang berkaitan dengan materi yang sedang dibahas. Para akademisi perlu mengetahui perbedaan dari kedua metode &#8230; <a title=\"7 Perbedaan Problem Based Learning dan Project Based Learning\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 7 Perbedaan Problem Based Learning dan Project Based Learning\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":92193,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[1327],"class_list":["post-92191","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel-cerdas","tag-learning"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>7 Perbedaan Problem Based Learning dan Project Based Learning - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"berikut ini perbedaan problem based learning dan project based learning yang perlu kamu ketahui untuk membantu pendidik memilih metode terbaik\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"7 Perbedaan Problem Based Learning dan Project Based Learning - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"berikut ini perbedaan problem based learning dan project based learning yang perlu kamu ketahui untuk membantu pendidik memilih metode terbaik\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-02T07:39:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"7 Perbedaan Problem Based Learning dan Project Based Learning - Deepublish Store","description":"berikut ini perbedaan problem based learning dan project based learning yang perlu kamu ketahui untuk membantu pendidik memilih metode terbaik","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"7 Perbedaan Problem Based Learning dan Project Based Learning - Deepublish Store","og_description":"berikut ini perbedaan problem based learning dan project based learning yang perlu kamu ketahui untuk membantu pendidik memilih metode terbaik","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2024-12-02T07:39:16+00:00","og_image":[{"width":900,"height":500,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Luqman Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Luqman Hakim","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/"},"author":{"name":"Luqman Hakim","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c"},"headline":"7 Perbedaan Problem Based Learning dan Project Based Learning","datePublished":"2024-12-02T07:39:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/"},"wordCount":822,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning.webp","keywords":["learning"],"articleSection":["Artikel Cerdas"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","FAQPage"],"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/","name":"7 Perbedaan Problem Based Learning dan Project Based Learning - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning.webp","datePublished":"2024-12-02T07:39:16+00:00","description":"berikut ini perbedaan problem based learning dan project based learning yang perlu kamu ketahui untuk membantu pendidik memilih metode terbaik","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#breadcrumb"},"mainEntity":[{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#faq-question-1733120586493"},{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#faq-question-1733120589900"}],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning.webp","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning.webp","width":900,"height":500,"caption":"perbedaan problem based learning dan project based learning"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Artikel Cerdas","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/artikel-cerdas\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"7 Perbedaan Problem Based Learning dan Project Based Learning"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c","name":"Luqman Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Luqman Hakim"},"description":"Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.","sameAs":["https:\/\/dosenmahasiswa.id\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/luqmanhakim\/"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#faq-question-1733120586493","position":1,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#faq-question-1733120586493","name":"Kapan sebaiknya menggunakan problem based learning dibanding project based learning?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Problem based learning bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir kritis, analisis, dan pemecahan masalah dalam waktu singkat. Sedangkan project based learning untuk mengembangkan keterampilan kolaborasi, kreativitas, dan menghasilkan produk nyata dengan durasi pembelajaran yang lebih panjang","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#faq-question-1733120589900","position":2,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/artikel-cerdas\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/#faq-question-1733120589900","name":"Apa kelebihan dan kekurangan kedua metode pembelajaran ini?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Problem Based Learning lebih unggul dalam melatih berpikir kritis dan pemecahan masalah, sedangkan Project Based Learning mengembangkan kreativitas dan menghasilkan produk nyata tetapi memerlukan waktu dan sumber daya lebih banyak.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"}]}},"views":2560,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92191","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=92191"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92191\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":92194,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92191\/revisions\/92194"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/92193"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=92191"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=92191"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=92191"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}