{"id":92989,"date":"2025-04-09T13:55:23","date_gmt":"2025-04-09T06:55:23","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?p=92989"},"modified":"2025-04-09T13:55:24","modified_gmt":"2025-04-09T06:55:24","slug":"perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/","title":{"rendered":"10 Perbedaan Parenting Zaman Dulu dan Sekarang"},"content":{"rendered":"\n<p>Parenting zaman dulu dan sekarang tentu memiliki banyak perbedaan. Meski demikian, esensinya tetap sama, yaitu orangtua sebagai role model bagi anak-anak mereka. <\/p>\n\n\n\n<p>Orangtua berperan besar dalam membentuk mental dan konsep diri anak. Pola asuh masa lalu dan kini memiliki perbedaan dalam cara mendidik, berkomunikasi, serta menghadapi tantangan psikologis anak.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69ecf7fba91fb\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69ecf7fba91fb\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/#10_Perbedaan_Parenting_Dulu_dan_Sekarang\" >10 Perbedaan Parenting Dulu dan Sekarang<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/#1_Gaya_Komunikasi\" >1. Gaya Komunikasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/#2_Cara_Mendisiplinkan_Anak\" >2. Cara Mendisiplinkan Anak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/#3_Peran_Ayah_dan_Ibu\" >3. Peran Ayah dan Ibu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/#4_Kebebasan_Anak\" >4. Kebebasan Anak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/#5_Akses_Informasi_Parenting\" >5. Akses Informasi Parenting<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/#6_Keterlibatan_dalam_Pendidikan_Anak\" >6. Keterlibatan dalam Pendidikan Anak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/#7_Kasih_Sayang\" >7. Kasih Sayang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/#8_Teknologi_dalam_Pengasuhan\" >8. Teknologi dalam Pengasuhan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/#9_Pemahaman_Emosi_dan_Psikologi_Anak\" >9. Pemahaman Emosi dan Psikologi Anak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/#10_Penerimaan_Terhadap_Anak\" >10. Penerimaan Terhadap Anak<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Perbedaan_Parenting_Dulu_dan_Sekarang\"><\/span>10 Perbedaan Parenting Dulu dan Sekarang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah 10 perbedaan parenting zaman dulu dan sekarang yang bisa membantu orangtua modern memilih pendekatan yang tepat untuk kondisi saat ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Gaya_Komunikasi\"><\/span>1. Gaya Komunikasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dulu, komunikasi orangtua dengan anak lebih bersifat satu arah, di mana anak diminta untuk mendengarkan dan mengikuti perintah tanpa banyak bertanya. Saat ini, komunikasi dua arah lebih diutamakan. <\/p>\n\n\n\n<p>Orangtua masa kini lebih terbuka untuk berdiskusi, mendengarkan pendapat anak, dan menjelaskan alasan di balik setiap aturan yang diterapkan. Perubahan ini disesuaikan dengan kondisi mental anak-anak di era modern yang lebih berkembang dibandingkan zaman dulu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Cara_Mendisiplinkan_Anak\"><\/span>2. Cara Mendisiplinkan Anak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dahulu, hukuman fisik seperti pukulan atau cubitan sering dianggap sebagai cara mendisiplinkan anak. Kini, pendekatan disiplin lebih mengutamakan edukasi emosional, seperti metode time-out, konsekuensi alami, dan teknik positive parenting.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara-cara lama yang diterapkan saat ini bisa berisiko menimbulkan masalah hukum, seperti yang terjadi dengan guru yang menggunakan kekerasan terhadap murid.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Peran_Ayah_dan_Ibu\"><\/span>3. Peran Ayah dan Ibu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Di zaman dulu, ayah lebih fokus pada peran sebagai pencari nafkah, sementara ibu mengurus rumah dan anak. Sekarang, peran gender dalam keluarga lebih fleksibel. <\/p>\n\n\n\n<p>Ayah turut aktif dalam tugas-tugas rumah tangga, seperti mengganti popok, menghadiri rapat sekolah, dan bahkan ikut cuti melahirkan, menjadikan peran orangtua lebih saling melengkapi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Kebebasan_Anak\"><\/span>4. Kebebasan Anak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Anak-anak zaman dulu lebih dibatasi aktivitasnya karena kekhawatiran akan lingkungan dan norma sosial. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, anak-anak zaman sekarang diberikan lebih banyak ruang untuk eksplorasi, menyalurkan minat, dan memilih aktivitas sesuai bakat mereka, dengan tetap berada dalam pengawasan orangtua. Dengan begitu, anak-anak kini lebih bebas dalam berekspresi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Akses_Informasi_Parenting\"><\/span>5. Akses Informasi Parenting<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Di masa lalu, ilmu parenting didapatkan dari orangtua atau tetangga. Namun, akses informasi kini jauh lebih mudah dengan hadirnya internet, podcast, webinar, dan media sosial. Orangtua dapat belajar langsung dari para ahli parenting secara real-time dan memperbaiki pola asuh yang kurang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/peran-orang-tua-dalam-mendidik-anak\/\">9 Peran Orang Tua dalam Mendidik Anak, Apa Saja?<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/cara-membentuk-karakter-anak\/\">10 Cara Membentuk Karakter Anak Usia Dini dengan Baik\u00a0<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Keterlibatan_dalam_Pendidikan_Anak\"><\/span>6. Keterlibatan dalam Pendidikan Anak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dulu, orangtua lebih banyak menyerahkan pendidikan anak pada guru dan sekolah. Kini, orangtua ikut terlibat dalam proses belajar anak, baik melalui pendampingan tugas, <em>homeschooling<\/em>, atau terapi edukatif jika dibutuhkan. Anak bisa mendapatkan pendidikan dari berbagai jalur alternatif yang lebih bervariasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Kasih_Sayang\"><\/span>7. Kasih Sayang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Di masa lalu, ekspresi kasih sayang sering kali disampaikan secara tidak langsung, bahkan ada rasa gengsi untuk menunjukkan perasaan kepada anak. Kini, orangtua lebih ekspresif dalam memberikan kasih sayang melalui pelukan, pujian, dan kata-kata positif yang mendukung kepercayaan diri anak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Teknologi_dalam_Pengasuhan\"><\/span>8. Teknologi dalam Pengasuhan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dulu, orangtua lebih anti terhadap teknologi dan lebih mengutamakan kegiatan yang melibatkan interaksi langsung dengan lingkungan sekitar. Anak-anak zaman dulu bermain dengan mainan tradisional dan mengandalkan alam untuk kegiatan mereka. <\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini, pengasuhan banyak bergantung pada teknologi dengan berbagai aplikasi dan perangkat pintar yang memfasilitasi pembelajaran interaktif dan edukatif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Pemahaman_Emosi_dan_Psikologi_Anak\"><\/span>9. Pemahaman Emosi dan Psikologi Anak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dulu, emosi anak yang dianggap nakal atau tantrum sering diabaikan atau dihukum. Kini, pemahaman tentang psikologi anak semakin berkembang, di mana orangtua belajar untuk mengelola emosi anak dengan cara yang lebih positif dan membantu mengenali gangguan mental sejak dini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Penerimaan_Terhadap_Anak\"><\/span>10. Penerimaan Terhadap Anak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dulu, keberhasilan anak seringkali diukur berdasarkan kriteria yang sempit, seperti mencapai kesuksesan akademik atau menjadi pegawai negeri. Saat ini, orangtua lebih terbuka dan menerima keberagaman bakat anak, baik dalam bidang kreativitas, seni, olahraga, atau teknologi. <\/p>\n\n\n\n<p>Keberhasilan anak kini diukur dari kemampuan mereka mengembangkan potensi diri, bukan hanya berdasarkan standar yang kaku.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/produk\/buku-belajar-mendidik\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"999\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/belajar-mendidik.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-92997\" style=\"width:306px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/belajar-mendidik.webp 700w, https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/belajar-mendidik-210x300.webp 210w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\"><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/produk\/buku-belajar-mendidik\/\"><strong>BELI DISINI<\/strong><\/a><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Perbedaan parenting zaman dulu dan sekarang bukanlah soal benar atau salah, tetapi lebih kepada bagaimana orang tua dapat beradaptasi dengan perubahan zaman dan terus belajar untuk membangun hubungan yang sehat dan penuh cinta dengan anak-anak mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memahami perbedaan ini, orangtua bisa menemukan pola asuh yang paling sesuai dengan kebutuhan dan karakter anak masing-masing. Semoga artikel ini bermanfaat. (Iruekkawa Elisa)<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Desria. &#8220;6 Perbedaan Parenting Dulu dan Sekarang, Jaga Tradisi di Era Modern.&#8221; <em>IDN Times<\/em>, 31 Okt. 2023, https:\/\/www.idntimes.com\/life\/family\/zfz-1685331995-jel\/parenting-dulu-dan-sekarang-c1c2. Diakses pada 9 April 2025.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Parenting zaman dulu dan sekarang tentu memiliki banyak perbedaan. Meski demikian, esensinya tetap sama, yaitu orangtua sebagai role model bagi anak-anak mereka. Orangtua berperan besar dalam membentuk mental dan konsep diri anak. Pola asuh masa lalu dan kini memiliki perbedaan dalam cara mendidik, berkomunikasi, serta menghadapi tantangan psikologis anak. 10 Perbedaan Parenting Dulu dan Sekarang &#8230; <a title=\"10 Perbedaan Parenting Zaman Dulu dan Sekarang\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 10 Perbedaan Parenting Zaman Dulu dan Sekarang\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":92995,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1389],"tags":[636],"class_list":["post-92989","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-parenting"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>10 Perbedaan Parenting Zaman Dulu dan Sekarang - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"berikut ini adalah perbedaan parenting zaman dulu dan sekarang yang perlu kamu ketahui sebagai orang tua yang sedang mengasuh anak\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"10 Perbedaan Parenting Zaman Dulu dan Sekarang - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"berikut ini adalah perbedaan parenting zaman dulu dan sekarang yang perlu kamu ketahui sebagai orang tua yang sedang mengasuh anak\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-09T06:55:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-09T06:55:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"10 Perbedaan Parenting Zaman Dulu dan Sekarang - Deepublish Store","description":"berikut ini adalah perbedaan parenting zaman dulu dan sekarang yang perlu kamu ketahui sebagai orang tua yang sedang mengasuh anak","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"10 Perbedaan Parenting Zaman Dulu dan Sekarang - Deepublish Store","og_description":"berikut ini adalah perbedaan parenting zaman dulu dan sekarang yang perlu kamu ketahui sebagai orang tua yang sedang mengasuh anak","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2025-04-09T06:55:23+00:00","article_modified_time":"2025-04-09T06:55:24+00:00","og_image":[{"width":900,"height":500,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Luqman Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Luqman Hakim","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/"},"author":{"name":"Luqman Hakim","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c"},"headline":"10 Perbedaan Parenting Zaman Dulu dan Sekarang","datePublished":"2025-04-09T06:55:23+00:00","dateModified":"2025-04-09T06:55:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/"},"wordCount":687,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang.webp","keywords":["Parenting"],"articleSection":["Parenting"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/","name":"10 Perbedaan Parenting Zaman Dulu dan Sekarang - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang.webp","datePublished":"2025-04-09T06:55:23+00:00","dateModified":"2025-04-09T06:55:24+00:00","description":"berikut ini adalah perbedaan parenting zaman dulu dan sekarang yang perlu kamu ketahui sebagai orang tua yang sedang mengasuh anak","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang.webp","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang.webp","width":900,"height":500,"caption":"perbedaan parenting zaman dulu dan sekarang"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/parenting\/perbedaan-parenting-zaman-dulu-dan-sekarang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Parenting","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/parenting\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"10 Perbedaan Parenting Zaman Dulu dan Sekarang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c","name":"Luqman Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Luqman Hakim"},"description":"Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.","sameAs":["https:\/\/dosenmahasiswa.id\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/luqmanhakim\/"}]}},"views":2613,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92989","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=92989"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92989\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":93001,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92989\/revisions\/93001"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/92995"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=92989"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=92989"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=92989"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}