{"id":93061,"date":"2025-04-14T16:13:20","date_gmt":"2025-04-14T09:13:20","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?p=93061"},"modified":"2025-04-14T16:13:21","modified_gmt":"2025-04-14T09:13:21","slug":"cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/","title":{"rendered":"5 Cara Pengumpulan Data Kuantitatif dalam Penelitian"},"content":{"rendered":"\n<p>Data merupakan sesuatu yang berhubungan erat dengan penelitian. Salah satu jenis data yang sering digunakan dalam penelitian adalah data kuantitatif. Biasanya, data kuantitatif disajikan dalam nilai numerik atau angka.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan data kuantitatif, peneliti dapat menghindari bias dan memperoleh hasil penelitian yang lebih objektif. Penelitian kuantitatif memerlukan metode pengumpulan data yang cermat dan terstruktur. Proses ini bukan hanya tentang mengumpulkan data, melainkan juga memastikan bahwa data yang dibutuhkan valid dan relevan dengan penelitian yang sedang dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Data kuantitatif menggunakan angka dan statistik untuk mengidentifikasi hubungan antarvariabel. Ada sejumlah metode yang bisa dilakukan untuk mengumpulkan data secara sistematis dan objektif. Artikel ini akan membahas cara pengumpulan data kuantitatif yang bisa dilakukan dalam penelitian.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d05165d72bd\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d05165d72bd\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/#Pengertian_Data_Kuantitatif\" >Pengertian Data Kuantitatif<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/#Jenis_Data_Kuantitatif\" >Jenis Data Kuantitatif<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/#1_Data_Kontinu_atau_Data_Berkelanjutan_Continuous_Data\" >1. Data Kontinu atau Data Berkelanjutan (Continuous Data)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/#2_Data_Diskrit_atau_Nominal_Discrete_Data\" >2. Data Diskrit atau Nominal (Discrete Data)<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/#Cara_Pengumpulan_Data_Kuantitatif\" >Cara Pengumpulan Data Kuantitatif<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/#1_Observasi\" >1. Observasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/#2_Kuesioner_atau_Survei\" >2. Kuesioner atau Survei<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/#3_Wawancara\" >3. Wawancara<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/#4_Eksperimen\" >4. Eksperimen<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/#5_Analisis_Data_Sekunder\" >5. Analisis Data Sekunder<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Data_Kuantitatif\"><\/span>Pengertian<em> <\/em>Data Kuantitatif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum membahas jenis data kuantitatif dan cara mengumpulkannya, kami akan membahas pengertiannya terlebih dahulu. Apa itu <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/data-kuantitatif-adalah\/\">data kuantitatif<\/a>? Data kuantitatif adalah jenis data yang bisa diukur dan dihitung sebagai variabel. Data kuantitatif juga bisa diartikan sebagai informasi yang diperoleh dari hasil penelitian yang terstruktur sehingga lebih mudah dipahami oleh peneliti.<\/p>\n\n\n\n<p>Data kuantitatif menyajikan informasi dalam bentuk angka atau skoring. Data ini berfokus pada ukuran, frekuensi, dan jumlah. Contohnya adalah suhu udara, tinggi badan seseorang, jumlah siswa di kelas, dan sebagainya. Data kuantitatif bersifat objektif dan bisa diukur dengan menggunakan alat atau instrumen sehingga hasilnya konsisten dan bisa diandalkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, data kuantitatif juga bisa dipakai untuk menguji hipotesis, membuat prediksi, dan membuat kesimpulan yang bisa digeneralisasikan ke populasi yang lebih luas. Data kuantitatif memberikan dasar yang kuat untuk melakukan analisis numerik dan pembuatan keputusan berdasarkan bukti yang terukur.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Data_Kuantitatif\"><\/span>Jenis Data Kuantitatif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada dua jenis data kuantitatif yang bisa digunakan dalam penelitian, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Data_Kontinu_atau_Data_Berkelanjutan_Continuous_Data\"><\/span>1. Data Kontinu atau Data Berkelanjutan (<em>Continuous Data<\/em>)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Data kontinu adalah data yang didapatkan dari hasil pengukuran dan didasarkan pada tingkatan. Data kontinu dapat dipecah dan bisa berupa desimal dengan banyak angka di belakang koma. <\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, data kontinu merupakan data yang didapatkan dengan cara mengukur dan dapat dinyatakan dalam nilai desimal atau pecahan. Contohnya, tinggi badan seseorang, suhu udara, berat badan, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Data_Diskrit_atau_Nominal_Discrete_Data\"><\/span>2. Data Diskrit atau Nominal (<em>Discrete Data<\/em>)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis data kuantitatif lainnya adalah data diskrit atau nominal. Data ini dapat digolongkan dalam kelompok-kelompok dan hanya mencakup bilangan bulat saja. Data ini berupa nilai-nilai konkret yang tidak dapat dipecah. Contohnya, dalam suatu kelas terdapat 50 orang murid yang terdiri atas 30 wanita dan 20 pria.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, data diskrit merupakan data yang didapatkan dengan cara menghitung dan selalu dinyatakan dalam bilangan bulat. Contohnya, jumlah mobil yang berhasil dijual dalam satu hari, jumlah buku yang terdapat di perpustakaan, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/data-kualitatif-kuantitatif\/\">Data Kualitatif dan Kuantitatif: Jenis dan Perbedaan<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/contoh-instrumen-penelitian-kuantitatif\/\">3 Contoh Instrumen Penelitian Kuantitatif untuk Mengumpulkan Data<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Pengumpulan_Data_Kuantitatif\"><\/span>Cara Pengumpulan Data Kuantitatif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Pengumpulan data merupakan salah satu tahap penting yang perlu dilakukan dalam penelitian. Sebelum melakukan penelitian, seorang peneliti perlu mengetahui jenis penelitian apa yang akan dilakukan dan bagaimana mengumpulkan datanya. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengumpulkan data kuantitatif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Observasi\"><\/span>1. Observasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu metode yang bisa dilakukan untuk mengumpulkan data kuantitatif adalah observasi. Observasi dilakukan dengan cara mengamati gejala atau fenomena yang menjadi objek penelitian. Metode ini terdiri atas dua jenis, yaitu observasi partisipan dan observasi nonpartisipan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam penelitian kuantitatif, observasi melibatkan pencatatan data yang bisa diukur, seperti jumlah pelanggan yang mengunjungi toko dalam sehari atau jumlah kendaraan yang melewati jalan tertentu. Umumnya, data ini dicatat dalam bentuk angka dan dapat dianalisis secara statistik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kuesioner_atau_Survei\"><\/span>2. Kuesioner atau Survei<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Peneliti juga bisa memperoleh data kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada para responden. Awalnya, peneliti akan menulis beberapa pertanyaan terlebih dahulu. Kemudian, peneliti akan memberikannya kepada responden untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kuesioner bisa diberikan kepada responden secara langsung, melalui telepon, pos, atau secara daring, seperti menggunakan email atau Google Forms. Dalam kuesioner, pertanyaan yang diberikan biasanya bersifat tertutup.<\/p>\n\n\n\n<p>Responden akan memilih jawaban dari beberapa opsi yang sudah tersedia. Teknik pengumpulan data ini efektif untuk diterapkan pada jumlah responden yang besar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Wawancara\"><\/span>3. Wawancara<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Data kuantitatif yang digunakan dalam penelitian juga dapat diperoleh dengan melakukan wawancara. Wawancara merupakan proses pengumpulan data yang dilakukan melalui proses tanya jawab antara peneliti dengan narasumber atau responden. Ada dua jenis wawancara yang bisa dilakukan oleh peneliti, yaitu wawancara terstruktur dan wawancara tidak terstruktur.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pelaksanaannya, wawancara terstruktur dilakukan dengan menggunakan pedoman. Sedangkan, wawancara tidak terstruktur dapat dilakukan dengan bebas tanpa menggunakan pedoman.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam penelitian kuantitatif, umumnya dilakukan wawancara yang terstruktur. Pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan biasanya sudah disiapkan sebelumnya. Penerapan metode ini bisa memberikan informasi yang mendalam. Metode tersebut dapat memastikan data yang dikumpulkan lebih seragam dan mudah dianalisis secara statistik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Eksperimen\"><\/span>4. Eksperimen<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Metode lainnya yang dapat Anda lakukan ketika melakukan penelitian kuantitatif adalah eksperimen. Metode ini bisa dilakukan dengan melakukan manipulasi terhadap satu variabel independen atau lebih dan mengamati perubahan yang terjadi pada variabel dependen dalam kondisi yang terkendali.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menerapkan metode ini, Anda bisa menguji hubungan sebab-akibat antarvariabel. Contohnya, dalam penelitian medis, metode ini dapat diterapkan untuk menguji efektivitas suatu obat dengan melakukan perbandingan antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Analisis_Data_Sekunder\"><\/span>5. Analisis Data Sekunder<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Analisis data sekunder merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan data yang sudah dikumpulkan oleh pihak lain, seperti data pemerintah, data sensus, laporan keuangan, database perusahaan, dan hasil dari penelitian sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Teknik pengumpulan data ini efisien karena tidak perlu mengumpulkan data yang baru. Penerapan teknik ini memang bisa menghemat biaya dan waktu. Namun, peneliti masih harus memastikan kualitas datanya. Metode ini dapat digunakan dalam penelitian yang memerlukan data historis atau statistik dalam jumlah yang besar.<\/p>\n\n\n\n<p>Kelima metode ini dapat digunakan dalam penelitian kuantitatif untuk memastikan data yang diperoleh objektif, bisa diukur, dan digunakan untuk analisis statistik yang mendalam. Dengan memahami sejumlah metode pengumpulan data kuantitatif, peneliti bisa memilih metode yang paling tepat untuk penelitian mereka sehingga bisa menghasilkan data yang berkualitas.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/produk\/buku-pendekatan-penelitian\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"709\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/buku-pendekatan-penelitian-kualitatif-709x1024.webp\" alt=\"buku pendekatan penelitian kualitatif\" class=\"wp-image-93055\" style=\"width:335px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/buku-pendekatan-penelitian-kualitatif-709x1024.webp 709w, https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/buku-pendekatan-penelitian-kualitatif-208x300.webp 208w, https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/buku-pendekatan-penelitian-kualitatif-768x1109.webp 768w, https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/buku-pendekatan-penelitian-kualitatif.webp 900w\" sizes=\"auto, (max-width: 709px) 100vw, 709px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\"><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/produk\/buku-pendekatan-penelitian\/\"><strong>BELI DISINI<\/strong><\/a><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Demikian penjelasan mengenai cara pengumpulan data kuantitatif. Data kuantitatif merupakan salah satu jenis data yang sering digunakan dalam penelitian. Jangan lupa tekan tombol share untuk membagikan informasi ini kepada yang lain. Jika ada komentar dan pertanyaan yang ingin Anda sampaikan, jangan ragu untuk menuliskannya di kolom komentar.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Populix. https:\/\/info.populix.co\/articles\/data-kuantitatif-adalah\/ diakses pada 28 Maret 2025<\/p>\n\n\n\n<p>Revou. https:\/\/www.revou.co\/panduan-teknis\/data-kuantitatif-adalah diakses pada 28 Maret 2025<\/p>\n\n\n\n<p>Liputan 6. https:\/\/www.liputan6.com\/feeds\/read\/5752158\/data-kuantitatif-pengertian-jenis-dan-penerapannya-dalam-penelitian-ilmiah diakses pada 28 Maret 2025<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Data merupakan sesuatu yang berhubungan erat dengan penelitian. Salah satu jenis data yang sering digunakan dalam penelitian adalah data kuantitatif. Biasanya, data kuantitatif disajikan dalam nilai numerik atau angka. Dengan data kuantitatif, peneliti dapat menghindari bias dan memperoleh hasil penelitian yang lebih objektif. Penelitian kuantitatif memerlukan metode pengumpulan data yang cermat dan terstruktur. Proses ini &#8230; <a title=\"5 Cara Pengumpulan Data Kuantitatif dalam Penelitian\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 5 Cara Pengumpulan Data Kuantitatif dalam Penelitian\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":93066,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[928],"tags":[183],"class_list":["post-93061","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penelitian-skripsi","tag-penelitian"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>5 Cara Pengumpulan Data Kuantitatif dalam Penelitian - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"berikut ini adalah cara pengumpulan data kuantitatif dalam penelitian yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan data dengan benar dan mudah\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Cara Pengumpulan Data Kuantitatif dalam Penelitian - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"berikut ini adalah cara pengumpulan data kuantitatif dalam penelitian yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan data dengan benar dan mudah\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-14T09:13:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-14T09:13:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Cara Pengumpulan Data Kuantitatif dalam Penelitian - Deepublish Store","description":"berikut ini adalah cara pengumpulan data kuantitatif dalam penelitian yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan data dengan benar dan mudah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"5 Cara Pengumpulan Data Kuantitatif dalam Penelitian - Deepublish Store","og_description":"berikut ini adalah cara pengumpulan data kuantitatif dalam penelitian yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan data dengan benar dan mudah","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2025-04-14T09:13:20+00:00","article_modified_time":"2025-04-14T09:13:21+00:00","og_image":[{"width":900,"height":500,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Luqman Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Luqman Hakim","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/"},"author":{"name":"Luqman Hakim","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c"},"headline":"5 Cara Pengumpulan Data Kuantitatif dalam Penelitian","datePublished":"2025-04-14T09:13:20+00:00","dateModified":"2025-04-14T09:13:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/"},"wordCount":1015,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif.webp","keywords":["Penelitian"],"articleSection":["Penelitian dan Skripsi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/","name":"5 Cara Pengumpulan Data Kuantitatif dalam Penelitian - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif.webp","datePublished":"2025-04-14T09:13:20+00:00","dateModified":"2025-04-14T09:13:21+00:00","description":"berikut ini adalah cara pengumpulan data kuantitatif dalam penelitian yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan data dengan benar dan mudah","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif.webp","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif.webp","width":900,"height":500,"caption":"cara pengumpulan data kuantitatif"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/cara-pengumpulan-data-kuantitatif-dalam-penelitian\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penelitian dan Skripsi","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/penelitian-skripsi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"5 Cara Pengumpulan Data Kuantitatif dalam Penelitian"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c","name":"Luqman Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Luqman Hakim"},"description":"Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.","sameAs":["https:\/\/dosenmahasiswa.id\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/luqmanhakim\/"}]}},"views":2600,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93061","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=93061"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93061\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":93065,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93061\/revisions\/93065"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/93066"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=93061"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=93061"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=93061"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}