{"id":93174,"date":"2025-05-07T15:56:30","date_gmt":"2025-05-07T08:56:30","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?p=93174"},"modified":"2025-05-07T15:56:30","modified_gmt":"2025-05-07T08:56:30","slug":"perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/","title":{"rendered":"10 Perbedaan Hybrid Learning dan Blended Learning"},"content":{"rendered":"\n<p>Kemajuan teknologi yang signifikan telah membuat sistem pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik. Dari yang sebelumnya hanya menerapkan sistem konvensional, kini telah menerapkan sistem digital. Selain di dalam kelas, saat ini aktivitas belajar mengajar juga bisa dilakukan secara online.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pembelajaran online, dikenal istilah hybrid learning dan blended learning. Keduanya mempunyai persamaan dan perbedaan. Persamaannya adalah menggabungkan pembelajaran tatap muka dan pembelajaran online. Artikel ini akan membahas apa saja perbedaan dari kedua jenis pembelajaran tersebut.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d041bd8758d\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d041bd8758d\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#Pengertian_Hybrid_Learning_dan_Blended_Learning\" >Pengertian Hybrid Learning dan Blended Learning<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#Perbedaan_Hybrid_Learning_dan_Blended_Learning\" >Perbedaan Hybrid Learning dan Blended Learning<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#1_Fokus_Pembelajaran\" >1. Fokus Pembelajaran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#2_Pemilihan_dan_Penggunaan_Teknologi\" >2. Pemilihan dan Penggunaan Teknologi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#3_Struktur_Pembelajaran\" >3. Struktur Pembelajaran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#4_Fleksibilitas_Tempat_dan_Waktu\" >4. Fleksibilitas Tempat dan Waktu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#5_Aspek_Interaksi\" >5. Aspek Interaksi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#6_Kesesuaian_dengan_Gaya_Belajar\" >6. Kesesuaian dengan Gaya Belajar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#7_Waktu_Pelaksanaan\" >7. Waktu Pelaksanaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#8_Partisipasi\" >8. Partisipasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#9_Peran_Pengajar\" >9. Peran Pengajar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#10_Kebutuhan_Infrastruktur\" >10. Kebutuhan Infrastruktur<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Hybrid_Learning_dan_Blended_Learning\"><\/span>Pengertian<em> <\/em>Hybrid Learning dan Blended Learning<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Apakah pengertian dari hybrid learning dan blended learning? Hybrid learning adalah jenis pembelajaran yang secara bersamaan menerapkan pembelajaran tatap muka dan pembelajaran <em>online<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/apa-itu-hybrid-learning\/\">hybrid learning<\/a>, sebagian mahasiswa hadir di kelas secara fisik dan siswa lainnya mengikuti pembelajaran secara online dan real-time. Misalnya, dalam satu sesi pelajaran, 20 mahasiswa hadir di kelas dan 10 mahasiswa lainnya mengikuti pembelajaran melalui zoom.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan blended learning adalah pembelajaran yang mengkombinasikan pembelajaran berbasis online dan pembelajaran tatap muka secara terpisah atau tidak secara bersamaan. Proses belajar dapat dilakukan secara bergantian. Sesi <em>offline<\/em> dan sesi <em>online<\/em> diadakan dalam waktu yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam blended learning, mahasiswa belajar di kelas untuk sebagian besar waktu. Namun sebagai tambahan, mereka juga mengakses konten pembelajaran tambahan secara <em>online<\/em>. Penerapan teknologi <em>online<\/em> dapat mendukung pembelajaran tatap muka di kelas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Hybrid_Learning_dan_Blended_Learning\"><\/span>Perbedaan Hybrid Learning dan Blended Learning<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Hybrid learning dan blended learning memiliki sejumlah perbedaan, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Fokus_Pembelajaran\"><\/span>1. Fokus Pembelajaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hybrid learning berfokus pada pembelajaran tatap muka dan pembelajaran online secara bersamaan. Sedangkan, blended learning lebih berfokus pada pemakaian teknologi online sebagai tambahan untuk meningkatkan pembelajaran tatap muka yang dilakukan di kelas.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam satu pengalaman belajar untuk semua mahasiswa, berbagai metode dan sumber belajar dikombinasikan. Platform <em>online<\/em> digunakan untuk melengkapi sesi tatap muka di kelas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pemilihan_dan_Penggunaan_Teknologi\"><\/span>2. Pemilihan dan Penggunaan Teknologi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam blended learning, teknologi yang digunakan lebih beragam. Teknologi berperan sebagai pelengkap yang mendukung pembelajaran tatap muka di kelas. Teknologi dapat dimanfaatkan untuk menyediakan materi, tugas, dan diskusi <em>online<\/em> sebelum atau setelah pembelajaran di kelas. Misalnya, sebelum hadir di kelas, mahasiswa bisa mengakses video pembelajaran terlebih dahulu.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan, umumnya hybrid learning menggunakan satu platform pembelajaran online saja. Teknologi menjadi inti dalam proses pembelajaran ini. Dengan platform <em>online<\/em>, mahasiswa dapat mengikuti kuliah daring secara real-time. Jadi, walaupun berada di tempat yang jauh, mahasiswa bisa tetap terlibat dalam pembelajaran.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Struktur_Pembelajaran\"><\/span>3. Struktur Pembelajaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perbedaannya juga terlihat dari struktur pembelajarannya. Umumnya, <em>blended learning<\/em> mempunyai struktur yang lebih terencana dan sistematis. Sesi online diadakan untuk melengkapi dan mendukung sesi tatap muka. Contohnya, mahasiswa diinstruksikan untuk menonton video pembelajaran sebelum menghadiri kelas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Fleksibilitas_Tempat_dan_Waktu\"><\/span>4. Fleksibilitas Tempat dan Waktu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hybrid learning memiliki tingkat fleksibilitas yang terbatas. Hybrid learning kurang fleksibel karena menuntut sinkronisasi waktu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dibandingkan dengan hybrid learning, <em>blended learning<\/em> lebih fleksibel. Mahasiswa bisa belajar di mana saja dan kapan saja dengan menggunakan platform online. Mereka bisa mengikuti konferensi video meskipun tidak bisa hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Aspek_Interaksi\"><\/span>5. Aspek Interaksi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perbedaan berikutnya dapat dilihat dari segi interaksi. Dalam blended learning, interaksi lebih fokus dilakukan dalam pembelajaran tatap muka di kelas. Sesi online umumnya digunakan untuk menyampaikan materi dan memberikan latihan mandiri. Dalam model pembelajaran ini, interaksi dapat dilakukan secara langsung atau tidak langsung (sinkron atau asinkron).<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, mahasiswa diinstruksikan untuk mengerjakan latihan secara online sebelum menghadiri kelas dan berdiskusi dengan dosen atau guru. Sementara itu, hybrid learning memberikan opsi untuk berinteraksi melalui tatap muka atau <em>online<\/em>. Interaksi terjadi secara langsung, baik di kelas fisik maupun <em>online<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Kesesuaian_dengan_Gaya_Belajar\"><\/span>6. Kesesuaian dengan Gaya Belajar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hybrid learning lebih cocok untuk mahasiswa yang menginginkan tingkat fleksibilitas yang tinggi dalam memilih metode belajar. Sedangkan, blended learning lebih cocok untuk mahasiswa yang lebih suka struktur belajar yang jelas. <\/p>\n\n\n\n<p>Mahasiswa yang butuh pedoman waktu untuk belajar dan lebih suka interaksi di kelas juga akan lebih cocok dengan model pembelajaran ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Waktu_Pelaksanaan\"><\/span>7. Waktu Pelaksanaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam hybrid learning, sesi tatap muka dan sesi online dilakukan pada waktu yang sama. Sedangkan, dalam <em>blended learning<\/em>, sesi tatap muka dan sesi online dilakukan pada waktu yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/perbedaan-problem-based-learning-dan-project-based-learning\/\">7 Perbedaan Problem Based Learning dan Project Based Learning<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/microlearning\/\">Microlearning Adalah: Pengertian, Ciri-Ciri dan Manfaat<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/problem-based-learning\/\">Problem Based Learning: Pengertian, Tujuan, dan Manfaat<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Partisipasi\"><\/span>8. Partisipasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam blended learning, umumnya seluruh mahasiswa berpartisipasi dalam kedua komponen, baik secara <em>online<\/em> maupun tatap muka. Tidak ada pemisahan antara kelompok mahasiswa yang belajar secara <em>offline<\/em> maupun <em>online<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Terdapat pemisahan kelompok mahasiswa dalam hybrid learning. Pengalaman belajar antara kedua kelompok dapat berbeda walaupun pengajaran dilakukan secara bersamaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Peran_Pengajar\"><\/span>9. Peran Pengajar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika hybrid learning diterapkan, pengajar harus mampu mengelola dua kelompok sekaligus, yaitu mahasiswa di kelas dan mahasiswa yang hadir secara online. Hal ini memerlukan keterampilan multitasking dan pemakaian teknologi real-time, seperti <em>Google Meet, Zoom<\/em>, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan, jika blended learning diterapkan maka pengajar lebih fokus untuk menyiapkan materi yang bisa diakses mahasiswa sebelum dan setelah menghadiri kelas. Mereka tidak perlu mengajar dua kelompok secara bersamaan. Namun, mereka tetap harus merancang alur belajar yang terjadwal dan terstruktur dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Kebutuhan_Infrastruktur\"><\/span>10. Kebutuhan Infrastruktur<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hybrid learning memerlukan infrastruktur yang lebih kompleks, seperti kamera, mikrofon, layar yang besar, koneksi internet yang cepat, dan software konferensi video yang mendukung interaksi dua arah. <\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan, infrastruktur yang dibutuhkan dalam blended learning biasanya lebih sederhana. Sesi <em>online<\/em> hanya memerlukan platform LMS dan akses internet saja.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><a href=\"  https:\/\/deepublishstore.com\/produk\/buku-panduan-penelitian\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"614\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/buku-panduan-penelitian-ekspereimen-spss-614x1024.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-93181\" style=\"width:268px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/buku-panduan-penelitian-ekspereimen-spss-614x1024.webp 614w, https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/buku-panduan-penelitian-ekspereimen-spss-180x300.webp 180w, https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/buku-panduan-penelitian-ekspereimen-spss-768x1280.webp 768w, https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/buku-panduan-penelitian-ekspereimen-spss.webp 900w\" sizes=\"auto, (max-width: 614px) 100vw, 614px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\"><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/produk\/buku-panduan-penelitian\/\"><strong>BELI DISINI<\/strong><\/a><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Itulah pembahasan dari Deepublish Store tentang pengertian dan perbedaan hybrid learning dan blended learning. Jika ada sedang mencari <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/\">toko buku online<\/a> yang menjual buku kuliah, kamu bisa mengunjungi toko online kami.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sevima. https:\/\/sevima.com\/apa-perbedaan-blended-learning-dan-hybrid-learning\/ diakses pada 7 Mei 2025<\/p>\n\n\n\n<p>Kompasiana. https:\/\/www.kompasiana.com\/milmayasmi7872\/64089006f22cdd0ce72215d2\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning?lgn_method=google&amp;google_btn=onetap diakses pada 7 Mei 2025<\/p>\n\n\n\n<p>Penerbit Deepublish. https:\/\/jakarta.penerbitdeepublish.com\/perbedaan-blended-learning-dan-hybrid-learning\/ diakses pada 7 Mei 2025<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemajuan teknologi yang signifikan telah membuat sistem pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik. Dari yang sebelumnya hanya menerapkan sistem konvensional, kini telah menerapkan sistem digital. Selain di dalam kelas, saat ini aktivitas belajar mengajar juga bisa dilakukan secara online. Dalam pembelajaran online, dikenal istilah hybrid learning dan blended learning. Keduanya mempunyai persamaan dan perbedaan. Persamaannya &#8230; <a title=\"10 Perbedaan Hybrid Learning dan Blended Learning\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 10 Perbedaan Hybrid Learning dan Blended Learning\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":93175,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1322],"tags":[235],"class_list":["post-93174","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan","tag-pendidikan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>10 Perbedaan Hybrid Learning dan Blended Learning - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"apa itu hybrid learning dan blended learning? berikut adalah pengertian dan perbedaan hybrid learning dan blended learning yang perlu kamu tahu\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"10 Perbedaan Hybrid Learning dan Blended Learning - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"apa itu hybrid learning dan blended learning? berikut adalah pengertian dan perbedaan hybrid learning dan blended learning yang perlu kamu tahu\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-07T08:56:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"10 Perbedaan Hybrid Learning dan Blended Learning - Deepublish Store","description":"apa itu hybrid learning dan blended learning? berikut adalah pengertian dan perbedaan hybrid learning dan blended learning yang perlu kamu tahu","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"10 Perbedaan Hybrid Learning dan Blended Learning - Deepublish Store","og_description":"apa itu hybrid learning dan blended learning? berikut adalah pengertian dan perbedaan hybrid learning dan blended learning yang perlu kamu tahu","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2025-05-07T08:56:30+00:00","og_image":[{"width":900,"height":500,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Luqman Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Luqman Hakim","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/"},"author":{"name":"Luqman Hakim","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c"},"headline":"10 Perbedaan Hybrid Learning dan Blended Learning","datePublished":"2025-05-07T08:56:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/"},"wordCount":912,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning.webp","keywords":["pendidikan"],"articleSection":["Pendidikan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/","name":"10 Perbedaan Hybrid Learning dan Blended Learning - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning.webp","datePublished":"2025-05-07T08:56:30+00:00","description":"apa itu hybrid learning dan blended learning? berikut adalah pengertian dan perbedaan hybrid learning dan blended learning yang perlu kamu tahu","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning.webp","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning.webp","width":900,"height":500,"caption":"perbedaan hybrid learning dan blended learning"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/pendidikan\/perbedaan-hybrid-learning-dan-blended-learning\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pendidikan","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/pendidikan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"10 Perbedaan Hybrid Learning dan Blended Learning"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c","name":"Luqman Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Luqman Hakim"},"description":"Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.","sameAs":["https:\/\/dosenmahasiswa.id\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/luqmanhakim\/"}]}},"views":1133,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93174","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=93174"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93174\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":93187,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93174\/revisions\/93187"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/93175"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=93174"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=93174"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=93174"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}