{"id":93226,"date":"2025-05-18T20:12:01","date_gmt":"2025-05-18T13:12:01","guid":{"rendered":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?p=93226"},"modified":"2025-05-18T20:12:02","modified_gmt":"2025-05-18T13:12:02","slug":"perbedaan-footnote-dan-innote","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/","title":{"rendered":"7 Perbedaan Footnote dan Innote dalam Karya Ilmiah"},"content":{"rendered":"\n<p>Salah satu hal penting dalam penulisan karya ilmiah adalah mencantumkan sumber. Dua metode yang sering digunakan untuk mencantumkan sumber, yaitu footnote dan innote. Walaupun kedua metode ini memberikan informasi referensi, keduanya tetap memiliki perbedaan. Apakah kamu sudah memahami perbedaan footnote dan innote?<\/p>\n\n\n\n<p>Kedua metode ini mempunyai cara penyajian yang berbeda. Setiap metode memiliki keunggulan masing-masing. Memahami perbedaan dari kedua metode ini merupakan hal yang penting, bagi mahasiswa, peneliti, dan penulis akademik. Jika kamu ingin memahami perbedaannya, mari simak artikel berikut.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69fa1bef4a20c\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"ez-toc-cssicon\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69fa1bef4a20c\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/#Pengertian_Footnote_dan_Innote\" >Pengertian Footnote dan Innote<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/#Perbedaan_Footnote_dan_Innote\" >Perbedaan Footnote dan Innote<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/#1_Letak_dalam_Dokumen\" >1. Letak dalam Dokumen<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/#2_Format_dan_Gaya_Penulisan\" >2. Format dan Gaya Penulisan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/#3_Fungsi_dan_Tujuan\" >3. Fungsi dan Tujuan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/#4_Kelengkapan_Informasi_Awal\" >4. Kelengkapan Informasi Awal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/#5_Pengaruh_Terhadap_Panjang_Dokumen\" >5. Pengaruh Terhadap Panjang Dokumen<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/#6_Kesesuaian_dengan_Media_Digital\" >6. Kesesuaian dengan Media Digital<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/#7_Kemudahan_Pembuatan_dengan_Software_Referensi\" >7. Kemudahan Pembuatan dengan Software Referensi<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Footnote_dan_Innote\"><\/span>Pengertian<em> <\/em>Footnote dan Innote<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Apakah yang dimaksud dengan footnote dan innote? Footnote adalah catatan khusus dalam sebuah teks yang terletak di bagian bawah halaman atau bab. Catatan ini memiliki fungsi untuk menjelaskan suatu istilah supaya lebih mudah dipahami.<\/p>\n\n\n\n<p>Footnote juga dipakai sebagai keterangan sumber atau referensi. Umumnya, footnote berisi nama penulis, judul, penerbit, tahun terbit, dan nomor halaman. Misalnya: Chairil Anwar, Deru Campur Debu (Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 1992) Hal 9.<\/p>\n\n\n\n<p>Innote merupakan catatan yang berfungsi sebagai rujukan yang terletak dalam kalimat. Innote juga sering disebut dengan catatan perut atau in-text citation. Innote juga bisa diartikan sebagai catatan sumber dari suatu kutipan yang dicantumkan dalam kalimat dari sebuah tulisan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sistem pencantuman sumber ini biasanya terletak di dalam teks dan menggunakan tanda kurung. Biasanya, innote dipakai dengan menggunakan gaya penulisan Chicago, MLA, dan APA. Misalnya: Dialektika merupakan metode metafisika yang menghasilkan pengetahuan (Lore Bagus, 1997, hlm: 164-167).<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Footnote_dan_Innote\"><\/span>Perbedaan Footnote dan Innote<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah perbedaan footnote dan innote yang perlu kamu ketahui.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Letak_dalam_Dokumen\"><\/span>1. Letak dalam Dokumen<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu perbedaan footnote dan innote adalah letaknya dalam dokumen. Biasanya, footnote terletak di bagian bawah halaman. Sedangkan, innote terletak di dalam teks utama, biasanya dalam tanda kurung setelah kalimat atau kutipan yang membutuhkan sumber.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena terletak di bawah halaman, footnote dapat menjaga alur bacaan tetap mengalir tanpa gangguan. Sedangkan, innote membuat pembaca dapat langsung mengetahui sumber kutipan tanpa harus melihat ke bawah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Format_dan_Gaya_Penulisan\"><\/span>2. Format dan Gaya Penulisan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagai penanda kutipan, footnote memakai angka superskrip. Penulisan footnote biasanya mengikuti format Chicago atau Turabian. Gaya ini sering ditemukan dalam bidang humaniora.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, innote biasanya langsung menuliskan sumber di dalam kalimat memakai nama belakang pengarang dan tahun terbit. Innote umumnya dipakai dengan beberapa gaya penulisan, seperti Chicago versi author-date, MLA, dan APA. Gaya APA sering dipakai dalam ilmu sosial, sedangkan MLA dalam bidang humaniora, terutama sastra.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Fungsi_dan_Tujuan\"><\/span>3. Fungsi dan Tujuan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Footnote sering dipakai untuk memberikan penjelasan tambahan yang tidak dicantumkan dalam teks utama dan mencantumkan sumber kutipan. Penulis dapat menggunakannya untuk menjelaskan istilah, memberikan contoh lain, atau memberikan komentar terhadap suatu pendapat.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, innote hanya dipakai untuk menginformasikan tentang sumber kutipan. Tujuannya agar pembaca bisa langsung mengetahui asal data atau argumen dalam kalimat. Tidak sama dengan footnote, innote tidak digunakan untuk mencantumkan catatan tambahan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Kelengkapan_Informasi_Awal\"><\/span>4. Kelengkapan Informasi Awal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Footnote menginformasikan bibliografi dengan lebih lengkap sewaktu sumber dikutip. Hal ini membuat pembaca tidak perlu selalu melihat daftar pustaka. Sedangkan, innote hanya memberikan informasi yang singkat. Sehingga, innote masih bergantung dengan daftar pustaka untuk memperoleh detail yang lebih lengkap.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong> <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/cara-membuat-footnote-dari-buku\/\">Cara Membuat Footnote dari Buku dan Contohnya<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/cara-menulis-footnote\/\">Cara Menulis Footnote (Catatan Kaki): Format dan Contoh<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Pengaruh_Terhadap_Panjang_Dokumen\"><\/span>5. Pengaruh Terhadap Panjang Dokumen<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Karena catatan terletak di bagian bawah setiap halaman, footnote dapat menambah panjang dokumen secara fisik. Apabila jumlah kutipannya banyak, hal ini dapat membuat naskah menjadi lebih tebal. Sebaliknya, innote justru menghemat ruang karena tidak ada teks tambahan di luar paragraf, kecuali daftar pustaka di akhir.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Kesesuaian_dengan_Media_Digital\"><\/span>6. Kesesuaian dengan Media Digital<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam penulisan berbasis web atau jurnal online, innote lebih unggul karena mudah dikodekan hyperlink, tidak mengganggu layout digital, dan lebih praktis dalam format e-book, PDF, atau blog ilmiah. Sedangkan, footnote bisa jadi rumit saat dibaca di smartphone, karena harus scroll ke bawah berulang kali untuk membaca catatannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Kemudahan_Pembuatan_dengan_Software_Referensi\"><\/span>7. Kemudahan Pembuatan dengan Software Referensi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika memakai perangkat lunak referensi, seperti EndNote, Zotero, atau Mendeley, innote umumnya lebih mudah di-generate secara otomatis, apalagi jika menggunakan gaya APA atau MLA. Footnote juga bisa dibuat dengan menggunakan software referensi, tapi membutuhkan gaya khusus seperti Chicago Notes yang kadang tidak otomatis disediakan di semua sistem.<\/p>\n\n\n\n<p>Demikian penjelasan dari <a href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/\">Deepublish Store<\/a> tentang perbedaan footnote dan innote. Apabila ada komentar dan pertanyaan yang berhubungan dengan topik ini, kamu bisa menuliskannya di kolom komentar. Kamu dapat mengklik tombol share apabila kamu ingin membagikan informasi ini kepada yang lain.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Penerbit Deepublish. https:\/\/penerbitdeepublish.com\/perbedaan-footnote-dan-endnote\/ diakses pada 17 Mei 2025<\/p>\n\n\n\n<p>Kompasiana. https:\/\/www.kompasiana.com\/haikalmaghfir8\/648c3cb64addee36337c3992\/penjabaran-definisi-dan-teknik-teknik-notasi-ilmiah-beserta-daftar-pustaka diakses pada 17 Mei 2025<\/p>\n\n\n\n<p>Kompasiana. https:\/\/www.kompasiana.com\/milda\/563c42aee422bd91050e8bf9\/notasi-ilmiah-tpki?page=2&amp;page_images=1 diakses pada 17 Mei 2025<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu hal penting dalam penulisan karya ilmiah adalah mencantumkan sumber. Dua metode yang sering digunakan untuk mencantumkan sumber, yaitu footnote dan innote. Walaupun kedua metode ini memberikan informasi referensi, keduanya tetap memiliki perbedaan. Apakah kamu sudah memahami perbedaan footnote dan innote? Kedua metode ini mempunyai cara penyajian yang berbeda. Setiap metode memiliki keunggulan masing-masing. &#8230; <a title=\"7 Perbedaan Footnote dan Innote dalam Karya Ilmiah\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 7 Perbedaan Footnote dan Innote dalam Karya Ilmiah\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":93227,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[928],"tags":[183],"class_list":["post-93226","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penelitian-skripsi","tag-penelitian"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>7 Perbedaan Footnote dan Innote dalam Karya Ilmiah - Deepublish Store<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"apa itu pengertian foonote dan innote? berikut ini adalah penjelasan lengkap dan perbedaan foonote dan innote dalam karya ilmiah\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"7 Perbedaan Footnote dan Innote dalam Karya Ilmiah - Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"apa itu pengertian foonote dan innote? berikut ini adalah penjelasan lengkap dan perbedaan foonote dan innote dalam karya ilmiah\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Deepublish Store\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-18T13:12:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-18T13:12:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/perbedaan-footnote-dan-innote.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@deepublisher\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Luqman Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"7 Perbedaan Footnote dan Innote dalam Karya Ilmiah - Deepublish Store","description":"apa itu pengertian foonote dan innote? berikut ini adalah penjelasan lengkap dan perbedaan foonote dan innote dalam karya ilmiah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"7 Perbedaan Footnote dan Innote dalam Karya Ilmiah - Deepublish Store","og_description":"apa itu pengertian foonote dan innote? berikut ini adalah penjelasan lengkap dan perbedaan foonote dan innote dalam karya ilmiah","og_url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/","og_site_name":"Deepublish Store","article_published_time":"2025-05-18T13:12:01+00:00","article_modified_time":"2025-05-18T13:12:02+00:00","og_image":[{"width":900,"height":500,"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/perbedaan-footnote-dan-innote.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Luqman Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deepublisher","twitter_site":"@deepublisher","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Luqman Hakim","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/"},"author":{"name":"Luqman Hakim","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c"},"headline":"7 Perbedaan Footnote dan Innote dalam Karya Ilmiah","datePublished":"2025-05-18T13:12:01+00:00","dateModified":"2025-05-18T13:12:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/"},"wordCount":745,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/perbedaan-footnote-dan-innote.webp","keywords":["Penelitian"],"articleSection":["Penelitian dan Skripsi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/","name":"7 Perbedaan Footnote dan Innote dalam Karya Ilmiah - Deepublish Store","isPartOf":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/perbedaan-footnote-dan-innote.webp","datePublished":"2025-05-18T13:12:01+00:00","dateModified":"2025-05-18T13:12:02+00:00","description":"apa itu pengertian foonote dan innote? berikut ini adalah penjelasan lengkap dan perbedaan foonote dan innote dalam karya ilmiah","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/#primaryimage","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/perbedaan-footnote-dan-innote.webp","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/perbedaan-footnote-dan-innote.webp","width":900,"height":500,"caption":"perbedaan footnote dan innote"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/penelitian-skripsi\/perbedaan-footnote-dan-innote\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penelitian dan Skripsi","item":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/category\/penelitian-skripsi\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"7 Perbedaan Footnote dan Innote dalam Karya Ilmiah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","name":"Deepublish Store Blog","description":"Pusat Buku Referensi Kuliah","publisher":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization"},"alternateName":"Deepublish Store Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#organization","name":"Deepublish Store","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","contentUrl":"https:\/\/deepublishstore.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/cropped-icon-deepublish-store-blog.png","width":127,"height":35,"caption":"Deepublish Store"},"image":{"@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/deepublisher"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/#\/schema\/person\/530ca38fdd47c749f0aaaa62399d556c","name":"Luqman Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6a95608018bc50396d136d33dafe37c80efe387737df3b8e92c3d22f653b52f5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Luqman Hakim"},"description":"Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.","sameAs":["https:\/\/dosenmahasiswa.id\/"],"url":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/author\/luqmanhakim\/"}]}},"views":9308,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93226","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=93226"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93226\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":93228,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93226\/revisions\/93228"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/93227"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=93226"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=93226"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/deepublishstore.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=93226"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}