drh. Rizqan Mubdi, M.Sc.
Penulis
About
drh. Rizqan Mubdi, M.Sc. merupakan seorang anak dari orang tua yang berprofesi sebagai ASN di dunia pendidikan. Lahir di Pekanbaru, Riau pada tahun 1994. Masa kecilnya di habiskan di Negeri Seribu Jembatan Tembilahan, Indragiri Hillir, di sanalah ia menamatkan sekolah dasar dan Madrasah Tsanawiyah. Madrasah Aliyah ia lanjutkan di Pondok Pesantren Teknologi Riau, di tempat kelahirannya Kota Pekanbaru. Gelar Sarjana Kedokteran Hewan dan Dokter Hewan ia dapatkan dari Universitas Jantung Hati Rakyat Aceh, di Kota Banda Aceh, Serambi Mekah, yaitu Universitas Syiah Kuala. Selanjutnya ia mendapatkan gelar M.Sc. dari Universitas Gadjah Mada.
Awal berkarier ia menjadi dosen luar biasa di Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru, Riau. Selain mengajar, ia juga menjadi dokter hewan praktisi hewan kecil khususnya kucing. Selanjutnya pada tahun 2024 ia lulus seleksi CASN Dokter Hewan Karantina di Badan Karantina Indonesia, dengan penempatan awal di Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, Merauke, Papua Selatan. Pada Penugasan pertama ia ditempatkan di Pos lintas Batas Negara (PLBN) Sota, 0 KM Indonesia Perbatasan antara Republik Indonesia dan Papua Nugini.
Ketertarikannya terhadap K3 muncul ketika mengikuti pelatihan Calon Ahli K3 umum dari Kementerian Ketenagakerjaan. Di sana ia menyadari bahwa perhatian akan K3 di dunia Kedokteran hewan masih kurang. Sedangkan dunia kedokteran hewan menghadapi banyak bahaya di saat melakukan pekerjaannya, seperti bahaya penyakit zoonosis, bahaya fisik, bahaya kimia, bahaya radiasi, bahaya limbah, bahaya psikologi, bahaya ergonomi dan lain-lain. Penulis berharap K3 di bidang kedokteran hewan akan lebih diperhatikan serta di terapkan di setiap tempat kerja kita. Sehingga terciptalah tempat kerja yang aman dan nyaman kepada kita yang bekerja di berbagai bidang terkait dengan kedokteran hewan.
