13 Keutamaan Tadarus Al-Qur’an saat Bulan Ramadan 

Keutamaan tadarus Al-Qur’an saat bulan Ramadan menjadi motivasi untuk menjalankan ibadah sunah satu ini. Apalagi di bulan Ramadan yang merupakan bulan penuh keberkahan. Umat muslim di Indonesia dan seluruh dunia berlomba-lomba menjalankan ibadah. 

Namun, sudahkah Anda mengetahui keutamaan dari tadarus Al-Qur’an selama bulan Ramadan? Tadarus atau membaca Al-Qur’an memiliki cukup banyak keutamaan. Sehingga menjadi ibadah sunah yang banyak dianjurkan selama Ramadan. Berikut informasinya. 

Keutamaan Tadarus Al-Quran saat Bulan Ramadan

Secara etimologi, kata tadarus berasal dari kata darasa. Dimana artinya adalah “mempelajari, meneliti, menelaah, dan mengambil pelajaran”. Dalam ilmu nahwu,, tadarus dipahami sebagai aktivitas membaca dan memahami Al-Quran secara bersama dan diulang-ulang.

Sehingga berbeda dengan kegiatan mengaji di rumah yang bisa dilakukan sendiri. Tadarus adalah kegiatan mengaji Al-Qur’an yang dilakukan bersama-sama, dimana minimal oleh 2 orang. Selama bulan Ramadan, sangat dianjurkan untuk rutin tadarus. Berikut keutamaan tadarus Al-Qur’an saat bulan Ramadan: 

1. Meraih Pahala Berlipat Ganda 

    Keutamaan yang pertama dari tadarus Al-Qur’an selama bulan Ramadan adalah meraih pahala berlipat ganda. Bulan Ramadan menjadi bulan penuh berkah dan ampunan. Setiap amal perbuatan atau ibadah diberi pahala berlipat ganda. 

    Tadarus Al-Qur’an menjadi salah satu amal baik yang sangat dianjurkan untuk dijalankan. Tadarus bisa diikuti setiap umat muslim yang sudah lancar mengaji. Maupun yang terbata-bata. Sebab tetap akan mendapat pahala berlipat-lipat. 

    “Dari Abdullah Ibnu Mas’ud, Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an), maka dia akan memperoleh satu kebaikan. Sedangkan, satu kebaikan dilipatkan dengan sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim (sebagai) satu huruf. Akan tetapi, alif satu huruf, lâm satu huruf, dan mim satu huruf,”. (HR. At-Tirmidzi: 2835)

    2. Merupakan Sebaik-baiknya Ibadah 

      Poin kedua yang menunjukan keutamaan tadarus Al-Qur’an saat bulan Ramadan adalah merupakan sebaik-baiknya ibadah. Artinya, ibadah tadarus Al-Qur’an termasuk ibadah terbaik dan sangat dianjurkan. 

      Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Al-Qur’an. (HR. al-Baihaqi)

      Memahami keutamaan ini, tentu memahami betapa besarnya pahala tadarus Al-Qur’an. Sebab menjadi salah satu ibadah terbaik yang memiliki banyak keutamaan. Keutamaan ini berlipat ganda ketika dijalankan di bulan suci Ramadan. 

      3. Memberi Pertolongan di Hari Kiamat 

        Tadarus atau membaca Al-Qur’an bersama-sama memiliki keutamaan menjadi syafaat di hari kiamat. Artinya, ibadah sunah ini bisa menjadi atau memberi pertolongan di hari kiamat kelak. 

        Ebook Bisnis

        Sebab Al-Qur’an yang selama ini dibaca akan menjadi saksi amal perbuatan. Sehingga menjadi penolong agar terhindar dari siksa api neraka. Hal ini sejalan dengan sabda Nabi Muhammad SAW; 

        “Bacalah Al-Qur’an, sesungguhnya ia pada hari kiamat akan datang memberi syafaat kepada pembacanya. (HR Muslim: 1337)

        4. Al-Qur’an Merupakan Obat Hati dan Pikiran 

          Dalam Islam, Al-Qur’an sering disebut syifa yang artinya “obat” atau “penyembuh”. Al-Qur’an bisa membantu menjadi penyembuh untuk berbagai keluhan di dalam hati dan pikiran atau penyakit hati dan penyakit pikiran. 

          “Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang mukmin.” (QS. Al-Isra’: 82). 

          Adapun penyakit hati dan pikiran yang dimaksud adalah segala penyakit yang mengotori hati dan pikiran. Seperti sifat iri, dengki, pikiran kotor untuk memfitnah orang terdekat, dan sebagainya. 

          Jadi, keutamaan tadarus Al-Qur’an saat bulan Ramadan adalah membantu menenangkan hati dan pikiran. Sebab Al-Qur’an memiliki kemampuan untuk menyembuhkan berbagai penyakit hati dan penyakit pikiran. 

          Ebook Bisnis

          5. Dinaikan Derajat oleh Allah SWT 

            Keutamaan selanjutnya dari tadarus Al-Qur’an sepanjang bulan Ramadan adalah dinaikan derajatnya oleh Allah SWT. Sebab, diturunkannya Al’Qur’an melalui perantara Malaikat Jibril adalah untuk menaikan derajat beberapa kaum. Dimana kaum disini adalah kaum muslim. 

            Allah mengangkat derajat beberapa kaum melalui kitab ini [Al-Quran] dan Dia merendahkan beberapa kaum lainnya melalui kitab ini pula,” (H.R. Muslim).

            Jadi, dengan menjalankan ibadah tadarus Al-Qur’an selama bulan Ramadan. Maka sama artinya sedang berusaha mendapatkan janji Allah SWT tersebut. Dimana dijanjikan akan dinaikan derajatnya dibanding kaum lainnya. 

            6. Mendapat Perlindungan dari Malaikat 

              Pada saat menjalankan tadarus Al-Qur’an maka akan mendapat perlindungan dari para malaikat. Sebab ketika tadarus dilakukan, maka malaikat akan ikut menyimak bacaan ayat demi ayat di dalam kitab Al-Qur’an tersebut. 

              Orang yang mahir dalam membaca Al-Qur’an akan bersama para malaikat yang mulia dan selalu berbuat baik, sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an dalam keadaan terbata-bata dan dia kesulitan [dalam membaca], maka baginya dua pahala,” (H.R. Bukhari dan Muslim).

              Ebook Bisnis

              7. Diberikan Rahmat yang Berlimpah 

                Salah satu keutamaan tadarus Al-Qur’an saat bulan Ramadan adalah diberikan rahmat yang berlimpah. Dimana rahmat disini adalah segala bentuk nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Baik itu rejeki berbentuk uang, kesehatan, kebersamaan, dan sebagainya. 

                “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat serta menafkahkan sebagian dari rejeki yang Kami anugerahkan kepada mereka [baik secara] diam-diam [maupun] terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,” (QS. Fathir: 29)

                8. Dibukakan Pintu Surga 

                  Setiap umat muslim tentu memiliki keinginan untuk masuk surga. Menjalankan ibadah tadarus Al-Qur’an di bulan Ramadan menjadi salah satu ibadah untuk mewujudkannya. Sebab, tadarus atau mengaji Al-Qur’an menjadi ibadah yang akan diganjar dengan kebaikan dan dibukakan pintu surga. 

                  “Orang yang mahir membaca Al-Qur’an kelak (mendapat tempat di surga) bersama para malaikat yang mulia lagi taat. Sementara orang yang kesulitan dan berat jika membaca Al Quran, maka ia mendapatkan dua pahala.” (HR. Bukhari dan Muslim).

                  9. Menghidupkan Sunah Rasul 

                    Keutamaan tadarus Al-Qur’an saat bulan Ramadan salah satunya adalah ibadah yang menghidupkan sunah Rasul. Sebab tadarus Al-Qur’an sendiri merupakan kegiatan rutin Nabi Muhammad SAW. 

                    “Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, apalagi pada bulan Ramadan, ketika ditemui oleh Malaikat Jibril pada setiap malam pada bulan Ramadhan, dan mengajaknya membaca dan mempelajari Al-Qur’an.

                    Ketika ditemui Jibril, Rasulullah adalah lebih dermawan daripada angin yang ditiupkan.’kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan. Saya tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf’.” (HR. Tirmidzi).

                    10. Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan 

                      Selanjutnya yang merupakan keutamaan tadarus Al-Qur’an saat bulan Ramadan adalah meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Sebab, tadarus membantu membaca Al-Qur’an bersama-sama dan bisa saling mengoreksi. 

                      Sekaligus saling memahami makna dari setiap ayat dan surat yang sudah dibaca. Kegiatan ini akan membantu lebih memahami isi Al-Qur’an dan agama Islam secara lebih dalam. Sehingga bisa memperkuat keimanan dan ketakwaan. 

                      11. Menghidupkan Malam Ramadan 

                        Tadarus Al-Qur’an yang dilakukan bersama-sama di mushola maupun masjid. Bisa menyerukan umat muslim sekitar untuk ikut menyimak. Sehingga bisa bersama-sama mendapatkan pahala tadarus Al-Qur’an. 

                        Dalam kegiatan ibadah sunah ini, kemudian mampu menghidupkan malam Ramadan. Dimana di bulan lainnya kegiatan tadarus bisa dikatakan tidak ada. Setiap muslim akan mengaji di rumah masing-masing. 

                        Sehingga keutamaan dari tadarus salah satunya mampu menghidupkan malam Ramadan. Semakin banyak yang mengisi malam di bulan Ramadan dengan ibadah. Sehingga bisa lebih banyak pahala yang didapatkan. 

                        12. Mempererat Kekeluargaan dan Kebersamaan 

                          Sesuai dengan definisi dari tadarus yang sudah dijelaskan. Maka bisa dipahami bahwa tadarus merupakan ibadah sunah dalam bentuk mengaji yang dilakukan berjamaah. 

                          Sehingga salah satu keutamaan dari mengamalkan ibadah sunah ini adalah bisa saling mempererat kekeluargaan, kebersamaan, dan Ukhuwah Islamiyah. Dari yang awalnya tidak kenal menjadi kenal, dari yang jauh menjadi lebih jauh. 

                          13. Meningkatkan Kualitas Ibadah 

                            Menjalankan ibadah tadarus Al-Qur’an sepanjang bulan Ramadan juga memiliki keutamaan dalam meningkatkan kualitas ibadah. Sebab melalui ibadah tadarus, maka lebih memahami isi Al-Qur’an dan ajaran agama Islam. 

                            Sehingga tadarus bisa memotivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah. Sekaligus meningkatkan kuantitas ibadah, terutama meningkatkan ibadah-ibadah sunah. Inilah alasan kenapa saat tadarus sangat dianjurkan untuk mempelajari juga arti dan makna setiap ayat yang dibaca bersama-sama. 

                            Baca Juga: 45 Inspirasi Kata-Kata Bijak Menyambut Ramadhan 

                            Tata Cara Melaksanakan Tadarus di Bulan Ramadan 

                            Sebagai ibadah sunah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan selama Ramadan. Maka tentu perlu memperhatikan adab saat melaksanakannya. Berikut adalah tata cara tadarus yang baik selama bulan Ramadan: 

                            1. Niat Tadarus dengan Ikhlas 

                              Tata cara yang pertama, tentu saja dengan memiliki niat melaksanakan tadarus. Dimana niat ini ditujukan atau dikarenakan Allah SWT. Sehingga fokus melaksanakan tadarus sebaik mungkin untuk panen pahala. 

                              Jika niat tadarus sudah keliru, misalnya bukan karena Allah melainkan yang lainnya. Seperti mencari pujian, menjaga gengsi karena anak pondok pesantren, dan sebagainya. Maka tentu akan mempengaruhi kelancaran tadarus dan pahala yang didapat tidak maksimal. 

                              Jadi, sangat penting untuk memperbaiki niat dalam menjalankan ibadah tadarus. Hal ini juga berlaku untuk ibadah sunah maupun ibadah wajib selama bulan Ramadan. Sehingga hati tenang dan benar-benar mendapatkan pahala berlipat ganda. 

                              2. Berpakaian yang Rapi dan Bersih 

                                Tata cara yang kedua dalam meraih keutamaan tadarus Al-Qur’an saat bulan Ramadan adalah berpakaian yang baik. Yakni pakaian tersebut rapi, bersih, dan tentunya tertutup atau menutup aurat. 

                                Sebab, setiap ibadah artinya sedang mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ketika mendekatkan diri, maka sudah sepatutnya menjaga penampilan. Sehingga bisa  dalam penampilan terbaik dan disukai oleh Allah SWT. 

                                3. Berwudhu Sebelum Tadarus 

                                  Tata cara tadarus yang ketiga adalah mengambil wudhu. Sebab tadarus umumnya akan membaca setiap ayat di dalam Al-Qur’an. Sehingga wajib dalam keadaan suci dengan berwudhu terlebih dahulu. 

                                  “Tidak menyentuh Al-Qur’an kecuali orang yang suci.” (HR. Malik dalam Al-Muwaththa’)

                                  Berwudhu menjadi tidak wajib, jika tadarus diikuti dengan menyimak saja. Sehingga tidak memegang Al-Qur’an dan membaca setiap ayat di dalamnya secara langsung. Sebab tadarus juga bisa dilakukan dengan menyimak. 

                                  4. Menghadap Kiblat saat Tadarus 

                                    Tata cara berikutnya dalam tadarus di malam Ramadan adalah disunah untuk menghadap kiblat. Menghadap kiblat saat membaca Al-Qur’an hukumnya memang tidak wajib. Namun disunahkan atau dianjurkan sebab termasuk adab dalam menjalankan suatu ibadah. 

                                    Namun, karena hukumnya sunah bukan wajib. Maka jika tidak memungkinkan untuk menghadap kiblat karena satu dan lain hal. Maka tidak mengapa diteruskan dan tetap mendapat pahala. 

                                      5. Membaca Al-Qur’an dengan Tartil 

                                      Tata cara yang kelima dalam melaksanakan tadarus di malam Ramadan adalah membaca setiap ayat Al-Qur’an dengan tartil. Tartil sendiri artinya adalah perlahan-lahan atau membaca Al-Quran dengan memperjelas setiap huruf, membaca dengan fasih disertai menghayati makna, teratur nafasnya tatkala membaca, serta tidak melipat-lipat huruf. 

                                      Hal ini sesuai dengan perintah Allah SWT untuk membaca setiap firman-Nya di dalam Al-Qur’an secara perlahan agar jelas. 

                                      6. Memahami Makna dari Ayat dan Surat yang Dibaca 

                                        Tata cara selanjutnya untuk meraih keutamaan tadarus Al-Qur’an saat bulan Ramadan adalah memahami maknanya. Jadi, bukan sekedar membaca Al-Qur’an saja. Tadarus juga dianjurkan untuk memahami makna dari setiap ayat yang dibaca. 

                                        Hal ini penting untuk membantu memahami makna ayat tersebut. Sehingga memudahkan dalam mengamalkan suatu amalan yang disampaikan. Sekaligus semakin memahami agama Islam. Selain itu, juga sejalan dengan firman Allah SWT: 

                                        “Kitab (Al-Qur’an) yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka menghayati ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal sehat mendapatkan pelajaran” (QS Shad: 29).

                                        7. Tidak Bercanda 

                                          Selanjutnya, dalam tadarus juga sangat ditekankan untuk fokus dalam membaca Al-Qur’an beserta memahami maknanya. Sebagai salah satu ibadah, maka salah satu adab dalam melaksanakannya adalah khusuk. 

                                          Oleh sebab itu, penting sekali untuk tidak bercanda dan asyik bersenda-gurau selama tadarus. Sebab akan mengganggu ibadah tadarus itu sendiri, mengganggu orang lain yang ikut tadarus, dan mengganggu kekhusukan mereka dalam mengaji. 

                                          8. Tadarus Secara Konsisten 

                                            Tata cara berikutnya adalah tadarus secara konsisten selama bulan Ramadan. Sebab, menjalankan ibadah yang terbaik adalah sedikit akan tetapi sering. Sehingga berkualitas dan bisa meningkatkan kedisiplinan serta konsistensi. 

                                            Dalam tadarus, banyak umat muslim yang menargetkan bisa khatam Al-Qur’an. Adanya target ini  membantu konsisten menjalankan tadarus. Yakni dari hari pertama Ramadan sampai Idul Fitri. 

                                            Melaksanakan tadarus dengan baik, tentunya akan menunjang kelancaran ibadah sunah ini. Sekaligus bisa mendapatkan keutamaan tadarus Al-Qur’an saat bulan Ramadan sesuai dengan penjelasan sebelumnya. 

                                            Baca Juga: 13 Ibadah yang Dianjurkan saat Bulan Ramadhan

                                            Rekomendasi Buku Bacaan di Bulan Ramadhan

                                            Tadarus memang menguatkan jiwa, tapi ketika dipadukan dengan bacaan yang mengingatkan kita tentang rahmat Allah dan hikmah Ramadan, ibadah terasa jauh lebih bermakna.

                                            Kamu bisa mempertimbangkan membaca buku-buku Ramadan seperti Serial Cinta Ramadhan, 30 Kultum Ramadhan, atau Jangan-jangan Ini Ramadhan Terakhirku sebagai teman renungan setelah tadarus malam.

                                            Itulah artikel dari Deepublish Store tentang keutamaan tadarus al-quran dibulan ramadhan yang perlu kamu ketahui. Semoga bermanfaat!

                                            Referensi:

                                            Badan Amil Zakat Nasional. (2024). Tadarus Adalah: Makna, Manfaat, dan Praktiknya dalam Islam. Diakses pada 28 November 2025

                                            Badan Amil Zakat Nasional. (2025). Tadarus Adalah Amalan yang Menghidupkan Malam Ramadhan, Ini Keutamaannya. Diakses pada 28 November 2025

                                            Gayatri, A. S. D. (2024). 5 Keutamaan Tadarus Al-Qur’an di Bulan Ramadan. Diakses pada 28 November 2025

                                            Sitoresmi, A. R. (2023). 10 Keutamaan Tadarus pada Bulan Suci Ramadhan, Pemberi Syafaat di Hari Kiamat. Diakses pada 28 November 2025

                                            Nasif, M. (2020). Inilah Keutamaan Membaca Al-Quran dengan Tartil. Diakses pada 28 November 2025

                                              Luqman Hakim

                                              Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.

                                              Tinggalkan komentar