Dalam keseharian yang padat, pernahkah kita berhenti sejenak untuk mengingat Rasulullah SAW melalui shalawat? Keutamaan shalawat Nabi bukan sekadar amalan lisan, tetapi bentuk cinta, doa, dan penghubung spiritual antara hamba dengan Allah SWT.
Shalawat diyakini membawa ketenangan hati, melapangkan rezeki, hingga menjadi sebab turunnya rahmat dan ampunan. Tak heran jika shalawat Nabi selalu dianjurkan dalam berbagai kesempatan, baik saat berdoa, beribadah, maupun di tengah aktivitas harian.
Artikel ini akan mengajak kamu untuk memahami makna, keutamaan, dan alasan mengapa membaca shalawat Nabi memiliki manfaat dalam ajaran Islam.
Daftar Isi
Pengertian Shalawat Nabi
Shalawat Nabi itu sebenarnya sederhana, tapi maknanya dalam banget. Secara gampang, shalawat adalah doa dan pujian yang kita sampaikan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk cinta, hormat, dan rasa terima kasih atas perjuangan beliau menyampaikan ajaran Islam.
Kata shalawat sendiri berasal dari bahasa Arab yang bermakna doa dan keberkahan. Jadi setiap kali kita bershalawat, kita sedang mendoakan Nabi sekaligus berharap kebaikan itu juga kembali ke diri kita.
Dalam Islam, shalawat bukan cuma amalan tambahan atau sekadar kebiasaan. Allah SWT sendiri memerintahkan umat-Nya untuk bershalawat kepada Nabi. Artinya, ini ibadah yang punya dasar kuat dan sangat dianjurkan.
Hadist Shlawat Nabi
سمعَ رسولُ اللَّهِ صلَّى اللَّهُ عليهِ وسلَّمَ رجلًا يَدعو في صلاتِهِ لم يُمجِّدِ اللَّهَ تعالى ولم يُصلِّ علَى النَّبيِّ صلَّى اللَّهُ عليهِ وسلَّمَ فقالَ رسولُ اللَّهِ صلَّى اللَّهُ عليهِ وسلَّمَ عجِلَ هذا ثمَّ دعاهُ فقالَ لَهُ أو لغيرِهِ إذا صلَّى أحدُكُم فليَبدَأ بتَمجيدِ ربِّهِ جلَّ وعزَّ والثَّناءِ علَيهِ ثمَّ يصلِّي علَى النَّبيِّ صلَّى اللَّهُ عليهِ وسلَّمَ ثمَّ يَدعو بَعدُ بما شاءَ
“Apabila salah seorang di antara kamu membaca shalawat, hendaklah dimulai dengan mengagungkan Allah Azza wa Jalla dan memuji-Nya. Setelah itu, bacalah shalawat kepada Nabi. Dan setelah itu, barulah berdoa dengan doa yang dikehendaki.” (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi
10 Keutamaan Shalawat Nabi
Shalawat Nabi bukan cuma amalan ringan di lisan, tapi juga punya keutamaan besar yang berdampak langsung ke hati dan kehidupan sehari-hari. Ini dia 10 keutamaan shalawat Nabi Muhammad SAW yang perlu kamu tahu.
- Mendapatkan balasan dari Allah: Setiap satu kali kita bershalawat, Allah akan membalas dengan sepuluh shalawat. Artinya, sepuluh rahmat, keberkahan, dan kebaikan turun ke hidup kita.
- Dosa-Dosa diampuni: Shalawat menjadi salah satu amalan yang bisa menggugurkan dosa-dosa kecil, apalagi jika dibaca dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.
- Doa mudah dikabulkan: Membuka dan menutup doa dengan shalawat membuat doa lebih cepat naik dan diterima oleh Allah SWT.
- Hati terasa lebih tenang: Bershalawat bisa menenangkan pikiran yang lelah, gelisah, dan penuh beban. Cocok diamalkan di tengah rutinitas harian.
- Dekat dengan Nabi: Orang yang paling banyak bershalawat dijanjikan akan menjadi yang paling dekat dengan Rasulullah SAW kelak.
- Mempermudah masalah: Banyak ulama menjelaskan bahwa shalawat bisa menjadi pembuka jalan keluar dari masalah dan kesulitan hidup.
- Menambah rasa cinta: Semakin sering bershalawat, semakin tumbuh rasa rindu dan ingin meneladani akhlak Nabi.
- Mengangkat derajat: Shalawat menjadi sebab Allah meninggikan derajat hamba-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.
- Mengundang keberkahan: Pekerjaan, usaha, dan waktu terasa lebih berkah saat dibiasakan dengan shalawat.
- Amalan paling ringan: Tanpa biaya, tanpa waktu khusus, tapi pahalanya terus mengalir.
Waktu yang Mustajab untuk Shalawat Nabi
Shalawat Nabi bisa dibaca kapan saja, tapi ada beberapa waktu mustajab yang dianjurkan oleh para ulama karena keutamaannya lebih besar.
Shalawat bisa dibaca kapan saja, tapi ada beberapa waktu yang dinilai lebih mustajab karena keutamaannya lebih besar.
- Sehabis salat fardhu: Terutama setelah tasyahud akhir sebelum salam, Di waktu ini, doa dan shalawat punya peluang besar untuk dikabulkan.
- Hari Jumat: Utamanya mulai Kamis malam sampai Jumat sore, Dianjurkan memperbanyak shalawat karena shalawat disampaikan langsung kepada Rasulullah SAW.
- Saat berdoa: Biasakan membuka dan menutup doa dengan shalawat, Ini termasuk adab agar doa lebih mudah diterima Allah SWT.
- Waktu lapang dan tenang: Misalnya setelah subuh, menjelang tidur, atau saat hati gelisah, Membaca shalawat di waktu ini membantu menenangkan jiwa dan mendatangkan keberkahan.
Rekomendasi Buku Bacaan Agama Islam
Ramadan adalah momen terbaik untuk memperbanyak shalawat sekaligus menambah ilmu yang menguatkan iman. Kalau kamu ingin punya bahan renungan singkat yang bisa dibaca setiap hari selama Ramadan.
Buku Kultum 30 Ramadhan karya Heri Suprapto bisa jadi pilihan yang tepat. Isinya ringan, padat makna, dan cocok jadi teman ibadah agar Ramadan terasa lebih terarah dan penuh keberkahan.
Itulah artikel dari Deepublish Store tentang keutamaan memabaca shalwat Nabi Muhammad SAW saat bulan Ramadhan. Semoga bermanfaat!
Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.


