10 Keutamaan di 10 Hari Terakhir Ramadhan Terbaru

Memasuki 10 hari terakhir Ramadhan, suasana batin terasa berbeda. Hati menjadi lebih lembut, lebih mudah tersentuh, dan muncul dorongan kuat untuk memperbanyak doa, istighfar, serta ibadah lainnya. Perasaan ini bukan kebetulan, melainkan isyarat bahwa kita sedang berada di waktu yang sangat istimewa.

Sepuluh hari terakhir bukan sekedar hitungan menuju lebaran, tetapi merupakan puncak keberkahan Ramadhan. Setiap doa, zikir, sedekah, hingga detik yang digunakan untuk mengingat Allah memiliki nilai yang jauh lebih besar dibandingkan hari-hari biasa.

10 Keutamaan di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Berikut ini adalah sepuluh keutamaan utama yang bisa kamu raih di 10 hari terakhir Ramadhan.

1. Lailatul Qadar, Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan

Keutamaan terbesar di 10 hari terakhir Ramadhan adalah adanya malam Lailatul Qadar. Dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa malam ini lebih baik daripada seribu bulan. Artinya, ibadah yang dilakukan pada satu malam tersebut nilainya bisa melebihi ibadah selama lebih dari 83 tahun.

Karena itu, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mencari Lailatul Qadar terutama pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir.

2. Pintu Ampunan Terbuka Lebar

Di penghujung Ramadhan, Allah SWT membuka pintu ampunan-Nya seluas-luasnya. Tobat yang tulus, doa yang dipanjatkan dengan hati yang bersih, serta air mata penyesalan atas dosa-dosa, menjadi jalan untuk meraih pengampunan.

Inilah waktu terbaik untuk memperbanyak istighfar dan kembali mendekat kepada Allah dengan penuh kerendahan hati.

3. Turunnya Malaikat Membawa Rahmat

Pada malam Lailatul Qadar, para malaikat turun ke bumi dengan membawa rahmat dan keberkahan. Suasana malam terasa lebih tenang dan penuh kedamaian. Momen ini sangat tepat untuk memperbanyak shalat malam, zikir, dan doa, karena hati lebih mudah tersentuh dan khusyuk.

4. Pahala Amal Ibadah Dilipatgandakan

Salah satu motivasi terbesar untuk meningkatkan ibadah di 10 hari terakhir adalah karena pahala amal dilipatgandakan. Shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, sedekah, bahkan kebaikan kecil sekalipun bernilai lebih besar di sisi Allah.

Ebook Bisnis

Apalagi jika dilakukan pada malam Lailatul Qadar, pahalanya bisa setara dengan amal bertahun-tahun.

5. Kesempatan Istighfar yang Sangat Besar

Memohon ampun kepada Allah adalah ibadah yang sangat mulia. Di 10 malam terakhir, kesempatan untuk mendapatkan ampunan semakin terbuka. Rasulullah SAW mengajarkan doa khusus yang bisa dibaca:

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
(Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.)

6. I’tikaf, Fokus Penuh untuk Beribadah

I’tikaf adalah amalan sunnah yang dicontohkan Rasulullah SAW pada 10 hari terakhir Ramadhan. Dengan berdiam diri di masjid, kita melatih diri untuk “menjauh sejenak” dari hiruk-pikuk dunia dan fokus pada ibadah. Waktu i’tikaf bisa diisi dengan shalat sunnah, tilawah Al-Qur’an, zikir, istighfar, dan doa-doa terbaik.

Suasana yang lebih tenang membuat hati lebih mudah khusyuk, sehingga kita dapat memperbaiki hubungan dengan Allah dan memperkuat niat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Ebook Bisnis
Buku Kumpulan Doa

Kumpulan Doa dalam Al-Qur’an

Buku doa pilihan dari Al-Qur’an, doa Rosul, penghuni surga, orang shaleh/ah, dan malaikat. Cocok jadi pegangan ibadah harian.

Beli di Website

7. Zikir dan Doa di Malam yang Penuh Keberkahan

Malam-malam terakhir Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak zikir dan doa, karena keberkahannya terasa lebih kuat dan suasananya lebih mendukung untuk mendekat kepada Allah. Kita bisa memohon ampunan, hidayah, ketenangan hati, keberkahan rezeki, serta kebaikan dunia dan akhirat.

Selain berdoa untuk diri sendiri, kita juga dianjurkan mendoakan orang tua, keluarga, dan saudara-saudara Muslim. Semakin sering kita berdzikir, semakin lembut hati kita, dan semakin kuat pula kedekatan batin dengan Sang Pencipta.

8. Meningkatkan Tilawah Al-Qur’an

Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an, sehingga memperbanyak tilawah di 10 hari terakhir menjadi amalan yang sangat dianjurkan. Membaca Al-Qur’an bukan sekadar mengejar target jumlah halaman, tetapi juga kesempatan untuk merenungi maknanya dan menghadirkan ketenangan dalam hati.

Kamu bisa menambah porsi bacaan secara bertahap, misalnya dengan membaca setelah shalat fardhu atau menjadikan malam sebagai waktu khusus tilawah. Dengan konsisten membaca dan memahami, hubungan kita dengan firman Allah akan terasa lebih dekat dan lebih hidup.

Ebook Bisnis

Baca Juga: 6 Keutamaan Tadarus Al Quran Di Bulan Ramadan

9. Memperbanyak Sedekah dan Berbagi

Sedekah di akhir Ramadhan memiliki keutamaan besar karena dilakukan di waktu yang sangat mulia. Bentuknya pun beragam, mulai dari memberi makanan berbuka, membantu orang yang membutuhkan, berdonasi untuk kegiatan sosial, hingga tindakan sederhana seperti berbagi kepada tetangga.

Sekecil apa pun sedekah yang diberikan, jika diniatkan karena Allah, nilainya bisa berlipat ganda. Apalagi jika dilakukan bertepatan dengan malam Lailatul Qadar, pahala yang didapat bisa menjadi tabungan akhirat yang luar biasa.

10. Momentum untuk Introspeksi dan Memperbaiki Diri

Sepuluh hari terakhir Ramadhan juga menjadi waktu terbaik untuk merenung dan menata ulang hidup. Kita bisa mengevaluasi diri: ibadah apa yang masih bolong, kebiasaan apa yang perlu ditinggalkan, dan kebaikan apa yang ingin dibiasakan.

Momen ini seperti “titik balik” sebelum Ramadhan berakhir, agar semangat ibadah tidak berhenti saat Idulfitri tiba. Dengan tekad yang kuat, kita bisa membawa kebiasaan baik Ramadhan, seperti shalat tepat waktu, tilawah, sedekah, dan menjaga lisan, agar terus berlanjut di bulan-bulan setelahnya.

Pengalaman spiritual di hari-hari ini bisa menjadi titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Referensi:

Kementerian Agama Republik Indonesia. “Amalan Penting di 10 Hari Terakhir Ramadan.” Opini, Kementerian Agama Republik Indonesia, https://kemenag.go.id/opini/amalan-penting-di-10-hari-terakhir-ramadan-8xwj0u. Diakses 10 Februari 2026

Luqman Hakim

Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.

Tinggalkan komentar