40 Contoh Kegiatan Ramadhan untuk Anak TK dan SD

Contoh kegiatan untuk anak TK dan SD bisa menjadi ide mengisi waktu luang, serta mengasah keterampilan ataupun mengasah imajinasi anak-anak. Kita tahu bahwa usia TK dan SD awal adalah masa paling menyenangkan untuk mereka melakukan sesuatu yang baru. 

Buat kamu yang sedang mengalami kebingungan membuatkan kegiatan untuk buah hati/ponakan berikut ada 40 contoh kegiatan yang sesuai untuk anak TK dan SD. 

40 Contoh Kegiatan Untuk Anak TK dan SD

Jika hari-hari biasa kegiatan anak TK dan SD bisa diambilkan dari aktivitas sehari-hari. Lalu bagaimana jika di bulan Ramadhan? Daripada bingung, langsung saja intip ide kegiatan ramadhan untuk anak TK dan SD berikut ini.

Contoh Kegiatan untuk Anak TK 

    Contoh kegiatan untuk anak TK lebih sederhana dan simpel dibandingkan untuk anak-anak yang masih SD. Kita bisa mengajak anak TK mempelajari hal-hal yang bersifat bermain-main, karena dunianya adalah dunia bermain. Berikut beberapa contoh kegiatan untuk anak TK yang bisa dicoba. 

    1. Menulis kartu ramadhan 2025
    2. Menggambar kaligrafi dan menempelkan hasil karya di dinding 
    3. Menulis sikap baik selama bulan ramadhan 2025 di kalender atau di note khusus 
    4. Mendengarkan cerita/dongeng religius 
    5. Berdoa buka puasa ramadhan setiap hari agar hafal 
    6. Mengajarkan ilmu puasa yang bisa membatalkan puasa 
    7. Praktek berwudhu 
    8. Mengikuti pengajian kampung seperti takjilan atau TPA
    9. Belajar tadarus bersama sesuai kemampuan, misalnya membaca iqra’ atau juz amma
    10. Membiasakan diri membaca surat-surat pendek Al-Quran 
    11. Membaca asmaul husna sambil dinyanyikan setiap hari di pagi/sore/malam hari 
    12. Beberes ruang bersama-sama 
    13. Bersedekah di bulan Ramadhan 
    14. Belajar menghafal doa sahur puasa ramadhan 
    15. Belajar sholat tarawih 
    16. Membantu orang tua memasak untuk sahur dan berbuka 
    17. Berbagi dan berkunjung ke panti asuhan 
    18. Menghafal doa sehari-hari 
    19. Contoh kegiatan untuk anak SD 
    20. Menghafal surat-surat pendek 

    Contoh Kegiatan untuk Anak SD 

    Dibandingkan anak-anak TK, maka anak SD jauh lebih mudah diajak eksplore belajar. Anak SD sudah memiliki kemampuan nalar yang lebih baik dibandingkan anak TK. Maka, contoh kegiatan untuk anak SD bisa lebih aplikatif untuk kepentingan sehari-hari. Berikut adalah contoh kegiatan untuk SD. 

    1. Bermain tebak-tebakan bertema ramadhan 
    2. Berbagi pengalaman hikmah hidup selama ramadhan 
    3. Menghafalkan dan mempraktekan niat puasa 
    4. Belajar dan praktek wudhu
    5. Membantu orangtua memasak 
    6. Berbuka bersama
    7. Membuat pertunjukan drama dengan tema ramadhan 
    8. Tadarus al quran selepas shalat tarawih 
    9. Mengisi buku ramadhan 2025
    10. Menghafal doa-doa sehari-hari 
    11. Belajar dan praktek sholat 
    12. Belajar dan praktek sholat dhuha 
    13. Belajar ilmu agama untuk dipraktekan 
    14. Membuat kartu ucapan berisi kata mutiara
    15. Mengadakan bakti sosial dan membagikannya ke masyarakat sekitar sekolah yang paling susah 
    16. Mengikuti kegiatan pesantren kilat 
    17. Mengadakan bazar ramadhan di sekolah bersama seluruh siswa/siswi/guru 
    18. Membersihkan mushola di sekolah 
    19. Membuat poster bertema ramadhan 
    20. Belajar ilmu agama terkait hal yang bisa membatalkan puasa 

    Baca Juga:

      5 Manfaat Kegiatan

      Meskipun contoh di atas hanyalah kegiatan-kegiatan ringan dan sepele bagi orang dewasa. namun, dibalik itu semua mengajarkan banyak hal. Berikut adalah 5 Manfaat kegiatan bagi anak-anak. 

      1. Mengajarkan Adaptasi 

        Bagi anak-anak lingkungan tempat tumbuh belajar adalah keluarg. Ketika anak sudah masuk ke TK, maka anak belajar tentang adaptasi lingkungan baru. Belajar bagaimana berinteraksi dengan teman baru, dengan guru dan lingkungan baru.

        Lingkungan baru dan kegiatan sederhana yang baru dilakukan inilah yang mengajarkan anak tahu bagaimana beradaptasi dengan lingkungan baru. Tentu ini pengalaman yang sangat luar biasa untuk anak-anak. 

        2. Belajar Mengikuti Rutinitas 

          Meskipun anak-anak TK dan SD kelas 1 masih banyak dengan kegiatan yang bersifat permainan, kemudian di lingkungan sekolah harus mengikuti aturan sekolah. Maka, anak pun sebenarnya sedang belajar mengikuti rutinitas baru. 

          3. Meningkatkan Rasa Percaya Diri 

            Manfaat yang tidak kalah penting adalah, mengembangkan rasa percaya diri anak. Bagi anak-anak yang tidak biasa berinteraksi sosial, awalnya memang akan takut dan malu. Namun, ketika sudah terlatih dan aktif mengikuti kegiatan anak perlahan akan memiliki rasa percaya diri. 

            4. Mengurangi Kecemasan 

              Pentingnya mengurangi dan menghilangkan rasa kecemasan pada anak. Karena perasaan cemas yang dipelihara dapat menyebabkan anak menjadi antisosial dan tidak berkembang. Ada banyak keterbatasan yang akan dihadapi anak di masa depan. Jadi, penting sekali mengajarkan kepada anak banyak kegiatan di TK ataupun di SD. 

              5. Mengembangkan Kecerdasan Sosial 

                Sebagai manusia sosial, sudah sewajarnya jika anak-anak diajarkan kecerdasan sosial. Anak diajak berinteraksi dengan lingkungan baru, bertemu dengan orang-orang baru, agar anak bisa belajar dan mengembangkan kecerdasan sosial mereka. Anak yang memiliki kecerdasan sosial yang baik bisa intuitif dan mengerti atau memahami teman-teman sekitarnya.

                Itulah 40 contoh kegiatan untuk anak TK dan SD serta manfaat kegiatan untuk anak-anak. Semoga sedikit ulasan ini cukup memberikan wawasan dan manfaat. (Iruekkawa Elisa)

                Program Afiliasi

                Referensi:

                Tirto.id. “Contoh Kegiatan Ramadhan untuk Anak TK dan SD.” Tirto, https://tirto.id/contoh-kegiatan-ramadhan-untuk-anak-tk-dan-sd-gWMa. Diakses pada 12 Februari. 2025.

                Luqman Hakim

                Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.

                Tinggalkan komentar