Mendapatkan tugas yang mengharuskan kamu menuliskan gelar? Yap, menulis nama orang disertai gelar memang tidak semudah kita membacanya. Apalagi jika kamu seorang penulis atau seorang wartawan. Menuliskan nama disertai gelar menjadi hal terpenting dan krusial.
Jika kamu menemukan orang yang vocal, kamu bisa kena semprot orang tersebut, hanya gara-gara penulisan gelar. Semoga kamu tidak pernah menemukan pengalaman yang pernah penulis alami ini ya.
Nah agar tidak binggung, artikel kali ini akan mengulas tentang gelar dan cara penulisannya. Langsung saja, yuks kita ulas satu persatu.
Daftar Isi
Pengertian Gelar
Apa itu gelar? Menurut KBBI, Gelar adalah sebuah tanda yang diberikan kepada seseorang karena telah melaksakan tugasnya atau pendidikan. Namun, Pengertian gelar dapat diartikan dari beberapa perspektif dan sangat luas sekali.
Pengertian Gelar Akademik dan Gelar Profesi
Tidak banyak orang yang menyadari perbedaan antara gelar akademik dan gelar profesi. Maka dari itu, yuks kita intip perbedaanya keduanya.
1. Gelar Akademik
Gelar akademik adalah gelar yang diperoleh dengan cara belajar selama kurun waktu tertentu. Selama belajar, bisa memilih jenjang dan jurusan tertentu. Misal, memilih jurusan program sarjana atau (S1) ataupun jenjang Magister/Master dan Doktor.
Jadi gelar akademik sebatas gelar bukti bahwa sudah menyelesaikan atau lulus dari jurusan tertentu di perguruan tinggi. Jadi orang yang memiliki gelar akademik, belum tentu memiliki gelar profesi. Jadi sebagai tanda kelulusan saja. berbeda dengan gelar profesi.
Contoh gelar Akademik :
| Lulusan | Gelar |
| Lulusan Sarjana Ekonomi | S.E., |
| Lulusan Psikologi | S.Psi. |
| Sarjana Kedokteran | S. Med., |
| Sarjana teknik | S.T., |
| Sarjana hukum | S.H |
| Magister dan Doktor | DR. |
Itulah beberapa contoh yang disebut gelar akademik. Tentu saja masih ada banyak sekali gelar, yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
2. Gelar Profesi
Sementara yang dimaksud dengan gelar profesi adalah gelar yang menunjukan bahwa orang tersebut memiliki gelar yang memiliki keterampilan spesialis tertentu. Contoh, gelar kedokteran. Setiap mahasiswa yang lulus dari jurusan kedokteran, tidak semuanya bisa langsung menjadi dokter. Jadi harus memiliki gelar profesi baru bisa menjadi dokter.
Jadi gelar profesi dapat disimpulkan sebagai program sarjana yang khusus diperuntukan untuk lulusan yang ingin menguasai keahlian spesialisasi. Jadi lulusan dari program sarjana spesialisasi ini akan mendapatkan gelar profesi.
Contoh.
- Mahasiswa psikologi ingin menjadi seorang psikolog, maka agar bisa menjadi psikolog, selepas kuliah, harus mengikuti sekolah profesi khusus psikolog.
- Lulusan mahasiswa kedokteran ingin bekerja menjadi dokter spesialis gigi. Maka lulus dari kedokteran, agar bisa praktek harus mengambil program pendidikan profesi, agar bisa menjadi seorang dokter spesialis.
- Atau seperti anak Teknik yang biasanya memiliki keprofesian seperti insinyur.
Dari pengertian di atas, kamu sudah ada gambaran tentang kedua nya bukan? Nah, di bawah kita akan inti perbedaan gelar akademik dan gelar profesi itu apa saja sih? Langsung simak ulasannya berikut.
Perbedaan Gelar Akademik dan Gelar Profesi
Jika dibaca pengertian antara gelar akademik dan gelar profesi di atas, secara sekilas kamu mungkin sudah ada gambaran bukan? Nah, untuk mempertajam dan memudahkan dalam mengingat, berikut perbedaan diantara keduanya dalam bentuk kolom.
| Gelar Akademik | Gelar Profesi |
| Setiap Mahasiswa yang dinyatakan lulus kuliah, pasti akan mendapatkan gelar profesi | Setiap mahasiswa yang lulus kuliah dan mendapatkan gelar, belum tentu mendapatkan gelar profesi |
| Gelar akademik yang sudah dimiliki mahasiswa, akan tetap melekat seumur hidup. Kecuali dari pihak Perguruan Tinggi yang mencopot gelar tersebut akibat kasus | Gelar Profesi yang sudah diperoleh, dalam periode tertentu wajib diperpanjang |
| Gelar akademik dapat melamar kerja kemana saja, lintas batas jurusan. | Lapangan kerja yang mau menerima gelar profesi hanya yang sesuai. Misal profesi dokter gigi, hanya mencari lulusan dokter gigi yang memiliki gelar profesi. |
Itulah beberapa perbedaan antara gelar akademis dengan gelar profesi. Semoga sedikit perbedaan di atas memberikan inti yang ingin saya sampaikan.
Penulisan Gelar yang Benar
Terkait dengan penulisan gelar ada yang ditulis didepan nama dan ada juga gelar yang ditulis di belakang nama. Berikut adalah beberapa cara penulisan yang benar.
1. Penulisan Gelar Haji
Gelar Haji (H.) disematkan di depan nama bagi seseorang yang telah menunaikan ibadah haji. Gelar ini bersifat khusus karena tidak semua orang memiliki kesempatan untuk melaksanakannya.
- H. Ahmad Fauzi
- Hj. Siti Nurhaliza
2. Penulisan Gelar Diploma
Gelar diploma diberikan kepada lulusan pendidikan vokasi (D1, D2, D3, dan D4). Penulisannya diletakkan di belakang nama dan dipisahkan dengan tanda koma.
- Andi Saputra, A.P. (Diploma I)
- Siti Rahma, A.Ma. (Diploma II)
- Ahmad Fauzi, A.Md. (Diploma III)
- Dwi Prasetyo, S.Tr. (Diploma IV)
3. Gelar Sarjana
Gelar sarjana diberikan kepada lulusan pendidikan Sarjana (S1). Penulisannya diletakkan di belakang nama dan dipisahkan dengan tanda koma.
- Andi Saputra, S.Pd. (Sarjana Pendidikan
- Siti Rahma, S.E. (Sarjana Ekonomi)
- Ahmad Fauzi, S.H. (Sarjana Hukum)
- Dwi Prasetyo, S.T. (Sarjana Teknik)
- Rizky Pratama, S.Kom. (Sarjana Komputer)
4. Gelar Profesi
Gelar profesi adalah gelar yang menunjukkan keahlian atau spesialisasi di bidang tertentu. Biasanya, gelar ini diperoleh setelah menyelesaikan pendidikan tambahan atau program profesi setelah jenjang sarjana (S1).
Karena membutuhkan pendidikan dan kualifikasi khusus, gelar profesi juga tidak bisa dimiliki oleh sembarang orang. Penulisannya umumnya diletakkan di depan nama.
- dr. Andi Pratama (dokter medis)
- drg. Rina Oktaviani (dokter gigi)
- Ir. Budi Santoso (insinyur, sistem lama)
- Apt. Dwi Lestari (apoteker)
5. Gelar Magister
Gelar magister adalah gelar akademik yang diberikan kepada seseorang yang telah menyelesaikan pendidikan S2 (strata dua). Penulisannya diletakkan di belakang nama dan dipisahkan dengan tanda koma (,).
- Andi Saputra, M.Pd. (Magister Pendidikan)
- Siti Rahma, M.M. (Magister Manajemen)
- Ahmad Fauzi, M.H. (Magister Hukum)
- Dwi Prasetyo, M.T. (Magister Teknik)
6. Penulisan Gelar Doktoral
Gelar doktoral (Dr.) diberikan kepada seseorang yang telah menyelesaikan pendidikan jenjang S3. Sama seperti gelar lainnya, tidak semua orang dapat menempuh hingga tingkat ini karena membutuhkan proses akademik yang panjang dan mendalam.
- Dr. Rudi Hartono
- Dr. Maya Sari, M.Pd.
- Prof. Dr. Bambang Sutrisno
Itulah beberapa ulasan tentang penulisan gelar di depan nama. Semoga bermanfaat, dan sekarang kita intip penulisan gelar di belakang nama.
Daftar Singkat Beberapa Gelar Akademik dan Profesi Di Indonesia
Mengingat ada banyak sekali gelar akademik dan gelar profesi di Indonesia, berikut mungkin ada yang terlewat tidak tertulis. Meskipun demikian, semoga daftar gelar akademik dan gelar profesi ini bermanfaat.
A. Contoh Gelar Akademik
| Nama Gelar Akademik | Singkatan Gelar |
| Akuntan Konsultan pajak Apoteker Dokter dokter hewan Sarjana Agama Sarjana Sains Sarjana humaniora Sarjana seni Sarjana kedokteran Sarjana kesehatan Sarjana karawitan Sarjana teknik Sarjana sastra Sarjana ekonomi Sarjana ilmu politik Sarjana hukum islam Sarjana filsafat islam Master of music Sarjana pendidikan Sarjana psikologi Sarjana komputer Sarjana peternakan Sarjana theology islam Sarjana sosial Sarjana fhilsafat Sarjana pertanian Sarjana hukum Sarjana theologi Kristen Sarjana kesehatan masyarakat Sarjana sosial islam Sarjana pendidikan islam | Ak. B.K.P Apt. dr. drh. S.Ag. S.Si. S.Hum. S.Sn. S.Ked. S.Kes. S.Kar. S.T. S.S. S.E. S.I.P. S.H.I. S.Fil.I. M.Mus. S.Pd. S.Psi. S.Kom. S.Pt. S.Th.I. S.Sos. S.Fhil. S.P. S.H. S.Th.K. S.K.M. S.Sos.I. S.Pd.I. |
B. Contoh Gelar Profesi
| Nama Gelar Profesi | Singkatan gelar |
| Spesialis anak Spesialis andrologi Spesialis anestesi Spesialis bedah umum Spesialis bedah onkologi Spesialis bedah orthopedic Spesialis bedah plastic Spesialis bedah urologi Spesialis gizi Spesialis jantung dan pembuluh darah Spesialis kedokteran gigi anak Spesialis dermatologi Spesialis kedokteran olahraga Spesialis mata Spesialis orthodonti Spesialis bedah (konsultan digestif/pencernaan) Spesialis bedah mulut (dokter gigi) Spesialis dokter forensik Spesialis konservasi gigi Spesialis kedokteran nuklir Spesialis mikrobiologi klinik Spesialis bedah anak Spesialis bedah syaraf Spesialis gizi klinik spesialis kedokteran jiwa atau psikiater Spesialis kedokteran penerbangan Spesialis obstetri ginekologi | Sp. A – Sp.And Sp. An Sp.B Sp.B.Onk Sp.BO Sp.BP Sp.BU Sp. G Sp.JP Sp.KGA Sp.KK Sp.KO Sp.M Sp.Ort Sp.B KBD Sp.BM Sp.F Sp.KG Sp.KN Sp.MK Sp.BA Sp.BS Sp.GK Sp.KJ Sp.KP Sp.OG |
Itulah artikel dari Deepublish Store tentang cara penulisan gelar yang benar sesuai dengan gelar akademik dan gelar profesi. Dari yang disebutkan diatas, hanya sebagian kecil saja. Masih ada banyak sekali gelar yang mungkin belum disebutkan. Semoga ulasan ini bermanfaat!
Artikel pertama kali ditulis oleh Yusuf Abdul Aziz, kemudian diperbarui oleh Muhammad Luqman H pada 14 April 2026.
Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.


