Jurusan Teknik Sipil

Jurusan Teknik Sipil – Kebanyakan pelajar yang akan atau sudah lulus sekolah menengah atas (SMA) bingung mencari jurusan kuliah yang tepat. Jurusan teknik pun seringkali menjadi incaran, terutama jurusan teknik sipil.

Tapi, beberapa orang mungkin belum paham mengenai jurusan teknik sipil dan materi-materi yang akan menjadi bahan pembelajarannya. Karena itu, Anda perlu tahu fokus pembelajaran, kelebihan dan kekurangan serta peluang kerja jurusan teknik sipil sebelum menentukan pilihan.

Pengertian Jurusan Teknik Sipil

Teknik Sipil merupakan ilmu terapan yang mencakup teknologi merancang, membangun, memelihara dan memperbaiki bangunan. Bangunan ini sangat beragam, mulai dari bangunan rumah, gedung bertingkat, jembatan, bendungan, pengairan, sarana dan prasarana, serta transportasi.

Dalam kata lain, jurusan teknik sipil salah satu cabang ilmu teknik yang mempelajari tentang cara merancang bangunan dan infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan manusia di sector publik. Sebagian besar pekerjaan orang jurusan teknik sipil berkaitan dengan konstruksi.

Jurusan teknik sipil ini diperkirakan sudah ada sejak 4.000 tahun sebelum Masehi dan bersamaan dengan pembangunan piramida di Mesir serta Tembok Besar Tiongkok di Tiongkok.

Tapi, jurusan teknik sipil ini berbeda dengan arsitektur. Meskipun, proses pelaksanaannya hampir mirip, terutama pada proses perencanaan dan desain bangunan.

Semua ilmu yang dipelajari dalam jurusan teknik sipil meliputi gabungan antara pengetahuan matematika, fisika, kimia, biologi, geologi, lingkungan hingga komputer.

Sementara itu, para ahli dari jurusan teknik sipil biasanya disebut dengan insinyur sipil yang bertugas membuat rancangan struktur bangunan lengkap, mulai dari pondasi hingga keseluruhan bangunan yang siap digunakan.

Selama proses perancangan, ahli dari jurusan teknik sipil ini bekerja untuk meneliti, mengukur dan menentukan kekuatan tanah dalam satu tim pembangunan.

Selain itu, insinyur sipil juga akan membuat rancangan bangunan dan menghitung dimensi serta kekuatan bangunannya sehingga bisa digunakan sebagai acuan oleh kontraktor.

Pada tahap pembangunan atau konstruksi, prosesnya akan dimulai dari pemasangan pondasi, penyusunan kerangka gedung, dan pembangunan lantai serta dindingnya..

Ahli dari jurusan teknik sipil harus bekerjasama dengan para ahli dari bidang lainnya untuk memasang sistem kelistrikan gedung, sistem keamanan dan perpipaan untuk air bersih serta saluran pembuangan limbahnya pada tahap pembangunan.

Tak hanya pembangunan, ahli dari jurusan teknik sipil uga bertanggung jawab untuk pemeliharaan dan perbaikan bangunan yang sudah ada. Karena, infrastruktur bisa mengalami perubahan fungsi atau penurunan kondisi.

Dalam hal ini, ahli dari jurusan teknik sipil bisa merencanakan perbaikan pada struktur agar bisa berfungsi baik dan bertahan ketika terjadi bencana alam.

Daftar Reseller

Oleh sebab itu, orang yang mengambil jurusan teknik sipil disarankan menguasai prinsip-prinsip matematika dan ilmu fisika terapan, terutama ilmu mekanika. Meskipun sekarang sudah banyak perangkat lunak yang bisa membantu perhitungan lebih cepat.

Tapi, lulusan jurusan teknik sipil perlu menguasai dan memahami prinsip-prinsip dasar keteknikan. Bahkan, mereka juga akan dilatih untuk mengelola pelaksanaan konstruksi dengan baik, seperti mengatur jadwal kerja, mengatur pekerja, bahan dan peralatan bangunan yang lebih efisien dan efektif.

Jadi, setiap jalan yang kita lalui dan fasilitas publik yang kita nikmati, seperti pertokoan, bandara dan sebagainya merupakan hasil karya lulusan dari Jurusan Teknik Sipil.

Alasan Memilih Jurusan Teknik Sipil

Ada 6 hal yang bisa kamu pertimbangkan untuk memilih jurusan teknik sipil ketika menempuh pendidikan perguruan tinggi nantinya, antara lain:

1. Peluang kerja

Lulusan dari jurusan teknik sipil salah satu lulusan yang memiliki peluang kerja sangat luas. Karena, Indonesia merupakan negara yang masih berkembang dari segi ekonomi dan infrastrukturnya. Sehingga, lulusan dari jurusan teknik sipil akan sangat diperlukan untuk membantu mengembangkan pembangunan.

2. Pengembangan pembangunan negara

Sarjana dari jurusan teknik sipil juga sangat dibutuhkan untuk membantu pengembangan pembangunan negara dan diperlukan dalam sebuah perusahaan. Karena, suatu perusahaan biasanya memiliki divisi pengembangan bangunan. Sehingga, orang lulusan dari jurusan teknik sipil berpeluang besar untuk diterima di sebuah perusahaan.

3. Rekayasa Bangunan

Orang dari jurusan teknik sipil juga memiliki kemampuan untuk membuat rekayasa bangunan impiannya sendiri. Misalnya, bila Anda memiliki rumah impian atau bangunan perusahaan impian. 

Mereka bisa membuat rekayasa bangunan ini dalam bentuk maket bangunan. Bahkan, gaji yang akan diterima oleh sarjana jurusan teknik sipil membuat rekayasa bangunan dalam sebuah maket juga cukup tinggi, meskipun hanya sekadar freelance.

4. Peluang wirausaha

Saraja jurusan teknik sipil pasti sudah dibekali ilmu pengetahuan dasar dan berkaitan dengan bangunan. Karena itu, tak heran mereka juga bisa mengkonsep bangunan rumah yang diinginkan.

Hal ini pastinya juga membuka peluang mereka sebagai wirausaha setelah lulus kuliah. Lulusan teknik sipil bisa menjadi seorang kontraktor, jasa konsultan bangunan atau developer untuk memulai usaha.

5. Meningkatkan kemampuan memecahkan masalah

Kuliah jurusan teknik sipil juga akan meningkatkan kemampuan berpikirmu, terutama dalam memecahkan suatu masalah dengan baik. Hal ini akan membantumu lebih terbiasa menghadapi dan menangani suatu masalah lebih sederhana dan tidak terlalu rumit.

6. Materi belajar teknik sipil yang menyenangkan

Anda juga tidak boleh ragu memilih kuliah jurusan teknik sipil. karena materi pembelajarannya pun sangat menyenangkan. Bagi Anda yang sudah pelajaran berhitung dan menggambar, jurusan teknik sipil sangat cocok dijadikan pilihan terbaik. Karena, Anda akan diajari mengenal seluk beluk bangunan, seperti  infrastruktur, air, tanah dan sebagainya.

Cabang-Cabang Ilmu Jurusan Teknik Sipil

Setiap jurusan di perguruan tinggi memiliki cabang-cabang ilmu atau fokus peminatan atau spesialisasi, tak terkecuali jurusan teknik sipil. Jurusan teknik sipil memiliki 7 cabang-cabang ilmu atau fokus peminatan, antara lain:

1. Struktur bangunan

Struktur bangunan salah satu cabang ilmu jurusan teknik sipil yang mempelajari masalah struktural dari materi yang digunakan untuk pembangunan. Karena, sebuah bangunan bisa terbuat dari beberapa jenis material pilihan, seperti baja, beton, kayu, kaca atau lainnya.

Download EBook Gratis

Setiap material bangunan itu memiliki karakteristik masing-masing. Cabang ilmu inilah yang akan mempelajari sifat-sifat material bangunan, sehingga ahli jurusan teknik sipil bisa memilih material yang cocok untuk pembangunan yang sedang direncanakannya.

Tapi, mereka juga pastinya akan mempelajari lebih mendalam tentang perencanaan struktur bangunan, jalan, jembatan, hingga terowongan, mulai dari pembangunan pondasi hingga bangunan siap digunakan.

2. Geoteknik

Geoteknik juga merupakan cabang ilmu jurusan teknik sipil yang mempelajari struktur dan sifat berbagai macam tanah serta batuan untuk menopang suatu bangunan yang akan didirikan. Cabang ilmu ini akan mengajarkan investigasi lapangan yang mencakup penyelidikan kondisi tanah suatu daerah, penyelidikan laboratorium dan perencanaan konstruksi tanah serta batuan.

Perencanaan konstruksi tanah dan batuan ini, seperti timbunan (embankment), galian (excavation), terowongan tanah lunak (soft soil tunnel), terowongan batuan (rock atau mountain tunnel), bendungan tanah atau batuan (earth dam, rockfill dam) dan sebagainya.

3. Manajemen Konstruksi

Cabang ilmu jurusan teknik sipil lainnya adalah manajemen konstruksi yang berkaitan dengan ekonomi, penjadwalan pekerjaan, pengembalian modal, biaya proyek, hal-hal yang berkaitan dengan hukum dan perizinan bangunan, serta pengorganisasian pekerja di lapangan. Semua ilmu dalam manajemen konstruksi itu sangat diperlukan, supaya pembangunan yang sedang dilakukan bisa selesai tepat waktu.

4. Hidrologi

Hidrologi juga termasuk cabang ilmu jurusan teknik sipil yang mempelajari mengenai air, distribusi, pengendalian dan permasalahannya. Adapun ilmu-ilmu yang dipelajari dalam cabang ilmu ini mencakup ilmu hidrologi air yang berkaitan dengan cuaca, curah hujan, debit air sebuah sungai, debit banjir dan sebagainya.

Ada pula ilmu mengenai hidrolika yang meliputi sifat material air, tekanan air, gaya dorong air dan sebagainya. Lalu, ilmu mengenai bangunan air, seperti pelabuhan, irigasi, waduk atau bendungan dan kanal.

5. Teknik Lingkungan

Teknik lingkungan adalah cabang ilmu jurusan teknik sipil yang mempelajari permasalahan dan isu lingkungan. Ilmu yang dipelajari pada bidang ini antara lain penyediaan sarana dan prasarana air bersih, pengelolaan limbah dan air kotor, pencemaran sungai, polusi suara dan udara hingga teknik penyehatan.

6. Transportasi

Cabang ilmu jurusan teknik sipil lainnya adalah transportasi, yang mempelajari tentang sistem transportasi dalam perencanaan dan pelaksanaannya. Ilmu yang dipelajari dalam bidang ini mencakup konstruksi dan pengaturan jalan raya, konstruksi bandar udara, terminal, stasiun dan manajemennya.

7. Informatika teknik sipil

Informatika teknik sipil juga termasuk cabang ilmu jurusan teknik sipil yang mempelajari penerapan komputer untuk perhitungan atau pemodelan sebuah sistem dalam proyek pembangunan maupun penelitian. 

Adapun ilmu yang dipelajari dalam bidang ini, termasuk pemodelan struktur bangunan, pemodelan pergerakan air tanah atau limbah, pemodelan lingkungan dengan teknologi GIS (geographic information system).

Kelebihan Jurusan Teknik Sipil

Adapun kelebihan dari mengambil kuliah jurusan teknik sipil, antara lain:

1. Mampu menyelesaikan masalah dari berbagai sudut pandang

Jurusan teknik sipil mempelajari ilmu pengetahuan dasar, yang tidak hanya fokus pada pembangunan saja. Artinya, mahasiswa yang mengambil jurusan ini akan memiliki pengetahuan yang lebih luas tentang masalah yang berkembang di tengah masyarakat.

Karena, lulusan jurusan teknik sipil juga berfungsi memberikan solusi bagi rakyat sipil. Oleh sebab itu, ide dari lulusan teknik sipil selalu dibutuhkan untuk memecahkan masalah yang berkembang di masyarakat. 

2. Mampu menambah relasi

Lulusan dari jurusan teknik sipil biasanya memiliki keterampilan dalam berkomunikasi untuk memperluas dan menambah relasi. Bahkan orang yang mengambil jurusan teknik sipil akan diajarkan cara masuk ke dalam lingkungan masyarakat yang baru, sehingga mereka bisa memahami masalah yang sedang terjadi dan mencari solusi yang tepat.

3. Peluang kerja luas

Lulusan jurusan teknik sipil juga memiliki ruang lingkup pekerjaan yang lebih luas. Karena, mereka memiliki banyak ilmu yang bisa dikuasai, mulai dari berhitung, menggambar dan membuat laporan yang dibutuhkan oleh banyak bidang pekerjaan, khususnya bidang infrastruktur. 

Bahkan sebuah perusahaan di luar bidang konstruksi akan tetap membutuhkan ahli dari jurusan teknik sipil untuk memastikan kondisi bangunannya sudah sesuai.

4. Mampu berbisnis atau wirausaha

Ahli dari jurusan teknik sipil memiliki peluang kerja untuk menjadi wirausaha. Hal ini pun termasuk kelebihan mereka yang mengambil jurusan teknik sipil, karena sudah mendapatkan bekal untuk membuka usaha sendiri. 

Salah satu kuncinya, mereka sudah mendapatkan bekal untuk memecahkan sebuah masalah. Hal itu menjadi kunci utama yang harus dimiliki seseorang ketika ingin membuka usaha. Bahkan, banyak lulusan teknik sipil yang berhasil membuka usaha sendiri.

5. Peluang masuk instansi pemerintahan banyak

Banyak instansi pemerintahan yang membutuhkan lulusan dari jurusan teknik sipil. Contohnya, BUMN atau dinas pekerjaan umum (PU). Hal ini termasuk kelebihan dari lulusan jurusan teknik sipil untuk mendapatkan kehidupan masa depan yang lebih menjamin.

Kekurangan Jurusan Teknik Sipil

Lulusan dari jurusan teknik sipil memang memiliki banyak kelebihan, terutama dari segi peluang kerja. Tapi, hal ini juga kembali dari keinginan dan usaha orang itu sendiri. Bahkan, ada beberapa kekurangan dari jurusan teknik sipil yang perlu dipahami, antara lain:

1. Beban tugas berat

Tugas adalah pekerjaan rumah yang wajib dikerjakan dan diselesaikan oleh pelajar maupun mahasiswa. Setiap jurusan di perguruan tinggi pasti juga memiliki beban tugas masing-masing untuk mahasiswanya. 

Tapi, jurusan teknik sipil memiliki beban tugas yang paling berat. Karena, ada banyak aspek yang harus dikuasai oleh mahasiswanya. Tugas untuk jurusan teknik sipil biasanya juga seputar gambar dan hitungan yang butuh ketelitian.

2. Materi yang dipelajari kompleks

Orang yang mengambil jurusan teknik sipil memang memiliki kelebihan berupa kemampuan memandang masalah dari berbagai sudut pandang. Tapi, kelebihannya ini juga sekaligus kelemahannya. Sebab, mereka harus mempelajari beberapa hal yang sangat kompleks, mulai dari gambar, hitungan hingga mencermati masalah.

3. Tidak ada standar gaji

Peluang kerja bagi jurusan teknik sipil memang cukup luas dan menjanjikan. Tapi, masalah gajinya tidak bisa dipastikan. Karena, ukuran gaji bagi lulusan teknik sipil kembali pada bidang yang mereka kerjakan dan kuasai di perusahaan.

Bila bidang yang mereka geluti cukup kompleks dan rumit, maka gajinya mungkin akan lebih tinggi. Jadi, persoalan gaji kembali kepada individunya.

Prospek Kerja Jurusan Teknik Sipil

Indonesia salah satu negara yang pembangunan infrastrukturnya cukup pesat. Situasi ini tentu membutuhkan banyak ahli dari jurusan teknik sipil dalam pembangunannya. 

Meskipun, nantinya ahli dari jurusan teknik sipil akan tetap bekerja sama dengan para arsitek dan ahli di bidang lainnya dalam proses pembangunan di lapangan.

Tapi, ini artinya peluang kerja bagi lulusan jurusan teknik sipil juga semakin luas dan besar. Tak hanya di perusahaan konstruksi swasta, tetapi juga instansi pemerintahan dan BUMN.

Misalnya, perusahaan kontraktor milik BUMN, seperti PT Waskita Karya, perusahaan kontraktor swasta atau membangun bisnis sendiri.

Adapun beberapa bidang yang bisa menjadi prospek kerja jurusan teknik sipil, antara lain:

1. Bidang pembangunan infrastruktur

Ahli dari jurusan teknik sipil bisa berprofesi sebagai konsultan atau kontraktor yang bertanggung jawab melaksanakan pembangunan. Selain itu, Anda juga masih memiliki peluang kerja lainnya sebagai pegawai di bidang pengaturan dan kebijakan pada instansi pemerintahan, seperti Dinas PU, Bapenas, Bapeda dan sebagainya.

2. Bidang industri energi, pertambangan dan pengolahan

Seorang lulusan dari jurusan teknik sipil juga memiliki peluang kerja di berbagai perusahaan di lingkungan industri migas, pertambangan dan pengolahan. Contohnya, Pertamina, Schlumberger, PLN, Freeport, INCO, Pupuk Kaltim dan sebagainya.

Perusahaan yang bergerak di bidang energi, pertambangan dan pengolahan biasanya membutuhkan sarjana jurusan teknik sipil untuk menyediakan dan memelihara berbagai bangunan serta fasilitas produksi.

3. Bidang Pendidikan

Lulusan dari jurusan teknik sipil juga memiliki peluang kerja di bidang pendidikan. Mereka bisa menjadi pengajar atau peneliti di perguruan tinggi atau lembaga pendidikan serta pusat-pusat penelitian.

4. Bidang lainnya

Selain ketiga bidang di atas, lulusan jurusan teknik sipil masih memiliki peluang kerja di bidang lainnya yang non-teknik, seperti perbankan dan asuransi. Bahkan mereka juga bisa ikut birokrasi pemerintahan atau bisnis di bidang-bidang lainnya.

Rekomendasi Buku

Baca artikel Jurusan lainnya:

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Jurusan Lainnya

prospek kerja jurusan statistika

Jurusan Statistika

Jurusan Statistika merupakan jurusan yang mempelajari proses pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan juga menganalisis data agar

Ada yang bisa Bang Jon Bantu?

Bantuan, transaksi, reseller dan pertanyaan umum

Ingin pengadaan buku/bahan pustaka dan kerjasama?