Buku Ngobrol Bareng Semar (Pit...
📝Penulis:
📝Penerbit:
🗓️Tahun
ISBN:
SKU:
DP03226A
🔥 47 orang sedang melihat buku ini · 12 orang membeli dalam 24 jam terakhir
Rp 117.000 Harga aslinya adalah: Rp 117.000.Rp 99.450Harga saat ini adalah: Rp 99.450.
Hemat 15%
🚚 Gratis Ongkir ke seluruh Indonesia
Pilih Format:
🗓️Pembayaran Aman
📒Buru Original
💯Garansi 14 Hari
- Tiba dalam 3–5 hari kerja (JNE/SiCepat)
- Dikirim dari Yogyakarta ke seluruh Indonesia
- Transfer Bank · QRIS · GoPay · OVO · Dana · Indomaret
| Pengarang | Yuda, Jack & Wisnu |
| Kategori | Buku Umum |
| Bidang Ilmu | Ilmu Pendidikan |
| ISBN | 978-623-02-0028-1 |
| Ukuran | 14×20 cm |
| Halaman |
xvi, 212 hlm
|
| Ketersediaan | Pesan Dulu |
| Tahun | 2019 |
Sinopsis Buku Ngobrol Bareng Semar (Pitutur Romo Semar Kepada Bagong) |
| Buku Ngobrol Bareng Semar (Pitutur Romo Semar Kepada Bagong) | Bila tokoh Punokawan bertugas mengasuh dan menemani para tokoh wayang laki-laki, Cangik dan Limbuk memiliki tugas untuk mengasuh para tokoh wayang perempuan. Mereka biasanya hadir dan ditempatkan di sebelah tokoh wayang perempuan sebagai dayang-dayang. Cangik diwujudkan dalam sosok wayang seorang ibu tua yang kurus, bersuara agak cempreng, dan memiliki tingkah pola jenaka. Sedangkan, Limbuk adalah anak dari Cangik yang diwujudkan seorang gadis yang memiliki tubuh besar, genit, bersuara berat seperti laki-laki, dan memiliki kepercayaan diri yang sangat tinggi. Sama seperti para Punokawan yang memiliki sesi khusus di pagelaran wayang, yaitu Goro-Goro, Cangik dan Limbuk juga memiliki sesi tersendiri yaitu Limbukan. Adegan kedua tokoh ini juga menjadi favorit dan ditunggu-tunggu, karena percakapan antara ibu dan anak ini selalu memancing tawa dari para penonton. Yang paling khas adalah selalu ada adegan dimana Limbuk akan meminta pada Cangik untuk dicarikan jodoh. Dalam sesi Limbukan ini, Dalang akan lebih interaktif terutama pada para Sinden dan penonton. Terutama saat Limbuk merasa bahwa ia yang paling cantik bila dibandingkan dengan para Sinden. “Romo, apa masalah manusia yang paling berat?” “Ingin bahagia, tapi dengan cara melawan sesuatu yang ndak disukai di dalam dirinya sendiri, Gong..” “Sek…sek..kok aneh ya, Romo….ingin bahagia, tapi dengan cara melawan.” “Lha memang seperti itu, Gong.” “Kan bahagia itu identik dengan menyayangi, cinta, kasih, dan hal-hal yang disukai. Tapi, kok malah berkutat dengan hal yang ndak disukai, Romo?” “Menurutmu bagaimana kok bisa seperti itu? Hehehehuhuhu.” “Kulo kan tanya ke Romo, sekarang kok malah Njenengan yang balik tanya…?!” “Belikan klobot dulu di warung Mak Cangik, nanti Romo beri tau jawabannya….hehehehuhuhu.” Buku Ngobrol Bareng Semar (Pitutur Romo Semar Kepada Bagong) ini diterbitkan oleh Penerbit Buku Pendidikan Deepublish. Lihat juga kategori buku-buku yang lain: Buku Novel | Buku Matematika | Buku Resep | Buku Psikologi | Buku Agama Islam | Buku Kedokteran | Buku Ekonomi | Buku Peternakan | Buku Sosial Politik | Buku Kebidanan | |
Add a review
Buku Ngobrol Bareng Semar (Pitutur Romo Semar Kepada Bagong)
Rating*
0/5
* Rating is required
Your review
* Review is required
Name
* Name is required
Email
* Email is required
0.0
Based on 0 reviews
| 5 star | 0% | |
| 4 star | 0% | |
| 3 star | 0% | |
| 2 star | 0% | |
| 1 star | 0% |
0 of 0 reviews
Sorry, no reviews match your current selections
Buku ini cocok untuk mata kuliah berikut:
