Kamus Bahasa Taba-Indonesia Dialek Waigitang-Waikyon Pálihara Ditbahasa De Tmakaunak Memelihara Bahasa Agar Kita Saling Mengenal

📝Penulis:

📝Penerbit:

🗓️Tahun

ISBN:

SKU:

DP02804A

🔥 47 orang sedang melihat buku ini · 12 orang membeli dalam 24 jam terakhir

Rp 102.000

  Diskon 15%

🚚 Gratis Ongkir ke seluruh Indonesia

Pilih Format:

1 sedang melihat buku ini

🗓️Pembayaran Aman

📒Buru Original

💯Garansi 14 Hari

Pengarang Mujahid Taha
Institusi  
Kategori Buku Umum
Bidang Ilmu Bahasa dan Sastra
ISBN 978-623-209-203-7
Ukuran 17.5×25  cm
Halaman
xiv, 113 hlm
Ketersediaan Pesan Dulu
Tahun  2019

Sinopsis Kamus Bahasa Taba-Indonesia Dialek Waigitang-Waikyon Pálihara Ditbahasa De Tmakaunak Memelihara Bahasa Agar Kita Saling Mengenal

Kamus Bahasa Taba-Indonesia Dialek Waigitang-Waikyon Pálihara Ditbahasa De Tmakaunak Memelihara Bahasa Agar Kita Saling Mengenal | Bahasa Taba, bahasa yang wilayah pakainya merentang dari Waigitang hingga Mailoa di Pulau Makeang, ini setidaknya memiliki tiga varian atau dialek, yaitu dialek Waigitang-Waikyon, Suma-Dawori, dan dialek Mailoa. Karena migrasi penutur jatinya (native speaker) pada masa lalu, bahasa ini kemudian mengalami perluasan wilayah pakai hingga ke beberapa kampung di Halmahera, Bacan, dan Kayoa. Khusus untuk penutur yang bermigrasi ke Kayoa, bahasa Taba/Teba kemudian berubah nama menjadi Nge(i)lo/Ngailo, yang sesungguhnya lebih mirip dengan varian Suma dan Mailoa. Tiga varian atau dialek ini ditandai dengan tiga hal penting, yaitu intonasi, variasi fonem, terutama sejumlah vokal dasar seperti /a/~/o/ dan /a/~/e/, dan perbedaan sejumlah kata. Meskipun begitu, tingkat saling paham, intelligibility antarpenutur tiga varian ini tinggi. Varian vokal /a/~/e/ bahkan terjadi pada nama bahasa ini: Taba untuk Waigitang-Waikyon dan Mailoa, dan Teba untuk Suma-Dawori. Dalam tiga varian besar bahasa Taba, Mujahid Taha, peneliti bahasa pada Kantor Bahasa Maluku Utara, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menulis sebuah kamus Taba-Indonesia. Meskipun kecil, setahu saya, kamus ini merupakan kamus pertama dalam bahasa Taba. Sekecil dan sesederhana apapun kamus ini, saya pribadi, dan tentu saja kita semua perlu memberi apresiasi pada usaha yang dilakukan penulis kamus ini, karena beberapa alasan. Pertama, sebagai penutur jati, penulis kamus ini, dengan pengalaman dan pengetahuannya, telah mengambil salah satu jalan penting penyelamatan bahasa lokal dari ancaman kepunahan. Kamus Bahasa Taba-Indonesia Dialek Waigitang-Waikyon Pálihara Ditbahasa De Tmakaunak Memelihara Bahasa Agar Kita Saling Mengenal ini diterbitkan oleh Penerbit Buku Pendidikan Deepublish. Lihat juga kategori buku-buku yang lain: Buku Biologi Buku Kesehatan | Buku Hukum | Buku Ekonomi | Buku Kimia | Buku Manajemen | Buku Psikologi | Buku Pendidikan | Buku Sosial Politik Buku Metode Riset | Buku Sains dan Teknologi

Informasi Tambahan

Berat 0,3 kg