“Buku Komputer: Merakit, Menginstal dan Menggunakan Microsoft Office Word” telah ditambahkan ke keranjang Anda. Lihat keranjang
Modul Atmosfer dan Dampaknya terhadap Kehidup...
📝Penulis:
📝Penerbit:
🗓️Tahun
ISBN:
SKU:
DP02061A
orang sedang melihat buku ini
🔥 47 orang sedang melihat buku ini · 12 orang membeli dalam 24 jam terakhir
Rp 60.000 Harga aslinya adalah: Rp 60.000.Rp 51.000Harga saat ini adalah: Rp 51.000.
Hemat 15%
🚚 Gratis Ongkir ke seluruh Indonesia
Pilih Format:
🗓️Pembayaran Aman
📒Buru Original
💯Garansi 14 Hari
- Tiba dalam 3–5 hari kerja (JNE/SiCepat)
- Dikirim dari Yogyakarta ke seluruh Indonesia
- Transfer Bank · QRIS · GoPay · OVO · Dana · Indomaret
| Pengarang | Nurin Rochayati |
| Institusi | |
| Kategori | Buku Referensi |
| Bidang Ilmu | MIPA |
| ISBN | 978-602-453-773-9 |
| Ukuran | 14×20 cm |
| Halaman |
vi, 93 hlm
|
| Harga | 60.000 |
| Ketersediaan | Pesan Dulu |
| Tahun | 2018 |
Sinopsis Modul Atmosfer dan Dampaknya terhadap Kehidupan |
| Modul Atmosfer dan Dampaknya terhadap Kehidupan | Bumi merupakan satu-satunya planet di dalam tata surya kita yang dapat dijadikan sebagai tempat hidup yang ideal bagi makhluk hidup. Menurut pendapat Strahler & Strahler (1983), dikemukakan bahwa bumi mempunyai komponen khas penunjang kehidupan, yang tidak dimiliki oleh planet-planet lain dalam tatasurya. Hal itu juga di buktikan oleh NASA, melalui survey dari planet ke planet di dalam tatasurya. Berdasarkan hasil survey itu, diidentifikasi bahwa komponen utama penunjang kehidupan yang hanya ada di planet bumi, di antaranya: atmosfer, hidrosfer, dan litosfer (http://www. search.nasa.gov). Fungsi atmosfer bagi bumi, ibarat sebuah lapisan transparan yang memantulkan panas sekaligus menyimpan panas dari radiasi matahari. Bila sinar matahari melalui medium yang transparan, maka akan terjadi penghamburan ke segala arah (pemantulan difus). Dengan demikian kekuatan radiasi matahari tidak terlalu kuat, ketika mencapai permukaan bumi. Di siang hari, makhluk hidup yang tinggal di bumi tidak terbakar oleh panas matahari . Justru dengan komposisi yang ideal, panas tersebut dapat digunakan sebagai sumber energi, misalnya untuk membantu proses fotosintesis. Begitu pula sebaliknya ketika malam, panas bumi tidak langsung terlepas ke angkasa. Panas tersebut tertahan oleh atmosfer, dengan bantuan gas-gas yang dapat mengikat panas. Dengan demikian, suhu di permukaan bumi tidak menurun secara drastis. Keunikan sifat dan fungsi atmosfer inilah yang menjadikan bumi sebagai tempat hidup yang ideal bagi makhluk yang tinggal didalamnya. Menurut hipotesis tentang pembentukan bumi yang dirumuskan dalam berbagai teori, diantaranya: teori kondensasi (hipotesis kabut), teori planetisimal, teori vorteks, dan protoplanet. Kesemua hipotesis tersebut mempunyai inti yang sama, menyatakan bahwa bumi pada awalnya terbentuk oleh partikel gas dan debu. Partikel-partikel tersebut berputar (turbulen) membentuk inti. Modul Atmosfer dan Dampaknya terhadap Kehidupan ini diterbitkan oleh Penerbit Buku Pendidikan Deepublish. Lihat koleksi buku lainnya di : Toko Buku Online Deepublish Lihat juga kategori buku-buku yang lain berikut ini : : Buku Biologi | Buku Kesehatan | Buku Hukum | Buku Ekonomi | Buku Kimia | Buku Manajemen | Buku Psikologi | Buku Pendidikan | Buku Sosial Politik | Buku Metode Riset | Buku Sains dan Teknologi |
Add a review
Modul Atmosfer dan Dampaknya terhadap Kehidupan
Rating*
0/5
* Rating is required
Your review
* Review is required
Name
* Name is required
Email
* Email is required
0.0
Based on 0 reviews
| 5 star | 0% | |
| 4 star | 0% | |
| 3 star | 0% | |
| 2 star | 0% | |
| 1 star | 0% |
0 of 0 reviews
Sorry, no reviews match your current selections
Buku ini cocok untuk mata kuliah berikut:
