Ratusan Pustakawan Ikuti Webinar Deepublish Store bersama Kepala Perpustakaan UGM Bahas SNP di Era Digital 

Deepublish Store menyelenggarakan Webinar Pustakawan bertema “Manajemen Standar Nasional Perpustakaan (SNP) dalam Sistem Pengelolaan Kampus” pada Rabu, 15 April 2026, secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan pustakawan, tenaga kependidikan, dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Webinar ini menjadi bagian dari komitmen Deepublish Store dalam mendukung penguatan ekosistem pengetahuan dan peningkatan kapasitas profesional tenaga perpustakaan perguruan tinggi. Di tengah percepatan transformasi digital di sektor pendidikan tinggi, pengelolaan perpustakaan berbasis standar menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung mutu layanan akademik dan tata kelola kampus.

Pada kegiatan ini, Deepublish Store menghadirkan Arif Surachman, S.I.P., M.B.A., Kepala Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM), sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Arif menegaskan bahwa Standar Nasional Perpustakaan tidak hanya dipahami sebagai instrumen administratif, tetapi juga fondasi penting bagi transformasi perpustakaan perguruan tinggi yang berkelanjutan.

Arif menjelaskan bahwa ruang lingkup SNP mencakup berbagai aspek penting, mulai dari standar koleksi, sarana dan prasarana, pelayanan, tenaga perpustakaan, penyelenggaraan, pengelolaan, pengorganisasian bahan perpustakaan, hingga perawatan koleksi. Ia juga memaparkan hierarki regulasi yang menjadi dasar pengelolaan perpustakaan di Indonesia, mulai dari undang-undang, peraturan pemerintah, hingga regulasi teknis dari Perpustakaan Nasional.

Selain itu, Arif menyoroti keterkaitan antara pemenuhan standar perpustakaan dengan sistem akreditasi perguruan tinggi. Menurutnya, perpustakaan yang dikelola sesuai standar nasional dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan mutu institusi dan layanan akademik kampus secara keseluruhan.

Dalam sesi yang sama, ia juga membahas pentingnya peran strategis pustakawan dan dosen dalam ekosistem pendidikan tinggi, termasuk bagaimana perpustakaan perlu membangun pendekatan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pengguna. Salah satu hal yang turut menjadi perhatian adalah pentingnya promosi layanan perpustakaan melalui strategi komunikasi yang lebih relevan, termasuk pemanfaatan digital marketing untuk meningkatkan keterjangkauan dan pemanfaatan layanan.

“Standar menjadi fondasi transformasi perpustakaan perguruan tinggi melalui proses berkelanjutan. Dengan dukungan jaminan mutu, transformasi digital, anggaran berkelanjutan, SDM profesional, dan kerja sama strategis, perpustakaan dapat berkembang menjadi pusat unggulan berbasis community hub dan knowledge hub,” ujar Arif Surachman dalam sesi webinar.

Webinar ini mendapat respons positif dari peserta yang aktif mengikuti jalannya diskusi. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang muncul selama sesi berlangsung. Materi yang disampaikan dinilai relevan dengan tantangan yang dihadapi pengelola perpustakaan perguruan tinggi saat ini, terutama dalam menghadapi tuntutan layanan berbasis mutu, adaptasi digital, dan dukungan terhadap akreditasi institusi.

Melalui kegiatan ini, Deepublish Store berharap dapat terus menghadirkan ruang belajar yang relevan dan aplikatif bagi pustakawan, tenaga kependidikan, dan akademisi. Ke depan, Deepublish Store berkomitmen untuk terus menginisiasi program-program edukatif yang mempertemukan praktisi, akademisi, dan pemangku kepentingan guna mendukung penguatan perpustakaan perguruan tinggi Indonesia yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing.