pojok Reseller deepublish

Tempat Para Reseller Belajar Jualan buku

Hadapi Tantangan Menjadi Dropshipper Ini, Untung Naik 2X Lipat

Tantangan Menjadi Dropshipper

Saat ini, menjalankan bisnis dengan metode dropshipper sangat diminati banyak orang. Selain tetap mendapat keuntungan dan penghasilan yang lebih, metode dropship ini juga dinilai lebih memudahkan. Hal ini karena penjual tak perlu memiliki stok barang dan usaha bisa berjalan tanpa modal sekalipun.

Tak hanya itu, penjual juga tidak perlu memikirkan urusan pengemasan, pengiriman, dan lain sebagainya karena penjual hanya perlu memesankan produk yang dipesan oleh pembeli ke supplier-nya dan semua urusannya ada di tangan supplier. Meski demikian, tentu ada tantangan yang harus dihadapi saat menjalankan usaha dropship.

Tantangan Menjadi Dropshipper, Apalagi Pemula!

Berikut adalah tantangan menjadi dropshipper atau menjalankan usaha dropship agar Anda sebagai penjual tidak mengalami kerugian dan bisa mengantisipasi jika terjadi kendala atau masalah di tengah usaha yang sedang Anda jalankan.

1. Memilih Supplier Produk Terpercaya

Dalam menjalankan bisnis sebagai dropshipper, tentu Anda harus memiliki supplier yang terpercaya untuk mengambil barang dagangan yang akan Anda jual ke penjual. Perlu diketahui, memilih supplier ini tak semudah yang Anda kira. Ada banyak pertimbangan sehingga akhirnya Anda bisa menemukan supplier dengan produk yang terpercaya.

Sebagai dropshipper, Anda perlu mendapatkan supplier yang mampu menjalin kerja sama yang baik dengan Anda. Oleh sebab itu, perhatikan bagaimana sistem kerja supplier tersebut dan juga bagaimana kesepakatan antara kedua belah pihak. Sayangnya, saat ini banyak supplier yang enggan menerima dropshipper.

Ini akan menjadi tantangan yang berat bagi dropshipper dalam mencari supplier. Hal ini karena banyak penyedia produk atau jasa yang tidak mau menerapkan bisnis dropship ke dalam metode penjualannya, karena mereka memiliki kekhawatiran akan tercemarnya reputasi toko dan merk mereka karena ketidakpahaman para dropshipper, sehingga bukannya laku keras, produk mereka justru dinilai tidak profesional.

Kekhawatiran tersebut banyak muncul di benak para produsen atau pemasok, sehingga saat mencari pemasok atau produsen, pastikan Anda mendapatkan produsen yang memang mau bekerja sama dan juga berkembang bersama. Selain itu, pilih juga supplier yang menyediakan produk dan mampu menyediakan produk sesuai penjualan Anda.

KHUSUS HARI INI: 3 Ebook Gratis, Cara Meningkatkan Penjualan Produk [Terbaru]: Download Ebook

Hal ini penting agar Anda tidak mengalami kesulitan ketika ada yang melakukan pemesanan produk, tetapi produk dari supplier atau produsen sedang kosong.

2. Kompetitor Dropship Sejenis Banyak

Selain sulitnya mencari supplier yang terpercaya, untuk menentukan pasar pun juga sulit. Pasalnya saat ini banyak kompetitor dengan metode dropship yang sejenis. Kompetisi yang cukup ketat ini mampu menurunkan performa dropship jika usaha yang Anda jalankan tak sesuai atau kurang tepat. Oleh sebab itu, ada strategi yang harus Anda lakukan.

Hal utama yang bisa Anda lakukan adalah jangan hanya berfokus dengan menawarkan produk dengan harga yang rendah. Sebab, besar kemungkinan penjual lain juga akan memikirkan hal yang sama. Sehingga Anda bisa lebih fokus dengan meningkatkan nilai produk dan usaha Anda, termasuk kemampuan Anda memahami produk dengan baik.

Hal ini karena harga terbaik tidak selalu ada pada harga termurah, melainkan kualitas atau nilai produk yang baik dan kemampuan penjual menawarkan barang dagangannya.

3. Menaikkan Reputasi Toko

Hal lain yang perlu diperhatikan saat menjadi dropshipper adalah meningkatkan atau menaikkan reputasi toko. Perlu diketahui, dalam hal berbisnis, kepercayaan adalah mata uang yang paling mahal harganya. Sehingga sebelum mendapatkan banyak uang dari bisnis dropship, lebih dulu Anda harus memiliki reputasi yang baik bagi calon pembeli Anda.

Dengan demikian, pelanggan akan tertarik dan mulai membeli produk yang Anda jual. Dengan membantu reputasi tersebut, maka Anda akan mendapatkan solusi terbaik dalam penjualan Anda. Misalnya dengan terus melakukan promosi baik di di media sosial maupun di marketplace.

Anda bisa menjual berbagai barang di toko Anda dan Anda harus terus melakukan kurasi dan update penjualan kemudian lakukan promosi kembali. Sebagai penjual, Anda juga harus berusaha dan berupaya untuk menambah followers toko atau pengikut online. Hal ini agar Anda mendapatkan review yang baik dan penilaian yang baik dari mereka.

1 Step 1
Apa yang anda nantikan ketika memasuki bulan ramadhan
Saya Menunggupick one!
keyboard_arrow_leftPrevious
Nextkeyboard_arrow_right
FormCraft - WordPress form builder

Pastikan optimasi hal-hal berikut ini saat berjualan di marketplace.

4. Keuntungan Tak Menentu

Masalah lain yang dihadapi dalam usaha dropship adalah keuntungan yang tidak menentu. Berbeda dengan menjalankan usaha yang sudah mapan dan menjadi distributor atau memiliki stok yang tetap, penghasilan dari dropship ini tidak menentu. Kadang dalam sehari ada yang membeli, kadang ramai, kadang tidak ada yang membeli sama sekali.

Ini menjadi tantangan bagi penjual sehingga penjual harus sering-sering melakukan promosi agar penjualannya dikenal banyak orang dan juga memiliki pangsa konsumen yang lebih luas. Dengan demikian, maka akan membuka kemungkinan Anda memiliki keuntungan yang lebih atau setidaknya rutin mendapat keuntungan.

5. Perlu Membuat Kolam Calon Konsumen

Dalam menjalankan usaha dropship, Anda juga harus dituntut membuat ‘kolam’ calon konsumen. Caranya adalah Anda harus memiliki database pelanggan. Hal ini menjadi aset pasif Anda dan sebagai pondasi kuat dalam menjalankan bisnis.

Ketika memulai berbisnis dan toko Anda belum memiliki pembeli apalagi pengunjung, artinya Anda juga belum memiliki testimoni sehingga belum mendapat penilaian dari pelanggan. Dari situ calon pembeli tentu akan menanyakan kredibilitas toko yang Anda miliki. Pelanggan merasa kurang percaya dengan toko Anda.

Oleh sebab itu, jalin hubungan yang baik dua arah dengan target calon pembeli Anda dengan memberikan konten yang berguna bagi calon pembeli agar mereka memberikan tanggapan yang baik. Karena tanpa adanya kedekatan dengan penjual, maka mustahil barang Anda akan dikenal calon pembeli.

6. Up To Date Cara Marketing dan Selling

Berbeda halnya dengan memiliki stok barang, sebagai dropshipper tentu Anda memiliki keterbatasan dalam hal stok. Tetapi Anda tidak memiliki alasan berkebatasan dalam mempelajari marketing. Meskipun tidak memiliki stok, Anda juga harus menerapkan strategi marketing yang tepat.

Anda bisa belajar teknik atau strategi marketing dan selling untuk meningkatkan penjualan. Kira-kira, apa strategi yang tepat untuk target penjual Anda dan tentukan serta gunakan strategi tersebut. Jika strategi tersebut dirasa kurang berhasil, Anda bisa meng-update-nya. Atau jika strategi tersebut berhasil, Anda harus konsisten dalam menjalankan strategi tersebut.

Daftar Reseller

Perlu diketahui, dalam menjalankan bisnis banyak teknik atau strategi yang bisa dijalankan. Anda bisa memilih mana yang sesuai dengan target pasar Anda dan kemampuan Anda dalam berbisnis.

Baca Juga: Cara Jualan di WA Story yang Efektif

7. Optimasi Marketplace dan Media Sosial

Hal terakhir yang tak boleh diabaikan dalam menjalankan bisnis dropship adalah melakukan optimasi di marketplace atau media sosial. Artinya, jangan ragu untuk belajar strategi promosi online melalui search engine optimization (SEO). Dengan menerapkan penjualan dengan cara SEO, maka media sosial atau marketplace toko Anda akan dikenal lebih banyak orang.

Dengan demikian, peluang mencari toko dan menemukan toko Anda akan lebih besar, sehingga toko Anda lebih banyak dikunjungi pelanggan. Setelah itu, pembeli akan berdatangan satu persatu.

Akan tetapi dalam menjalankan optimasi ini, diperlukan ilmu dan pengalaman. Oleh sebab itu Anda harus terus belajar dan juga melakukan update ilmu, ya!

Bagaimana cara optimasi jualan buku dengan hanya bermodal marketplace dan media sosial? Lengkap di bahas dalam: Cara Optimasi Marketplace untuk Jualan Buku

Bagaimana Solusinya?

Jika sudah membahas semua masalah dan tantangan seorang dropshipper di atas. Terus, bagaimana cara mengatasinya?

Pertama, kalian harus up to date terhadapat perkembangan yang ada baik di dunia marketing dan selling. Kedua, pilihlah supplier produk yang memang bisa dipercaya serta memiliki gudang yang nyata, sehingga tidak takut akan terjadi masalah pengiriman dan stok.

Untungnya, kalau Kamu gabung menjadi reseller buku Deepublish, semua masalah di atas diselesaikan dengan mudah. Stok di Kami selalu lengkap, pengiriman terjamin dan juga produk pasti laku sebab kebutuhan tiap hari ada (daily needs). Sedangkan kalau Kamu bingung mulai dari mana untuk pemula, disini ada kelas khusus untuk pendampingan sampai kamu bisa dapat omset jutaan rupiah per bulannya.

Jika penasaran seberapa banyak keuntungan yang diperoleh, kamu bisa cek di Open Reseller Buku Deepublish.

Ebook Gratis: Jadi Reseller Tangguh Anti Ngeluh

Ebook Gratis ini cocok banget untuk Anda yang Ga tau cara Soft Selling dan Hard Selling, Bingung Cara Negosiasi dengan konsumen, Belum tau cara membangun market

Share This Post

Artikel Terkait

Download Ebook Bisnis dan Marketing Praktis

Ada 3 ebook gratis spesial untuk Anda yang ingin belajar jualan pasti closing!

Ebook Produk Kece (1)
Tahun 2023, masih Bingung Kerja Sampingan Apa?
ambil peluang besarmu sekarang dengan Jadi Reseller Buku Di Deepublish

Ada yang bisa Bang Jon Bantu?

Bantuan, transaksi, reseller dan pertanyaan umum

Ingin pengadaan buku/bahan pustaka dan kerjasama?