Setiap penelitian tentu membutuhkan sumber data penelitian. Ada banyak pertimbangan dan faktor yang harus diperhatikan peneliti dalam menentukan sumber data tersebut. Mulai dari validitas dan kredibilitas sumber data. Sampai kemudahan akses ke sumber data.
Inilah alasan kenapa di dalam penelitian setidaknya ada 3 jenis sumber data yang bisa disebut sah atau boleh dipilih oleh peneliti. Meskipun begitu, para peneliti tetap harus mengupayakan untuk mengakses sumber data primer. Lantas, apa itu sumber data dan apa saja jenisnya? Berikut informasinya.
Daftar Isi
Pengertian Sumber Data Penelitian
Dikutip melalui Repository Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, sumber data penelitian adalah subjek dari mana asal data penelitian itu diperoleh. Secara sederhana, sumber data adalah asal dari data yang didapatkan peneliti.
Data dalam penelitian bisa didapatkan dari banyak sumber. Misalnya, jika data didapatkan melalui metode wawancara. Maka sumber data adalah dari seorang atau beberapa narasumber.
Contoh lain, jika data didapatkan dari kuesioner atau angket. Maka sumber data dari responden. Sementara jika data penelitian didapatkan dari hasil observasi (pengamatan) di lapangan maupun laboratorium. Maka sumber datanya adalah subjek atau objek penelitian.
Jenis Sumber Data Penelitian
Jenis dari data penelitian sangat beragam. Misalnya, jika dilihat dari sifatnya maka ada data kuantitatif dan data kualitatif. Sementara jika dilihat dari sumbernya, maka sumber data penelitian terbagi menjadi setidaknya 3 jenis.
Mencakup sumber data primer, sekunder, dan juga tersier. Berikut penjelasan masing-masing jenis sumber data tersebut:
1. Sumber Data Primer
Sumber data primer adalah sumber informasi utama yang dikumpulkan secara langsung oleh peneliti dalam proses penelitian. Sumber data jenis ini didapatkan langsung oleh peneliti melalui narasumber, responden atau informan.
Misalnya, dalam penelitian untuk mengetahui hubungan motivasi belajar dengan nilai ujian siswa. Maka peneliti dalam sumber data primer bisa membagikan kuesioner kepada siswa, melakukan wawancara pada siswa dan guru, dan observasi ke kelas. Sehingga data tidak didapatkan dari nilai rapor siswa (sumber data sekunder).
Jadi, data primer didapatkan peneliti dari sumber atau pihak pertama. Bukan melalui perantara. Inilah alasan kenapa data primer disebut sumber data paling tinggi kredibilitas, validitas, dan kualitasnya.
2. Sumber Data Sekunder
Sumber data sekunder adalah sumber data penelitian yang diperoleh secara tidak langsung melalui media perantara. Jika sumber data primer didapatkan langsung oleh peneliti. Maka sumber data sekunder adalah kebalikannya.
Dalam hal ini, peneliti akan memanfaatkan data yang sudah dirangkum, dianalisis, disajikan, dan dipublikasikan oleh pihak lain. Baik itu oleh peneliti lain, seorang pakar seperti dosen, jurnalis di media massa, penulis buku, dan sebagainya.
Sumber data sekunder didapatkan peneliti melalui buku, artikel ilmiah yang terbit di prosiding maupun jurnal ilmiah, artikel berita di media massa cetak maupun elektronik, laporan yang disusun organisasi maupun institusi, data dari website data statistik (website BPS, kementerian, perusahaan, dll), dan sebagainya.
3. Sumber Data Tersier
Sumber data tersier adalah sumber data penelitian yang berfungsi sebagai penunjang atau pendukung bagi data primer dan data sekunder. Sumber data jenis ini memberikan data pendukung yang dibutuhkan peneliti.
Sehingga bisa digunakan para peneliti untuk proses kajian pustaka, mulai dari memahami topik yang diteliti. Sampai mendapatkan data pendukung atau penunjang data yang telah didapatkan dari sumber primer maupun tersier.
Beberapa contoh sumber data tersier seperti kamus, baik kamus cetak maupun kamus elektronik dan kamus daring seperti KBBI Daring. Kemudian contoh lainnya seperti buku ensiklopedia, glosarium, indeks, sampai daftar pustaka dari suatu publikasi ilmiah. Misalnya daftar pustaka di buku, artikel jurnal, dll.
Macam-Macam Teknik Pengumpulan Data
Sumber data penelitian baik primer, sekunder, maupun tersier tentunya perlu ditentukan juga teknik pengumpulan datanya. Misalnya, jika peneliti memilih sumber data primer, maka perlu menentukan teknik pengumpulan datanya apakah lewat wawancara, kuesioner, observasi, atau kombinasi beberapa teknik tersebut.
Dalam mengumpulkan data dari sumber primer, sekunder, dan tersier terdapat sejumlah teknik yang bisa diterapkan peneliti. Berikut detail penjelasannya:
1. Teknik Wawancara
Teknik pengumpulan data penelitian yang pertama adalah dengan wawancara. Teknik wawancara adalah kondisi dimana peneliti mengajukan pertanyaan langsung kepada responden untuk mendapatkan informasi mendalam.
Pihak yang diwawancara disebut sebagai narasumber. Teknik ini termasuk teknik mendapatkan data dari sumber primer. Supaya kualitas dan kredibilitas data terjamin, maka peneliti perlu lebih teliti dalam menentukan narasumber.
2. Teknik Observasi (Pengamatan)
Teknik observasi adalah teknik pengumpulan data penelitian dengan cara peneliti mengamati atau melakukan pengamatan secara langsung perilaku, kejadian, atau fenomena dalam lingkungan alami.
Observasi termasuk dalam teknik pengumpulan data dari sumber primer, sama seperti wawancara. Observasi bisa dilakukan peneliti di laboratorium untuk penelitian tertentu. Bisa juga turun langsung ke lapangan di suatu lokasi. Lokasi observasi ditentukan oleh subjek dan objek penelitian.
3. Teknik Kuesioner
Teknik kuesioner penelitian adalah teknik pengumpulan data penelitian dengan cara peneliti menggunakan daftar pertanyaan tertulis yang diisi oleh responden. Kuesioner juga termasuk dalam sumber data primer. Sebab data didapatkan langsung dari pihak pertama.
Kuesioner bisa dibuat dalam versi cetak oleh peneliti, untuk kemudian dibagikan secara langsung kepada responden. Namun, bisa juga disediakan dalam format elektronik. Misalnya menyusun daftar pertanyaan di Google Form.
Link URL atau tautan ke formulir elektronik tersebut kemudian dibagikan ke responden secara daring. Misalnya melalui alamat email, DM di Instagram, dan masih banyak lagi yang lainnya.
4. Teknik Dokumen atau Arsip
Teknik dokumen atau arsip adalah teknik pengumpulan data penelitian dengan cara peneliti menggunakan dokumen atau arsip yang sudah ada untuk memperoleh data. Misalnya peneliti membaca laporan yang diterbitkan organisasi, lembaga, kementerian, dan pihak-pihak terkait lainnya.
Data yang didapatkan dari teknik dokumen dan arsip termasuk data dari sumber sekunder. Sebab data tersebut tidak dikumpulkan, dianalisis, dan disusun sendiri oleh peneliti. Melainkan data diolah oleh pihak lain dan peneliti tinggal memanfaatkan data tersebut sesuai kebutuhan penelitian.
5. Teknik Pengukuran
Teknik pengukuran adalah teknik pengumpulan data penelitian dengan cara peneliti melakukan kegiatan pengukuran dengan bantuan alat ukur atau alat bantu. Data yang didapatkan adalah data kuantitatif atau data berbentuk angka.
Data yang diukur dan dikumpulkan sendiri oleh peneliti akan masuk dalam kategori sumber data primer. Contohnya seperti mengumpulkan data berat badan dengan timbangan berat badan, mengukur tingkat pemahaman siswa pada matematika lewat tes matematika, dan lain sebagainya.
Contoh Sumber Data Penelitian
Melalui penjelasan di atas, tentunya sudah mulai memahami apa itu sumber data penelitian. Kemudian bisa menentukan mana yang harus diprioritaskan antara sumber data primer, sekunder, atau tersier.
Agar kamu lebih paham, apa itu sumber data di dalam kegiatan penelitian, berikut beberapa contohnya:
1. Contoh Sumber Data Penelitian 1 – Sumber Data Primer
Judul penelitian: Pengaruh Gaya Mengajar Guru terhadap Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 5 Bandung
Dalam penelitian ini, sumber data yang digunakan oleh peneliti adalah data primer yang diperoleh langsung dari responden di lapangan. Data dikumpulkan dari siswa kelas XI SMA Negeri 5 Bandung melalui angket (kuesioner) dan wawancara.
Sumber data primer ini dipilih karena peneliti ingin mengetahui persepsi dan pengalaman siswa secara langsung terhadap gaya mengajar guru serta pengaruhnya terhadap motivasi belajar mereka.
Dengan demikian, siswa berperan sebagai sumber utama yang memberikan informasi faktual untuk menjawab rumusan masalah penelitian. Dimana data tersebut akan sangat relevan dengan topik dan kebutuhan penelitian.
2. Contoh Sumber Data Penelitian 2 – Sumber Data Sekunder
Judul penelitian: Analisis Tren Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Periode 2018–2024
Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder. Peneliti mendapatkan sumber data sekunder dari berbagai dokumen dan publikasi resmi. Data dikumpulkan melalui laporan tahunan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia.
Dimana laporan tersebut memuat informasi mengenai pertumbuhan produk domestik bruto (PDB), inflasi, serta indikator ekonomi lainnya selama periode 2018–2024. Sumber data ini termasuk sekunder karena data tersebut tidak diperoleh langsung dari peristiwa di lapangan.
Melainkan data penelitian tersebut diperoleh dari hasil pengumpulan dan publikasi instansi resmi yang relevan dengan topik penelitian. Sehingga data dikumpulkan pihak lain dan sudah siap digunakan oleh peneliti.
3. Contoh Sumber Data Penelitian 3 – Sumber Data Tersier
Sesuai penjelasan sebelumnya, sumber data tersier termasuk sumber data pendukung. Seorang peneliti menggunakan sumber data jenis ini untuk mendapatkan data tambahan, sehingga sifatnya opsional jika memang dibutuhkan.
Oleh sebab itu, sumber data tersier umumnya akan dikombinasikan dengan sumber data primer, sekunder, maupun keduanya sekaligus. Berikut contoh penerapannya dalam kegiatan penelitian:
Judul penelitian: Analisis Tren Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Periode 2018–2024
Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder dan sumber data tersier. Peneliti mendapatkan sumber data sekunder dari berbagai dokumen dan publikasi resmi. Data dikumpulkan melalui laporan tahunan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia.
Dimana laporan tersebut memuat informasi mengenai pertumbuhan produk domestik bruto (PDB), inflasi, serta indikator ekonomi lainnya selama periode 2018–2024. Sumber data ini termasuk sekunder karena data tersebut tidak diperoleh langsung dari peristiwa di lapangan.
Melainkan data penelitian tersebut diperoleh dari hasil pengumpulan dan publikasi instansi resmi yang relevan dengan topik penelitian. Sehingga data dikumpulkan pihak lain dan sudah siap digunakan oleh peneliti.
Peneliti juga mendapatkan data tambahan dari sumber data tersier. Yakni melalui buku ensiklopedia berjudul Ensiklopedia Ekonomi karya dari Rika Moniarti yang terbit di tahun 2013. Melalui ensiklopedia ini, peneliti terbantu dalam memahami sejumlah istilah di bidang ilmu ekonomi yang relevan dengan kegiatan penelitian.
Sebagai informasi tambahan, pada beberapa contoh di atas pada dasarnya tidak semua penelitian membutuhkan satu jenis sumber data penelitian. Umumnya, peneliti akan menggabungkan beberapa sumber data.
Misalnya, selain mengumpulkan data dari wawancara sebagai sumber data primer. Peneliti juga akan melakukan pengumpulan data dengan mengambil sejumlah data dari buku, publikasi di jurnal ilmiah, dan sebagainya.
Termasuk juga ketika menggunakan hanya sumber data primer. Maka biasanya akan ada kombinasi beberapa teknik pengumpulan data. Misalnya selain wawancara, juga ada pengumpulan data lewat observasi. Sehingga data yang didapatkan lebih kompleks dan mendalam.
Memahami Kriteria Sumber Data Penelitian yang Baik
Membahas mengenai sumber data penelitian, tentu dipahami juga perlu menentukan sumber data dengan teliti. Sebab sumber data tersebut akan sangat mempengaruhi kualitas dan validitas data sampai hasil penelitian.
Maka dalam menentukan sumber data penelitian mana saja yang akan digunakan. Perlu memastikan sumber data tersebut memenuhi kriteria sebagai sumber data yang baik atau yang layak. Diantaranya adalah:
1. Relevan
Sumber data yang dipilih dalam penelitian tentunya wajib relevan dengan topik yang diteliti. Sehingga data tersebut membantu proses penentuan hasil penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian pun bisa dipertanggungjawabkan oleh peneliti.
2. Kredibel
Sumber data dalam penelitian juga harus kredibel atau bisa dipercaya dan bisa diandalkan. Jadi, semua sumber yang digunakan untuk mendapatkan data penelitian harus terpercaya. Misalnya wawancara dengan pakar, laporan dari lembaga kredibel dan resmi, buku yang ditulis pakar, dll.
3. Mutakhir
Kriteria yang ketiga, sumber data tersebut mutakhir atau bisa disebut juga terkini. Sebab, dalam penelitian membutuhkan data yang benar-benar baru. Sehingga relevan dengan kondisi masa sekarang.
Inilah alasan kenapa wawancara harus dilakukan di tahun yang sama dalam penelitian. Kemudian jika sumber data dari buku, maka umumnya diminta terbitan 10 tahun ke belakang bahkan kurang. Sebab data yang didapat bisa jadi sudah kadaluarsa atau tidak relevan lagi dengan kondisi sekarang.
4. Bisa Diverifikasi
Kriteria selanjutnya, sumber data penelitian bisa diverifikasi oleh orang lain atau peneliti lain. Misalnya, jika sumber data adalah hasil wawancara. Maka peneliti lain bisa konfirmasi ke narasumber dan menanyakan kebenaran ada wawancara atau tidak.
Contoh lain, jika sumber data dari publikasi ilmiah di suatu jurnal. Maka peneliti lain atau dosen pembimbing bisa mengakses artikel tersebut. Baik pada jurnal cetak maupun jurnal elektronik atau jurnal daring.
Untuk kamu yang ingin memahami cara mengolah dan menganalisis sumber data penelitian secara akurat, buku Metode Penelitian Kuantitatif dalam Riset Komunikasi.
Buku ini menjelaskan langkah-langkah praktis dalam mengumpulkan data, menguji hipotesis, hingga menarik kesimpulan ilmiah secara sistematis.
itulah pembahasan singkat dari Deepublish Store tentang sumber data penelitian yang perlu kamu ketahui sebagai peneliti atau mahasiswa yang sedang mengerjakan penelitian. Semoga bermanfaat!
Referensi:
Sulung, U., & Muspawi, M. (2024). Memahami sumber data penelitian: Primer, sekunder, dan tersier. Edu Research, 5(3), 110-116.
Sujarweni, V. W. (2014). Metodologi penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press, 74.
Pujiati. (2024). Sumber Data Penelitian: Jenis, Bentuk, Metode Pengumpulan. Diakses pada 6 November 2025.
Septiady, E. (2024). Jenis Data Penelitian: Pengertian, Jenis, dan Contoh. Diakses pada 6 November 2025
Wibowo, A. (2025). Teknik Pengumpulan Data: Pengertian, Jenis, dan Contoh Penerapannya. Diakses pada 6 November 2025
Maulid, R. (2021). Ketahui Kriteria dalam Pengumpulan Data Sekunder. DIakses pada 6 November 2025
Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.



