13 Ibadah yang Dianjurkan saat Bulan Ramadhan

Bulan Ramadan merupakan bulan penuh keberkahan. Sehingga ada banyak ibadah yang dianjurkan saat bulan Ramadan. Ibadah yang dijalankan di bulan penuh keberkahan membantu panen pahala berlipat-lipat. 

Namun, sudahkah Anda mengetahui ibadah apa saja yang sangat dianjurkan untuk dijalankan di bulan penuh berkah ini? Ternyata ada banyak sekali pilihannya dan semakin banyak yang dijalankan, semakin banyak pahala bisa didapatkan. Berikut informasinya. 

Ibadah yang Dianjurkan saat Bulan Ramadhan

Bulan Ramadan dikenal umat muslim di seluruh dunia sebagai bulan penuh keberkahan. Setiap amal perbuatan yang dilaksanakan sepanjang bulan Ramadan dijanjikan Allah SWT akan dilipatgandakan pahalanya. 

Maka, umat muslim memanfaatkan momentum bulan Ramadan untuk berlomba-lomba dalam beribadah dan beramal baik. Lalu, ibadah yang dianjurkan saat bulan Ramadan apa saja? Berikut beberapa diantaranya: 

1. Menjalankan Puasa Ramadan 

Sebelum menjalankan ibadah sunah selama bulan Ramadan, tentu perlu mengutamakan ibadah wajib. Selain shalat lima waktu, juga menjalankan puasa Ramadan. Dimana dijalankan sebulan penuh dan hanya di bulan Ramadan. 

Selama tidak dalam kondisi bisa berbuka atau tidak menjalankan puasa Ramadan. Misalnya sedang sakit, musafir dalam perjalanan jauh, haid bagi muslimah, dan sebagainya. Maka wajib menjalankan ibadah puasa Ramadan sebagai prioritas. 

Hal ini sejalan dengan perintah Allah SWT di dalam surat Al-Baqarah ayat 183: 

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 173). 

2. Shalat Tarawih 

Ibadah yang dianjurkan saat bulan Ramadan berikutnya adalah shalat tarawih. Shalat tarawih sendiri adalah salah satu rangkaian ibadah sunah yang dilakukan pada malam hari di bulan Ramadan. Salah satu dalil tarawih adalah hadis berikut: 

“Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau.” (HR Bukhari, Muslim, dan lainnya). 

Shalat tarawih dianjurkan untuk dijalankan secara berjamaah. Baik di rumah sendiri bersama anggota keluarga, maupun di mushola dan masjid. Namun, bagi siapa saja yang dalam kondisi uzur maka diperbolehkan tarawih di rumah tanpa berjamaah. 

Ebook Bisnis

Mengenai jumlah rakaat di dalam shalat tarawih, ada banyak pendapat. Ada yang berpendapat jumlahnya 8 rakaat, 20 rakaat, sampai 36 rakaat. Mayoritas ulama dari 4 mazhab, yakni mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali berpandangan tarawih sebanyak 20 rakaat. 

3. Tadarus Al-Qur’an 

Berikutnya dalam ibadah yang dianjurkan saat bulan Ramadan adalah tadaruq atau membaca Al-Qur’an. Bulan Ramadan diketahui merupakan bulan dimana Al-Qur’an diturunkan. 

Sehingga menjadi bulan yang baik untuk membaca Al-Qur’an dan memahami artinya. Selain itu, membaca Al-Qur’an termasuk ibadah sunah yang dianjurkan menjadi rutinitas setiap muslim. Diperkuat dengan sabda Rasulullah SAW berikut: 

“Barang siapa membaca satu huruf dari kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat.” (HR. Tirmidzi). 

Ada banyak pahala didapatkan dari setiap huruf yang dibaca saat mengaji. Apalagi di bulan Ramadan, pahala dari setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Inilah alasan selama bulan Ramadan banyak yang tadarus Al-Qur’an di masjid dan mushola, bahkan semalam suntuk. 

4. Bersedekah 

Ibadah yang dianjurkan saat bulan Ramadan juga termasuk bersedekah. Sedekah adalah harta atau non harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat.

Ebook Bisnis

Dalam Islam, bersedekah menjadi amalan yang paling dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan. Keutamaan ini semakin berlipat-lipat ketika sedekah dilakukan di bulan Ramadan. Berikut beberapa hadis yang mendasarinya: 

“Dari Anas dikatakan, Wahai Rasulullah, sedekah apa yang nilainya paling utama? Rasul menjawab, “Sedekah di bulan Ramadhan” (HR At-Tirmidzi). 

“Rasulullah saw adalah orang paling dermawan di antara manusia lainnya, dan ia semakin dermawan saat berada di bulan Ramadhan” (HR Bukhari dan Muslim). 

5. Melakukan I’tikaf

Ibadah sunah berikutnya yang menjadi ibadah yang dianjurkan saat bulan Ramadan adalah melakukan i’tikaf. I’tikaf sendiri adalah berdiam diri di masjid untuk beribadah, terutama pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.

I’tikaf kemudian menjadi salah satu ibadah sunah yang dijalankan banyak umat muslim di Indonesia dan juga di dunia. Sebab menjadi ibadah sunah dengan banyak keutamaan ketika dijalankan di bulan Ramadan. 

Lalu, selama menjalankan i’tikaf atau berdiam di masjid apa saja yang perlu dilakukan oleh umat muslim? Tentunya diisi dengan berbagai kegiatan ibadah. Seperti shalat wajib berjamaah, shalat sunah, tadarus Al-Qur’an, memperbanyak dzikir dan berdoa, dan memperdalam ilmu agama bersama majelis. 

6. Memperbanyak Dzikir 

Salah satu ibadah yang dianjurkan saat bulan Ramadan adalah berdzikir. Berdzikir sendiri adalah praktik mengingat dan memuji Allah SWT secara terus-menerus dalam hati atau dengan suara.

Ebook Bisnis

Selain dilaksanakan di bulan Ramadan, membaca dzikir juga dianjurkan sebagai amalan rutin harian. Sebab ada banyak keutamaan dalam ibadah sunah satu ini.

Bulan Ramadan yang menjadi bulan penuh berkah, dimana setiap amal akan diberikan pahala berkali lipat. Maka menjadi waktu terbaik untuk memperbanyak dzikir. Sehingga bisa panen lebih banyak pahala dari dzikir dan ibadah lainnya. 

7. Memperbanyak Doa 

Ibadah yang dianjurkan saat bulan Ramadan selanjutnya adalah memperbanyak doa atau berdoa. Sebab di bulan Ramadan, ketika umat muslim menjalankan ibadah puasa maka peluang doa terkabul lebih tinggi.

”Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a, akan dikabulkan.” (HR. Al Bazaar). 

Jadi, dengan dalil tersebut maka memanjatkan doa di bulan Ramadan sangat dianjurkan. Sebab menjadi salah satu bentuk ibadah yang memberi pahala bagi pelakunya. Sekaligus memiliki peluang dikabulkan oleh Allah SWT. 

8. Makan Sahur 

Selanjutnya dalam ibadah yang dianjurkan saat bulan Ramadan adalah makan sahur. Sahur sendiri adalah makan pada dini hari (disunahkan menjelang fajar sebelum subuh) bagi orang-orang yang akan menjalankan ibadah puasa. 

Melalui definisi tersebut, maka bisa dipahami bahwa makan sahur termasuk ibadah sunah dalam menjalankan puasa. Termasuk puasa wajib di bulan Ramadan. Sehingga ketika bangun lebih awal untuk makan sahur, maka ada pahala yang didapatkan. Salah satu dalil yang mendasari ibadah sunah ini adalah hadis berikut: 

Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Segerakanlah berbuka dan akhirkanlah sahur.” (HR. Ath-Thabrani)

Jadi, sangat dianjurkan untuk bersantap sahur menjelang terbit fajar. Hal ini membantu memberi rasa kenyang lebih sebelum menjalankan puasa seharian. Jika khawatir terlambat bangun, maka bisa memasang alarm dan menguatkan niat bangun untuk sahur. 

9. Menyegerakan Berbuka Puasa 

Ibadah sunah berikutnya yang sangat dianjurkan untuk dijalankan selama Ramadan adalah segera berbuka. Dalil yang mendasari ibadah sunah ini sama seperti poin sebelumnya. Yakni pada hadis berikut: 

Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Segerakanlah berbuka dan akhirkanlah sahur.” (HR. Ath-Thabrani)

Melalui hadis tersebut, maka bisa dipahami bahwa segera membatalkan puasa saat memasuki jam buka adalah apa yang dikerjakan Nabi Muhammad SAW. Semua umat muslim tentu akan meniru apa yang dilakukan oleh Nabi. 

Sabda Nabi SAW juga menjadi perintah, sehingga dengan segera berbuka maka sama artinya mematuhi perintah tersebut. Segera berbuka menjadi bentuk ibadah sunah yang tentu memberi pahala bagi siapa saja yang menjalankannya. 

10. Berbuat Kebaikan dan Bersilaturahmi 

Berbuat baik dan bersilaturahmi juga termasuk ibadah yang dianjurkan saat bulan Ramadan. Secara umum, berbuat baik dan menjaga hubungan silaturahmi dilakukan setiap tahun di setiap bulan di dalamnya. Sehingga bukan hanya di bulan Ramadan. Berikut beberapa dalilnya: 

“Dan infakkanlah (hartamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) ke dalam kebinasaan dengan tangan sendiri, dan berbuat baiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Baqarah: 195). 

Namun, memahami bahwa bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah. Kemudian ada pahala yang dilipatgandakan. Maka amal baik seperti berbuat kebaikan dan menjalin silaturahmi bernilai pahala berkali-kali lipat. 

Apalagi di bulan Ramadan sendiri ada banyak momentum untuk membangun dan menguatkan tali silaturahmi. Mulai dari shalat tarawih berjamaah yang dilakukan setiap malam. Kemudian bersilaturahmi di hari Idul Fitri setelah berpuasa penuh di bulan Ramadan. 

11. Menjaga Lisan dan Perbuatan 

Selanjutnya dalam ibadah yang dianjurkan saat bulan Ramadan adalah menjaga lisan dan perbuatan. Selama berpuasa, pada dasarnya tidak hanya diperintahkan untuk menahan dari makan dan minum. 

Akan tetapi juga diperintahkan untuk mengendalikan berbagai emosi negatif. Mulai dari marah yang menggebu-gebu, ucapan kasar, ucapan yang merendahkan orang lain, berbohong, menebar fitnah, dan melakukan perbuatan dosa lainnya. 

Jika dilakukan, maka pahala dari ibadah puasa selama bulan Ramadan tidak diterima oleh Allah SWT. Hal ini tentu merugikan umat muslim yang sudah lapar dan haus, akan tetapi ibadahnya ditolak.

12. Berbagi Makanan 

Ibadah yang dianjurkan saat bulan Ramadan selanjutnya adalah berbagi makanan maupun minuman. Membagikan makanan merupakan salah satu bentuk sedekah. Hanya saja, menjadi lebih utama dilakukan di bulan Ramadan. 

Apalagi ada hadis yang menyebut bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa memberi makanan ke orang yang berpuasa bernilai pahala.

“Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.” (HR. Tirmidzi)

Bulan Ramadan menjadi momen dimana semua umat muslim menjalankan ibadah puasa, terutama bagi yang mampu dan tidak berhalangan. Sehingga berbagi makanan akan memberikan makanan maupun minuman ke saudara semuslim yang berpuasa. Makanan disini bisa makanan sahur, makanan berbuka, sampai takjil. 

13. Mencari Lailatul Qadar

Ibadah sunah berikutnya yang dianjurkan untuk dijalankan saat Ramadan adalah mencari lailatul qadar. Lailatul qadar sendiri adalah malam kemuliaan yang terjadi di bulan Ramadan dimana kali pertama Al-Qur’an diturunkan sehingga menjadi malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. 

“Malam Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)

Tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan malam lailatul qadar tersebut. Hanya saja sejumlah hadis menjelaskan diprediksi akan hadir di 10 malam terakhir bulan Ramadan. 

“Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir Ramadan.” (HR. Muslim)

Sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Tentu menjadikan lailatul qadar sebagai malam istimewa dan memiliki banyak keutamaan. Sehingga sangat dianjurkan untuk mencari malam lailatul qadar tersebut. 

Rekomendasi Buku Bacaan di Bulan Ramadhan

Ramadan adalah waktu yang penuh berkah untuk meningkatkan ibadah. Selain berpuasa, ada banyak amalan lain yang dianjurkan selama bulan suci ini. Untuk memperdalam pemahaman kamu tentang ibadah di bulan Ramadan, kami rekomendasikan buku-buku Islam yang bisa menjadi bacaan saat bulan ramadhan.

Temukan koleksi buku Ramadan terbaik di Deepublish Store, dan lengkapi ramadhan kamu dengan membaca buku yang dapat memperdalam ilmu dan meningkatkan ibadah. Mari manfaatkan bulan penuh berkah ini untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya.

Itulah artikel dari Deepublish Store tentang beberapa ibadah yang dianjurkan saat bulan Ramadan. Hukum setiap ibadah tersebut sunah, kecuali untuk puasa Ramadan. Jadi, silahkan memilih ibadah sunah mana saja yang bisa dan mampu dijalankan selama bulan Ramadan. Sehingga bisa panen pahala selain dari ibadah puasa wajib sebulan penuh.

Referensi:

Bank Mega Syariah. (2025). 12 Amalan di Bulan Ramadan yang Dianjurkan. Diakses pada 27 November 2025

Otnay. (2025). 10 Amalan yang dianjurkan ketika Bulan Ramadhan. Diakses pada 27 November 2025

Baitulmaal Muamalat. (2025). Amalan yang Dianjurkan Saat Puasa Ramadhan untuk Mendapatkan Pahala Berlipat. Diakses pada 27 November 2025

Indirapasha, N. S. (2023). Berapa Jumlah Rakaat Shalat Tarawih yang Benar? Ini Penjelasannya. Diakses pada 27 November 2025

Fadilasari, I. (2023). Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan, Pahalanya Berlipat Ganda. Diakses pada 27 November 2025

Luqman Hakim

Lulusan Sarjana Teknik Sipil serta memiliki ketertarikan di bidang Pendidikan, Bisnis dan Wisata, saya juga memiliki ketertarikan di dunia penulisan SEO, copywriting, content writing, dan content marketing.

Tinggalkan komentar