Olahraga Anggar: Pengertian, Sejarah dan Perlengkapan

olahraga-anggar

Pengertian olahraga anggar – Ada yang masih asing dengan cabang olahraga anggar? Di Indonesia memang olahraga anggar tidak sepopuler olahraga bulu tangkis. Anggar adalah olahraga ilmu bela diri. Kata Anggar itu sendiri diambil dari bahasa Prancis “en garde” yang memiliki makna “bersiap”. 

Tahukah kamu jika cabang olahraga ini juga termasuk olahraga mewah loh. Hal ini dapat dilihat dari bahan pakaiannya saja terbuat dari sutra. padahal kita tahu baju dari sutra dikenal bahan mewah dan mahal. 

Lantas, apa itu olahraga anggar? Jadi pada kesempatan kali ini kita tidak akan mengulas tentang pengertian olahraga anggar, tetapi juga akan mengulas sejarah, perlengkapan, teknik dasar permainan dan manfaat. Langsung saja, yuks kita simak ulasannya satu-satu dibawah.

Apa Itu Olahraga Anggar

Secara umum, pengertian olahraga anggar adalah seni adat olahraga yang masih termasuk ke dalam ketangkasan menggunakan senjata. Permainan ini bisa dibilang cukup berbahaya, karena teknik permainannya dilakukan dengan menusukkan, menangkis dan memotong ke arah lawan. Tentu saja diperlukan kelincahan tangan dan gerakan tubuh untuk menghindari. 

Tapi tenang, alat olahraga anggar saat ini sudah mengalami banyak modifikasi. Cerita lengkapnya, akan kita ulas di sejarah anggar. Anggar sangat berkembang di seluruh Eropa. Perlahan-lahan anggar pun mulai di ajarkan di sekolah-sekolah dan jadilah cabang ini yang sekarang tidak hanya dipelajari oleh orang eropa, tetapi seluruh dunia. 

Dulu permainan pedang anggar benar-benar mempertaruhkan nyawa. Karena tidak ada pelindung badan seperti sekarang. Jika terjadi dual, yang kalah akan mati. Gimana tidak mati? jika pedang yang digunakan pedang sungguhan? Duh serem amat. 

Seiring perkembangan jaman, perlindungan badan mulai digunakan. Pedang yang digunakan pun tidak lagi pedang sungguhan. Oh iya, istilah senjata yang digunakan anggar disebut epee. Oh iya, sebenarnya dahulu anggar digunakan sebagai bentuk pertahanan diri dan bela diri.

Olahraga anggar ternyata sudah mulai diakui dalam olympic games di Athena sejak tahun 1896 yang lalu. Dulu senjata yang digunakan masih menggunakan tiga jenis, yaitu the foil, the sabre dan the epee.

Sejarah Olahraga Anggar

Olahraga anggar muncul setelah terjadi kemunduran masa ksatria feodal dan mulai muncul orang borjuis. Dulu olahraga ini menggunakan alat pedang, namun karena sudah tidak ada lagi peperangan dan karena perkembangan jaman, komposisi pedang tidak lagi berat dan menjadi ringan, sehingga dalam permainan anggar lebih lincah. 

1. Awal Mula Olahraga Anggar 

Jerman salah satu negara pertama yang memperkenalkan olahraga anggar di abad ke-14. Seperti disinggung sebelumnya, bahwa olahraga ini awalnya tidak ada perlindungan sama sekali. Kemudian ada salah satu Bangsawan Spanyol, Kapten Cordoba, dialah orang yang pertamakali menggunakan pelindung tangan.

Dari sinilah mulai memodifikasi cabang olahraga yang cukup membahayakan ini. Misalnya mengubah pedang sungguhan menjadi pedang kecil yang tidak berbahaya. 

Berlanjut di abad ke-15 mulai banyak sekolah-sekolah di Eropa yang mempelajari cabang olahraga anggar satu ini. Berlanjut ke abad 16 banyak lahir atlet berbakat dari Eropa. Maka tidak heran jika akhirnya Eropa meresmikan permainan anggar Ranier. 

Mengingat sudah dijadikan sebagai cabang olahraga anggar yang dipertandingkan, dibuatlah peraturan olahraga anggar. 

Daftar Reseller

Masuk di tahun 1570 Bangsawan Perancis bernama Hendry Saint-Didier akhirnya melahirkan istilah pada gerakan olahraga anggar. Tahun 1680 Count Koeningsmarken menggagas jenis-jenis senjata anggar meliputi floret, degen dan sabel.

Kala itu, anggar sebagai bentuk pertandingan duel antar negara dalam perang Revolusi. Namun setelah itu anggar sebagai cabang olahraga yang hanya dimainkan oleh kelas bangsawan saja. 

Masuk di abad ke-17 memodifikasi pedang menjadi lebih pendek. Di abad 17 anggar digunakan untuk mempertahankan kehormatan, baik kehormatan diri sendiri maupun untuk sang kekasih. Maka para bangsawan laki-laki pun banyak yang mempelajarinya.

Meskipun sudah banyak modifikasi pengantin pedang, tetap banyak yang melukai mata. Maka peraturan permainan anggar dikembangkan, yaitu diminimalisir agar mengurangi risiko luka apapun itu. 

Abad ke-18 La Boissiere menemukan masker sebagai pelindung. Peraturan permainan anggar pun masih terus dikembangkan hingga sekarang permainan ini lebih aman. Barulah olahraga anggar masuk dalam olimpiade di tahun 1896 dan singkat cerita, olahraga ini masih banyak dilirik.

2. Sejarah Olahraga Anggar Masuk Di Indonesia 

Sebenarnya olahraga anggar juga sudah digunakan sejak zaman kerajaan Majapahit. Dimana bela diri ini dulu masih menggunakan keris, tombak dan pedang. Kemudian saat diJajah belanda, bela diri menggunakan senjata tajam di larang, yang melarang akan mendapatkan sanksi hukum berat. 

Para penjajah Belanja pun setelah sekian lama, memperkenalkan anggar. Itupun hanya digunakan oleh orang-orang tertentu, hanya untuk kalangan militer. Dimana anggar kala itu menjadi bela diri wajib yang harus dipelajari. 

Sekolah yang memberikan pelatihan Anggar di Indonesia kala itu berada di Sekolah Olahraga Militer di Bandung. Lama pendidikan selama satu tahun dan dilatih secara langsung dari pelatih Belanda. Selain di Bandung, ada juga yang di Magelang. 

Singkat cerita, anggar pun menarik perhatian masyarakat Indonesia secara umum. Saat anggar resmi jadi olahraga anggar, Indonesia pun tidak kalah ingin berperan dan mampu melahirkan tokoh militer anggar. Diantaranya ada Dr. Singgih Suparman, Warsim, Maryono, Atmosuwirdjo dan masih banyak lagi 

Lahirnya para tokoh di atas, yang menjadi estafet perkembangan olahraga anggar di seluruh Indonesia. Pada tahun 1948 Olahraga Anggar di tampilkan dalam PON I untuk demonstrasi.  Baru di PON II kejuaraan Anggar. Di PON III mulai muncul wajah-wajah pemain Anggar dari usia muda.

Akhirnya, sekarang olahraga anggar setiap ada Pekan Olahraga Nasional, selalu diadakan hingga sekarang. Lembaga yang menaungi olahraga ini di Indonesia adalah Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi).

Lembaga Anggar Indonesia dan Atlet Anggar Indonesia

Lembaga Anggar Indonesia Dan Atlet Anggar Indonesia maka kita akan berkenalan dengan badan organisasi olahraga anggar. Jadi lembaga yang bertanggung jawab untuk membina dan melatih para atlet anggar di Indonesia disebut dengan Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI). 

IKASI pula yang akan bertanggungjawab terhadap para atlet yang akan mengikuti kejuaraan. Mulai dari SEA Games, Asian Games hingga olimpiade tentang olahraga anggar. Jadi buat kamu yang ingin menekuni olahraga ini, harus tahu dulu tentang IKASI satu ini.

Baca artikel terkait:

Download EBook Gratis

Perlengkapan Anggar

Setelah mengetahui tentang sejarah dan pengertian anggar, penting juga nih mengetahui perlengkapan. Sebagai salah satu cabang olahraga para sultan, karena biaya perlengkapannya terbilang mahal, berikut beberapa perlengkapan dan fakta tentang perlengkapannya. 

1. Pakaian 

Dari awal mulanya, anggar tidak memiliki pakaian atau seragam seperti yang kita kenal sekarang. Pakaian anggar digunakan sejak abad ke-17 di masa Louis XIV. Tahukah kamu, jika pakaian a nggar itu sendiri bukanlah seragam sembarangan. Pakaian ini dibuat dari sutera satin yang bentuknya seperti jas panjang brokat. Menggunakan kaos kaki dan celana hingga ke lutut. 

Di tahun 1780 seragam anggar didesain lebih formal, dan sudah menggunakan perlindungan kepala dan topeng. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa anggar mengalami transformasi, salah satunya transformasi dalam peraturan permainan yang lebih fleksibel, ringan dan pedang yang digunakan dibuat lebih lentur sehingga tidak menyebabkan cedera

2. Baju Anggar 

Sementara masalah baju anggar memilih warna putih. Bahan baju dilarang dibuat licin, tujuannya untuk meminimalisir tusukan lawan meleset. Baju anggar didesain harus tebal, agar saat terkena tusukan pedang tidak menyebabkan cedera dan sakit. Baju juga dibuat menutup sampai bagian leher, menutup tangan termasuk pergelangan tangan.

3. Celana Anggar 

Terkait dengan celana olahraga anggar juga ada aturannya. Celana berwarna putih dan dilarang dari bahan licin. Kain harus tebal untuk menghindari rasa sakit saat terkena tusukan. Panjang celana dibawah lutut dan bagian ujung harus dibuat kencang agar tidak mengganggu pergerakan.

4. Kaos Kaki 

Kaos kaki olahraga anggar juga ditentukan warnanya loh. Lagi-lagi warnanya juga harus putih dan panjang. Panjang kaos kaki selutut, dan pastikan kaos kaki tidak melorot ke bawah. Jika kaos kaki melorot, bahaya saat pertandingan, karena bisa melukai kaki.

5. Sepatu Anggar 

Pokoknya semuanya ada aturannya sendiri. Termasuk aturan sepatu anggar juga harus sesuai standar. Sepatu tidak terbuat dari bahan keras. Karena olahraga ini ada hentakan-hentakan saat menyerang, pastikan sepatu dibagian tumit kaki tidak keras agar tidak menyebabkan lecetan. Jika perlu diberi bantalan kaki.

6. Body Vest 

Sebagai cabang olahraga yang bermain tusuk-tusukan, setiap pemain anggar wajib menggunakan body vest atau pelindung dada. Bahan body vest harus keras, atau tebal dan elastis. Sementara pada perempuan, body vest harus lebih keras. Ukuran pelindung dada untuk laki-laki dari ketiak sampai seperempat bagian tangan. Sementara untuk perempuan menutup pada semua bagian depan dada.

7. Metallic Jacket

Salah satu alasan kenapa olahraga anggar mahal adalah jaket yang dialiri elektron atau aliran listrik yang disebut dengan metallic jacket. Sebenarnya jenis baju ini terbuat dari bahan benang berserabut tembaga yang kondusif dalam dua kondisi. Yaitu dalam kondisi melengkung dan memanjang.

Penting juga untuk kamu ketahui jika metallic jacket bagian dalam dibuat dari lena yang terisolasi terhadap listrik .  

8. Pedang

Alat Olahraga Anggar

Alat olahraga anggar yang tidak kalah penting adalah pedang atau senjata. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, ada tiga bentuk senjata anggar, yaitu 

1. Floret

Floret adalah senjata yang diperuntukan untuk menujuk area sasaran yang sah dalam batang tubuh floret. Permainan pedang ini didasarkan pada bagian lengan, kepala, kaki, dan leher. Tahukah kamu jika senjata floret senjata yang memiliki senjata paling ringan. Ciri pedang floret 

  • Dilihat dari daun pedang yang menyerupai persegi empat
  • Pegangan berukuran kecil dengan pelindung tangan pada pangkal pedang. 
  • Pegangan senjata berbentuk mangkok yang relatif kecil

2. Epee

Sementara senjata degen ada yang menyebutnya dengan epee. Pedang ini digunakan untuk pertandingan antar dua orang. Dari segi berat, EPEE lebih berat dibandingkan yang lain. Berat senjata sekitar 27 ons. 

Ciri-ciri Pedang Degen atau EPEE adalah 

  • Memiliki pelindung bagian tangan lebih besar. 
  • Mata pisau berbentuk kaku 
  • Daun pedang lebih besar berbentuk V dan memiliki pelindung tangan

3. Sabel

Senjata sebel atau sabre olahraga anggar yang mengeras area belokan pinggul, puncak kepala. Oh iya, topeng yang digunakan pada senjata sabel berbeda dari floret dan epee loh. Sementara untuk pedang yang digunakan berasal dari pedang kavaleri.

Permainannya tidak hanya memukul saja, tetapi juga dapat untuk menyerang dan menusuk. Adapun titik lokasi serangan olahraga anggar senjata sabel, yaitu badan diatas pinggang, sampai kepala dan tangan.

Ketiga jenis pedang di atas memiliki karakteristik permainan dan peraturan yang berbeda-beda. Jadi bukan sembarang pedang

Rekomendasi Buku Olahraga

Manfaat Olahraga Anggar

Olahraga anggar bela diri ini ternyata memiliki banyak sekali manfaat untuk pemainnya loh. Penasaran apa saja sih manfaatnya? Langsung saja simak sebagai berikut. 

  1. Menghindari Obesitas

Siapa yang menyangka jika olahraga anggar ini dapat mencegah obesitas akibat kurang gerak dan makan makanan yang kurang sehat. Efektif buat kamu yang merasa sudah gemuk, bisa memainkan olahraga satu ini nih. 

  1. Meningkatkan Kecerdasan Otak

Manfaat yang tidak kalah penting yang lain mampu meningkatkan kecerdasan otak. Saat kita olahraga Anggar, secara tidak langsung otak kita dilatih untuk berfikir. Dibutuhkan kemampuan analisa terhadap lawan terkait strategi dan dan menyerang lawan. 

  1. Menyembuhkan Nyeri Sendiri

Buat kamu yang memiliki keluhan nyeri sendiri, pasalnya olahraga anggar dapat meminimalisir rasa nyeri sendiri ini loh. Salah satu penyebab nyeri karena bagian-bagian sendi jarang digerakan. Nah, dengan olahraga anggar, hampir semua persendian akan dilatih untuk bergerak sehingga dapat meminimalisir terjadinya risiko. 

  1. Meningkatkan Keberanian

Manfaat olahraga anggar selain bermanfaat untuk kesehatan fisik, ternyata baik untuk kesehatan mental loh. Salah satunya untuk melatih keberanian diri. Tidak hanya itu saja ternyata, melatih pemain untuk berani mengambil keputusan juga. 

  1. Melatih Fokus

Tidak semua orang bisa fokus pada hal yang ditekuninya. Ternyata mempelajari cabang olahraga anggar ini akan melatih fokus dan daya konsentrasi. Jika kita tidak fokus dan konsentrasi dalam olahraga ini, maka bisa menyebabkan kekalahan.

  1. Mempertajam penglihatan

Siapa yang menyangka jika olahraga anggar juga bermanfaat untuk mempertajam penglihatan. Hal ini karena saat bermain anggar, kita harus fokus dan jeli pada lawan. Kejelian melihat gerakan lawan akan membantu kita untuk mempertahankan dari serangan. 

  1. Puas

Kepuasaan ternyata sesuatu hal yang sulit dirasakan oleh setiap orang. Pasalnya kepuasaan adalah kunci kebahagiaan. Lantas apa hubungannya olahraga anggar dengan kepuasaan? Jika kita menyukai dan mengikuti kejuaraan olahraga anggar, dan akhirnya menang, kita akan mendapatkan kepuasan hidup. Dari uang yang diperoleh dari kejuaraan juga akan memberikan ketenangan karena finansial tercukupi.

Itulah beberapa manfaat olahraga anggar yang akan kamu rasakan. Baik manfaat secara mental maupun fisik. Pastikan semua olahraga kita ketahui dan pernah kita coba supaya lebih tau. Selain untuk perlombaan juga baik untuk manfaat kesehatan kita sendiri nantinya.

Baca Artikel lainnya:

Bagikan Artikel Ini

Ada yang bisa Bang Jon Bantu?

Bantuan, transaksi, reseller dan pertanyaan umum

Ingin pengadaan buku/bahan pustaka dan kerjasama?