Buku Inovasi Biskuit Kelor sebagai Makanan Tambahan untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Air Susu Ibu (ASI)
ISBN:
SKU:
DP04287A
🔥 47 orang sedang melihat buku ini · 12 orang membeli dalam 24 jam terakhir
Rp 83.000 Harga aslinya adalah: Rp 83.000.Rp 70.550Harga saat ini adalah: Rp 70.550.
Diskon 15%
🚚 Gratis Ongkir ke seluruh Indonesia
Pilih Format:
🗓️Pembayaran Aman
📒Buru Original
💯Garansi 14 Hari
- Tiba dalam 3–5 hari kerja (JNE/SiCepat)
- Dikirim dari Yogyakarta ke seluruh Indonesia
- Transfer Bank · QRIS · GoPay · OVO · Dana · Indomaret
| Penulis | dr. Indah Puspasari Kiay Demak, M.Med.Ed. dr. Sumarni, M.Kes., Sp.GK dr. Ayu Sekarani Damana Putri, M.Biomed. drg. Elli Yane B., M.Kes. |
| Institusi | Universitas Tadulako |
| Kategori | Buku Referensi |
| Bidang Ilmu | Kesehatan |
| ISBN | 978-623-02-1723-4 |
| Ukuran | 15.5×23 cm |
| Halaman | vi, 54 hlm |
| Ketersediaan | Pesan Dulu |
| Tahun | 2020 |
Sinopsis Buku Inovasi Biskuit Kelor Sebagai Makanan Tambahan untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Air Susu Ibu (ASI)
Buku Inovasi Biskuit Kelor Sebagai Makanan Tambahan untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Air Susu Ibu (ASI) Buku ini berisi sekumpulan penelitian mengenai inovasi biskuit kelor dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI (air susu ibu) di wilayah Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Tanaman kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman lokal yang banyak ditemui di Sulawesi dan mengandung banyak fitosterol yang tinggi dan mampu memberikan efek laktogum sehingga dapat meningkatkan produksi ASI. Masyarakat Kota Palu memanfaatkan kelor dengan mengolahnya menjadi sayur. Inovasi pengolahan daun kelor menjadi biskuit menjadikan kelor dapat dikonsumsi setiap hari sebagai makanan tambahan (snack) sehingga diharapkan dapat memberikan efek positif dalam peningkatan produksi dan kandungan gizi ASI pada ibu hamil dan menyusui. Pada buku ini terdapat beberapa naskah artikel yang telah dipublikasikan pada jurnal internasional dan nasional yang meliputi pengaruh atau manfaat biskuit kelor terhadap produksi ASI dan kandungan gizi karbohidrat, protein, lemak, vitamin A, vitamin C, dan zat besi pada ASI bagi ibu menyusui dalam mengonsumsi biskuit kelor selama 6 bulan. Intervensi konsumsi biskuit kelor juga dilakukan pada ibu hamil sampai ibu melahirkan. Selain itu, peneliti juga mengukur perkembangan dan pertumbuhan dari bayi yang mendapatkan ASI oleh ibu yang mengonsumsi biskuit kelor. Lebih jauh lagi, peneliti juga membahas mengenai pengaruh biskuit kelor terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif dan pencegahan terhadap penyakit infeksi pada bayi. Buku Inovasi Biskuit Kelor Sebagai Makanan Tambahan untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Air Susu Ibu (ASI) ini diterbitkan oleh Penerbit Buku Pendidikan Deepublish. Dapatkan buku-buku berkualitas hanya di Toko Buku Online Deepublish. Kami berfokus menjual buku-buku kuliah untuk Mahasiswa di seluruh Indonesia, dengan pilihan terlengkap kamu pasti mendapatkan buku yang Anda cari. Kelebihan kami : *Buku Baru *Original *Pengiriman Cepat *Stok selalu tersedia *Packing aman & rapi *Garansi 100% jika produk rusak/cacat/tidak sesuai KAMI GANTI atau UANG ANDA KEMBALI
Informasi Tambahan
Buku Lain dari Kategori Ini
Produk Terkait
-
Diskon!

Buku Ngopi (Ngobrol PAUD Indonesia) #1 Edisi Guru
Rp 114.000Harga aslinya adalah: Rp 114.000.Rp 96.900Harga saat ini adalah: Rp 96.900. Masukkan ke keranjang -
Diskon!

Buku Potret Kupu-Kupu di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
Rp 92.000Harga aslinya adalah: Rp 92.000.Rp 78.200Harga saat ini adalah: Rp 78.200. Masukkan ke keranjang -
Diskon!

Buku Keamanan Pangan
Dinilai 3.00 dari 5Rp 88.000Harga aslinya adalah: Rp 88.000.Rp 74.800Harga saat ini adalah: Rp 74.800. Masukkan ke keranjang -
Diskon!

Hukum dan Psikiatri
Rp 93.500Harga aslinya adalah: Rp 93.500.Rp 79.475Harga saat ini adalah: Rp 79.475. Masukkan ke keranjang -
Diskon!

Buku Nilai-Nilai Kearifan Lokal (Local Genius) Sebagai Penguat Karakter Bangsa: Studi Empiris Tentang Huyula
Rp 93.000Harga aslinya adalah: Rp 93.000.Rp 79.050Harga saat ini adalah: Rp 79.050. Lebih lanjut
