Buku Satu Pasangan Calon Pada Pilkada Lebak 2018, Sebagai Kegagalan Partai Politik (Sebuah Catatan: Fenomena Politik Dan Budaya Di Banten)

Rp 60.000

Penulis Muharam Albana Agus Hiplunudin
Institusi STISIP Stiabudhi Rangkasbitung
Kategori Buku Referensi
Bidang Ilmu Sosial dan Politik
ISBN 978-623-02-0424-1
Ukuran 14×20 cm
Halaman
viii, 88 hlm
Ketersediaan Pesan Dulu
Tahun  2019
 
Pengiriman

Dikirim dari Sleman, Yogyakarta

Biaya Pengiriman

Akan dihitung saat checkout

Bingung bagimana cara checkout di Toko Buku Online Deepublish Store? Ikuti Panduan Belanja.

Deepublish Menyediakan Berbagai Metode Pembayaran untuk Memudahkan Pembelian.

Metode pembayaran 1
Metode pembayaran 2

Beli Buku ini Sekarang

Mau penghasilan tapi ga tau caranya? Raih potensi dapat cuan tiap bulan dengan gabung Program Afiliasi Deepublish

Deskripsi

Sinopsis Buku Satu Pasangan Calon Pada Pilkada Lebak 2018, Sebagai Kegagalan Partai Politik

Buku Satu Pasangan Calon Pada Pilkada Lebak 2018, Sebagai Kegagalan Partai Politik |

Pilkada Kabupaten Lebak tahun 2018 yang hanya mampu menghadirkan satu pasangan calon dari partai politik semakin menegaskan bahwa kaderisasi partai politik yang ada di Kabupaten Lebak adalah gagal, atau setidaknya fenomena politik tersebut tambah membuka peluang kepada masyarakat untuk memberikan opini mengenai “ketidakbecusan” elite pada partai politik dalam membentuk kader partai yang seharusnya siap untuk menjadi pemimpin di daerah, oleh karena kaderisasi calon pemimpin Negara sangat lebih berpeluang dihasilkan dari embrio partai politik. Realitas yang ada pada tahun 2018 masyarakat di Lebak hanya disuguhkan oleh tontonan dari pentas politik yang monoton, yaitu keberadaan klan jayabaya sebagai keluarga yang mendominasi posisi-posisi penting pada jabatan politik di Kabupaten Lebak khususnya pada posisi kepala daerah diperlihatkan dengan hadirnya anak dari H. Mulyadi Jayabaya yang juga menjadi Ketua Partai Demokrat Banten yaitu Hj. Iti Octavia Jayabaya sebagai Bupati Kabupaten Lebak, lalu sumbangan kader dari PDIP sebagai partai besar di Kabupaten Lebak yang didalamnya juga terdapat klan jayabaya yang menjadi kader dan pengurusnya, dan selain itu PDIP sudah menjadi partai langganan penyumbang kader untuk selalu ikut berkontestasi dalam pilkada di Lebak sejak pemilihan dilakukan secara langsung. Partai Politik lain diluar Demokrat dan PDIP tidak memiliki cara dan pilihan lain untuk ikut dalam kompetisi pilkada, keadaan seperti ini pula dapat diasumsikan bahwa partai politik atau gabungan dari partai politik yang tidak berani mengusung calon, berarti secara tidak langsung hendak mengatakan kepada masyarakat bahwa “mereka” tidak punya gagasan mengenai pembangunan yang baik atau lebih baik daripada partai atau gabungannya yang berani mengusung calon kepala daerah.

Buku Satu Pasangan Calon Pada Pilkada Lebak 2018, Sebagai Kegagalan Partai Politik ini diterbitkan oleh Penerbit Buku Pendidikan Deepublish.

Lihat juga kategori buku-buku yang lain:

Buku Biologi Buku Kesehatan | Buku Hukum | Buku Ekonomi | Buku Kimia | Buku Manajemen | Buku Psikologi | Buku Pendidikan | Buku Sosial Politik Buku Metode Riset | Buku Sains dan Teknologi

Review

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Buku Satu Pasangan Calon Pada Pilkada Lebak 2018, Sebagai Kegagalan Partai Politik (Sebuah Catatan: Fenomena Politik Dan Budaya Di Banten)”
Paling Laris

Rp 39.000

Paling Laris

Rp 188.000

Paling Laris

Rp 79.000

Paling Laris

Rp 79.000

Ada yang bisa Bang Jon Bantu?

Bantuan, transaksi, reseller dan pertanyaan umum

Ingin pengadaan buku/bahan pustaka dan kerjasama?

Sambut Ramadan Dengan Diskon Buku 15%, Gunakan kode